Skip to playerSkip to main content
  • 7 months ago
The SMS threats made against liquefied natural gas (LNG) facilities in Bintulu, Sarawak, were received by a PETRONAS employee, says Deputy Prime Minister Datuk Seri Fadillah Yusof.

He said it is believed the threats were issued over some unanswered questions.

Read more at https://tinyurl.com/y4f4es3j

WATCH MORE: https://thestartv.com/c/news
SUBSCRIBE: https://cutt.ly/TheStar
LIKE: https://fb.com/TheStarOnline
Transcript
00:00Can you tell us a little bit about it in the morning in the LNG, especially in Bintulo?
00:30MKN telah mengeluarkan untuk meningkatkan dari segi kawalan keselamatan untuk memastikan. Kita tak tahu sama ada akan berlaku di LNG di Bintulo ataupun di Sabah. Sebab mengatakan hanya konteks LNG. Tapi kita tak tahu. Jadi kita kena tingkatkan keselamatan tersebut.
00:50Siapa yang meniru SMS itu?
00:53Warga kerja daripada Petronas. Dia ibu pejabat.
00:58Okay?
01:01Dia minta menjawab sesuatu tapi sebab tak ada respon, dia mengugut untuk membakar LNG kita. Tapi yang tak tahu yang mana satu.
01:11Alright? Okay. Terima kasih.
01:20Terima kasih.
Comments

Recommended