Skip to playerSkip to main content
  • 6 months ago
Indonesia kini berdepan cabaran pelbagai dimensi yang memerlukan tindakan menyeluruh. Selain perlu mengekalkan kestabilan politik dan ekonomi secara serentak, pemerintah Indonesia juga dilihat perlu melaksanakan dasar yang inklusif dan responsif di mana ia adalah kunci kepada pertumbuhan yang adil dan mampan.
Transcript
00:00Indonesia kini berdepan cabaran pelbagai dimensi yang memerlukan tindakan menyeluruh.
00:04Selain perlu mengekalkan kestabilan politik dan ekonomi secara serentak,
00:08pemerintah Indonesia juga dilihat perlu melaksanakan dasar yang inklusif dan responsif
00:13di mana ia adalah kunci kepada pertubuhan yang adil dan mampan.
00:17Untuk mula selanjut perkara ini, kita bersama dengan Agung Baskoro,
00:19pengasas dan pengarah eksekutif Trias Politica Strategis.
00:23Selamat siang Pak Agung, saya nak ucapkan terima kasih kerana sudah melakukan masa bersama kami.
00:27Kita ingin meninjau apa yang sedang berlaku di Indonesia.
00:29Selamat pagi, khabar baik.
00:32Pertama sekali, kita akan terus membincangkan kepada protes ini.
00:36Bagaimana protes besar-besaran yang tercetus baru-baru ini
00:39mencerminkan jurang kepercayaan rakyat terhadap institusi politik
00:43dan apakah antara implikasinya terutamanya terhadap keyakinan
00:47dan kepercayaan pelabur serta kestabilan ekonomi?
00:52Persis. Jadi saya ingin menyampaikan bahawa awal mula demonstrasi besar itu muncul
00:56karena ada privilege terhadap DPR RI yang cukup besar
01:00dalam bentuk tunjangan-tunjangan yang fantastis
01:03sehingga membuat masyarakat menjadi kecewa dan marah.
01:07Dan dalam konteks itu, saya bersyukur bahwa Presiden Prabowo sudah memberikan semacam
01:12arahan yang jelas dan kemudian ditindaklanjuti oleh partai-partai politik di Indonesia
01:17untuk menonaktifkan anggota-anggota Dewan yang memang kemarin sempat
01:22ya dianggap berlaku arogan ataupun tidak menunjukkan sikap yang empatik
01:27kepada masyarakat di Indonesia.
01:30Penonaktifkan ini sebenarnya bukan sebuah solusi jangka panjang
01:33karena ini hanya meredam sementara situasi dan keadaan politik yang berkembang.
01:38Harapannya ada reformasi secara struktural dan besar-besaran di partai-partai politik di Indonesia
01:44sehingga itu bisa memberikan komitmen dan kepercayaan kepada publik
01:48agar tumbuh dan menjadi lebih baik.
01:50Yang kedua, memang harus diakui ada problem ekonomi yang sekarang sedang
01:54menderang masyarakat di Indonesia, utamanya soal daya beli yang turun,
02:00ancaman PHK masal, sampai pada satu momen di mana masyarakat juga merasakan
02:04harga-harga kebutuhan pokok bergerak cukup luptuatif dan tinggi.
02:09Sehingga pemerintah dan konteks ini eksekutif, Presiden,
02:12Harif memberikan formulasi kebijakan yang populis, yang baik
02:16agar masalah ini bisa diselesaikan dan kedepannya bisa memberikan
02:20legitimasi pemerintah semakin positif dan kepercayaan publik semakin menguat.
02:25Di saat yang sama, pasar juga akan tumbuh menjadi lebih confident.
02:29Seperti itu, Mbak Nina.
02:30Dan kita nak pergi dalam konteks Presiden Prabowo Subianto.
02:34Apakah antara bentuk kepimpinan politik yang diperlukan untuk menenangkan rakyat
02:39sambil memastikan reformasi ekonomi terus berjalan melihat kepada langkah jangka pendek
02:44sehinggalah jangka panjang?
02:47Persis. Jadi memang suka atau tidak, approval rating Presiden Prabowo
02:52ataupun elektabilitas beliau dibangun dari kepuasan kinerja bidang ekonomi.
02:57Kalau kinerja bidang ekonomi ini tidak mampu menyentaskan masalah-masalah
03:01yang tadi saya sebutkan di awal soal ancaman PHK masal,
03:04pemutusan hubungan kerja, kemudian soal daya beli yang turun,
03:08kemudian terkait stabilitas harga-harga sembilan bahan kebutuhan pokok,
03:12dan kemudian terkait bagaimana insentif masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang sulit
03:17dalam bentuk bantuan langsung tunai semacam itu,
03:20maka ini bisa menjadi bumerang bagi elektabilitas beliau, tingkat keterpilihan beliau,
03:25maupun tingkat kepuasan publik beliau terhadap masyarakat.
03:29Sehingga tim ekonomi harus bergerak cepat merumuskan strategi yang jitu
03:34untuk masyarakat bisa lebih baik hidupnya, untuk masyarakat bisa optimis ke depannya.
03:41Tapi kalau penekanannya, pendekatannya hanya sebatas menertibkan demonstrasi
03:45atau langkah-langkah keamanan, saya khawatir ini akan menjadi problem lagi di masa-masa berikutnya.
03:52Akan muncul demonstrasi yang tak berkesudahan dan hal-hal yang tidak diinginkan.
03:56Sehingga memang tim ekonomi Presiden Trabong harus bergerak cepat,
04:00harus bergerak lebih solutif agar semua pihak yakin dan percaya
04:03bahawa pemerintahan punya legitimasi yang kokoh untuk melanjutkan kinerjanya seperti itu.
04:09Dan selain juga isu tunjangan DPR dan protes jalanan,
04:14tadi Agong ada berkatakan mengenai kita harus reformasi terhadap perubahan struktural.
04:20Jadi apakah sebenarnya cabaran struktural, politik dan ekonomi yang paling besar
04:25yang mungkin kita tidak nampak sehinggalah ada protes sebesaran ini
04:29dan juga ia antara perkara yang boleh menghalang Indonesia daripada mencapai kemahmuran jangka panjang?
04:34Iya Mbak Nimla, jadi memang publik hari ini belum melihat ada perubahan drastis
04:39dari Dewan Perwakilan Rakyat di Indonesia karena hanya sebatas menonaktifkan.
04:44Dan mereka sampai hari ini belum muncul kehadapan publik di depan demonstran
04:50untuk menyambut orang-orang yang protes ini agar merasa didengar,
04:55agar merasa terwakili.
04:56Karena selama ini itu yang terputus, itu yang tidak berjalan.
05:00Fungsi-fungsi legislasi mereka, fungsi budgeting, fungsi representasi
05:04sampai pada momen fungsi pengawasan.
05:06Nah harapannya momen hari ini bisa membuat citra Dewan Perwakilan Rakyat menjadi lebih baik
05:12dan pada ujungnya, mitnya harus konkret, harus jelas kerja-kerja yang mereka lakukan.
05:18Misalkan fungsi legislasi, fungsi membuat undang-undang,
05:21mereka harus melibatkan publik, mereka harus menyertakan partisipasi
05:25dan pada satu momen mengempowering masyarakat
05:28supaya terlibat setiap undang-undang itu dibuat ataupun direvisi.
05:33Selama ini itu kurang terjadi, tiba-tiba kita mendapat undang-undang sudah jadi.
05:37Tiba-tiba kita kemudian merasakan dampak-dampak negatifnya.
05:41Ini yang tidak boleh dilanjutkan.
05:42Yang kedua, fungsi pengawasan.
05:44Walaupun seluruh partai, seluruh elit sudah terkonsolidasi dalam pemerintahan,
05:48bukan berarti tugas sudah selesai.
05:51Mereka harus berkoalisi dengan masyarakat.
05:53Mereka harus menerap aspirasi itu.
05:55Kenapa?
05:55Karena hari ini struktur demografi masyarakat di Indonesia sudah berubah.
05:59Sekarang didominasi pemilik oleh gen Z dan milenial.
06:03Yang gen Z milenial ini sangat sensitif, sangat informatif, sangat edukatif,
06:09terpapar informasi, sangat cepat, luar biasa.
06:12Semacam itu seperti timeline kita di sosial media.
06:14Jadi anggota-anggota dewannya, elit politiknya, pejabat-pejabatnya harus lebih kreatif,
06:20harus lebih empatik, harus lebih mau mendengar semua.
06:23Kalau tidak, ini bahaya.
06:25Masa akan tumpah ruang lagi ke jalan.
06:28Karena apa? Fungsi-fungsi mereka untuk menyerap aspirasi itu menjadi tumpul atau tidak bekerja dengan baik.
06:34Yang ketiga, fungsi soal budgeting.
06:36Jangan sampai penganggaran di pemerintahan itu hanya sekedar setuju, iya, yes, tapi tidak ada bantahan ataupun koreksi.
06:46Padahal anggaran kita sedang minus misalkan.
06:49Padahal anggaran kita terbatas.
06:50Mestinya ada masukan bagi presiden supaya relaksasi itu terjadi.
06:55Tapi kan ini semua hanya sekedar yes, sekedar iya, tidak ada yang mengatakan tidak atau berbeda pendapat.
07:02Ini bahaya seperti itu.
07:04Nah yang terakhir, fungsi representasi.
07:06Fungsi perwakilan.
07:07Ya jangan sampai masyarakat terputus dengan yang mereka wakili.
07:12Jangan sampai anggota dewan itu tidak mengenal, tidak mengerti kebutuhan masyarakat di bawah.
07:17Padahal mereka yang mewakili.
07:18Nah ini yang sering terjadi dan harapannya anggota-anggota dewan ini serba hadir dimanapun.
07:25Ketika diundang media datang.
07:26Ketika diundang podcast hadir.
07:29Ketika demonstran datang disambut.
07:31Ketika ada rakyat yang mengadu didengar.
07:34Tapi dijaga komunikasi publiknya.
07:37Dijaga empatinya.
07:38Jangan sampai arogan.
07:40Jangan sampai ketika kritik diberikan, protes disampaikan, malah dibalas dengan tindakan-tindakan yang kurang tepat, tidak terpuji.
07:47Bahkan melukai hati masyarakat.
07:50Nah saya berharap ke depan hal-hal semacam ini tidak terjadi.
07:53Dan fungsi-fungsi yang anggota dewan soal legislasi, budgeting, penganggaran dan representasi bisa lebih optimal.
08:01Begitu Mbak Nina.
08:02Setentu kita lihat Indonesia, kepimpinan Indonesia kini berada di tengah-tengah di mana bukan sahaja rakyat Indonesia di satu dunia sedang melihat bagaimanakah iaitu pihak kepimpinan Indonesia akan mengatasi setiap, akan untuk menang balik kepercayaan rakyat untuk jelaskan semula apa yang perlu dilakukan untuk mereka.
08:22Jadi Pak Agong, apakah perlu reform kebijakan seperti program makanan bergizi serta beberapa dasar lain yang dilihat tidak telus dalam pelaksanaannya seperti yang Pak Agong katakan tadi, kita perlu lebih jelas, lebih telus dan lebih empati terhadap apa pelaksanaan apabila kita berhadapan dengan rakyat itu.
08:39Yang pertama memang yang jangka pendek bisa dilakukan, mengamankan situasi supaya trust publik, trust market, trust dunia luar internasional kembali pulih.
08:51Karena demonstrasi-demonstrasi ini kemarin sempat ricup ya, walaupun yang melakukan keributan ataupun kerusakan itu bukan masa demonstran asli yang diwakili teman-teman mahasiswa, buruh, ojek online, semacam itu.
09:06Tapi juga ada oknum-oknum atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ikut serta menyusup dalam gerakan-gerakan demonstrasi yang sepihak membakar halte, membakar gedung DPRD, atau mencuri, menjarah museum misalkan atau rumah tertentu semacam itu.
09:24Jadi ini yang perlu segera diatasi oleh pihak keamanan supaya tidak terulang lagi, tapi pendekatan-pendekatannya harus persuasif, harus humanis, harus mengedepankan rasa-rasa kemanusiaan yang tinggi.
09:39Agar tidak ada lagi korban luka bahkan korban jiwa, karena sampai hari ini sudah ada 8 orang yang wafat akibat aksi demonstrasi yang dilakukan selama beberapa hari kemarin.
09:48Yang kedua, tidak ada salahnya bagi pemerintahan Presiden Prabowo untuk merenaksasi setiap anggaran yang sudah diberikan kepada program-program besar,
09:58seperti makan berkizi gratis, sekolah rakyat, kemudian operasi merah putih, supaya apa?
10:05Supaya publik melihat ada insentif fiskal ataupun insentif keuangan yang mereka terima di tengah situasi yang sulit hari ini.
10:16Dan itu bisa memberikan ataupun meredam ya gejolak yang ada di masyarakat.
10:21Karena penganggaran untuk MBG, ataupun untuk Koperasi Merah Putih, ataupun sekolah rakyat, ataupun program-program populis lainnya cukup besar.
10:29Dan efeknya itu berantai menyedot anggaran-anggaran lain, misalkan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur.
10:37Dan saya berharap ini bisa diseimbangkan sehingga publik bisa lebih baik secara ekonomi seperti itu.
10:44Dan ini juga merupakan antara langkah politik dan strategi ekonomi yang paling berdesak yang boleh diambil di peringkat kepimpinan Indonesia
10:55untuk pastikan Indonesia tidak lagi terperangkat dalam krisis politik ekonomi,
11:00paling utama tidak lagi merubahkan nyawa ataupun seseorang jiwa rakyat Indonesia,
11:05tetapi sebaliknya muncul lebih kuat di mata rakyat dan juga dunia.
11:08Sekali lagi saya nak ucapkan terima kasih kepada Pak Agung Baskoro,
11:10pengasas dan pengatang resekutif, Trias, Political Strategies
11:14dan setiap perbincangan ini akan kami rangkumkan dalam astrawani.com
11:17dan di semua platform digital astrawani.
Comments

Recommended