Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 tahun yang lalu
Empan Supandi, seorang guru honorer di daerah terpencil di kabupaten sukabumi, menjadi sosok inspiratif karena dedikasi dan ketulusan hatinya dalam mengajar meski harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 11 KM dan hidup dalam keterbatasan.

Tak hanya mengajarkan pelajaran formal, ia juga menanamkan nilai-nilai moral kepada murid-muridnya.


Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Intro
00:00Empan Supandi, seorang guru honorer di daerah terpencil di Kabupaten Sukabuming,
00:16menjadi sosok inspiratif karena dedikasi dan ketulusan hatinya
00:20dalam mengajar meski harus menempuh perjalanan
00:23dengan berjalan kaki sejauh 11 km dan hidup dalam keterbatasan.
00:27Tak hanya mengajarkan pelajaran formal,
00:32ia juga menanamkan nilai-nilai moral kepada murid-muridnya.
00:36Bagi empat, menjadi guru adalah panggilan jiwa, bukan sekadar profesi.
00:42Meski penghasilannya minim, ia tetap bersyukur dan berpegang pada prinsip
00:47bahwa ilmu harus dibagikan tanpa mengutamakan materi.
00:52Kisahnya menjadi pengingat bahwa perjuangan para guru di pelosok negeri
00:56layak menjadi perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat.
01:01Berapa kilo, Pak, ya, kan? Dari rumah, teh?
01:047 kilo, 3 kilo.
01:07Dari Bojongopang ke Bojongipar, 8 kilo, Pak.
01:10Sampai jumpa di video selanjutnya.

Dianjurkan