Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Danantara Indonesia, melalui entitas investasinya, Danantara Investment Management, hari ini mengumumkan penandatanganan Pokok Perjanjian (Head of Agreement - HoA) dengan GEM Co.,Ltd. (GEM), perusahaan publik global terkemuka di bidang metalurgi hijau dan solusi ekonomi sirkular.

Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja untuk potensi investasi bersama yang strategis di sektor hilir Indonesia yang sedang berkembang pesat, yang mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk memajukan pembangunan industri berkelanjutan dan meraih nilai jangka panjang dalam transisi energi global.

Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja untuk potensi investasi bersama dalam fasilitas peleburan High-Pressure Acid Leaching (HPAL) dengan kapasitas rencana 66.000 ton nikel dalam endapan hidroksida campuran per tahun.

Proyek yang bernilai sekitar USD 1,42 miliar ini, dibangun berdasarkan kemitraan yang telah terjalin antara PT Vale Indonesia Tbk dan GEM, dengan Danantara Indonesia kini bergabung dalam kolaborasi ini, dengan potensi partisipasi dari mitra global lainnya.

Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kemitraan dengan GEM merupakan tonggak penting lainnya dalam misi Danantara Indonesia untuk mengkatalisasi investasi strategis yang mempercepat transformasi sosial-ekonomi Indonesia.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id


#danantara #danantaraindonesia #gem #hilirisasi #nikel #viral #fyp #berita
Transkrip
00:00Danantara Investment Management Tanah Tanganihawa dengan JEMCO, LTD untuk potensi investasi bersama di sektor hilir Indonesia yang berkembang pesat.
00:11Proyek HPAL senilai 1,42 miliar dengan kapasitas 66 ribu ton.
00:17Nickel per tahun ini melanjutkan kolaborasi PT. Vale dan JEM, kini dengan Danantara, CEO Danantara, Rosan Roslani.
00:24Sebut kemitraan ini dorong transformasi sosial ekonomi dengan fokus pada hilirisasi dan teknologi metalurgi hijau.
00:32GEM alokasikan 30 juta dolar AS untuk laboratorium penelitian metalurgi bersama ITB guna memperkuat riset dan posisi Indonesia di bidang pengembangan teknologi.
00:42Indonesia Green Industrial Park ditargetkan ciptakan 80 ribu lapangan kerja baru dalam 5 tahun.
00:48Dengan komitmen energi hijau dan ekonomi sirkular, visi GEM meluas ke material katoda.
00:53Sel baterai, pelat nikel, dan alat berat dengan proses energi hijau serta sistem daur ulang untuk keberlanjutan industri jangka panjang Indonesia.
Komentar

Dianjurkan