00:00Memasuki hari ketiga kebakaran sumur minyak ilegal di Duku Gendono, Desa Ganduk, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum juga padang.
00:16Api masih berkobar disertai asap hitam yang membumbung tinggi.
00:21Tampak sumur minyak yang terbakar dekat dengan permukiman warga.
00:25Selain itu, di dekat lokasi sumur minyak yang terbakar masih ada 4 sumur minyak lagi yang berjarak sekitar 20 meter.
00:33Tiga orang tewas akibat kebakaran sumur minyak ilegal ini.
00:37Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih tetap berjaga-jaga untuk memantau sumur yang terbakar.
01:03Sementara itu, polisi memastikan sumur minyak yang terbakar berstatus ilegal dan baru satu minggu beroperasi.
01:11Delapan orang saksi telah diperiksa untuk mencari tahu penyebab kebakaran ini.
01:16Semur ini belum memiliki izin dan baru satu minggu.
01:31Jadi saat ini itu sebenarnya masih proses pelaporan.
01:35Jadi baru satu minggu terus kejadian blowout akhirnya bisa menimbulkan kebakaran pada hari minggu kemarin.
01:46Jadi kami dari Portugas memperiksa delapan orang yang terkait sumur minyak yang terjadi kebakaran kemarin.
01:56Baik itu, apa namanya, masyarakat sekitar dan ada delapan orang yang berkaitan mencari kebakaran.
02:04Tercatat ada sekitar delapan ratus warga yang mengungsi ke balai desa maupun rumah-rumah warga lainnya yang jauh dari lokasi sumur minyak yang terbakar.
02:17Mereka pun mengungsi dengan alas tikar seadanya.
02:21Selain itu, di dekat lokasi sumur minyak yang terbakar masih ada empat sumur minyak lagi yang berjarak sekitar 20 meter.
02:34Proses pemadaman kebakaran sumur minyak ilegal di Blora akan dilaporkan jurnalis Kompas TV Mega Nanda.
03:04Mega sejauh ini, apakah proses pemadaman masih berjalan atau ada hal lain yang anda cermati di sana?
03:11Ya, Tifal dan Saudara dapat dilaporkan langsung dari perjadian di pisang genduk.
03:17Di setelah kebakaran sumur minyak sampai di pisang genduk belakang berjurupan berjurupan berjurupan.
03:22Nah, ini memang hingga sore ini, perempuan masih terus terjadi dan kebulan saat juga masih menghubung tinggi ke udara.
03:31Dan meski belum, perempuan juga pada hari ini tadi sekitar hubungan satu siang.
03:39Tadi di lokasi ini juga sudah telah digunuh hujan dengan intensitas yang cukup berjurupan.
03:44Namun, keberan aku di sini belum juga padam ataupun tidak ada tanda-tanda akan mulai mengecil.
03:53Dan kebulan asap itu selagi gelap dan tidak menjadi karena memang hujan yang turun pada hari ini.
04:02Tapi pada siang hari ini disertai dengan tangan yang cukup bencang sekali.
04:05Sehingga kebulan asap ini melapung hingga kekumpulan keluarga.
04:11Oke, sehingga apa yang dilakukan oleh tim yang ada di sana memastikan agar api ini bisa padam segera?
04:17Ya, Tifal untuk proses pemadam sendiri saat ini juga masih diupayakan dilakukan oleh tugas babuan
04:27yang lebih dari pihak pertamina Rp. Belcepu termasuk juga dari BPD
04:33yang saat ini juga sudah sepemperi di lokasi ini.
04:38Namun, begitu karena memang sulitnya kepakaran ini karena memang kondisi dari sumur minyak ini
04:49yang mengeluarkan hukum tinggi api sehingga dari pihak pertamina studi saat ini memang masih kesulitan.
04:56Dan juga tadi kami sempat menguantari dari pihak pertamina studi yang menguatkan memang
05:00salah satu kesulitan yang dia alami karena memang pemuruh minyak ini tidak memiliki menurut sumur
05:06begitu sehingga menurutkan bagi tim atau teman-teman bebas untuk melakukan pemadaman.
05:12Dan untuk upaya yang bisa dilakukan saat ini hanya,
05:15tadi juga sudah diupayakan ada sekitar 4 alat berat yang sudah boleh untuk mulai melakukan pemadaman
05:22yaitu dengan cara mempersempit area sumur yang memang diharapkan dengan cara ini
05:30nanti lubang sumur bisa mulai mengecil.
05:34Dan berikut kami sampaikan ketikan kami memantara dengan SSE, Pertamina,
05:41dan SSE, Pertamina,
06:10yang dapat kami sampaikan juga memang dari keterangan yang kami ngumpul di lapangan juga
06:15memang sumur minyak ini memang baru sekitar 1 minggu kemarin beropikasi
06:21dan dari minggu kemarin mestinya sumur ini dilakukan untuk pemasakan alat
06:27namun sebelum dilakukan pemasakan alat terjadi letakan sehingga sampai saat ini
06:32diketakan masih terjadi hingga menurutkan korban tua
06:35terakhir yang kami pahami ada 800 warga yang dievakuasi imbas dari kebakaran ini
06:51jarak amannya bagaimana kemudian untuk memastikan warga tetap aman dan selamat
06:55di tengah korban api masih terus menyala sampai sekarang?
06:59Ya Tifal memang benar sampai saat ini data yang kami cuman ada sekitar 802 warga
07:04yang sudah diimsikan di tempat aman yaitu mereka diimsikan dengan raju sekitar
07:112 sampai 3 km dari titik api ini
07:16yang mana para pengurusnya ataupun warga yang diimsikan ini merupakan warga Dukur Bedono
07:21yang merupakan warga terdekat ataupun tank satu
07:27yang berada di titik lokasi kebakaran sumurnya ini
07:31sehingga mereka diharapkan dengan diimsikannya ini
07:34mereka bisa lebih tenang karena mengingat di lokasi ini
07:39selain di titik sumur yang mengalami kebakaran saat ini
07:43di sekitar ini yaitu di sekitar radius 20 meter
07:48ada sekitar 4 sumur lagi yang memang saat ini masih beropasi
07:52ataupun ada sumur minyak yang memang saat ini dioperasikan oleh warga sekitar
07:58Tifal
07:58Dari Blora, Jawa Tengah, Jurnalis Kompas TV Mega Nanda melaporkan
08:03Terima kasih
08:04Terima kasih
Komentar