Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago
Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim has reminded all parties not to turn the death of any bullying victim into a political weapon.

Anwar told the staff of the Prime Minister's Department in their monthly assembly on Monday (Aug 18) that using the death of a bullying victim for deception and incitement is a completely unacceptable act.

Read more at https://tinyurl.com/s22w2x7p

WATCH MORE: https://thestartv.com/c/news
SUBSCRIBE: https://cutt.ly/TheStar
LIKE: https://fb.com/TheStarOnline
Transcript
00:00There are some cases of our children,
00:06our children, our children, our children, our children, our children, our children,
00:10and some other cases that are called bullying.
00:17Bullying is that psychology, physical,
00:23all that have been in school, university, in the police, in the community, in the community.
00:28That's what we need to do.
00:58Tentunya ada beberapa kesilapan yang dikenal pasti, proses siasatan, kelewatan dan sebagainya, tapi percayalah, kita cuba atasi dengan sebaik mungkin.
01:08Saya, TPM, Cik Sifadila, Zahid, semua dah keluar kekenyataan dan kita telah ada mesyuarat peringkat tertinggi untuk pastikan siasatan tertelus.
01:23Dan kadang-kadang dalam kekenyataan itu, peringkat awal dulu, mula-mula kejadian, saya pun tak ingat bernama anak-anak Zahra, saya cuma kata anak Buda itu, itu disebabkan seolah-olah satu penginaan.
01:38Itu yang kekenyataan berbulan yang lalu, ataupun mula-mula kes itu berlaku.
01:42Tapi demikianlah soal media sosial ini.
01:47Kita kawal ada terbatasnya.
01:52Umpamanya yang terbaru yang jadi serius.
01:55Seorang yang kata dia itu doktor, pathologist, bagi gambaran.
01:59Dan ini meracudi pemikiran jutaan orang yang yakin.
02:04Ada rakan-rakan kita, isteri, sahabat-sahabat kita yang tanya ini, PM, apa ini?
02:10Sampai begitu.
02:12Maknanya orang itu dah terkorban.
02:15Kemudian kita jadikan ini sebagai satu senjata politik untuk menikam orang lain.
02:23Kalau benar tak apa.
02:25Mana boleh kita mainkan seolah kematian orang itu dan menipu dan menghasut begitu rupa.
02:32Tapi demikianlah keadaannya dan sebab itu kita harus ada kewarasan.
02:45Terima kasih.
Comments

Recommended