Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Polemik pembayaran royalti lagu masih terus bergulir hingga hari ini.

Seorang pengusaha hotel mengunggah video di TikTok dengan akun @bustamarkoto pada 9 Agustus 2025 lalu bahwa dirinya mendapat surat somasi dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Dalam video tersebut, hotelnya disomasi karena dianggap telah memutar lagu yang harus membayar royalti ke LMKN.

“Berapa kali kita dikirimkan somasi dan surat seperti ini, ‘Telah menjadi perhatian kami bahwa tempat usaha yang bapak/ibu kelola telah memperdengarkan karya lagu dan musik yang harus memiliki lisensi,’” ujar pria berbaju cokelat itu membacakan dokumen LMKN, dikutip pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia kemudian merasa heran hotelnya mendapat surat tersebut karena mereka menggunakan suara burung asli untuk yang berada di dalam kandang.

“Sejak kapan pakai lagu? Kita di sini nggak pakai lagu, bapak-bapak ormas,” ucapnya menyebut pihak LMKN sebagai ormas.

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#lmkn #pengusahahotel #royalti #royaltimusik #ormas #viral #fyp #protv

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00LMKN ini gayanya udah kaya Ormas yang suka selubuh kondangan dan packing rendang
00:06Berapa kali kita dikirimkan somasi dan surat seperti ini
00:08Ayo kemari, lebih dekat
00:10Telah menjadi perhatian kami bahwa tempat usaha yang Bapak Ibu Kelola
00:15Telah memperdengarkan karya lagu dan musik yang harus memiliki lisensi
00:18Sejak kapan peranaya butik hotel pakai lagu?
00:21Kita disini gak pakai lagu Bapak-Bapak Ormas
00:23Nah nih, musik kita datang dari suara burung yang asli
00:28Atau jangan-jangan suara burung asli pun kalian mau cas
00:30Nah nih
00:31Kita pakai suara burung
00:35Kita pengen memberikan suasana alam yang natural kepada tamu-tamu kami
00:39Jadi kami tidak pakai musik disini
00:40Ngapain kalian kirim kayak gini?
00:42Kalian datang gak? Kalian cek dulu gak?
00:43Apakah properti yang kalian kirimin ini memang menggunakan musik atau tidak?
00:47Ya mungkin mereka kurang akua kali ya
00:49Nah, untuk restoran
00:51Lihat ya, ini burung asli
00:54Kita pakai suara burung asli
00:55Eh, bener kan?
00:57Sampai jumpa di video selanjutnya
00:59Terima kasih telah menonton!
01:01Terima kasih telah menonton!
01:02Terima kasih telah menonton!
01:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan