00:00Mbak sebagai saksi, awal mula kejadiannya tuh apa sih Mbak sampai tiba-tiba pihak Syilashalkia menyerang doktif gitu?
00:06Apa ada omongan dari doktif yang menyinggung atau apa?
00:09Sebenernya sih waktu itu memang kita kan ada live unboxing itu ya.
00:15Sebenernya sih kalau yang karena saya ada di sana dan juga ada di live tersebut,
00:19sebenernya kita tuh edukasi aja.
00:22Kayak sebenernya unboxingnya untuk SS produk itu, itu kan ada dua ya.
00:26Yang satu itu ada yang berizin e-der Bepong, satunya tuh yang MC.
00:31Nah pada saat live itu juga kita jelaskan kalau yang berizin e-der Bepong itu aman, gak apa-apa.
00:36Tapi yang hati-hati, yang polosan ini gitu.
00:39Nah pada saat itu saya diminta doktif untuk jelasin, eh yang bener gimana sih?
00:44Nah makanya saya jelasin tentang regulasinya itu seperti apa.
00:47Kalau untuk produk yang polosan ini sebaiknya hati-hati.
00:52Kenapa? Yang aman itu sudah yang harus ada nomor e-der Bepong, ada penandaan, ada nama produk, foto sisi, cara pake, ingredient, nomor expired dan segala macemnya.
01:04Jadi sebenernya itu aja.
01:06Nah kemudian setelah kami selesai live, terus udah siap-siap mau pulang baru mereka datang dengan teriakan-teriakan yang saya jujur juga shock ya.
01:15Ya karena emang saya pribadi sih gak pernah denger seperti itu dan juga gak pernah seumur-umur juga ditunjuk-tunjuk seperti itu.
01:21Jadi ya itu pengalaman.
01:24Tapi semuanya menyerang ke doktif atau ke mbak juga kan mbak yang menjelaskan ya?
01:28Ya jadi arahnya memang itu targetnya doktif ya.
01:30Kalau saya sih ya seperti tadi dijelaskan pasangan, ditahan, saya gak bisa keluar, kemudian juga ditunjuk-tunjuk, dibetak-betak juga.
01:38Terus juga pada saat di luar, saya bersama doktif dan juga driver, saya menyaksikan semuanya gitu.
01:44Untuk upaya untuk melakukan kekerasan, saya menyaksikan semuanya.
01:48Jadi sih harapan saya sih prosesnya cepat ya karena itu udah serahkan semuanya juga.
01:52Ya harapan saya sih ya kebenaran terupaklah semuanya nanti.
01:58Jadi mbak itu menyaksikan orang yang diduga suaminya SS ini mau melakukan perbuatan?
02:03Iya saya menyaksikan langsung karena saya masih di luar.
02:06Apa yang mbak lihat pada saya?
02:07Jadi waktu itu tuh yang pake baju putih itu kan ya, yang diduga suaminya itu kan.
02:12Itu memang juga mendengkati doktif yang lagi ada di samping kanan mobil itu.
02:18Terus pada saat dia ada gerakan mau mokul, ditahan temen-temennya gitu, ditarik.
02:23Nah setelah ditarik itu, saya lihat ada laki-laki berpake kemeja hitam.
02:29Itu lari dari arah luar, terus melakukan gerakan upaya penyerangan juga.
02:34Itu kenceng banget larinya.
02:35Nah itu terus ditahan sama temen-temennya juga.
02:38Kalau yang pertama itu, yang katanya diduga suaminya Fitra itu yang selasoknya bilang papa-papa, nah itulah kejadian dia mau hukul gitu.
02:48Tapi ada perlawanan dari doktif?
02:49Jadi apa yang disampaikan oleh mbak ini sebagai saksi hari ini ya, tentunya diperkuat dengan alat bukti CCTV dan rekaman video lainnya.
02:58Jadi sudah jelas tergambar ya, ada seorang laki-laki, bukan seorang malah, ada beberapa laki-laki yang ingin melakukan upaya kekerasan terhadap klien kami ya,
03:08dengan cara ingin memukul, menghampiri lalu ingin memukul korban dalam hal ini klien kami.
03:16Ya, ini yang sangat saya sayangkan.
03:19Dan kalian sebagai laki-laki harusnya berani nanti mempertanggungjawabkan apa yang kalian sudah lakukan.
03:25Mau alasannya emosional, mau alasannya kepancing, apapun itu.
03:30Tapi tidak ada hukum yang membenarkan seorang laki-laki ingin melakukan kekerasan, ya, penyerangan, bahkan ada upaya ingin melakukan pemukulan.
03:40Ini saya ingatkan betul, ya.
03:42Mungkin saja kalian lupa nih, para orang-orang yang menyerang.
03:46Kalau nggak salah memang saat itu doktif itu api masuk ke mobil lho bang, jadi dia sempat ngelepon terdakwa lho, sebelum ikisan itu terdakwa.
03:54Kalau nggak salah sempat kiranya juga akan jadi buat sebarang bukti, nggak kata saat itu doktif juga live kalau nggak salah di tiktok.
04:00Ya, betul. Memang kan justru karena live inilah tidak ada alasan, tidak ada kesulitan dari pihak penyidik bahwa memang banyak saksinya.
04:09Ya, ditonton oleh ratusan ribu orang pada saat live itu.
04:13Ya, sehingga ini mempermudah, mempermudah proses penyidikan.
04:17Dan kami sangat meyakini dan bahkan kami meminta mendorong agar supaya kasus ini segera, ya, ditetapkan para tersangkanya dan dilakukan penahanan.
04:31Tapi semisal orang yang tadi terduga suaminya SS, meminta maaf dan mengakui kalau tindakannya emosional, spontan, kira-kira dari klien Abang ada hukum yang mendamaikan?
04:43Yang pasti kami belum bisa jawab hal itu, yang pasti kita penegakkan proses hukum itu aja.
04:46Oke, terima kasih Abang.
04:47Terima kasih, Bang Sunan.
04:48Terima kasih.
04:49Terima kasih.