00:00Bukan karena daya beli lesu, asosiasi ungkap Biangkerok, Rozali, Rohana terus meningkat.
00:06APPBI menyebut fenomena Rozali atau rombongan jarang beli dan juga Rohana rombongan hanya nanya, bukan hal baru dan tidak perlu dikhawatirkan.
00:14Ketua Umum APPBI Alfonso Swijaya menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja, tetapi juga sebagai sarana rekreasi dan juga edukasi.
00:24Karena itu, wajar jika ada pengunjung yang datang tanpa berbelanja, ia menambahkan fenomena ini umumnya terjadi pada masa sepi pengunjung atau setelah masa liburan atau low season.
00:35Alfonso Swijaya juga menyebut meningkatnya fenomena Rozali dan Rohana ini disebabkan oleh masa low season yang panjang, bukan karena daya beli yang lesu.
00:44Ia menjelaskan tahun ini low season berlangsung lebih lama karena Ramadan dan Lebaran datang lebih awal, menciptakan tambahan periode sepi dari April hingga pertengahan Juni.
00:53Kunjungan sempat naik saat libur sekolah di pertengahan Juli, namun kini kembali menurun memasuki low season kedua.
01:00Alfonso menegaskan bahwa Rozali dan Rohana kembali meningkat karena masuknya low season kedua setelah libur sekolah berakhir di pertengahan Juli.
01:07Fenomena ini menurutnya tidak hanya terjadi di kalangan menengah bawah, tetapi juga di kelas menengah atas dan bukan disebabkan oleh daya beli,
01:14melainkan oleh pola kunjungan yang berubah saat masa sepi.
01:23Terima kasih telah menonton!