- 8 bulan yang lalu
Kategori
🛠️
Gaya hidupTranskrip
00:00Saudara pasti tahu atau sebagian besar saudara pasti tahu syair dari satu lagu yang saya tulis.
00:11Saatku pulang menghadap Bapak, hanya engkau yang kumiliki.
00:18Maksudnya hanya engkau itu Yesus, hanya engkau yang kumiliki, hanya Tuhan yang kita miliki.
00:27Itu maksudnya saudaraku ketika kita meninggal dunia, yang kita miliki adalah pikiran perasaan Tuhan.
00:40Yang kita miliki adalah karakter Tuhan saudara.
00:46Dan itulah standar kerohanian orang percaya.
00:51Itulah yang disebut rohani menurut standar kerajaan Allah.
01:00Jadi jangan salah mengerti.
01:10Dan memang pada umumnya atau sebagian besar orang Kristen itu kacau di dalam memandang hal ini.
01:18Disebut rohani itu kalau orang itu pertama memiliki jabatan di dalam gereja.
01:30Apakah pendeta, majelis, atau aktivis yang secara sosiobudaya, khususnya dalam masyarakat beragama, disebut rohaniwan.
01:47Kalau hartawan banyak harta, budayawan mengerti budaya.
01:55Kalau rohaniwan karena rohani.
02:00Coba apa ukuran rohani itu?
02:05Maka tadi saya katakan yang pertama pada umumnya, mereka yang memiliki jabatan di dalam lingkungan pekerjaan gereja atau pelayanan gereja.
02:20Yang kedua disebut rohaniwan, kalau mereka ada di lingkungan pekerjaan gereja.
02:31Walaupun mungkin bukan pendeta, tetapi karena ada di lingkungan kegiatan pelayanan rohani, disebut rohaniwan.
02:40Dan ini sebenarnya konsep yang salah, pandangan yang bisa menyesatkan.
02:50Ukuran rohani itu bukan karena ia bergelar pendeta.
02:55Ukuran rohani juga bukan karena dia aktif dalam kegiatan pekerjaan rohani atau pekerjaan gereja.
03:04Seseorang disebut rohani karena ia memiliki pikiran perasaan Kristus.
03:13Dia disebut rohani kalau dia memiliki karakter Kristus.
03:22Saat ku pulang menghadap Bapak, hanya engkau yang ku miliki.
03:26Itu tidak terpisahkan dari karakter kita.
03:35Jadi saat ku pulang, aku sudah memiliki pengakuan seperti pengakuan Rasul Paulus.
03:44Yang ada di dalam firman Tuhan Galatia pasal 2 ayat 20.
03:49Aku hidup tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
03:58Dan hidupku yang kuhidupi sekarang ini di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam anak Allah.
04:07Artinya dalam penurutan terhadap ganda Allah seperti Yesus anak Allah.
04:13Yang telah mengasih aku dan menyerahkan dirinya untuk aku.
04:17Bapak, Ibu, Saudara-saudaraku sekalian.
04:22Ini sebenarnya yang menjadi kegelisahan hati saya.
04:28Benar-benar saya takut, saya khawatir kalau saya meninggal dunia saya belum mati.
04:37Artinya Erastus belum mati.
04:39Jadi waktu meninggal dunia Erastus masih hidup.
04:43Pikiran perasaannya masih hidup yang dibawa oleh roh dan jiwanya.
04:49Ini bahaya sekali, Saudara.
04:53Ini sebenarnya bukan hanya bahaya, mengerikan.
05:00Ini mengerikan.
05:02Hidupku bukan aku lagi, tetapi Kristus.
05:06Jadi aku sudah mati.
05:09Kristus yang hidup di dalam aku.
05:12Kristus di sini artinya pikiran perasaannya.
05:17Gairahnya.
05:19Yang bisa nampak dari gaya hidup saya.
05:23Nah, kalau kita jujur, kita memeriksa diri kita sendiri.
05:31Kita masih menemukan si aku ini, Saudaraku.
05:35Si aku ini.
05:38Saudaraku sekalian yang kekasih.
05:42Kenapa sih disebut rohani?
05:44Rohani itu dari kata roh.
05:51Roh.
05:53Jadi rohani.
05:54Saya bicara ini dari sudut pandang Alkitab.
05:59Saya tidak melihat dari sudut pandang lain.
06:01Saya melihat dari sudut pandang Alkitab.
06:05Jadi inilah satu-satunya standar kita.
06:17Manusia itu, di lingkungan orang Kristen,
06:22itu bisa dibagi dalam dua kelompok besar.
06:26Yaitu orang yang hidup menurut daging dan hidup menurut roh.
06:31Di dalam Roma pasal 8.
06:33Jika nanti ada waktu, kita baca.
06:36Tetapi peta kebenaran ini sudah sudara pahami.
06:42Esensinya, intinya, sudara sudah mengerti.
06:46Dan ini saya harap benar-benar mengubah hidup sudara.
06:55Tuhan berkata kamu tak dapat mengabdi kepada dua Tuhan.
06:59Artinya kamu harus memilih salah satu.
07:01Tuhan atau bukan.
07:05Surga atau dunia, sudaraku.
07:08Demikian pula dalam hal spirit.
07:13Kamu tidak bisa memiliki dua spirit.
07:17Kamu harus memilih.
07:18Rohani atau tidak rohani.
07:22Bukan rohani, setengah rohani, lalu kedagingan.
07:25Tidak bisa.
07:26Rohani atau tidak rohani.
07:28Di dalam Roma pasal 8 jelas dikatakan orang yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Allah.
07:38Tidak mungkin.
07:39Jadi harus hidup di dalam roh.
07:41Nah ini harus dijelaskan apa artinya.
07:44Saudara.
07:44Karena tema kita itu menjadi manusia yang rohani.
07:49Wanita yang rohani.
07:51Pria yang rohani.
07:54Manusia yang rohani.
07:56Dan khutbah ini bukan hanya untuk kawanita sebenarnya.
08:00Tapi untuk semua.
08:02Baik pria maupun wanita.
08:04Manusia yang rohani itu kalau di dalam sudut pandang Alkitab.
08:12Manusia yang hidup di dalam roh.
08:14Itu maksudnya.
08:18Orang yang hidup di dalam roh.
08:22Orang Kristen yang hidup di dalam roh.
08:25Orang Kristen yang tidak hidup di dalam daging.
08:28Itu maksudnya.
08:31Jadi standar rohani jangan diukur dari status sebagai pendeta atau majelis atau aktivis gereja.
08:42Ukuran rohani jangan diukur dari kegiatan kesehariannya.
08:49Dalam aktivitas pelayanan gereja yang disebut pelayanan rohani.
08:55Rohani itu ukurannya adalah.
08:59Tadi sudah saya katakan kehidupan Yesus.
09:02Ini standar rohani.
09:05Hidupku bukan aku lagi tapi Kristus yang hidup di dalam aku.
09:10Kenapa disebut rohani?
09:13Dari kata roh tentunya.
09:15Rohani.
09:17Nah kita mesti melihat Roma pasal 8.
09:20Firman Tuhan mengatakan.
09:22Orang yang hidup dalam daging.
09:24Tidak mungkin berkenan kepada Allah.
09:28Jadi untuk berkenan harus hidup di dalam roh.
09:32Di dalam roh sepenuhnya bukan setengah roh.
09:35Karena firman Tuhan mengatakan.
09:38Kita tidak bisa mengabdi kepada dua Tuhan.
09:42Terang tidak bisa dipersekutukan dengan gelap.
09:46Sepenuhnya untuk Tuhan atau tidak usah sama sekali.
09:50Tuhan 100% atau tidak usah sama sekali.
09:53Hidup menurut roh yang benar atau tidak usah sama sekali.
10:00Ini tantangan bagi kita saudaraku.
10:05Tantangan yang berat.
10:07Tetapi ini tidak bisa kita hindari saudaraku.
10:11Dan ini benar-benar berita yang sangat kita butuhkan.
10:16Sangat kita butuhkan.
10:17Saya mempersiapkan khutbah ini dalam doa dan saya agak tercengang.
10:24Wow.
10:26Standarnya tinggi sekali.
10:29Harus hidup di dalam roh.
10:31Baru disebut rohani.
10:34Nah apa itu hidup menurut roh?
10:36Tentu kemudian kita harus menjelaskan apa itu hidup menurut daging.
10:40Saudara, ini pentingnya hidup menurut roh, menurut daging harus dijelaskan.
10:52Menurut daging itu bukan berarti, bukan hanya, bukan hanya, bukan hanya berarti orang yang hidup di dalam pelanggaran moral.
11:01Tetapi semua kehendak, semua keinginan yang tidak sesuai dengan roh kudus, itu kedagingan.
11:17Kenapa disebut begitu, begini saudara.
11:23Dari kecil kita telah menyerap.
11:28Dari kecil kita telah menyerap cara berpikir, cara hidup, atau gaya hidup manusia di sekitar kita.
11:42Plus dengan gen yang kita warisi dari orang tua.
11:48Dan itu membangun karakter kita.
11:53Melahirkan minat, niat, hasrat, dan selera, selera jiwa.
12:05Dan kita menganggap bahwa itu normal pada umumnya.
12:09Apalagi kalau orang tidak mengenal kebenaran.
12:12Yang penting tidak menyakiti orang katanya.
12:15Yang penting tidak merugikan orang.
12:17Lalu menjadi orang Kristen ke gereja.
12:22Apalagi kalau jadi aktivis, lebih lagi jadi pendeta.
12:27Rohani.
12:29Rohaniwan, saudara.
12:30Itu julukannya.
12:32Dan rata-rata saudara juga tidak berani berbicara,
12:37aku masih hidup dalam daging.
12:38Tidak berani berkata tegas.
12:43Tapi mungkin juga ada yang berkata,
12:46ya rasanya aku masih kedagingan.
12:48Masih kedagingan.
12:50Kalau masih kedagingan bagaimana?
12:53Ya berarti tidak berkenan di hadapan Allah.
12:55Karena kalau hidup menutroh, itu harus roh Allah.
13:00Sepenuhnya yang menguasai kita.
13:02Jadi saudara, apa yang kita serap dari sejak kecil,
13:07apa yang kita serap dari dunia sejak kecil,
13:10itu membangun niat, hasrat, cita-cita, dan selera.
13:18Ini kedagingan.
13:21Apapun, walaupun kelihatannya baik.
13:24Kalau tidak sesuai dengan kehendak roh kudus,
13:29itu kedagingan.
13:30Itu kedagingan.
13:34Tuhan Yesus mengatakan,
13:37makananku melakukan kehendak bapak dan menyelesaikan pekerjaannya.
13:42Tidak ada.
13:43Kunyah itu tidak ada.
13:44Kehendak bapak.
13:48Amin.
13:49Bapak.
13:50Nah ini namanya hidup menutroh atau di dalam roh,
13:53bukan di dalam daging.
13:56Nah ini telah dijalani oleh Tuhan kita Yesus Kristus,
13:59dan
14:00Firman Tuhan mengatakan agar kita memiliki pikiran perasaan seperti itu.
14:07Dalam pergumulan hidup Rasul Paulus,
14:10dia sampai pada tingkat hidupku bukan aku lagi,
14:14tapi Kristus yang hidup di dalam aku.
14:17Nah sampai dia saudara.
14:18Dalam perjalanan sejarah kehidupan,
14:25juga dalam perjalanan sejarah gereja,
14:28hal-hal seperti ini jadi lenyap atau tidak nampak.
14:35Yang ada itu perdebatan teologi,
14:37saling mengucilkan,
14:39kutuk-mengutuk.
14:40Betul gak saudara?
14:41Kita tidak mau ikut berdebat,
14:44adu argumentasi,
14:45tapi kita mau kembali kepada Injil yang sejati.
14:50Dan inilah yang saya pahami sebagai Injil yang sejati,
14:54yang sebenarnya tidak ringan,
14:56juga tidak berat,
14:57tetapi berat sekali.
14:59Yang bisa dikatakan mustahil,
15:03tapi yang mustahil bagi manusia,
15:05tidak mustahil bagi Allah.
15:07Katakan amin.
15:09Kalau jujur,
15:11kita sudah ketinggalan jauh.
15:13Banyak saudara yang ketinggalan jauh,
15:17ketika mau kembali kepada track yang benar,
15:20betapa sulitnya.
15:23Nah saya menyadari itu,
15:25karena saya berjuang untuk kembali ke track yang benar,
15:27lalu saya mengerti betapa sangat beratnya hal ini.
15:33Tetapi tidak bisa tidak,
15:34harus kita pahami,
15:36harus kita mengerti,
15:38harus kita jalani saudara.
15:41Sebab,
15:43terserah,
15:45terserah saudara mau ngomong apa,
15:47hanya orang yang rohani,
15:48yang masuk ke dalam kerajaan surga,
15:50sebagai anggota keluarga kerajaan Allah.
15:54Boleh tepuk tangan.
15:57Hanya orang yang rohani.
16:04Yang Yesus menjadi yang sulung itu.
16:08Bagi mereka,
16:09Yesus menjadi yang sulung.
16:11Hanya mereka.
16:12Saya di dalam hati kecil ada pesimisnya,
16:22menyampaikan khutbah seperti ini,
16:25apakah orang bisa menangkap dan mengikutinya.
16:28Apalagi kaum ibu.
16:33Yang sudah umur lagi.
16:37Yang iramanya sudah rusak.
16:41Serius.
16:43Tetapi yang mustahil bagi manusia,
16:46tidak mustahil bagi Allah.
16:48Nanti di sesi kedua,
16:54saya akan bicara mengenai,
16:56jangan beri kesempatan kepada iblis.
16:58Atau di sesi ini,
17:03saya jelaskan.
17:07Sebab dengan hasrat,
17:08niat,
17:09minat-minat,
17:10kita sendiri,
17:12yang memang wajar kita
17:14mainkan sejak kecil,
17:17iblis punya tempat bijakan.
17:18Iblis punya tempat bijakan.
17:24Iblis punya food hold.
17:26Jadi jangan beri kesempatan itu,
17:28artinya jangan beri tempat bijakan.
17:33Tetapi,
17:34kalau kita mau berkata,
17:35bukan kehendakku yang jadi Bapak kehendakmu lah.
17:39Tidak punya bijakannya.
17:44Setiap niat hasrat-hasrat kita,
17:47yang bukan sesuai
17:48dengan pikiran perasaan Allah
17:50atau tidak sesuai dengan kehendak Allah,
17:53itu unsur asing
17:54yang tidak boleh masuk
17:55ke dalam kerajaan Allah.
17:57Di dalam istana Bapak
17:59atau rumah Bapak.
18:00Tidak boleh.
18:01Maka tadi,
18:02waktu saya merenung-renung
18:03untuk menyampaikan khutbah ini,
18:06saya berpikir begini,
18:08hanya orang yang serius,
18:10hanya orang yang serius,
18:13hanya orang yang serius
18:15mau masuk surga,
18:16yang mau sungguh-sungguh
18:17memperkarahkan hal ini.
18:21Kalau tidak,
18:23saudara hanya mendengar
18:24Amin pulang kembali
18:25ke ketekukan yang lama.
18:27Tidak ada perubahan.
18:29Kasian.
18:31Aduh, kasian.
18:33Ketika saudara menghadapi kekekalan nanti,
18:36mengerikan saudaraku.
18:38Karena saudara masih membawa
18:40unsur-unsur asing.
18:41Unsur asing.
18:43Itu kebusukan.
18:49Dan Allah tidak berkenan.
18:50Jadi waktu suaya mempersiapkan khutbah ini,
19:00muncul itu.
19:02Kalimat lagu itu yang tadi saya kemukakan di awal khutbah.
19:05Saatku pulang menghadap Bapak.
19:12Hanya engkau yang kumiliki Bapak kami.
19:19Kerinduan hatiku.
19:25Kerausan jiwaku.
19:29Dapatku memandangku wajahmu.
19:34Ayo Tuhan, aku rela.
19:35Tuhan, aku rela mengosongkan becana jiwaku ini.
19:52Dari segala keinginanku.
20:00Dan semua hasrat pribadi dulu.
20:11Bapak di sorga, penuhi kami ya Bapak.
20:17Dengan gairah surgawi yang suci dari Bapak.
20:25Melalui dan di dalam roh kudusmu.
20:28Sehingga tak ada yang kami ingini.
20:32Hanya engkau yang kumiliki Bapak.
20:36Amin.
20:37Saatku pulang.
20:39Saatku pulang.
20:43Menghadap Bapak.
20:47Hanya engkau yang kumiliki.
20:52Kerinduan hatiku.
20:58Kehausan jiwaku.
21:02Dapatku memandang Tuhan.
21:09Dapatku memandang Tuhan.
21:14Menjadi wanita yang rohani atau pria yang rohani atau manusia yang rohani.
21:24Berarti menjadi manusia yang ditenggelamkan oleh Tuhan.
21:30Tenggelam di dalam Tuhan.
21:34Orang yang tidak lagi memiliki hasrat, keinginan, cita-cita dari diri sendiri.
21:40Bejana hatinya telah dikosongkan.
21:46Sehingga hanya menantikan apa yang Tuhan kehendaki.
21:52Mestinya tak lagi ku ingini.
22:01Apapun juga segenap diriku telah kau miliki.
22:09Ku perhatikan petunjukmu.
22:15Ku nantikan suaramu.
22:19Keinginan Bapak kalanya bagiku.
22:24Mestinya.
22:25Bapak kalanya bagiku.
22:31Sangat ik spac.
22:34Perhatikan petunjukmu.
22:42Ku perhatikan petunjukmu.
22:46Tumpuh paymentsua kongkanya bagiku.
22:49Jadi ketika Tuhan berkata
22:58Kalau kamu tidak menyangkal diri
23:00Kamu tak dapat jadi muridku
23:02Di bagian lain Tuhan mengatakan
23:05Kalau kamu tidak menyangkal diri
23:07Kamu tidak layak bagiku
23:09Artinya apa?
23:13Menyangkal diri itu bukan hanya
23:15Tindakan yang menolak semua perbuatan
23:19Yang melanggar moral umum
23:22Semua keinginanmu, semua hasratmu
23:26Naluriah kemanusiaanmu harus kamu matikan
23:30Atau kalimat lain mengosongkan bejanamu
23:34Supaya kehendakku, hasratku, minatku, rencanaku
23:39Kau pahami dan kau lakukan
23:42Baru rohani saudaraku
23:45Amin
23:47Kalau sebagai pendeta seperti saya ini
23:50Walaupun kelihatannya baik nih
23:53Tuhan aku mau menjangkau mentawai misalnya
23:57Aku mau membangun Jum'at di pedalaman Kalimantan
24:00Itu pun kalau bukan kehendak Tuhan salah loh
24:03Walaupun itu baik
24:05Apalagi kalau Tuhan aku mau membangun villa di Bali
24:10Bukan tidak boleh kalau Tuhan tidak kehendaki
24:15Jangan
24:15Pelayanan pekerjaan Tuhan saja harus di dalam kendali kontrol Tuhan
24:23Saudaraku
24:24Jadi tidak ada yang
24:26Kita ingini, kita cita-citakan, kita hasrati, kita minati
24:33Kita hanya melihat apa yang Tuhan kehendaki
24:37Bagus kalimat lagu ini yang saya kalau kembali merenungkan
24:44Aduh bagus ya menemukan kalimat ini
24:46Ku perhatikan petunjukmu
24:50Ku nantikan suaramu
24:54Keinginan Bapak
24:57Segalanya bagiku
25:00Itu baru rohani
25:02Itu baru rohani
25:05Dan orang-orang seperti ini
25:08Orang-orang yang diperkenankan masuk ke dalam rumah Bapak
25:12Sudah tidak ada kepentingan
25:14Kepentingannya adalah melayani Bapak
25:18Lalu Bapak di surga berkata
25:20Sebenarnya aku tidak butuh apa-apa dari kamu
25:23Aku hanya ingin punya
25:25Aku hanya ingin hatimu itu
25:26Kamu persembahkan padaku
25:28Sudah ya sekarang
25:29Sudah ya
25:30Sekarang nikmati apa yang kuberikan
25:32Kusiapkan, nikmati
25:34Begitu
25:35Sudara harus mengerti benar maksud pemberitaan firman ini
25:49Sudara harus berani untuk mengamalkan atau mengaplikasikan atau menerapkan dalam hidup ini
26:00Saya tahu sudah banyak persoalan
26:03Banyak kebutuhan
26:05Tapi jangan tenggelam dan hanyut di dalam persoalan-persoalan tersebut
26:10Sudara harus tenggelam dan hanyut di dalam Tuhan
26:13Apa yang harus kulakukan Tuhan
26:15Apa yang harus ku perbuat
26:17Ini bejana hatiku ku kosongkan
26:24Aku persilahkan Tuhan isi
26:27Seturut sesuai kehendakmu
26:30Kalau sudara masih
26:33Menghidupi diri sendiri
26:36Itu pangkalan kuasa gelap
26:38Jadi liar nanti
26:40Sudara ngerti
26:43Harus menyangkal diri
26:47Maksudnya menyangkal diri itu
26:49Mematikan semua keinginan, hasrat, minat, cita-cita, ambisi pribadi
26:55Itu juga saya pelajari sodaraku
26:59Saya bukan hanya bicara
27:01Saya juga sedang berjuang disini
27:03Benar
27:05Saya tadi katakan saya khawatir
27:08Rada takut
27:09Nanti kalau saya mati
27:11Itu erastusnya belum mati
27:13Wah berat sodaraku
27:16Mengerikan
27:17Erastusnya belum mati
27:20Dan saya bisa mengerti
27:22Saat-saat tertentu
27:24Dimana
27:25Si aku ini
27:27Masih mau hidup kembali
27:29Masih mau
27:30Exist
27:32Nah itu proses terus
27:35Dan indah sekali hidup ini
27:41Kalau kita hidup untuk melakukan kehendak Bapak
27:45Yang harus saya tekankan adalah
27:49Rohani dari kata roh
27:51Menjadi rohani
27:55Rohani
27:56Jadi manusia rohani itu
27:58Manusia yang hidup
27:59Menurut kehendak roh
28:02Itu kalau dalam bahasa mudanya
28:04Dan standar Kristen itu begitu
28:06Manusia yang rohani
28:08Wanita yang rohani
28:10Pria yang rohani
28:11Pria atau wanita yang hidup
28:14Menurut roh
28:15Tidak hidup menurut daging
28:17Dan memang seharusnya demikian
28:23Karena anda selalu ditebus
28:24Anda bukan milik anda sendiri
28:28Kamu bukan milik
28:30Kamu sendiri
28:31Nih dengerin
28:38Firman Tuhan ini
28:39Roma 8
28:40Ayat 5
28:45Sebab mereka yang hidup menurut daging
28:50Memikirkan hal-hal yang dari daging
28:53Hal-hal yang dari daging
28:56Bukan hanya berarti
28:57Makan, minum, seks
29:00Bukan hanya itu
29:01Apapun yang tidak sesuai dengan kehendak roh
29:05Sebenarnya disediakan ini
29:09Saya bisa menggambar
29:10Mengenai struktur permanen manusia
29:14Tadi saya sudah muncul pikiran itu
29:17Dan saya
29:18Kagum juga
29:19Bagaimana
29:20Pengurus tiba-tiba
29:21Membawa
29:22Papan tulis
29:23Anda tadi melihat saya waktu begini
29:25Tidak ada papan tulis
29:26Saya sudah kepikir
29:28Mau saya gambar nih
29:29Tapi tidak ada
29:30Ya sudah saya turun
29:31Tapi saya khawatir
29:34Bapak Ibu
29:35Tidak sanggup
29:36Karena rumit
29:37Rumit
29:38Rumit
29:40Yang tadi saya katakan
29:41Dari kecil kita telah menangkap itu loh
29:43Mau dengar
29:44Oke
29:45Tuhan tolong kami
29:47Jadi begini
29:48Ini gambar sering saya buat
29:49Sudara aku sekalian
29:50Ya
29:51Sering saya buat gambar ini
29:53Jadi kalau ini
29:56Roh
29:58Ini daging
30:01Pertemuan roh dan daging itu ada jiwa
30:07Jiwa ini menampung apa yang dilihat
30:12Apa yang didengar
30:14Yang paling banyak masuk melalui mata dan telinga
30:21Itu akan memberi warna di sini
30:23Memberi warna di dalam jiwanya
30:27Nah kita sudah banyak menerima masukan dari dunia
30:32Sehingga warnanya warna dunia
30:34Saudara
30:34Dan kalau sudah menjadi warna dunia
30:38Yang paling banyak masuk ini akan mewarnai
30:40Ini roh bagian roh
30:43Nah inilah yang saya pahami sebagai
30:46Yang di sini ini saudara
30:47Sunai desis atau nurani
30:51Kalau
30:54Dari kecil yang diisikan hal-hal yang
30:58Menurut dunia ya
31:00Ini pasti warnanya dunia
31:01Nurani nya lama-lama rusak
31:03Tidak bisa diperbaiki lagi
31:05Di sini
31:07Waktu meninggal dunia
31:10Tubuh ini memang dikubur
31:12Jiwa
31:13Pertemuan antara
31:15Daging dan roh ini juga ikut terkubur
31:19Tapi ini yang sisa
31:21Hasil akhir ini
31:23The final resultnya ini
31:25Nangkep gak coba
31:27Enggak
31:29Rumit kan
31:30Ini
31:32Nurani nya di sini
31:34Sunai desis atau nisyama
31:37Nah roh manusia itu pelita Tuhan
31:41Mestinya
31:42Kalau kita mendengar
31:44Ferman
31:45Ini warnanya
31:46Ferman
31:47Nurani nya jadi
31:49Nurani rohani
31:50Ini
31:51Nisyama
31:52Nurani ini
31:53Nisyama
31:55Sama
31:56Nismat khayim
31:58Dalam bahasa Yunaninya
32:00Sunai desis
32:01Waktu tubuh dikubur
32:04Jiwa yang menjadi
32:06Cendela
32:07Ikut terkubur
32:10Karena daging mati
32:11Ini terakhir
32:12Nurani nya ini
32:14Nah mestinya ini menjadi
32:16Pelita Tuhan
32:18Roh manusia
32:20Roh manusia
32:21Pelita Tuhan
32:22Karena mendengar
32:23Ferman terus menerus
32:25Dia jadi pelita Tuhan
32:27Mata Tuhan
32:28Apa yang dia hasrati
32:29Apa yang dia ingini
32:31Sesuai dengan pikiran
32:33Perasaan Allah
32:34Makanya ada lagu begini
32:40Karena
32:43Engkau lah
32:45Allah ku
32:47Bapak yang
32:49Mulia
32:51Beri warna
32:53Jiwaku
32:55Dalammu aku teduh
32:57Kutemukan
33:04Virgausku
33:06Di keabadian
33:09Karena engkau lah
33:11Alamku
33:12Kutemukan
33:15Kutemukan
33:17Virgausku
33:19Di keabadian
33:21Karena engkau lah
33:23Alamku
33:25Dalam
33:26Aku teduh
33:29Aku teduh
33:29Aku teduh
33:31Aku teduh
33:32Kutemukan
33:33Virgausku
33:34Di keabadian
33:38Nah kita disebut
33:42Anak-anak Allah
33:43Ketika pikiran
33:45Perasaan kita
33:46Itu seperti
33:48Yesus
33:49Anda tahu gak
33:51Dalam teks aslinya
33:52Kata pikiran
33:53Perasaan itu
33:54Gak ada
33:54Yang ada apa
33:56Froneo
33:57Nah froneo itu
33:59Sama dengan
33:59Sunedesis ini
34:00Yang saya pahami ya
34:03Saya sering kan
34:04Ditentang-tentang
34:05Di media sosial
34:06Oh begini-begitu
34:07Saya diam saja
34:08Saya tidak pernah punya
34:11Argumentasi
34:13Membalas
34:13Bukan gak punya
34:14Gak perlu
34:15Yang penting
34:16Bapak Ibu
34:17Nangkap
34:18Apa yang saya kemukakan
34:19Itu menjadi
34:20Inspirasi
34:21Yang mengubah
34:22Amin
34:22Oke
34:23Nah kalau tiap hari
34:27Kita mendengar
34:28Khotbah
34:28Doa bersama
34:30Kita pikirkan
34:31Siang dan malam
34:33Firman Tuhan itu
34:34Dipikirkan
34:35Siang dan malam
34:36Nuranimu diubah
34:37Dan ini perlu
34:38Waktu
34:39Tidak bisa sekejap
34:41Nah waktu kita
34:42Meninggal
34:43Saatku pulang
34:44Menghadap Bapak
34:45Hanya
34:46Pikiran
34:48Perasaan
34:48Kristus
34:49Amin
34:50Pikiran
34:52Perasaan
34:52Kristus
34:53Dan Tuhan
34:54Juga
34:54Berfirman
34:55Kepada kita
34:56Miliki
34:58Pikiran
34:58Perasaan
34:59Kristus
35:00Maka
35:03Betapa
35:03Aduh
35:05Kita harus
35:06Bekerja
35:06Keras
35:07Dari
35:08Anak-anak
35:09Sekolah
35:09Minggu
35:10Kita harus
35:11Isi mereka
35:13Dengan
35:13Kebenaran
35:14Tapi anak-anak hari ini
35:15Gurunya banyak
35:16Mentornya banyak
35:17Gadget
35:19Itu banyak
35:20Mentornya
35:21Yang menggiring mereka
35:22Kepada kegelapan
35:23Abadi
35:24Mengapa saya
35:27Berjuang untuk
35:27STC
35:28Ekumeni
35:28Karena saya
35:29Mempersiapkan
35:31Tuhan
35:32Mengendaki saya
35:34Mempersiapkan
35:35Guru-guru
35:36Selamingu
35:36Guru-guru
35:37Agama
35:38Teolog-teolog
35:40Yang mengajarkan
35:41Kebenaran
35:41Makanya
35:44Mereka
35:45Harus
35:45Mendengar
35:45Saya
35:46Khutbah
35:46Harus
35:47Ikut
35:47Saya
35:47Doa
35:48Puasa
35:48Karena
35:49Kalau
35:50Hanya
35:50Ilmu
35:50Teologi
35:51Tidak
35:51Cukup
35:51Saya
35:52Sudah
35:53Menjalani
35:54Melewati
35:55Menapaki
35:56Pendidikan
35:57Teologi
35:57Dengan
35:58Nilai
35:58Indek
35:59Prestasi
36:00Yang
36:00Tinggi
36:00Itu
36:01Tidak
36:01Membuat
36:01Saya
36:02Baik
36:02Dan
36:03Benar
36:04Sampai
36:04Pada
36:04Titik
36:05Pertobatan
36:06Yang
36:06Saya
36:07Alami
36:08Sudara
36:10Paham
36:10Yang saya
36:10Maksudkan
36:11Ini
36:11Yang
36:12Paling
36:12Banyak
36:13Dilihat
36:13Didengar
36:14Masuk
36:14Dalam
36:14Jiwa
36:15Yang
36:15Banyak
36:16Jiwa
36:16Masuk
36:17Dalam
36:17Jiwa
36:17Membangun
36:18Nurani
36:19Sunai
36:20Desis
36:21Nurani
36:25Itu
36:25Atau
36:26Hati
36:26Nurani
36:27Itu
36:27Sunai
36:28Desis
36:29Sunai
36:32Desis
36:34Sun
36:36Itu
36:36Bersama
36:36Atau
36:38Tau
36:39Ikut
36:41Tau
36:43Iya
36:45Ikut
36:45Tau
36:45Nurani
36:46Tau
36:47Dari
36:48Apa
36:48Yang
36:48Diterima
36:49Oleh
36:50Jiwa
36:52Cendelanya
36:53Mata
36:53Dan
36:53Telinga
36:54Ini
36:55Cendela
36:55Utama
36:56Tentu
36:56Ada
36:56Indera
36:57Lain
36:57Ya
36:57Saudaraku
36:58Ada
36:58Lima
36:59Panca
36:59Indera
37:00Begitu
37:02Kira
37:03Kira
37:03Sebab
37:09Mereka
37:10Yang
37:10Hidup
37:10Menurut
37:11Daging
37:11Memikirkan
37:13Hal-hal
37:14Yang
37:14Dari
37:14Daging
37:15Mereka
37:16Yang
37:16Hidup
37:17Menurut
37:17Roh
37:17Memikirkan
37:19Hal-hal
37:19Yang
37:19Dari
37:20Roh
37:20Dari
37:22Roh
37:22Itu
37:22Maksudnya
37:23Sesuai
37:23Dengan
37:23Pikiran
37:24Dan
37:25Perasaan
37:25Allah
37:26Sampai
37:30Disini
37:30Bapak
37:31Ibu
37:31Tahu
37:32Amin
37:35Karena
37:37Keinginan
37:38Daging
37:39Adalah
37:39Maut
37:40Tetapi
37:41Keinginan
37:41Roh
37:41Adalah
37:42Hidup
37:42Dan
37:43Damai
37:43Sejahtera
37:44Ini
37:44Hidup
37:45Dan
37:45Damai
37:45Sejahtera
37:46Dalam
37:47Sudut
37:48Pandang
37:49Tuhan
37:49Bukan
37:49Hidup
37:50Dan
37:50Damai
37:50Sejahtera
37:51Dari
37:51Sudut
37:52Pandang
37:52Dunia
37:53Yang
37:53Difasilitasi
37:55Oleh
37:55Benda
37:56Benda
37:56Materi
37:57Bukan
37:57Itu
37:58Keinginan
38:00Daging
38:00Adalah
38:00Maut
38:01Maksudnya
38:02Segala
38:03Sesuatu
38:04Yang kau
38:04Ingini
38:05Yang
38:06Bersifat
38:06Fana
38:07Maut
38:08Apapun
38:10Apapun
38:12Hormat
38:13Pangkat
38:13Gelar
38:13Rumah
38:14Mobil
38:14Benda
38:15Apapun
38:16Yang
38:16Fana
38:17Maut
38:18Tetapi
38:20Apa
38:20Yang kita
38:21Ingini
38:21Yang
38:22Bersifat
38:22Kekal
38:23Apa
38:23Itu
38:24Melakukan
38:25Genda
38:25Allah
38:26Itu
38:27Baru
38:27Keselamatan
38:29Ya
38:30Keinginan
38:31Daging
38:31Keinginan
38:32Mata
38:32Kekal
38:33Hidup
38:33Bukanlah
38:34Berasal
38:35Dari
38:35Allah
38:35Dan
38:36Firman
38:37Tuhan
38:37Jelas
38:38Mengatakan
38:38Disini
38:39Bapak
38:39Ibu
38:40Dan
38:43Dunia
38:43Ini
38:44Sedang
38:44Lenyap
38:44Dengan
38:45Keinginannya
38:45Apapun
38:47Keinginan
38:47Itu
38:48Tetapi
38:48Orang
38:49Yang
38:49Melakukan
38:50Genda
38:50Allah
38:50Tetap
38:51Hidup
38:51Selama
38:52Lamanya
38:52Maka
38:53Saya
38:53Beranikan
38:54Walaupun
38:55Ini
38:55Kesannya
38:55Sombong
38:56Aku
38:57Memilih
38:58Hanya
38:58Melakukan
38:59Kehendak
39:00Bapak
39:00Memuaskan
39:02Hatimu
39:03Memenuhi
39:04Rencanamu
39:04Aku
39:05Sumpah
39:07Coba
39:08Sudah gila
39:09Aku
39:10Berjanji
39:11Tuhan
39:12Itu
39:12Saya
39:13Katakan
39:13Di doa
39:13Pagi
39:14Berkali-kali
39:15Saya
39:15Ingatkan
39:16Terus
39:16Diri
39:17Saya
39:17Lalu
39:18Lalu
39:18Orang
39:19Berkata
39:20Berani
39:20Amat
39:21Mau
39:21Bertebar
39:23Persona
39:23Oh
39:23Tidak
39:24Perlu
39:24Aku
39:24Memaksa
39:25Diriku
39:25Kamu
39:26Ngomong
39:26Depan
39:26Umum
39:27Jemaat
39:28Semua
39:29Ikut
39:29Mendengar
39:30Dan
39:30Menyaksikan
39:31Begitu
39:32Sudah
39:33Saya
39:33Kurung
39:34Saya
39:35Penjara
39:36Jiwa
39:37Saya
39:37Dengan
39:37Hidup
39:38Saya
39:39Penjara
39:39Saya
39:40Kurung
39:40Dengan
39:40Janji
39:41Itu
39:41Biarin
39:42Saudara
39:46Bisa
39:46Juga
39:47Memenjara
39:47Diri
39:48Saudara
39:48Dengan
39:49Tekad
39:49Dan
39:50Janji
39:50Itu
39:50Lalu
39:51Ujung
39:52Ujung
39:53Bukan
39:53Ngeliciki
39:54Tuhan
39:54Tolonglah
39:55Aku
39:56Untuk
39:56Bisa
39:56Memenuhinya
39:57Tuhan
39:57Tuhan
39:59Berkenan
39:59Kayak
40:00Ada
40:00Akal
40:01Akalan
40:01Gitu
40:02Janji
40:03Baru
40:04Tolonglah
40:05Aku
40:05Bisa
40:05Memenuhinya
40:06Tuhan
40:07Tahu
40:07Kita
40:08Cinta
40:08Dia
40:09Tidak
40:10Membuka
40:10Hati
40:10Kita
40:11Untuk
40:11Dunia
40:12Dan
40:13Tuhan
40:13Pasti
40:13Berkenan
40:14Untuk
40:14Hal
40:14Ini
40:15Saudara
40:15Saya
40:17Rindu
40:17Sekali
40:17Bapak
40:18Ibu
40:18Mengikuti
40:19Gerak
40:20Hidup
40:20Saya
40:21Seperti
40:21Ini
40:22Memang
40:24Tugas
40:24Saya
40:25Menjadi
40:25Pelayan
40:25Saudara
40:26Atau
40:27Perawat
40:27Saudara
40:28Atau
40:29Suster
40:30Saudara
40:30Agar
40:31Saudara
40:31Semua
40:31Masuk
40:32Kedalam
40:33Rumah
40:33Bapak
40:33Menjadi
40:34Anggota
40:34Keluarga
40:34Kerajaan
40:35Allah
40:35Saya
40:36Harus
40:36Memicu
40:37Diri
40:38Saya
40:38Saya
40:39Harus
40:39Mencambuk
40:40Diri
40:41Saya
40:41Memaksa
40:42Diri
40:43Saya
40:43Untuk
40:43Mendahului
40:44Saudara
40:45Supaya
40:46Saya
40:46Bisa
40:46Punya
40:47Pengalaman
40:47Pengalaman
40:48Rohani
40:48Yang
40:49Itu
40:50Saya
40:50Bisa
40:50Bagikan
40:51Kepada
40:51Saudara
40:51Dan
40:53Bapak
40:54Ibu
40:54Yang
40:54Ikut
40:54Saya
40:55Pasti
40:55Tahu
40:55Dan
40:56Merasa
40:57Ini
40:57Makin
40:57Hari
40:58Kok
40:58Makin
40:58Tajam
40:59Kok
41:00Makin
41:00Nekat
41:00Saya
41:01Juga
41:01Sadar
41:02Kok
41:02Makin
41:03Nekat
41:03Saya
41:03Maka
41:04Bersyukur
41:05Mahasiswa
41:05STT
41:06Punya
41:06Ketua
41:07STT
41:07Yang
41:07Begini
41:08Ini
41:08Dia
41:10Punya
41:10Standar
41:11Bukan
41:13Lanya
41:13Ini
41:13Pelajaran
41:14Mata
41:15Kuliah
41:15Lalu
41:16Lulus
41:16Oh
41:17Enggak
41:17Kalau
41:18Begitu
41:18Kita hanya
41:18Memberi
41:19Gelar
41:19Orang
41:20Untuk
41:20Bisa
41:20Hidup
41:20Akhirnya
41:21Cari
41:21Nafkah
41:22Doang
41:22Dia
41:22Itu
41:23Tidak
41:24Jadi
41:25Seharap
41:25Dengan
41:25Kuliah
41:26Empat
41:26Tahun
41:26Disini
41:26Sudah
41:27Mati
41:27Kita
41:28Sembelih
41:28Disini
41:29Masuk
41:30Taman
41:30Getsemani
41:31Lalu
41:32Via
41:32Dolorosa
41:32Lalu
41:33Golgota
41:34Jadi
41:38Sekolah
41:39Tinggi
41:39Teologi
41:39Harus
41:40Menjadi
41:40Via
41:40Dolorosa
41:41Dan
41:41Golgota
41:42Akhirnya
41:43Sudah
41:44Dikubur
41:45Pulang
41:46Ke
41:46Daerah
41:46Sudah
41:47Berbeda
41:48Amin
41:49Kita
41:49Sambung
41:49Di
41:49Sesi
41:49Kedua
41:50Saya
41:51Serahkan
41:51Kepada
41:52Ibu
41:52Sandra