Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 bulan yang lalu
Jakarta: Fenomena aphelion kembali terjadi pada tahun 2025, tepatnya hari ini, Senin, 7 Juli 2025. Fenomena ini menjadi perbincangan publik karena banyak yang mengaitkannya dengan cuaca ekstrem dan hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, meski sudah memasuki musim kemarau. Namun, benarkah aphelion adalah penyebabnya?
Transkrip
00:00Kamu ngerasain gak sih, kok cuaca sekarang makin aneh ya?
00:03Udah masuk musim kemarau, tapi hujan masih turun deres di banyak wilayah di Indonesia.
00:08Banyak yang bilang, ini gara-gara fenomena apelion.
00:12Tapi, emang iya ya?
00:14Sini aku kasih tau.
00:18Hai, kembali lagi bersama aku Zin Zahira di MTVN Lens.
00:22Dan kali ini kita akan bahas salah satu fenomena astronomi tahunan yang lagi ramai dibicarakan,
00:27yaitu apelion 2025.
00:30Apelion adalah titik dalam orbit bumi ketika jaraknya paling jauh dari matahari.
00:37Di tahun ini, fenomena ini terjadi pada hari ini, Senin 7 Juli 2025,
00:42dan jarak bumi ke matahari mencapai lebih dari 152 juta kilometer.
00:48Bumi tidak mengelilingi matahari dalam lingkaran sempurna,
00:51melainkan dalam bentuk elips.
00:53Jadi, ada kalanya bumi lebih dekat atau biasa disebut perihelion,
00:56dan ada kalanya lebih jauh yang biasanya disebut apelion.
01:02Mitos yang sering beredar mengatakan bahwa apelion bikin suhu bumi jadi lebih dingin.
01:08Tapi faktanya, gak benar.
01:09Menurut badan riset dan inovasi nasional,
01:12faktor utama yang mempengaruhi suhu dan musim di bumi adalah kemiringan sumbur rotasi bumi,
01:17bukan jarak ke matahari.
01:19Buktinya, walau sekarang bumi berada di titik terjauh dari matahari,
01:23belahan bumi utara tetap mengalami musim panas.
01:26Fenomena cuaca ekstrim yang terjadi di Indonesia selama Juli 2025
01:31ternyata tidak ada hubungannya dengan apelion.
01:35Menurut para ilmuwan, penyebab utamanya adalah yang pertama,
01:38monsum Australia yang melemah sehingga tidak membawa udara kering sebagaimana mestinya.
01:43Yang kedua, kehadiran gelombang maden julian dan gelombang rosbi yang meningkatkan potensi hujan.
01:49Yang ketiga, instabilitas atmosfer yang memicu pembentukan awan dan curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.
01:55Jadi, yang bikin cuaca nggak menentu bukan karena apelion,
01:59melainkan faktor meteorologis yang lebih dominan.
02:04Jawabannya, tidak perlu panik.
02:06Apelion adalah fenomena tahunan yang alami dan sudah terjadi sejak miliaran tahun lalu.
02:12Dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari sangat kecil.
02:15Bahkan, perubahan panjang hari atau kecepatan orbit bumi pun tidak terasa secara signifikan oleh manusia.
02:21Secara ilmiah, fenomena ini justru penting karena membuktikan teori gravitasi dan gerak planet yang dulu dikembukakan oleh Johannes Kepler.
02:29Jadi, teman-teman, fenomena apelion 2025 bukan penyebab utama dari cuaca ekstrim yang terjadi di Indonesia.
02:36Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing hoax karena suhu dan cuaca tetap dikendalikan oleh kemiringan sumbu bumi dan dinamika atmosfer.
02:45Bukan jarak bumi ke matahari semata.
02:47Nah, dari penjelasan tadi, kamu termasuk yang dulu percaya apelion bikin dingin nggak?
02:52Atau kamu pernah dengar mitos astronomi lain yang masih bikin bingung sampai sekarang?
02:57Oke, sampai sini saja dan kita ketemu lagi di topik lain MTV Analyst.
03:00Hanya ada di metrotvnews.com ya.
03:02See you!
03:03Bye-bye!
03:04Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan