00:00We know Lipa Sabe is a sarung khas suku Bugis di Sulawesi Selatan.
00:07Lipa Sabe is a sarung traditional khas dari suku Bugis.
00:11In the language of Bugis, Lipa is a sarung,
00:14while Sabe is a sutra.
00:17Lipa Sabe is a sutra,
00:19a piece of water that is produced from a sutra.
00:22Every motif has a meaning of a self-sustra,
00:24which is a self-sustra,
00:26and a self-sustra.
00:30Pada masa kerajaan,
00:32sarung ini hanya dipakai oleh kaum bangsawan
00:34sebagai lambang status sosial.
00:37Seiring berjalannya waktu,
00:38Lipa Sabe kini bisa dipakai oleh siapapun.
00:43Sarung ini digunakan dalam berbagai acara adat,
00:45seperti pernikahan hingga acara keagamaan.
00:48Pria memakainya dengan jas tutup dan songkok reca,
00:51sedangkan wanita memakainya dengan baju bodoh.
00:55Lipa Sabe diproduksi secara tradisional di Kabupaten Wajo,
00:58di mana prosesnya melibatkan banyak tahapan,
01:01mulai dari pembudidayaan ulat sutra,
01:03pengolahan benang sutra,
01:04hingga penenunan kain.
01:07Bagi masyarakat Wajo,
01:09menjadi penenun Lipa Sabe
01:10bukan saja sebagai mata pencaharian,
01:13melainkan juga dianggap cara berkomunikasi
01:15dengan para leluhur.
01:17Tak hanya sebagai sarung tradisional biasa,
01:20pada tahun 2016 Lipa Sabe
01:22sudah diakui dan ditetapkan
01:23sebagai warisan budaya takbenda
01:25oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
01:28Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
01:30Terima kasih.
Comments