Skip to playerSkip to main content
  • 8 months ago
2.569 Lampion Terangi Langit Borobudur, Simbol Harapan di Waisak 2025
Transcript
00:00So it can have power.
00:02About 2.569 lampion
00:06diterbangkan oleh para biksu dan umat Buddha
00:09di Taman Marga Utama Kompleks Candi Borobudur
00:12di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
00:14pada Senin Malam 12 Mei.
00:16Dalam sekejap,
00:17langit di atas Candi Borobudur
00:19peninggalan Shalendra itu
00:20berubah gemerlap
00:21pendaran dari api lampion.
00:23Beberapa peserta mengaku takjub
00:25dengan kegiatan tersebut
00:27sebab pelepasan lampion ini
00:29akan menjadi simbol
00:30untuk pelepasan semua hal
00:31yang bersifat negatif
00:32di dalam diri umat muda.
00:34Terlebih setiap lampion berisi doa
00:36dan harapan
00:37untuk dirinya sendiri,
00:38keluarga,
00:39serta untuk negara.
00:43Doanya yang jelas,
00:45yang pertama,
00:46buat keluarga ya.
00:47Semoga keluarga sehat selalu,
00:48berbahagia semuanya.
00:50Buat-buat orang yang tak sayang,
00:52berkati.
00:53Dan terakhir semoga
00:54untuk keluarga umat di dunia,
00:56semoga selalu ada penerkayaan aja.
00:58Kalau harapan saya,
00:59semoga bisa sukses dalam karir,
01:01kemudian diberikan kesehatan
01:03dan lain sebagainya untuk keluarga dan semuanya.
01:05Asal dari Malang?
01:06Saya asal dari Malang.
01:07Jauh ke sini,
01:08cuma mau ikut ini aja.
01:10Awal mula penerbangan lampion berasal dari negara Thailand,
01:15dan kemudian diadopsi oleh umat muda di Indonesia,
01:18sebagai bentuk pemujaan dari umat kepada sang Buddha,
01:21melalui api,
01:22yang dipercaya sebagai pelita,
01:24yang akan menerangi alam semesta,
01:26sebagaimana yang dilakukan oleh sang Buddha,
01:28menerangi hati dan batin umatnya.
01:32Dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,
01:34Firman Eko Handi,
01:35Kantor Berita Antara,
01:36Wartaka.
Be the first to comment
Add your comment

Recommended