00:00Halo Sobat Kompas TV, saatnya kita update 3 berita terpopuler yang terjadi pada hari ini, Sabtu 10 Mei 2025.
00:09Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menanggapi soal penangkapan mahasiswa ITB
00:14karena mengunggah mim bergambar Presiden Prabowo dan Presiden ketujuh Jokowi Dodo.
00:20Hasan berharap mahasiswa tersebut bisa dilakukan pembinaan daripada hukuman.
00:25Hasan juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo tidak mengadukan apapun terkait hal tersebut.
00:55Bisa dibina bukan dihukum. Jadi harapan kita teman-teman yang mahasiswa yang mungkin selama ini
01:04terlalu bersemangat misalnya memberikan kritikan, mengekspresikan kritikannya.
01:13Mungkin nanti bisa diberi pemahaman dan pembinaan supaya jadi lebih baik lagi.
01:18Tapi bukan dihukum. Karena ya ini kan dalam konteks demokrasi mungkin ada yang memang terlalu bersemangat
01:27seperti itu. Ya kecuali ada soal hukumnya. Kalau soal hukumnya kita serahkan saja itu kepada penegak hukum.
01:34Tapi kalau karena pendapat, karena ekspresi itu sebaiknya diberi pemahaman dan pembinaan saja.
01:41Bukan dihukum.
01:47Kita enggak tahu kan Pak Prabowo tidak mengadukan apa-apa.
01:52Presiden tidak mengadukan apa-apa. Walaupun kita menyayangkan ya.
01:56Kalau menyayangkan tentu.
01:57Karena ruang ekspresi itu kan harus diisi dengan hal-hal yang bertanggung jawab.
02:03Bukan dengan hal-hal yang menjurus kepada mungkin penghinaan atau kebencian.
02:11Tapi tetap saja kalau Bapak Presiden sampai hari ini kan tidak pernah melaporkan.
02:19Tidak pernah melaporkan pemberitaan.
02:22Tidak pernah melaporkan ekspresi-ekspresi yang menjudutkan beliau.
02:27Dan beliau justru terus-menerus menyuarakan persatuan.
02:34Menyuarakan saling merangkul supaya bangsa kita bisa bergerak maju ke depan.
02:40Kalau mungkin itu yang bisa disampaikan dan ditanggapi dari peristiwa tersebut.
02:46Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat setelah Angkatan Militer Pakistan melancarkan serangan rudal ke India.
02:53Dalam narasinya menunjukkan bahwa sistem rudal Fateh-1 menyerang target India.
03:00Pakistan mengatakan India menembakkan rudal ketiga pangkalan negara di Pakistan.
03:05Meski sebagian rudal berhasil dicegat.
03:09Ketegangan antara dua negara ini meningkat setelah sebelumnya ada serangan yang menewaskan sejumlah wisatawan di Kashmir beberapa bulan lalu.
03:17India menyalahkan Pakistan karena mendukung serangan itu.
03:20Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia menilai Paus Leo ke-14 adalah kembaran Paus Franciscus yang lebih muda.
03:30Monsignor Antonius Subianto mengatakan bahwa berdasarkan pengamatannya,
03:34Paus Leo ke-14 ingin melanjutkan karya pastoral dari Paus Franciscus dan Paus Leo ke-13.
03:41Figur teladan Paus Franciscus juga menjadi teladan bagi Paus Leo ke-14.
03:46Krisis ekonomi, krisis politik, krisis sosial, mari kita tetap berharap, mari kita berjuang dan kalianlah duta-duta perdamaian dan duta-duta damai sejahtera.
04:00Maka beliau berkah, mari kita bangun jembatan.
04:04Bagaimana jembatan, mari kita berjalan bersama kembali.
04:10Berjalan bersama, maka kemarin dalam perayaan Ekaristi pertama bersama dengan para kardinal,
04:17sebelum menyampaikan kotbah dalam bahasa Itali, beliau menyampaikan pengantar dalam bahasa Inggris,
04:24mengajak para Bapak Kardinal, mari para Bapak Kardinal berjalanlah bersama dengan saya.
04:30Saya tidak bisa berjalan dengan sendiri, saya membutuhkan para Bapak Kardinal untuk mengembalakan gereja membawa perdamaian ini.
04:40Maka beliau mengajak semua gereja katolik dan semua orang yang berkenak baik untuk bersama-sama membangun dunia yang lebih damai.
04:50Maka saya kira figur, teladan, kehidupan, karya Paus Franciscus akan kita lihat dalam diri Paus Leo ke-14
05:01dengan penerapan-penerapan kebijakan dan tindakan pastoral yang saya kira disesuaikan dengan situasi yang dalam dinamika sosial politik yang terus-menerus yang cepat.
05:15Itu dia, sahabat Kompas TV, 3 berita terpopuler pada hari ini.
05:20Saya Teslonika Ajung pamit undur diri, jangan lupa untuk berikan like, komen, dan share di video-video Kompas TV.
Komentar