00:00Yang pertama, terima kasih buat semua pihak yang sudah bekerjasama untuk menyelesaikan soal ini.
00:08Pak Bupati dan Wakil Bupati, Pak Sekedar dan Jajaran, juga Ketua DPRD dan Jajaran yang sudah membantu dan tentu bersama dengan teman-teman dari profesi anestesi,
00:25ya dokter anestesi dari provinsi yang turun dan kemudian dokter Remy dan dokter Evi Yuan sudah diaduk secara.
00:30Ini semua menunjukkan bahwa kalau ada keterbukaan, ada niat baik, ada keinginan bersama,
00:36kalau kita musyawara muhafakat itu pasti ada jalan cua ini.
00:39Yang tadi saya sudah dengar sendiri, dalam pertemuan disuruh tadi,
00:42sudah ada komitmen bersama untuk ini bisa kembali kandang tangan lagi.
00:49Saya dengar dokter Remy mulai besok, saya mulai bekerja, nanti bersama dengan Pak Bupati,
00:52dan kita akan diantar sendiri ke sana, dan dengan pertemuan nomor ini berarti
00:56untuk urusan yang kemarin sempat ramai itu sudah berarti kita anggap penjelas selesai.
01:01Ini tapi menjadi pintu masuk, kita lihat untuk kita bisa benahin tentang tata kelola
01:05urusan sistem kesehatan yang harus kita benahin bersama.
01:11Baik itu di rumah sakit, di puskesmas, sedulunya lah.
01:14Nanti sudah dikara-dikara cukup.
01:16Kita akan berbuka dan nanti mulai besok, saya sudah minta juga untuk di intus provinsi
01:20juga untuk mulai memastikan pendampingan untuk kata kelola rumah sakit se-NTT,
01:26bukan cuma se-NTT, bisa kita benahin bersama, juga untuk puskesmas,
01:29dan bagaimana supporting untuk sistem kedaruratan,
01:32nanti kita akan juga berhati-hati bersama sehingga tidak ada lagi kejalan-kejalan
01:35seperti mana yang akan terjadi karena faktor mungkin miskomunikasi
01:38ataupun juga faktor-faktor, apa namanya, ada sumpatan yang terjadi antara berbagi.
01:46Tadi sudah terbuka semua, untuk sama-sama kita buka diri,
01:50tapi tidak ada masalah kita bisa bahas dengan baik dan tenang.
01:54Setelah ini saya minta teman-teman media juga,
01:56tolong bantu agar suasana tidak kondusif ini kita jaga,
01:59karena yang perlu kita selamatkan bukan sekedar soal-sala benar,
02:03itu soal akat, tapi ini soal penyelamatan terhadap penyelamatan kesehatan
02:08untuk pemerintah dan pemunusiannya.
02:09Terus sekali lagi, kami, atas sama pemerintah juga,
02:12saya berdoa dengan NTT mengucapkan dan mohon maaf yang sebesar-besarnya
02:16kepada masyarakat NTT, khususnya yang disika,
02:19terutama dua korban kemarin yang mungkin saja,
02:23karena kejalan-kejalan itu kemudian menyebabkan ada keperlamatan prosesnya seperti ini.
02:26Jadi, atas sama pemerintah daerah, pemerintah NTT,
02:30juga tentu teman-teman disika kami sama-teman kemarin.
02:33Yang kami pastikan, itu kami akan cekat di-mahir,
02:36jadi ada yang terjadi.
02:38Karena misi antara kami, antara pemerintah,
02:40dengan teman-teman dokter,
02:41kita selesaikan cepat di dalam biar yang lebih sedikit.
02:44Ada berapa dokter yang terjadi kemarin, Pak Bintas?
02:47Yang pasti, besok, Pak Bintas.
02:52Bintas nanti apakah nanti bisa,
02:58yang mengenai akan ada lebih sedikit,
03:00itu urusan kemudian.
03:01Tapi yang pasti, urusan itu dia besok.
03:03Dan sekali lagi, ini menunjukkan bahwa ketika semua orang itu bisa duduk bersama, bicara dengan baik, dengan tenang, dengan senangat, kebersamaan untuk kepentingan, kemorsiaan, kita bisa ketemu lagi.
03:13Ada pun kurang lebih yang kemana-mana terjadi kemana, kita sudah saling bicara untuk itu saling dimaafkan dan kemudian kita bicara ke depannya untuk kebaikan bersama.
03:21Terima kasih.
03:51Terima kasih.
04:21Terima kasih.
04:23Terima kasih.
04:25Terima kasih.
04:27Terima kasih.
04:29Terima kasih.
04:31Terima kasih.
04:33Terima kasih.
04:35Terima kasih.
04:37Terima kasih.
04:39Terima kasih.
04:41Terima kasih.
04:43Terima kasih.
04:45Terima kasih.
04:47Terima kasih.
04:49Terima kasih.
04:51Terima kasih.
04:53Terima kasih.
04:55Terima kasih.
04:57Terima kasih.
04:59Terima kasih.
05:01Terima kasih.
05:03Terima kasih.
05:05Terima kasih.
05:07Terima kasih.
05:09Terima kasih.
05:11Terima kasih.
05:13Terima kasih.
Komentar