00:00 [MUSIK]
00:15 Ya selamat malam pemirsa kembali lagi bersama saya dalam Chief Talk hari ini saya Fani Imaniar dan kita akan berbincang terutama mengingat 18 Oktober atau setiap 18 Oktober diperingati
00:29 sebagai hari asuransi sedunia dan itu juga menandai betapa asuransi memiliki arti penting di tengah masyarakat saat ini.
00:38 Asuransi sendiri memiliki peran vital dalam kehidupan karena dapat mengurangi beban keuangan akibat berbagai hal yang tidak terduga
00:44 seperti risiko kesehatan atau kecelakaan lalu lintas.
00:48 Mengatasi risiko itu asuransi dijadikan sebagai solusi efektif untuk melindungi dan juga menanggung pengeluaran tak terduga.
00:55 Tetapi bagaimana dengan masa depan asuransi terutama di negara Indonesia sendiri?
01:00 Saya akan bahas lebih dalam dalam episode Chief Talk hari ini atau malam hari ini bersama dengan Presiden Direktur Utama Alians atau Alians Utama Sunaditan.
01:08 Selamat malam Pak Sunadi.
01:10 Selamat malam Pak Fani.
01:11 Kondisinya sehat? Kabarnya sehat?
01:13 Sehat selalu.
01:14 Alhamdulillah senang sekali.
01:15 Pak Sunadi terima kasih telah meluangkan waktu bersama kita malam hari ini membahas atau bertepatan memang ya dengan hari asuransi sedunia 18 Oktober
01:24 dan kita akan bahas terkait dengan masa depan asuransi dan juga mungkin detil-detil lain dalam sektor tersebut dari perspektif Bapak sebagai seorang Chief.
01:33 Saya panggil Chief saja kalau begitu ya Pak ya.
01:35 Terima kasih Pak Fani.
01:36 Dalam momentum 18 Oktober tahun ini, Chief, apa saja kira-kira yang menjadi concern utama dalam pelaku industri atau di tengah pelaku industri asuransi sendiri?
01:47 Ya, terima kasih ya Bapak Fani atas kesempatannya.
01:50 Sebagai pelaku asuransi, asuransi itu adalah bidang yang sangat mulia karena itu di mana bidang tersebut itu adalah suatu prospek yang bisa saling tolong-menolong
02:05 di mana kita di alian di asuransi itu banyak sekali melakukan inovasi untuk memproteksi customer-nya kita.
02:16 Yang terutama untuk bisa menolong customer-nya kita dan apabila kalau customer itu mengalami musibah baik kesehatannya maupun atas asuransi mobilnya maupun travelnya, di situ asuransi itu ada.
02:30 Hadir ya untuk membantu.
02:31 Dan di situlah asuransi itu bersifat untuk meringankan dari sisi financial, dari sisi financialnya si tertanggung maupun yang ditinggalkan.
02:42 Baik, puluhan tahun atau lebih dari puluhan tahun berarti ya Pak Chief, asuransi berkembang di Indonesia. Apa saja perbedaan atau perkembangan yang dari perspektif Bapak lihat?
02:53 Ya, kalau asuransi sekarang itu dibandingkan 20 tahun yang lalu itu sudah totally different.
02:59 Masyarakat sekarang lebih terliterasi dengan digital-digital, mereka lebih paham asuransi itu seperti apa.
03:07 Reset.
03:08 Ya kalau kalau research, ya pasti literasi di Indonesia itu masih kecil.
03:12 Oh, padahal ya sesuai dengan data OJK yang menyebut peniliterasi-literasi masyarakat kita terhadap asuransi masih kecil ya Pak?
03:18 Very small, I think less than 3%.
03:20 Why?
03:21 Itu penyebabnya karena masyarakat sendiri itu masih belum tahu manfaat dari asuransi tersebut.
03:27 Makanya kita bersama dengan regulator, OJK, semua untuk melakukan selalu mengakuan literasi.
03:34 Dan yang kedua juga dari sisi alliance juga kita selalu memberikan training kepada agent kita.
03:39 Karena agent itu adalah tombak yang paling depan.
03:42 Kedatang depan ya.
03:43 Untuk kita bisa mengedukasi kepada customer, menjelaskan produk-produk apa yang dibutuhkan untuk customer itu.
03:51 Dan di luar itu juga, agent itu selalu dibekali untuk training.
03:55 Kita selalu melakukan training kepada agent untuk bekali ilmu-ilmunya tersebut, agar dia bisa menyampaikan itu kepada masyarakat.
04:02 Dan yang kedua di alliance sendiri, kita juga bikin konten.
04:05 Di dalam konten itu kita ada edukasi, dan kalian bisa search ke www.alliance.co.id.
04:12 Di situ itu ada informasi-informasi untuk memberikan suatu konten edukasi mengenai insuransi.
04:19 Dan yang terakhir kita selalu bekerjasama dengan regulator, pihak manapun untuk melakukan literasi.
04:25 Untuk bisa mendidik lebih banyak lagi masyarakat mengikuti program-program asuransi.
04:30 Oke, kalau itu adalah sebuah bentuk reformasi di internal pelaku industri asuransi sendiri.
04:35 Dan itu akan berdampak pada literasi kepada eksternal atau masyarakat?
04:40 Pasti.
04:41 Baik, Pak Sunadi.
04:43 Apa saja perkembangannya, atau kalau dari alliance sendiri begitu melihat,
04:47 bagaimana perkembangan atau ada prosentase dari data gitu yang ditampilkan, Chief,
04:53 dari literasi terkait dengan asuransi yang dulu sampai saat ini dengan bantuan para agent tersebut?
05:01 Jadi kalau dari sisi kita, di insurance untuk alliance utama, penetrasi paling besar kita itu dari agent.
05:10 Hampir porsi produksi kita itu 50% dijual oleh agent.
05:15 Termasuk mobil, properti, maupun travel.
05:18 Dan setiap ada produk baru, kita selalu memberikan training kepada agent kita untuk memberikan layanan terbaik kepada customer.
05:26 Dan yang kedua dari sisi kita juga untuk memperbaikinya itu adalah memang memproses klaim itu.
05:31 Atas klaim, handle klaim, itu lebih cepat.
05:34 Karena itulah kepercayaan diberikan.
05:36 Asuransi bukan hanya menerima premi, tapi harus keep the promise bagaimana bisa merservice kepada customer kita.
05:43 Sesuai yang dibutuhkan.
05:44 Yang dijanjikan dan yang dibutuhkan.
05:46 Sampai dengan saat ini, kalau yang dibutuhkan atau layanan yang paling banyak dipakai oleh customer,
05:52 para pengguna premi, dari alliance sendiri apa saja, Pak?
05:56 Jadi banyak sekali yang terjadi itu adalah klaim mobil.
06:02 Mereka wajib masuk ke dalam bengkel dan kita ada list mereka bisa langsung ke bengkel untuk melakukan perbaikan.
06:08 Dan yang kedua itu travel.
06:10 Travel.
06:11 Travel kita itu menguasai pasar-pasar yang hampir nomor satu atau nomor dua.
06:16 Dan travel kita di sini itu meng-cover secara worldwide.
06:20 Baik kesehatannya, ataupun ada accident yang happen atas customer yang bersangkutan.
06:26 Termasuk juga delay baggage, maupun delay pesawat.
06:32 Senyaman mungkin kita memberikan kepada customer kita.
06:34 Ini kalau dari kacamata saya, tampaknya masih belum well researched by masyarakat.
06:40 Terutama mereka yang sering travelling.
06:42 Karena kalau dari saya pribadi mengetahui terkait dengan asuransi atau jaminan terkait dengan keselamatan,
06:48 dan juga hak hidup saya, itu biasanya didapat dari misalnya maskapai penerbangan.
06:53 Atau tempat saya menempatkan diri di akomodasi tersebut.
06:57 Tapi ternyata ada layanan untuk menjamin apapun yang berhubungan dengan diri saya ketika saya melakukan perjalanan.
07:04 Traveling tersebut ya.
07:05 Chief, baik.
07:06 Chief, kita ke sektor selanjutnya atau topik selanjutnya ya.
07:11 Terkait dengan OJK yang menetapkan upaya peningkatan kredibilitas industri asuransi nasional
07:17 dengan implementasi PSAK 74 tentang kontrak asuransi di tanggal 1 Januari 2025.
07:24 Masih dua tahun lagi, Chief.
07:25 Tapi bagaimana? Chief dan alians utama tentu menghadapi atau melihat hal ini?
07:31 Di alians itu sebenarnya untuk mengadopsi PSAK 74 maupun kalau kita secara internasional,
07:38 kita ngomong IFRS 17, itu kita sebenarnya dari grup sudah mengadopsi dari tahun 2023.
07:44 Oh, bahkan sudah mulai duluan ya?
07:46 Belum. Tujuan utama itu adalah memberikan kredibilitas dan juga memberikan standarisasi
07:53 dan pemahaman kepada orang yang membaca laporan keuangan untuk asuransi itu lebih detail,
08:00 lebih transparan dan itu sangat bagus buat industri kita untuk menstandarkan kita itu ke standar internasional.
08:08 Dan buat kami, kami kembali mengadopsi dan alhamdulillah harusnya kita bisa sampai untuk tahun 2025,
08:16 kita bisa mengadopsi PSAK 74 ini. Tidak ada masalah.
08:19 Dan tidak ada perubahan kebijakan ya sebenarnya dalam klausur-klausur yang ada gitu ketika alians utama,
08:25 Chief, yang menerapkan sudah dari dua tahun yang lalu, dua tahun lebih awal daripada 2025 yang terditetapkan,
08:33 tidak ada perubahan klausur apapun ya?
08:35 Polisi wording itu akan kita sesuaikan dengan yang berlaku di OJK, itu tidak ada perubahan.
08:41 Tapi the way kita lihat bisnis itu pasti akan berubah.
08:44 The way kita melihat bisnis itu lebih transparan, bisnis itu lebih sehat, itu yang akan kita lihat.
08:51 Untuk kontrak polis itu akan selalu sesuai dengan regulator.
08:55 Oke, jadi tetap mengikuti sesuai dengan peraturan atau konstitusi yang ada di Indonesia.
09:01 Pasti.
09:02 Baik. Chief, pemerintah juga saat ini kabarnya menggodo konsep aturan lembaga penjamin polis atau LPP asuransi.
09:09 Ada kisi-kisi, ada informasi mungkin yang bisa Chief share atau bagi kepada kita semuanya terkait dengan
09:16 kalangan industri asuransi seperti apa dan siapa yang mendapat benefit dari ini?
09:21 Ya, kalau dari sisi LPPS, kami sangat mendukung kebijakan tersebut dan itu adalah standarisasi.
09:28 Dan itu hampir mirip dengan perbankan. Tapi kita juga lagi work very close, pelaksanaannya, implementasinya seperti apa.
09:37 Dan itu akan sangat bagus buat industri kita. Dimana memberikan penjaminan.
09:42 Oh memberikan penjaminan.
09:43 Penjaminan mirip seperti kayak banking. Tapi how to do it-nya kita masih menunggu instruksi atau lebih detail dari joklaknya.
09:50 Idealnya bagaimana Chief?
09:52 Idealnya harusnya ada certain amount yang dilindungi biar masyarakat itu punya suatu security atau keamanan mirip kayak banking.
10:03 Level tertentu, time deposit, nilai tertentu dijamin oleh LPS. Jadi harusnya prosesnya dilakukan hal yang sama. Mungkin amountnya berbeda.
10:13 Contohnya apakah ada perbedaan amount ketika saya pribadi sebagai calon customer ingin melakukan appliance terkait dengan asuransi jiwa,
10:25 kemudian juga pendidikan misalnya atau asuransi keamanan berlalu lintas begitu?
10:32 Kalau saya melihat dari sisi itunya harusnya tidak ada bedanya.
10:38 Adjustment?
10:39 Harusnya tidak ada bedanya karena yang dijamin itu adalah credibility, kredit yang bisa bayar klaim.
10:44 Jadi apakah itu akan jadi nilainya beda? Harusnya sih tidak.
10:49 Chief, tadi kita sempat ngobrol sebelum masuk ke studio ini terkait dengan ada kebijakan tentu saja dari Alliance.
10:57 Terutama ketika kita membangun trust dari Alliance utama sendiri dengan customer.
11:04 Tetapi harus memikirkan mengenai keadilan. Jadi kalau misalnya ada customer yang memang terkenal atau punya rekam jejak,
11:11 tidak terlalu bisa diajak bekerja sama atau berkoordinasi, akan ada penambahan klausul khusus.
11:20 Mungkin bisa dijelaskan seperti apa kalau dari Alliance sendiri?
11:23 Jadi kalau sekarang di dalam Alliance itu kita memiliki data yang ada di internal,
11:29 yang kita bilang mungkin secara underwriting, berdasarkan data yang internal kita.
11:34 Apakah ada behavior customer yang kita bicarakan apakah sesuatu yang tidak positif,
11:43 ya mungkin kita akan loading atas premie tersebut.
11:47 Walaupun kita memiliki tarif untuk property maupun mobil,
11:51 tapi kita akan membedakan premienya masih dalam koridor yang ditentukan oleh OJK.
11:56 Karena ini sesuatu yang sangat bagus, karena behavior tersebut harus diimbangin dengan premie yang cukup.
12:04 Atau bisa saja juga kita kemungkinan besar tidak akan renew policy tersebut.
12:09 Bisa? Bisa.
12:10 Ini juga bisa menjadikan sama rata sebenarnya antara posisi customer dengan asuransi itu sendiri.
12:17 Apa pertimbangan dibalik ini?
12:19 Karena sekarang ini kan asuransi itu adalah kumpulan untuk semua premie yang kita kumpul untuk kita bisa bayar klaim.
12:27 Istilahnya kita untuk menolong yang terjadi klaim.
12:30 Tapi kalau ada seseorang yang behaviornya atau kelompok environment atau segment yang punya behaviornya
12:37 yang tidak really sesuai dengan underwritingnya kita, kita harus bisa isolate itu.
12:42 Karena untuk bisa meratakan, kalau enggak yang positif, yang bagus itu akan kena loading juga.
12:49 Itu tidak bagus dan tidak ada value buat mereka.
12:52 Oke, interesting.
12:53 Ini kalau kita bicara mengenai keadilan sih, memenuhi norma tersebut sekaligus untuk ketika memang orang
13:02 atau customer punya behavior yang tidak sesuai dengan wordingnya,
13:06 kemudian juga kontrak atau perjanjiannya yang memang harus diberikan sebuah beban yang lebih.
13:13 Chief, kita akan dalami lagi terkait dengan masa depan asuransi terutama di tengah era digitalisasi,
13:20 sekaligus revolusi 4.0 yang sudah dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo.
13:25 Tapi membaca bagaimana kedepannya seperti apa, tentu saja kita harus minta perspektif dari Chief.
13:31 Kita jadah sesaat tapi ya, kita dalami di saat yang berikut.
13:33 Pemirsa tetaplah bersama kami, Chief Tok akan segera kembali.
13:36 [Musik]
Comments