Skip to playerSkip to main content
  • 3 years ago

Chief Talk episode kali ini menghadirkan Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, Sunadi Tan. 

 

Sosok Sunadi yang sudah 20 tahun berkecimpung di industri asuransi akan memberikan pandangan mengenai industri asuransi umum hingga perkembangan digital di asuransi.

 

Reporter: Fanni Imaniar

Category

🗞
News
Transcript
00:00 [MUSIK]
00:15 Ya selamat malam pemirsa kembali lagi bersama saya dalam Chief Talk hari ini saya Fani Imaniar dan kita akan berbincang terutama mengingat 18 Oktober atau setiap 18 Oktober diperingati
00:29 sebagai hari asuransi sedunia dan itu juga menandai betapa asuransi memiliki arti penting di tengah masyarakat saat ini.
00:38 Asuransi sendiri memiliki peran vital dalam kehidupan karena dapat mengurangi beban keuangan akibat berbagai hal yang tidak terduga
00:44 seperti risiko kesehatan atau kecelakaan lalu lintas.
00:48 Mengatasi risiko itu asuransi dijadikan sebagai solusi efektif untuk melindungi dan juga menanggung pengeluaran tak terduga.
00:55 Tetapi bagaimana dengan masa depan asuransi terutama di negara Indonesia sendiri?
01:00 Saya akan bahas lebih dalam dalam episode Chief Talk hari ini atau malam hari ini bersama dengan Presiden Direktur Utama Alians atau Alians Utama Sunaditan.
01:08 Selamat malam Pak Sunadi.
01:10 Selamat malam Pak Fani.
01:11 Kondisinya sehat? Kabarnya sehat?
01:13 Sehat selalu.
01:14 Alhamdulillah senang sekali.
01:15 Pak Sunadi terima kasih telah meluangkan waktu bersama kita malam hari ini membahas atau bertepatan memang ya dengan hari asuransi sedunia 18 Oktober
01:24 dan kita akan bahas terkait dengan masa depan asuransi dan juga mungkin detil-detil lain dalam sektor tersebut dari perspektif Bapak sebagai seorang Chief.
01:33 Saya panggil Chief saja kalau begitu ya Pak ya.
01:35 Terima kasih Pak Fani.
01:36 Dalam momentum 18 Oktober tahun ini, Chief, apa saja kira-kira yang menjadi concern utama dalam pelaku industri atau di tengah pelaku industri asuransi sendiri?
01:47 Ya, terima kasih ya Bapak Fani atas kesempatannya.
01:50 Sebagai pelaku asuransi, asuransi itu adalah bidang yang sangat mulia karena itu di mana bidang tersebut itu adalah suatu prospek yang bisa saling tolong-menolong
02:05 di mana kita di alian di asuransi itu banyak sekali melakukan inovasi untuk memproteksi customer-nya kita.
02:16 Yang terutama untuk bisa menolong customer-nya kita dan apabila kalau customer itu mengalami musibah baik kesehatannya maupun atas asuransi mobilnya maupun travelnya, di situ asuransi itu ada.
02:30 Hadir ya untuk membantu.
02:31 Dan di situlah asuransi itu bersifat untuk meringankan dari sisi financial, dari sisi financialnya si tertanggung maupun yang ditinggalkan.
02:42 Baik, puluhan tahun atau lebih dari puluhan tahun berarti ya Pak Chief, asuransi berkembang di Indonesia. Apa saja perbedaan atau perkembangan yang dari perspektif Bapak lihat?
02:53 Ya, kalau asuransi sekarang itu dibandingkan 20 tahun yang lalu itu sudah totally different.
02:59 Masyarakat sekarang lebih terliterasi dengan digital-digital, mereka lebih paham asuransi itu seperti apa.
03:07 Reset.
03:08 Ya kalau kalau research, ya pasti literasi di Indonesia itu masih kecil.
03:12 Oh, padahal ya sesuai dengan data OJK yang menyebut peniliterasi-literasi masyarakat kita terhadap asuransi masih kecil ya Pak?
03:18 Very small, I think less than 3%.
03:20 Why?
03:21 Itu penyebabnya karena masyarakat sendiri itu masih belum tahu manfaat dari asuransi tersebut.
03:27 Makanya kita bersama dengan regulator, OJK, semua untuk melakukan selalu mengakuan literasi.
03:34 Dan yang kedua juga dari sisi alliance juga kita selalu memberikan training kepada agent kita.
03:39 Karena agent itu adalah tombak yang paling depan.
03:42 Kedatang depan ya.
03:43 Untuk kita bisa mengedukasi kepada customer, menjelaskan produk-produk apa yang dibutuhkan untuk customer itu.
03:51 Dan di luar itu juga, agent itu selalu dibekali untuk training.
03:55 Kita selalu melakukan training kepada agent untuk bekali ilmu-ilmunya tersebut, agar dia bisa menyampaikan itu kepada masyarakat.
04:02 Dan yang kedua di alliance sendiri, kita juga bikin konten.
04:05 Di dalam konten itu kita ada edukasi, dan kalian bisa search ke www.alliance.co.id.
04:12 Di situ itu ada informasi-informasi untuk memberikan suatu konten edukasi mengenai insuransi.
04:19 Dan yang terakhir kita selalu bekerjasama dengan regulator, pihak manapun untuk melakukan literasi.
04:25 Untuk bisa mendidik lebih banyak lagi masyarakat mengikuti program-program asuransi.
04:30 Oke, kalau itu adalah sebuah bentuk reformasi di internal pelaku industri asuransi sendiri.
04:35 Dan itu akan berdampak pada literasi kepada eksternal atau masyarakat?
04:40 Pasti.
04:41 Baik, Pak Sunadi.
04:43 Apa saja perkembangannya, atau kalau dari alliance sendiri begitu melihat,
04:47 bagaimana perkembangan atau ada prosentase dari data gitu yang ditampilkan, Chief,
04:53 dari literasi terkait dengan asuransi yang dulu sampai saat ini dengan bantuan para agent tersebut?
05:01 Jadi kalau dari sisi kita, di insurance untuk alliance utama, penetrasi paling besar kita itu dari agent.
05:10 Hampir porsi produksi kita itu 50% dijual oleh agent.
05:15 Termasuk mobil, properti, maupun travel.
05:18 Dan setiap ada produk baru, kita selalu memberikan training kepada agent kita untuk memberikan layanan terbaik kepada customer.
05:26 Dan yang kedua dari sisi kita juga untuk memperbaikinya itu adalah memang memproses klaim itu.
05:31 Atas klaim, handle klaim, itu lebih cepat.
05:34 Karena itulah kepercayaan diberikan.
05:36 Asuransi bukan hanya menerima premi, tapi harus keep the promise bagaimana bisa merservice kepada customer kita.
05:43 Sesuai yang dibutuhkan.
05:44 Yang dijanjikan dan yang dibutuhkan.
05:46 Sampai dengan saat ini, kalau yang dibutuhkan atau layanan yang paling banyak dipakai oleh customer,
05:52 para pengguna premi, dari alliance sendiri apa saja, Pak?
05:56 Jadi banyak sekali yang terjadi itu adalah klaim mobil.
06:02 Mereka wajib masuk ke dalam bengkel dan kita ada list mereka bisa langsung ke bengkel untuk melakukan perbaikan.
06:08 Dan yang kedua itu travel.
06:10 Travel.
06:11 Travel kita itu menguasai pasar-pasar yang hampir nomor satu atau nomor dua.
06:16 Dan travel kita di sini itu meng-cover secara worldwide.
06:20 Baik kesehatannya, ataupun ada accident yang happen atas customer yang bersangkutan.
06:26 Termasuk juga delay baggage, maupun delay pesawat.
06:32 Senyaman mungkin kita memberikan kepada customer kita.
06:34 Ini kalau dari kacamata saya, tampaknya masih belum well researched by masyarakat.
06:40 Terutama mereka yang sering travelling.
06:42 Karena kalau dari saya pribadi mengetahui terkait dengan asuransi atau jaminan terkait dengan keselamatan,
06:48 dan juga hak hidup saya, itu biasanya didapat dari misalnya maskapai penerbangan.
06:53 Atau tempat saya menempatkan diri di akomodasi tersebut.
06:57 Tapi ternyata ada layanan untuk menjamin apapun yang berhubungan dengan diri saya ketika saya melakukan perjalanan.
07:04 Traveling tersebut ya.
07:05 Chief, baik.
07:06 Chief, kita ke sektor selanjutnya atau topik selanjutnya ya.
07:11 Terkait dengan OJK yang menetapkan upaya peningkatan kredibilitas industri asuransi nasional
07:17 dengan implementasi PSAK 74 tentang kontrak asuransi di tanggal 1 Januari 2025.
07:24 Masih dua tahun lagi, Chief.
07:25 Tapi bagaimana? Chief dan alians utama tentu menghadapi atau melihat hal ini?
07:31 Di alians itu sebenarnya untuk mengadopsi PSAK 74 maupun kalau kita secara internasional,
07:38 kita ngomong IFRS 17, itu kita sebenarnya dari grup sudah mengadopsi dari tahun 2023.
07:44 Oh, bahkan sudah mulai duluan ya?
07:46 Belum. Tujuan utama itu adalah memberikan kredibilitas dan juga memberikan standarisasi
07:53 dan pemahaman kepada orang yang membaca laporan keuangan untuk asuransi itu lebih detail,
08:00 lebih transparan dan itu sangat bagus buat industri kita untuk menstandarkan kita itu ke standar internasional.
08:08 Dan buat kami, kami kembali mengadopsi dan alhamdulillah harusnya kita bisa sampai untuk tahun 2025,
08:16 kita bisa mengadopsi PSAK 74 ini. Tidak ada masalah.
08:19 Dan tidak ada perubahan kebijakan ya sebenarnya dalam klausur-klausur yang ada gitu ketika alians utama,
08:25 Chief, yang menerapkan sudah dari dua tahun yang lalu, dua tahun lebih awal daripada 2025 yang terditetapkan,
08:33 tidak ada perubahan klausur apapun ya?
08:35 Polisi wording itu akan kita sesuaikan dengan yang berlaku di OJK, itu tidak ada perubahan.
08:41 Tapi the way kita lihat bisnis itu pasti akan berubah.
08:44 The way kita melihat bisnis itu lebih transparan, bisnis itu lebih sehat, itu yang akan kita lihat.
08:51 Untuk kontrak polis itu akan selalu sesuai dengan regulator.
08:55 Oke, jadi tetap mengikuti sesuai dengan peraturan atau konstitusi yang ada di Indonesia.
09:01 Pasti.
09:02 Baik. Chief, pemerintah juga saat ini kabarnya menggodo konsep aturan lembaga penjamin polis atau LPP asuransi.
09:09 Ada kisi-kisi, ada informasi mungkin yang bisa Chief share atau bagi kepada kita semuanya terkait dengan
09:16 kalangan industri asuransi seperti apa dan siapa yang mendapat benefit dari ini?
09:21 Ya, kalau dari sisi LPPS, kami sangat mendukung kebijakan tersebut dan itu adalah standarisasi.
09:28 Dan itu hampir mirip dengan perbankan. Tapi kita juga lagi work very close, pelaksanaannya, implementasinya seperti apa.
09:37 Dan itu akan sangat bagus buat industri kita. Dimana memberikan penjaminan.
09:42 Oh memberikan penjaminan.
09:43 Penjaminan mirip seperti kayak banking. Tapi how to do it-nya kita masih menunggu instruksi atau lebih detail dari joklaknya.
09:50 Idealnya bagaimana Chief?
09:52 Idealnya harusnya ada certain amount yang dilindungi biar masyarakat itu punya suatu security atau keamanan mirip kayak banking.
10:03 Level tertentu, time deposit, nilai tertentu dijamin oleh LPS. Jadi harusnya prosesnya dilakukan hal yang sama. Mungkin amountnya berbeda.
10:13 Contohnya apakah ada perbedaan amount ketika saya pribadi sebagai calon customer ingin melakukan appliance terkait dengan asuransi jiwa,
10:25 kemudian juga pendidikan misalnya atau asuransi keamanan berlalu lintas begitu?
10:32 Kalau saya melihat dari sisi itunya harusnya tidak ada bedanya.
10:38 Adjustment?
10:39 Harusnya tidak ada bedanya karena yang dijamin itu adalah credibility, kredit yang bisa bayar klaim.
10:44 Jadi apakah itu akan jadi nilainya beda? Harusnya sih tidak.
10:49 Chief, tadi kita sempat ngobrol sebelum masuk ke studio ini terkait dengan ada kebijakan tentu saja dari Alliance.
10:57 Terutama ketika kita membangun trust dari Alliance utama sendiri dengan customer.
11:04 Tetapi harus memikirkan mengenai keadilan. Jadi kalau misalnya ada customer yang memang terkenal atau punya rekam jejak,
11:11 tidak terlalu bisa diajak bekerja sama atau berkoordinasi, akan ada penambahan klausul khusus.
11:20 Mungkin bisa dijelaskan seperti apa kalau dari Alliance sendiri?
11:23 Jadi kalau sekarang di dalam Alliance itu kita memiliki data yang ada di internal,
11:29 yang kita bilang mungkin secara underwriting, berdasarkan data yang internal kita.
11:34 Apakah ada behavior customer yang kita bicarakan apakah sesuatu yang tidak positif,
11:43 ya mungkin kita akan loading atas premie tersebut.
11:47 Walaupun kita memiliki tarif untuk property maupun mobil,
11:51 tapi kita akan membedakan premienya masih dalam koridor yang ditentukan oleh OJK.
11:56 Karena ini sesuatu yang sangat bagus, karena behavior tersebut harus diimbangin dengan premie yang cukup.
12:04 Atau bisa saja juga kita kemungkinan besar tidak akan renew policy tersebut.
12:09 Bisa? Bisa.
12:10 Ini juga bisa menjadikan sama rata sebenarnya antara posisi customer dengan asuransi itu sendiri.
12:17 Apa pertimbangan dibalik ini?
12:19 Karena sekarang ini kan asuransi itu adalah kumpulan untuk semua premie yang kita kumpul untuk kita bisa bayar klaim.
12:27 Istilahnya kita untuk menolong yang terjadi klaim.
12:30 Tapi kalau ada seseorang yang behaviornya atau kelompok environment atau segment yang punya behaviornya
12:37 yang tidak really sesuai dengan underwritingnya kita, kita harus bisa isolate itu.
12:42 Karena untuk bisa meratakan, kalau enggak yang positif, yang bagus itu akan kena loading juga.
12:49 Itu tidak bagus dan tidak ada value buat mereka.
12:52 Oke, interesting.
12:53 Ini kalau kita bicara mengenai keadilan sih, memenuhi norma tersebut sekaligus untuk ketika memang orang
13:02 atau customer punya behavior yang tidak sesuai dengan wordingnya,
13:06 kemudian juga kontrak atau perjanjiannya yang memang harus diberikan sebuah beban yang lebih.
13:13 Chief, kita akan dalami lagi terkait dengan masa depan asuransi terutama di tengah era digitalisasi,
13:20 sekaligus revolusi 4.0 yang sudah dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo.
13:25 Tapi membaca bagaimana kedepannya seperti apa, tentu saja kita harus minta perspektif dari Chief.
13:31 Kita jadah sesaat tapi ya, kita dalami di saat yang berikut.
13:33 Pemirsa tetaplah bersama kami, Chief Tok akan segera kembali.
13:36 [Musik]
Comments

Recommended