Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 tahun yang lalu
PEKALONGAN – Ratusan warga Kota Pekalongan dari berbagai komunitas dan agama memeriahkan Pawai Budaya Lintas Agama yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10) sore. Pawai diselenggarakan oleh Pemuda Lintas Agama bekerja sama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan dan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Ketua Panitia Pawai Budaya Lintas Agama Suryono Sukarno mengatakan, pawai budaya lintas agama diselenggarakan untuk meneguhkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa. ”Kami melihat saat ini sangat sensitif perpecahan. Karena itu perlu gerakan bersama untuk meneguhkan kembali persatuan. Jadi, kami membuat acara yang menitikberatkan kebersamaan antargolongan agar mewarnai Pekalongan sebagai kawasan multikultural,” terangnya.

Pawai dimulai dari Alun-alun Kota Pekalongan sekitar pukul 15.00. Di tengah rintik hujan, peserta mulai bergerak dari Alun-alun Pekalongan. Setelah itu, peserta menyusuri Jalan Hasanuddin, Jalan Sultan Agung Salim dan berakhir di Lapangan Jetayu. Pawai diawali barisan pembawa bendera merah putih. Pawai budaya lintas agama diikuti oleh beberapa komunitas pemuda dan agama yang ada di Kota Pekalongan. Di antaranya dan kepercayaan yang ada di Kota Pekalongan.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Pemuda Nasrani. Selain itu, juga beberapa komunitas pemuda dari sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan. Diharapkan, pawai tersebut bisa merekatkan persatuan dan kesatuan warga Kota Pekalongan yang terdiri dari beberapa agama. ”Pluralisme harus dijunjung. Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras harus terus bersama. Perbedaan tidak apa-apa dalam rangka persatuan,” sambungnya.

Dia pun berharap pawai tersebut menjadi inspirasi bagi daerah lain. Pawai Budaya Lintas Agama hari itu merupakan rangkaian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Pemuda Lintas Agama Kota Pekalongan. Sebelumnya, Pemuda Lintas Agama menyelenggarakan dialog dengan tema ”Brayan Rukun dalam Kebhinekaan”. Dialog diselenggarakan di Lapangan Jetayu dan diikuti oleh ratusan warga Kota Pekalongan.

http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/ratusan-warga-meriahkan-pawai-budaya-lintas-agama/
Komentar

Dianjurkan