Skip to main content
  • 4 months ago
Transcript
00:00:00Hello, I am.
00:00:09You are already there.
00:00:10Don't do anything wrong with you.
00:00:12The day of the keluarga has to be taken care of.
00:00:15I am.
00:00:16I am.
00:00:17I am.
00:00:18I am.
00:00:19I am.
00:00:20I am.
00:00:21I am.
00:00:22I am.
00:00:34Dia yang dulu ngemesukan taruhan ini.
00:00:36Dia sudah kalah, sudah saya harus diterima kekalahannya.
00:00:40Omong kosong, sejak kapan aku kalah.
00:00:42Semua orang di sini melihatnya.
00:00:44Hadiatanti lebih mahal darimu.
00:00:46Iya, tak berseru.
00:00:48Diam semuanya.
00:00:50Why are you trying to cry? You're going to die!
00:00:52Anton, there's no one who can put your hand in front of me,
00:00:56including you.
00:01:00Hahaha, you're really willing to do it.
00:01:03If you don't know, maybe I'm going to tip you.
00:01:08Look at you.
00:01:10What are you going to do?
00:01:14Arloji anak-anak?
00:01:16Hah, harga arloji ini nggak sampai 30 ribu, kan?
00:01:27Arloji anak.
00:01:29Sudah kuduga, orang miskin dan rendahan seperti Tommy nggak mungkin kenal orang kaya.
00:01:34Akhirnya ketahuan.
00:01:36Arloji ini...
00:01:46Hahaha, jam anak kecil? Hah? Wah, hampir saja aku tertipu.
00:01:52Jadi maksudnya, semua hadiah yang kau kasih tadi, palsu begitu?
00:01:58Anton, itu pasti palsu. Kalau nggak kenapa dia buru-buru pergi?
00:02:02Pasti dia takut ketahuan.
00:02:04Hah, kalau mau pura-pura kaya,
00:02:07paling nggak pakai arloji yang layak.
00:02:10Arloji puluhan ribu.
00:02:12Kamu beli di toko alat tuh, tulis ya.
00:02:14Sama sekali nggak malu mememerkannya.
00:02:17Wanita tua, lihat baik-baik.
00:02:19Jam yang dipakai ayahku ini,
00:02:21prolek seharga 500 juta lebih.
00:02:23Ini baru sembuh kekayaan.
00:02:25Cuma orang miskin sepertimu,
00:02:27yang pakai jam anak, kau tahu tidak? Paham?
00:02:31Jam tangan ini,
00:02:33barang paling berharga bagiku.
00:02:36Jangankan jam tangan ayahmu yang cuma 500 juta,
00:02:39mau harganya 5 atau 50 miliar.
00:02:41Bagiku.
00:02:44Nggak sebanding sama ini.
00:02:48Semuanya dengar.
00:02:49Dengar ucapan wanita gila ini.
00:02:51Sebuah jam anak murahan.
00:02:53Di mulutnya,
00:02:54bisa jadi nggak ternilai harganya.
00:02:56Aku penasaran,
00:02:57apa yang membuat jam 50 miliar
00:02:59kalah dengan jam anak murahanmu ini?
00:03:02Karena jam ini,
00:03:04hadiah ulang tahun dari puteraku.
00:03:06Waktu umur lima tahun,
00:03:07dia kerja keras cari uang.
00:03:10Ini menemaniku selama 20 tahun.
00:03:13Nggak ada jam lain,
00:03:14yang sebanding dengan jam ini.
00:03:17Ternyata,
00:03:18seperti itu ya.
00:03:23Jadi butuh waktu lama,
00:03:24putramu membelikan ini untukmu.
00:03:26Kalau aku hancurkan ini,
00:03:28kau pasti sedih kan?
00:03:29Beraninya kamu!
00:03:32Apa yang ku takutkan?
00:03:33Cuma jam rusak seharga puluhan ribu,
00:03:35kau sampai panik sebegitunya.
00:03:37Hah?
00:03:38Aku peringatkan kamu.
00:03:39Kalau kamu berani merusaknya,
00:03:41nyawamu jadi taruhannya.
00:03:43Apa katamu?
00:03:44Kau bilang nyawaku jadi taruhannya?
00:03:45Bagus!
00:03:46Ayahku masih di sini.
00:03:49Kalau berani,
00:03:50coba saja kau usut aku.
00:03:53Kalau aku hancurkan jammu,
00:03:55memangnya kenapa?
00:03:56Kau mau berbuat apa?
00:03:58Selesai sudah.
00:03:59Ini titik kelemahan terbesar komisaris.
00:04:02Kelemahan?
00:04:05Iya.
00:04:06Dulu,
00:04:07ada bos besar yang mengejek arlogi komisaris
00:04:09karena tua dan jelek.
00:04:11Alhasil,
00:04:12komisaris marah besar dan langsung berbalik,
00:04:14menyerang perusahaan itu habis-habisan.
00:04:17Hanya karena menjelek-jelekan arloginya,
00:04:20bisnisnya sampai bangkrut.
00:04:21Bisnis?
00:04:23Dalam semalam,
00:04:24perusahaan bos itu langsung bangkrut.
00:04:25Bangkrut.
00:04:26Jatuh miskin.
00:04:27Sekarang dia malah lebih buruk dari pengemis.
00:04:29Anton,
00:04:30gak cuma ejek arlogi,
00:04:31tapi dengan angkuh bilang mau hancurkan itu.
00:04:33Dia sudah bosan hidup.
00:04:37Hanya arlogi rusak.
00:04:39Kalau putra ku hancurkan,
00:04:40itu kehormatan buatmu.
00:04:41Sebutkan harganya.
00:04:42Aku beli.
00:04:43Kamu gak akan mampu membelinya.
00:04:44Jam itu,
00:04:45lebih berharga daripada nyawa keluarga kalian.
00:04:49Dasar wanita murahan berani atau remekin keluarga kami?
00:04:52Aku bilang terakhir kalinya.
00:04:54Serahkan jam tangan itu.
00:04:56Atau,
00:04:58akan ku hancurkan keluarga kalian.
00:05:01Baiklah.
00:05:02Wanita tua.
00:05:04Lihat baik-baik.
00:05:05Aku izinkan kau berpura-pura.
00:05:07Teruslah berpura-pura.
00:05:08Menggir!
00:05:09Selesai.
00:05:10Ini akan menimbulkan masalah besar.
00:05:11Keluarga Shanir akan hancur total.
00:05:12Wanita tua.
00:05:13Kau lihat kan?
00:05:14Aku menginjak jamu sampai hancur.
00:05:15Kau mau apakan aku memkukum?
00:05:16Buatku.
00:05:17Selesai.
00:05:18Ini akan menimbulkan masalah besar.
00:05:19Keluarga Shanir akan hancur total.
00:05:23Wanita tua.
00:05:24Kau lihat kan?
00:05:25Aku menginjak jamu sampai hancur.
00:05:27Kau mau apakan aku memkukum?
00:05:46Tommy, Tommy, maaf, maaf.
00:05:59Tante, tante gak apa-apa.
00:06:02Sudahlah, kalian berdua cepat berlutut dan bertamaah padaku.
00:06:07Kalau tidak, akan kupatahkan kaki kalian berdua.
00:06:10Anton, kamu akan mati.
00:06:17Akanku buat keluarga kalian hancur total.
00:06:23Buat panggilan telepon.
00:06:24Cepat telepon!
00:06:25Iya.
00:06:29Dengarkan aku semua, ini hari penting karena komisaris akan bersatu lagi dengan putranya.
00:06:34Semua petinggi kantor pusat akan datang.
00:06:35Kalian semua harus bersemangat.
00:06:37Iya.
00:06:40Bu Indah.
00:06:44Apa?
00:06:46Iya.
00:06:48Aku langsung ke sana.
00:06:50Sebelum jam 12, aku harus sampai ke pabrik elektronik Jatana.
00:06:56Hahaha, aku gak salah dengar.
00:06:59Sebelum jam 12 siang.
00:07:01Artinya, satu panggilan telepon kalian bisa buat petinggi perusahaan di provinsi datang ke sini.
00:07:10Dalam 10 menit.
00:07:11Hei, aku siapa?
00:07:13Hahaha.
00:07:14Hentikan omong kosongmu itu.
00:07:16Dengan kemampuanmu, bahkan manajer umum cabang kota pun gak bisa kamu datangkan.
00:07:20Pak Joshua datang!
00:07:21Minggirin ke awas.
00:07:25Pak Joshua datang.
00:07:25Pak Joshua.
00:07:28Astaga!
00:07:29Manajer umum cabang kota benar-benar dia datangkan.
00:07:32Latar belakang wanita ini sangat mengerikan.
00:07:35Iya.
00:07:36Apa keluarga Sanir benar-benar akan mengalami marah petaka?
00:07:40Wah!
00:07:41Hahaha, Pak Joshua, Anda datang.
00:07:44Ada acara besar di pabrik.
00:07:47Tentu aku akan datang kasih selamat.
00:07:49Hahaha.
00:07:50Selamat?
00:07:51Hahaha, Pak Joshua, Anda juga tahu ini hari pertunangan putra saya ya?
00:07:56Hahaha, Anda baik sekali.
00:07:57Di tengah kesibukan Anda bahkan luangkan waktu datang.
00:08:00Nanti saya pasti akan temani Anda minum sepuasnya.
00:08:03Apa?
00:08:04Pertunangan putramu?
00:08:06Iya, benar.
00:08:07Pak Joshua, tolong tunggu sebentar.
00:08:09Begitu, saya bereskan beberapa orang gila ini.
00:08:11Saya akan langsung pesan restoran dan minum bersama.
00:08:13Jangan buang waktu.
00:08:14Cepat patahkan kaki mereka.
00:08:16Ayo, sir, keluar.
00:08:16Boi.
00:08:21Oh, kau.
00:08:23Pak Joshua bakal datang sendiri ke pesta pertunangan Anton.
00:08:27Keluarga Sanir sangat berpegaru.
00:08:29Kak, kita harus dekat-dekat sama keluarga Sanir.
00:08:33Iya.
00:08:33Kamu benar.
00:08:35Anton, kita hampir tertipu oleh si pejundang Tommy.
00:08:39Kamu jangan sampai goyah.
00:08:41Kalau enggak, Tommy yang enggak punya malu itu akan terus mengganggu ku.
00:08:46Oke.
00:08:46Kalau begitu, kau saja yang patahkan kaki Tommy.
00:08:50Hmm.
00:08:50Biar aku hukum wanita tua ini.
00:08:52Pak Joshua, Anda baik-baik saja kan?
00:08:55Pak Joshua, jangan khawatir.
00:08:57Jangan panik.
00:08:57Ini akan segera ditangani ya.
00:09:00Tommy, orang miskin seperti kamu gak layak buat mimpikan aku.
00:09:04Beraninya merusak kebahagiaanku.
00:09:06Aku akan membuat sisa hidupmu berada di kursi roda.
00:09:09Iya, benar.
00:09:10Dan kau, wanita tua, berani kau lawan keluarga Sanir.
00:09:13Aku akan membuatmu merangkak di lantai sambil memohon ampun.
00:09:18Pengawal, tahan mereka.
00:09:19Nah, coba siapa yang berani lawan kami?
00:09:21Tantu, larilah duluan.
00:09:25Aku akan tahan mereka.
00:09:27Nah, tenanglah.
00:09:29Yang akan merangkak di lantai sambil mohon ampun adalah para keparat itu.
00:09:35Keparat?
00:09:38Kau memang sangat berani.
00:09:40Ajak dia.
00:09:41Hentikan aku.
00:09:42Pak Joshua, ada apa?
00:09:45Pak Joshua, jangan bilang Anda sendiri yang akan selesaikan ini.
00:09:49Ini masalah kecil.
00:09:50Serahkan saja pada saya.
00:09:52Anda tidak perlu turun tangan.
00:09:53Iya, Pak Joshua.
00:09:54Ini masalah kecil.
00:09:55Serahkan pada putraku untuk membereskan.
00:10:00Omong kosong.
00:10:02Keluarga kalian akan hancur.
00:10:04Keluarga Sanir tamat.
00:10:06Hah?
00:10:07Anton?
00:10:08Enggak, Pak Joshua.
00:10:09Apa kamu buta?
00:10:11Kamu tahu siapa yang kamu pukul?
00:10:13Pak Joshua, dia cuma wanita tua.
00:10:16Kurang saja.
00:10:18Dasar gak tahu diri.
00:10:20Beraninya lawan sembarang orang.
00:10:22Keluarga kalian hari ini...
00:10:24akan mati.
00:10:27Pak Joshua, apa Anda gak salah?
00:10:32Wanita ini bahkan pakai arroji anak-anak.
00:10:35Keluar.
00:10:36Memang sehebat apa identitasnya?
00:10:38Jam tangan ini hadiah dari putraku.
00:10:41Keparat seperti kalian malah menghancurkannya.
00:10:44Maka aku akan hancurkan keluarga kalian.
00:10:47Joshua.
00:10:48Iya.
00:10:49Bereskan mereka.
00:10:51Oh, iya.
00:10:53Pak Joshua.
00:10:55Pak Joshua.
00:10:57Joshua.
00:10:58Kau sudah lakukan banyak kejahatan.
00:11:00Inilah akibatnya.
00:11:01Mulai sekarang, kau dipecat selamanya dari grup terpajaya.
00:11:04Dan semua anggota keluarga Sanir masuk dalam daftar hitam grup Tirta Jaya.
00:11:10Semua perusahaan yang kerjasama dengan grup Tirta Jaya dilarang memperkerjakan keluarga kalian.
00:11:18Daftar hitam?
00:11:20Keluarga sudah hancur.
00:11:23Semua sudah hancur.
00:11:25Ayo.
00:11:25Ayo.
00:11:25Ayo, kenapa?
00:11:27Tanta, keluarga Jaya nggak ada hubungan sama mereka.
00:11:31Jangan masukkan keluarga Jaya dalam daftar hitam.
00:11:34Keluarga Jaya juga masuk daftar hitam.
00:11:38Selesai sudah.
00:11:42Keluarga kita sudah tamat.
00:11:45Bagaimana ini?
00:11:46Selesai.
00:11:47Selesai.
00:11:48Sekarang, harus bagaimana?
00:11:51Simon dari cabang grup Tirta Jaya di Provinsi Tandari.
00:11:54Membawa hadiah 5 miliar buat rayakan kemenangan Paten Nona Maudi.
00:11:57Bukannya itu Simon.
00:12:10Ayahnya kan manajer umum cabang grup Tirta Jaya di Provinsi Tandari.
00:12:13Orang sepenting dia bahkan datang buat kasus selamat ke Maudi.
00:12:17Luar biasa.
00:12:20Nona Maudi, grup Tirta Jaya mengucapkan selamat atas kemenangan Paten Anda.
00:12:27Ini hadiah 5 miliar punya Anda.
00:12:32Wah, banyak sekali.
00:12:37Atas persetujuan kantor pusat, Nona Maudi akan langsung kerja di cabang Provinsi Tandari.
00:12:42Sebagai sekretaris ayahku.
00:12:44Janji tahunan 100 miliar.
00:12:52Nona Maudi, ini surat menunjukkan Anda.
00:12:55Apa?
00:12:55Langsung jadi sekretaris manajer umum cabang Provinsi.
00:12:59Gaji tahunan 100 miliar.
00:13:05Sekarang aku bahkan bisa jadi sekretaris manajer umum cabang Provinsi.
00:13:09Astaga, cabang Provinsi Grup Tirta Jaya yang menguasai seluruh bisnis di Provinsi Tandari.
00:13:14Maudi, bisa jadi sekretaris manajer umum.
00:13:16Maka keluarga Jaya sebentar lagi akan jadi keluarga terkemuka di seluruh Provinsi Tandari.
00:13:21Nona Maudi, ayahku sangat menantikan Anda bergabung.
00:13:25Mewakili ayah, aku akan memberikan dua hadiah selamat datang.
00:13:28Yang pertama, mobil Lamborghini edisi terbatas, senilai 10 miliar.
00:13:33Dan juga, sebuah vila sanubari di ibu kota Provinsi, senilai 50 miliar.
00:13:39Silahkan, terimalah.
00:13:40Besar sekali.
00:13:41Ah, Simon, Anda baik sekali.
00:13:44Waduh, besar sekali.
00:13:46Maudi, sekarang kamu disukai oleh manajer umum cabang Provinsi.
00:13:50Dimasukkan daftar hitam manajer umum cabang kota ternyata nggak guna ya.
00:13:54Tentu saja, roda berputar.
00:13:57Sekarang, giri ranku yang singkirkan wanita tua ini.
00:14:00Singkirkan aku?
00:14:02Orang sepertimu.
00:14:03Aku sekarang sekretarisnya manajer umum cabang Provinsi.
00:14:07Kamu pikir Joshua masih bisa melindungimu?
00:14:10Tante, para petinggi ibu kota Provinsi punya pengaruh besar.
00:14:15Tante nggak perlu melawan mereka demi aku.
00:14:17Nah, jangan takut.
00:14:19Kesombongan Maudi akan segera berakhir secepatnya.
00:14:25Wanita tua, omong kosong apa itu?
00:14:27Nona Maudi itu orang yang tunjuk komisaris buat dikasih penghargaan.
00:14:31Selama aku bisa berteman sama dia, ayahku pasti akan sukses besar.
00:14:36Nggak disangka, ternyata masih ada yang berani melawannya.
00:14:40Ini kesempatanku.
00:14:43Wanita tua, dengar ya.
00:14:46Acara penghargaan di sini dan penunjukkan Nona Maudi itu perintah kantor pusat grup Tirta Jaya.
00:14:52Kau berani bicara kasar sama Nona Maudi.
00:14:54Kau nggak tahu konsekuensinya ya?
00:14:56Kamu nggak tahu siapa aku.
00:14:57Hah, aku nggak peduli siapa kau.
00:15:00Kau sudah menyigung Nona Maudi.
00:15:01Itu sama saja kau menyigungku.
00:15:04Kau.
00:15:06Dan pemuda miskin di belakangmu.
00:15:07Berlututlah sekarang.
00:15:09Sujud minta maaf ke Nona Maudi.
00:15:11Sujudlah sampai Nona Maudi merasa puas.
00:15:14Mengancamku?
00:15:15Memangnya keluarga Harsa layak?
00:15:16Kau bilang begini.
00:15:17Berarti kau remehkan keluarga Harsa.
00:15:19Simon, wanita tua ini sangat sombong.
00:15:24Nggak cuma mengancamku.
00:15:25Tadi juga kasih waktu, ayah Anda 10 menit.
00:15:29Artinya sebelum jam 12, ayah Anda harus muncul di hadapannya.
00:15:33Dalam 10 menit, suruh ayahku datang ke sini?
00:15:36Iya, benar.
00:15:38Sudah 5 menit.
00:15:39Kau bercanda ya?
00:15:43Ayahku manajer umum kantor cabang Provinsi Tandari.
00:15:45Sekarang bahkan dihargai sama komisaris.
00:15:47Beraninya kau karang omong kosong begini.
00:15:49Aku bisa menamparmu sekarang.
00:15:51Simon, kamu lancang.
00:15:52Aku lancang.
00:15:55Hei, bukannya ini Joshua dari kantor cabang.
00:15:58Kenapa?
00:15:59Kau mau bela dia.
00:16:01Simon, kalau kamu sigung dia,
00:16:04keluarga Harsa kalian akan hancur.
00:16:06Keluarga Harsa,
00:16:10berkuasa di Provinsi Tandari.
00:16:12Siapa yang bisa binasakan keluarga Harsa?
00:16:15Simon, jangan pukul lagi.
00:16:18Sebentar lagi ayahmu akan sampai.
00:16:20Kamu akan tahu masalah sebesar apa yang sudah kamu perbuah.
00:16:22Begitu ayahku benar-benar datang.
00:16:24Nasibmu dan wanita tua itu akan lebih buruk.
00:16:27Siapapun yang berani melawan keluarga Harsa di Provinsi Tandari,
00:16:30itu sama saja mencari masalah besar.
00:16:33Simon, Anda benar-benar mendominasi.
00:16:36Bahkan manajer umum di kantor cabang,
00:16:38juga gak berani lawan balik.
00:16:40Nona Maudi,
00:16:41keluarga Harsa bagaikan langit di Provinsi Tandari.
00:16:44Kalau ada yang berani menyigungmu,
00:16:45kubuat dia bayar harganya.
00:16:50Hanya keluarga Harsa,
00:16:52yang sudah berani begitu sombong.
00:16:55Kau bahkan berani meremehkan keluarga Harsa.
00:16:58Kau pikir kau itu siapa?
00:17:00Simon,
00:17:01sepertinya wanita tua ini pacar Yanto.
00:17:03Barusan dia juga bilang mau masukkan keluarga Jayan
00:17:06ke daftar hitam grup Tirta Jaya.
00:17:08Kamu harus kasih dia pelajaran.
00:17:11Nona Maudi, tenang saja.
00:17:14Aku pasti akan bantu kau balas dendam.
00:17:16Simon, terima kasih.
00:17:17Kalau dilihat baik-baik,
00:17:24perawatanmu bagus juga.
00:17:25Aku paling suka sama wanita dewasa yang masih ada pesona.
00:17:29Kukasih kesempatan,
00:17:30berlutut dan minta maaf sama Nona Maudi.
00:17:33Lalu,
00:17:34ikut aku pergi,
00:17:35dan layani aku beberapa hari.
00:17:37Nanti kuampuni kau.
00:17:38Lancang!
00:17:40Dasar orang gak tahu diri.
00:17:41Begitu ayahmu datang nanti,
00:17:42dia pasti akan menamparmu.
00:17:43Menamparku?
00:17:50Empat menit lagi,
00:17:51kamu akan tahu betapa bodohnya dirimu.
00:17:53Nantinya,
00:17:54menangis-nangis minta tolong pun percuma.
00:17:58Jangan begitu sombong.
00:18:00Kalau berani sombong,
00:18:01akan ku tampar kau lagi.
00:18:04Sini.
00:18:09Simon,
00:18:10kamu cari mati ya?
00:18:12Apa kamu tahu siapa aku?
00:18:13Aku gak peduli siapa kau.
00:18:15Hari ini ayahku menyuruhku antarkan hadiah istimewa,
00:18:17yang disiapkan buat Nona Maudi.
00:18:19Gak peduli siapa yang singgung Nona Maudi.
00:18:21Gak akan kuampuni semuanya.
00:18:22Wanita tua,
00:18:23bukannya kamu sangat sombong.
00:18:25Kamu bahkan berani bela Tommy pecundang ini.
00:18:27Hari ini,
00:18:28akan ku buat kamu menangis mohon ampun sama aku.
00:18:31Dengar, Maudi.
00:18:32Kamu yang akan menangis dan mohon ampun padaku.
00:18:35Dia juga sama.
00:18:36Gak ada yang bisa melindungi kalian.
00:18:38Hm,
00:18:39konyol.
00:18:40Selama ayahku masih manajer umum kantor cabang grup Tirta Jaya,
00:18:44di provinsi Tandari ini,
00:18:45gak akan ada yang bisa buat aku berlutut minta ampun.
00:18:48Bodoh.
00:18:49Ayahmu gak akan bisa melindungimu.
00:18:50Karena tindakanmu hari ini,
00:18:52Jovan juga akan tanggung akibatnya.
00:18:54Apa katamu?
00:18:55Tiga menit lagi.
00:18:59Kamu,
00:19:00ayahmu,
00:19:01juga Maudi.
00:19:03Semuanya harus berlutut,
00:19:04dan bersujud mohon ampun.
00:19:06Tiga menit lagi.
00:19:07Kau pikir kau siapa?
00:19:09Ku beri waktu tiga detik.
00:19:10Berlutut,
00:19:11dan minta maaf sama aku dan nona Maudi.
00:19:14Kalau enggak,
00:19:15akan ku buka bajumu,
00:19:16dan ku permalukanmu di hadapan semua orang.
00:19:18Jangan situ dia.
00:19:26Hehehe,
00:19:27tamatlah duit Tommy ini.
00:19:29Simon itu terkenal.
00:19:31Sangat pendendam.
00:19:33Anak ini memang pantas mati.
00:19:35Dia membuatku dipermalukan,
00:19:36meski harus mati sepuluh ribu kali.
00:19:38Gak bisa hilangkan kebencianku.
00:19:39Bajingan,
00:19:40apakah kamu sudah bosan hidup?
00:19:42Hei bocah,
00:19:44nyalimu itu besar juga.
00:19:45Beraninya kau dorong aku.
00:19:46Kau enggak tahu hebatnya keluarga Harsa di Provinsi Tandari.
00:19:49Aku enggak peduli sekuat apa latar belakangmu.
00:19:51Selama masih ada aku,
00:19:53enggak akan ku biaskan kalian mengusiknya.
00:19:57Enggak diperbolehkan.
00:19:59Siap.
00:20:02Kau pikir kau siapa?
00:20:03Hah?
00:20:04Ayahku manajer umum kaya tercabang Provinsi Tandari.
00:20:07Kau bajingan enggak punya ayah,
00:20:08berani sombong sama aku.
00:20:10Apa kau pantas?
00:20:13Masih ada dua menit.
00:20:15Akhirnya sampai cua.
00:20:16Pak Jovan,
00:20:17apa acara penghargaan ini ada masalah?
00:20:19Kenapa Anda begitu pandik?
00:20:20Ada yang enggak sempat pada komisaris.
00:20:22Aku pasti harus mencunakan dia.
00:20:23Ikut aku masuk.
00:20:26Tommy,
00:20:27kamu enggak apa-apa?
00:20:29Tante,
00:20:30aku enggak apa-apa.
00:20:31Semua salahku.
00:20:32Aku libatkan Tante dalam masalah ini.
00:20:36Sudah kubilang,
00:20:37siapapun yang berani mengusikmu,
00:20:38akan kubuat dia membayarnya.
00:20:40Termasuk keluarga Harsa.
00:20:41Kau cuma pacar manajer umum kaya tercabang saja.
00:20:47Kau benar-benar enggak tahu diri.
00:20:49Masih berani minta keluarga Harsa menebusnya.
00:20:51Enggak takut ditertawakan orang karena mengatakan ini.
00:20:54Wanita tua,
00:20:55mengandalkan kekuatan keluarga Harsa di Provinsi Tandari,
00:20:58dia enggak perlu datang langsung.
00:20:59Cuma satu kata darinya,
00:21:01sudah bisa membuat kamu sama Tommy ini hancur.
00:21:05Kak,
00:21:06apa kau lupa?
00:21:07Tommy itu anak yatim piatu.
00:21:09Dia mana ada keluarga.
00:21:11Kebetulan,
00:21:12bisa hajar dia sampai mati
00:21:13agar mereka sekeluarga bisa berkumpul lagi di alam baka.
00:21:16Bukannya lebih baik kalau kita buat pahala.
00:21:19Dengar, Maudie.
00:21:20Kamu cepat sekali lupa sama pelajaran tadi.
00:21:23Apa sudah lupa?
00:21:24Kamu berlutut dan mohon ampun di sini barusan.
00:21:28Wanita tua,
00:21:29keluarga Jaya dibela sama Simon sekarang.
00:21:32Kamu jangan sombong.
00:21:33Cuma keluarga Harsa saja.
00:21:35Dia sendiri saja sudah kesusahan.
00:21:39Masih berani meremehkan keluarga Harsa.
00:21:42Kutindas kau semudah,
00:21:44membalikkan kelapak tanganku.
00:21:47Wanita sepertimu,
00:21:48seharusnya pakai sepatu yang jelek,
00:21:50sesuai dengan identitasmu.
00:21:52Aku jamin,
00:21:54satu menit lagi,
00:21:56kamu pasti akan berlutut
00:21:58dan menjilat sepatuku sampai bersih.
00:22:00Mau ku jilat sepatumu?
00:22:04Sekarang akan,
00:22:05ku buka bajumu.
00:22:08Sekarang akan ku buka bajumu.
00:22:12Kurang ajar!
00:22:13Kurang ajar!
00:22:13Aku beri kesempatan terakhir kali,
00:22:26cepat berlutut,
00:22:27dan minta maaf sama aku dan Nona Maudie.
00:22:30Lalu ikut aku pulang dengan patuh.
00:22:32Kalau enggak,
00:22:33akan ku hajar kau sekarang juga.
00:22:35Aku juga kasih kamu kesempatan terakhir.
00:22:38Kalau enggak mau,
00:22:39keluarga Harsa hancur sekarang.
00:22:41Ayo berlutut!
00:22:42Dan meminta maaf padaku!
00:22:43Kau cari mati ya!
00:22:45Kalian cepat!
00:22:47Buka bajunya!
00:22:47Dasar bajikan!
00:22:48Kalian mau apa?
00:22:49Di siang pulang begini,
00:22:51apa mesti ada aturan?
00:22:53Heh,
00:22:53bocah.
00:22:55Kau bersih keras.
00:22:56Mau cari mati ya?
00:22:57Oke,
00:22:58kuturuti kemauanmu.
00:23:00Hajar dia habis-habisan!
00:23:09Nak!
00:23:13Gak gimana seperti kalian?
00:23:15Gak akan pernah aku apun, eh!
00:23:17Hei!
00:23:18Kau ingin menyuruh ayahku kesini dalam 10 menit, kan?
00:23:21Sekarang masih ada 5 detik.
00:23:23Rasakan ini.
00:23:27Waktu habis.
00:23:29Gimana orangnya?
00:23:31Hahaha!
00:23:33So hebat!
00:23:34Sekarang,
00:23:36aku akan menghabisimu.
00:23:37Manager Umum Kantor Cabang Grup Tirta Jaya Provinsi Tandari Jovan tiba.
00:23:49Apa?
00:23:50Gak mungkin!
00:23:51Pak Jovan benar datang!
00:23:53Mana mungkin!
00:23:54Pak Jovan sungguh dipanggil kesini sama wanita tua ini!
00:23:57Ketujuh saja gak mungkin!
00:23:58Ayahku datang buat sambut komisaris hari ini.
00:24:01Apa?
00:24:02Sambut komisaris?
00:24:04Apa mungkin?
00:24:05Komisaris Grup Tirta Jaya datang buat menghadiri acara penghargaan putriku.
00:24:10Astaga!
00:24:11Keluar ke Jayan!
00:24:13Sebentar lagi!
00:24:14Pasti sukses besar!
00:24:16Nah,
00:24:17kita harus anjung!
00:24:18Keluar ke Jayan!
00:24:19Ya,
00:24:20ayo!
00:24:21Ayah,
00:24:22hadianya sudah kuberikan ke Noramodi.
00:24:24Dia sangat puas.
00:24:25Ini semangat penting!
00:24:26Dimana komisaris?
00:24:27Sepertinya komisaris masih belum sampai, ayah.
00:24:30Mana mungkin!
00:24:31Sepuluh menit yang lalu,
00:24:32sekretaris komisaris sudah telepon aku.
00:24:35Dia bilang ada yang gak sopan sama komisaris di acara penghargaan.
00:24:38Pasti akan kuhajar habis-habisan orang gak tahu diri itu.
00:24:41Sepuluh menit yang lalu?
00:24:42Mungkinkah dia?
00:24:48Enggak.
00:24:49Enggak mungkin.
00:24:50Kepala Departemen Keuangan Grup Tirta Jaya,
00:24:53Kepala Departemen Personalia,
00:24:55Kepala Departemen Hukum,
00:24:57Kepala Departemen Pemasaran,
00:24:59Tiba!
00:24:59Lompat Kepala Utama Grup Tirta Jaya,
00:25:08Semuanya berkumpul di sini.
00:25:10Mereka puncak dari seluruh negeri di Darsah.
00:25:13Di dunia keuangan,
00:25:15Mereka bos besar.
00:25:16Di dunia bisnis.
00:25:18Semuanya datang karena nama Maudi.
00:25:20Apa?
00:25:21Orang hebat begini ternyata juga datang di acara penghargaan Maudi.
00:25:25Semua orang hebat ini datang karena aku.
00:25:29Halo semuanya.
00:25:30Bintil!
00:25:35Salamu.
00:25:40Apa?
00:25:41Ternyata komisaris.
00:25:43Aku tidak menunggu dia.
00:25:44Apa? Dia komisaris.
00:25:45Dia komisaris.
00:25:47Mana mungkin?
00:25:48Nah, cepat berlutut.
00:25:51Orang di hadapamu ini.
00:25:52Pengusaha besar di Darsah.
00:25:54Komisaris dari Grup Tirta Jaya.
00:25:57Ayah.
00:25:58Gawat.
00:25:59Keluarga Harsah sudah gawat.
00:26:00Apa katamu?
00:26:01Jovan.
00:26:03Kamu membesarkan putra yang baik.
00:26:06Dia menamparku.
00:26:07Memaksaku berlutut.
00:26:08Bahkan mau membuka bajuku di hadapan semua orang.
00:26:11Dia permalukan aku.
00:26:12Nyali keluarga Harsah.
00:26:14Sungguh besar.
00:26:15Apa?
00:26:18Jovan.
00:26:20Nyali keluarga Harsah benar-benar besar ya.
00:26:22Pak, maafkan aku.
00:26:25Anak duaka.
00:26:27Berani ya kau begitu lancar sama komisaris kita.
00:26:30Apa kau mau menghancurkan keluarga kita?
00:26:32Bukan begitu.
00:26:33Ini semua salah paham.
00:26:34Aku nggak tahu dia komisaris.
00:26:36Kau benar-benar muta.
00:26:37Salah paham apanya.
00:26:38Benjingan sepertimu.
00:26:40Memang patah mati.
00:26:41Hari ini karena kau keluarga Harsah akan binasa selamanya.
00:26:45Ampun, Pak.
00:26:48Semua karena dia.
00:26:49Dia yang menyuruhku menyinggung komisaris.
00:26:52Aku...
00:26:53Kau patah mati.
00:26:56Juga banjingan dari keluarga Sandir ini.
00:26:58Kau...
00:26:59Simon.
00:27:00Dia yang mau hajar komisaris.
00:27:01Bukan urusanku.
00:27:02Nggak.
00:27:03Aku nggak tahu dia komisaris.
00:27:05Dia.
00:27:06Orang ini.
00:27:07Yang membujukku.
00:27:08Benar.
00:27:09Wanita sialan.
00:27:10Kau telatih aku.
00:27:11Bu.
00:27:14Bu.
00:27:15Saya benar-benar nggak tahu itu ada.
00:27:17Saya salah.
00:27:17Saya mohon maaf.
00:27:19Tolong ampuni keluarga Sandir.
00:27:20Bu.
00:27:21Tolong jangan masukkan ke hati ya.
00:27:23Saya mohon.
00:27:24Tolong ampuni kami.
00:27:25Bu.
00:27:26Saya tahu saya salah.
00:27:27Tolong ampuni saya, Bu.
00:27:28Tolong ampuni saya.
00:27:30Bu.
00:27:30Tolong ampuni saya.
00:27:32Sekarang baru tahu salah.
00:27:33Sudah terlambat.
00:27:34Ini kesalahan kalian sendiri.
00:27:37Habisi.
00:27:38Mereka semua.
00:27:39Yuk.
00:27:39Bacingannya berbuat seenaksi seperti kalian.
00:27:44Apa benar?
00:27:45Kalian bisa berbuat semena-mena didarsa.
00:27:48Aku beritahu.
00:27:50Akan kebuat kalian semua mendekat di penjara seumur hidup.
00:27:53Kalian.
00:27:54Mau mereka pergi sekarang juga?
00:27:56Aku nggak paham.
00:27:58Orang hebat sepertimu.
00:27:59Kenapa mau bela Tommy si pecundang ini?
00:28:01Atas dasar apa?
00:28:02Atas dasar apa?
00:28:05Bu.
00:28:06Maafkan aku pergi tanpa pamit.
00:28:08Aku juga mau sama ibu terus.
00:28:12Tapi.
00:28:13Nggak bisa kubiarkan penyakit ibu terus memburu.
00:28:17Kakek sudah janji padaku.
00:28:19Selama aku pergi.
00:28:20Dia akan sembuhkan penyakit ibu.
00:28:22Ibu harus cepat sembuh.
00:28:24Aku selalu cinta ibu.
00:28:27Karena dia.
00:28:29Putraku.
00:28:30Aku berhutang budi selama 25 tahun.
00:28:32Putranya?
00:28:33Jadi selama ini dia putranya?
00:28:36Ternyata dia putranya.
00:28:37Oh ternyata putranya.
00:28:38Aku berhutang.
00:28:39Aku berhutang.
00:28:39Aku berhutang.
00:28:39Selama ini dia putranya.
00:28:42Ternyata.
00:28:42Ternyata.
00:28:56Tommy.
00:28:58Aku ibumu, nak.
00:29:01Aku ibumu.
00:29:03Sherly.
00:29:06Tommy.
00:29:07Dulu demi memenangkan perbatasan selatan.
00:29:09Aku terpaksa tinggalkan kalian.
00:29:11Nggak disangka.
00:29:12Itu justru buat kita terpisah selama bertahun-tahun.
00:29:16Tommy juga nggak diketahui keberadaannya.
00:29:19Semua ini.
00:29:20Memang salahku.
00:29:23Sekarang perang sudah berakhir.
00:29:25Selama ada aku.
00:29:26Nggak akan kubiarkan siapapun.
00:29:28Menyakiti kalian berdua.
00:29:30Sampaikan perintahku.
00:29:33Cepat tambah pasukan.
00:29:34Putraku harus ditemukan.
00:29:36Baik.
00:29:39Lapor Raja Zaki.
00:29:40Pak Tommy ketemu.
00:29:41Dia sekarang ada di Kabupaten Jatana, Kota Pelangia.
00:29:44Busherly sudah kesana.
00:29:46Ketemu?
00:29:47Ya.
00:29:47Bagus.
00:29:48Cepat siapkan pesawat khusus.
00:29:50Aku mau langsung kesana.
00:29:52Ya.
00:29:54Pak Zaki.
00:29:56Aku Baim Sanir.
00:29:58Keluarga kami sudah menetap di Kabupaten Jatana puluhan tahun.
00:30:02Nggak ada yang lebih mengenal Kabupaten Jatana selain kami.
00:30:05Keluarga kami siap melayani Anda sepenuh hati.
00:30:08Pastikan Pak Zaki dan keluarga bersatu lagi.
00:30:10Baiklah.
00:30:11Pertemuan keluargaku aku serahkan pada keluarga Sanir.
00:30:15Siap.
00:30:17Aha.
00:30:20Nah.
00:30:21Tunggu ayah sebentar lagi.
00:30:22Kita bertiga akan berkumpul secepatnya.
00:30:25Hormat Raja Zaki.
00:30:33Hormat Raja Zaki.
00:30:35Sudah bertahun-tahun.
00:30:37Akhirnya aku pulang.
00:30:39Sherly.
00:30:40Tommy.
00:30:42Kita bertiga akan bertemu sebentar lagi.
00:30:46Ah.
00:30:46Pak Zaki.
00:30:47Pesawat pribadi Anda sudah siap.
00:30:48Siap berangkat ke Kabupaten Jatana.
00:30:50Bagus.
00:30:51Bagus sekali.
00:30:53Suruh api ke Kabupaten Jatana secepatnya.
00:30:56Pastikan keselamatan istri dan putraku.
00:30:59Iya.
00:31:00Semuanya.
00:31:01Berangkat sekarang.
00:31:02Baik.
00:31:05Yosef.
00:31:06Iya.
00:31:07Keluarga Sanir.
00:31:08Bertanggung jawab atas pertemuan keluarga Pak Zaki.
00:31:11Adiku.
00:31:12Ada di kota Pelangia.
00:31:13Cepat cari dia.
00:31:15Suruh dia siap-siap pastikan Pak Zaki dan keluarganya bersatu lagi dengan lancar.
00:31:19Iya.
00:31:20Melayani Pak Zaki adalah kehormatan bagiku.
00:31:23Hehehe.
00:31:25Di momen bersatunya keluarga Pak Zaki,
00:31:28posisi pengawal pribadi putranya masih kosong.
00:31:31Nanti aku akan bantu rekomendasikan kamu.
00:31:35Terima kasih, Pak.
00:31:36Tommy, ini satu-satunya barang yang ibu punya.
00:31:49Kita bagi.
00:31:51Masing-masing setengah.
00:31:54Mulai sekarang, apapun yang terjadi,
00:31:58ibu gak akan tinggalkan kamu.
00:32:00Kita gak akan terpisahkan.
00:32:02Oke?
00:32:02Oke?
00:32:02Tomi, kamu kenapa?
00:32:17Ibu...
00:32:18Tomi, ibu yang salah sudah membuatmu sendirian dan banyak menderita selama ini.
00:32:44Bagaimana kamu bisa bertahan?
00:32:46Maaf, kakek.
00:32:54Aku tabrak kakek.
00:32:56Gak apa-apa.
00:32:59Kamu...
00:33:00Kamu...
00:33:02Tulang ini...
00:33:04Bagus.
00:33:06Ternyata...
00:33:08Kau bahkan ahli beladiri.
00:33:10Yang langka.
00:33:12Istana nagaku...
00:33:14Akhirnya punya penerus.
00:33:18Wah...
00:33:19Hehehe...
00:33:20Nak...
00:33:22Mana keluargamu?
00:33:25Aku...
00:33:26Aku...
00:33:28Aku cuma sendiri.
00:33:31Oh?
00:33:34Gak apa-apa.
00:33:36Nak...
00:33:38Bagaimana kalau kamu ikut aku mulai sekarang?
00:33:40Aku akan jadi gurumu.
00:33:45Lalu?
00:33:48Lalu...
00:33:49Kepalaku sakit sekali.
00:33:53Aku gak ingat yang terjadi selanjutnya.
00:33:55Gak usah diingat, Tommy.
00:33:57Tommy gak usah diingat.
00:33:59Mulai sekarang.
00:33:59Selama ada ibu...
00:34:03Gak akan ada yang bisa menyakitimu.
00:34:04Ternyata Tommy adalah pewaris grup Tirta Jaya.
00:34:07Ini...
00:34:08Ini gak mungkin.
00:34:09Ini pasti gak mungkin, Tommy.
00:34:11Tommy ternyata putra komisaris.
00:34:14Tadinya keluarga Jayan bisa melangkah ke puncak dengan mudah.
00:34:17Sekarang semua...
00:34:19Sudah berakhir.
00:34:21Keluarga kalian...
00:34:23Hanya mementingkan keuntungan.
00:34:25Memeras putraku.
00:34:26Menyiksanya dengan berbagai cara.
00:34:29Ketulusannya sia-sia.
00:34:31Kalian kejam!
00:34:32Enggak.
00:34:32Enggak.
00:34:33Bukan begitu.
00:34:34Ini salah paham.
00:34:35Tommy, aku tahu aku salah.
00:34:38Maafkan aku.
00:34:39Aku akan baik sama kamu nanti.
00:34:42Maudie.
00:34:44Kamu begini.
00:34:45Hanya membuat aku makin muak.
00:34:47Tommy!
00:34:49Sementara kalian keluarga Shanning, Anton.
00:34:52Sudah kubilang.
00:34:53Tanpa senjata, nasibmu akan lebih buruk.
00:34:56Sekarang sudah percaya, kan?
00:34:58Komisaris!
00:34:59Gak misalah!
00:35:00Kami mohon maafkan kami!
00:35:03Cepat untuk maafkan, komisaris!
00:35:06Komisaris!
00:35:06Saya salah!
00:35:07Saya patah sepati!
00:35:08Saya mohon lepaskan keluarga Shanning!
00:35:11Saya monapuni saya!
00:35:12Mengampunimu?
00:35:14Kamu sudah pukul putraku menghancurkan jamku,
00:35:16dan sekarang minta ampun!
00:35:18Pengawal!
00:35:20Hancurkan wajahnya,
00:35:21lalu patahkan tangannya!
00:35:23Hah?
00:35:25Ayah, ayah,
00:35:26tolong selamatkan aku!
00:35:27Selamatkan aku, ayah!
00:35:28Aku nggak mau mati!
00:35:28Komisaris, saya salah!
00:35:30Kenapa masih diam?
00:35:32Lakukan!
00:35:33Ayah, tolong aku!
00:35:34Komisaris, komisaris!
00:35:35Saya tahu saya salah!
00:35:36Komisaris, komisaris, komisaris!
00:36:07Apakah kamu juan?
00:36:10Anda siapa?
00:36:13Aku Yosef, Ajudan Pabaim.
00:36:15Aku adalah pengawal pribadi,
00:36:17Razazaki.
00:36:19Apa?
00:36:21Apa?
00:36:23Kakakku sekarang sudah jadi,
00:36:25sudah jadi pengawal pribadi Razazaki!
00:36:28Nggak cuma itu.
00:36:29Pabaim sebentar lagi akan sampai di Kabupaten Jatana,
00:36:32bersama Razazaki.
00:36:34Kali ini,
00:36:35kunjungan Razazaki
00:36:36diurus sama keluarga kalian.
00:36:38Maksud Anda apa?
00:36:39Anda bilang,
00:36:40Razazaki mau ke Kabupaten Jatana,
00:36:42dan keluarga kami
00:36:43yang menyambutnya,
00:36:44ayah,
00:36:45keluarga kita
00:36:46sebentar lagi akan naik ke puncak.
00:36:47Kakakku sekarang punya kedudukan terhormat dan sangat berkuasa.
00:36:56Keluarga Sanir juga akan menuju puncak kejayaan.
00:37:00Pak Juan,
00:37:03ada apa ini?
00:37:08Hah!
00:37:10Ajudan Yosef,
00:37:11wanita.
00:37:13Tua ini,
00:37:15mengandalkan statusnya
00:37:16sebagai komisaris
00:37:17grup Tirta Jaya.
00:37:19Kuat tindas keluarga Sanir.
00:37:20Tadi dia malah mewajarkan keluarga kami.
00:37:23Anda harus menegakkan gadilah.
00:37:25Sebentar lagi,
00:37:25omku sampai.
00:37:26Grup Tirta Jaya
00:37:27bukannya cuma mengandalkan uang.
00:37:30Biar ku beritahu,
00:37:31sekarang keluarga kami
00:37:32sangat mudah buat
00:37:33menghancurkan kalian semua.
00:37:35Sehebat apa
00:37:36posisi pengawal pribadi Raja Zaki
00:37:38sampai buat mereka
00:37:39nggak takut sama grup Tirta Jaya.
00:37:41Grup Tirta Jaya
00:37:41bukan apa-apa.
00:37:43Raja Zaki itu
00:37:44penguasa Istana Naga.
00:37:47Bapak Im,
00:37:48ikut Raja Zaki
00:37:49perang di wilayah selatan
00:37:50dan berjasa besar
00:37:51satu perintah darinya
00:37:53bisa buat grup Tirta Jaya
00:37:55lenyap seketika.
00:38:00Ya, ya, ya.
00:38:01Ajudan Yosef,
00:38:02itu mereka.
00:38:04Mereka begitu berani
00:38:04dan semena-mena
00:38:05menentang keluarga Sanir.
00:38:07Jelas kalian dulu ya,
00:38:08semena-mena.
00:38:09Kau keluarga Sanir
00:38:10begitu mulia.
00:38:13Sekalipun mereka
00:38:13semena-mena pada kalian,
00:38:16kalian pantas menerimanya.
00:38:18Sebagai bawahan Raja Zaki,
00:38:20kamu malah berbuat jahat.
00:38:22Kau takut Raja Zaki
00:38:23akan menghukumu.
00:38:24Wanita sialan.
00:38:25Beraninya kau mengajariku.
00:38:27Ajudan Yosef,
00:38:28wanita tua ini
00:38:29nggak akan kapuk
00:38:30sebelum merasakan akibatnya.
00:38:31Kau rasa nggak perlu banyak ngomong.
00:38:32Langsung saja serang.
00:38:33Baik.
00:38:34Eh, kau mau apa?
00:38:37Semuanya dengarkan aku.
00:38:38Pak Zaki akan pulang.
00:38:40Semuanya,
00:38:41perhatikan baik-baik.
00:38:43Jaga keamanan Bu Serli
00:38:44dan putranya.
00:38:45Baik.
00:38:46Ayo.
00:38:48Berhenti.
00:38:48Ajudan Yosef sedang bertugas.
00:38:51Orang asing dilarang masuk.
00:38:52Ajudan?
00:38:57Sebaiknya kamu berhenti.
00:38:59Atau
00:38:59kamu nggak akan mampu
00:39:01tanggung akibatnya.
00:39:02Komisaris Grup
00:39:03Tertajaya
00:39:04cuma punya sedikit uang saja.
00:39:07Sudah berani sombong
00:39:08di depanku.
00:39:10Percayalah,
00:39:10sekarang juga aku akan
00:39:11membuatmu berlutut.
00:39:13Sebagai bawahan
00:39:14Raja Zaki,
00:39:15berani sekali
00:39:16kamu bertindak
00:39:17semena-mena
00:39:18di siang bolong begini.
00:39:19Ah, sialan.
00:39:20Berani sekali kau
00:39:20mengajariku.
00:39:23Lepaskan ibu.
00:39:23Tommy!
00:39:28Wanita sialan!
00:39:29Mau lari ke mana kau?
00:39:32Tommy!
00:39:34Bukannya kau sangat sombong.
00:39:36Hari ini aku mau kau lihat sendiri.
00:39:38Bagaimana
00:39:38ibumu aku permalukan?
00:39:40Hah?
00:39:41Eh, di mata!
00:39:53Bu Sherly,
00:40:04Pak Tommy,
00:40:05maaf.
00:40:05Saya terlambat
00:40:06dan buat kalian kaget.
00:40:08Dia pengawalku.
00:40:10Selama ada dia,
00:40:11kamu nggak perlu takut.
00:40:12Abi,
00:40:13tolong lindungi Tommy.
00:40:15Ibu tenang saja.
00:40:16Saya akan melindungi
00:40:17keselamatan Bu Sherly
00:40:18dan Pak Tommy.
00:40:19Kamu siapa?
00:40:20Sudah lama
00:40:21aku dengar
00:40:21Komisaris Grup
00:40:22Tertajaya
00:40:22menjanda
00:40:23bertahun-tahun.
00:40:24Jangan-jangan,
00:40:25kamu simpanan dia ya?
00:40:26Ya!
00:40:27Mulutmu sungguh kotor.
00:40:29Berani kasar
00:40:29sama pos kami?
00:40:30Kau nggak tahu
00:40:31siapa aku ya?
00:40:32Aku nggak peduli
00:40:33siapa kamu.
00:40:34Hei!
00:40:36Yang berani
00:40:37menyinggung Bu Sherly
00:40:38dia harus mati.
00:40:40Aku bawahan
00:40:41pengawal pribadi
00:40:42Rezaki.
00:40:43Beraninya
00:40:44kau padahal pisto
00:40:44ke arahku.
00:40:45Cari mati!
00:40:46Kau benar-benar
00:40:56buta.
00:40:57Jangankan dirimu.
00:40:58Seandainya
00:40:58tuanmu sekarang di sini,
00:41:00dia juga harus
00:41:00berlutut dan
00:41:01minta maaf.
00:41:02Aku peringatkan,
00:41:03jangan macam-macam.
00:41:04Karena peluru
00:41:05di pistolku,
00:41:06dia tidak punya mata.
00:41:07Bukan.
00:41:08Ayah,
00:41:08sebenarnya
00:41:08apalah terbelakang orang ini
00:41:10ternyata
00:41:10keterampilannya
00:41:11jauh lebih hebat
00:41:11dari Anju dan Yosef.
00:41:12Dari kapan?
00:41:13Grup Tertajaya
00:41:14punya pengawal
00:41:15yang begitu hebat.
00:41:16Gak mungkin.
00:41:17Mana mungkin
00:41:18Grup Tertajaya
00:41:18punya pengawal
00:41:19yang hebat ini?
00:41:20Siapa kau sebenarnya?
00:41:20Kusherly,
00:41:21sekarang bagaimana?
00:41:23Segera habisi dia.
00:41:24Usir dari sini.
00:41:35Bawa dia keluar.
00:41:40Inilah yang akan ditanggung
00:41:41jika menyinggung
00:41:42Nyonya sama tua.
00:41:43Aku beritahu ya,
00:41:46pamanku pengawal
00:41:47pribadi Raja Zaki.
00:41:48Sebentar lagi dia sampai.
00:41:49Jangan cari bati.
00:41:52Bukannya kau ingin
00:41:53mempermalukan aku.
00:41:55Kutunggu,
00:41:55sampai pamanmu datang.
00:41:57Aku mau lihat
00:41:58apa dia sebeda dirimu.
00:41:59Sama-sama
00:41:59enggak tahu diri.
00:42:01Yosef,
00:42:02siapa yang buat kau
00:42:03jadi begini?
00:42:04Bapak Im,
00:42:05Grup Tertajaya,
00:42:07ada pengawal
00:42:07yang sangat terampil.
00:42:09Aku,
00:42:10aku,
00:42:10pengawal.
00:42:12Pengawal enggak guna
00:42:13juga bisa lukai kau
00:42:13seperti ini.
00:42:14Apa yang sudah aku lakukan?
00:42:17Raja Zaki akan tiba.
00:42:19Aspelnya begini
00:42:20juga harus aku tangani sendiri.
00:42:22Kalau sampai tunda waktu
00:42:24reuni Raja Zaki
00:42:25sama keluarganya,
00:42:25enggak akan kuampuni kau.
00:42:31Kau juga cuma kaya saja.
00:42:33Apa hebatnya?
00:42:34Hah?
00:42:35Ya?
00:42:36Oh ya, Bu?
00:42:39Masalah ini
00:42:39memang kami yang salah.
00:42:41Tapi
00:42:41orang yang enggak tahu
00:42:42enggak bersalah.
00:42:43Sampai di sini saja
00:42:44masalah hari ini.
00:42:45Iya.
00:42:46Apanya yang sampai di sini saja?
00:42:48Keluarga Shanir
00:42:49masih enggak ada sedikitpun
00:42:50penyesalan.
00:42:51Kalau begitu,
00:42:52akan ku hapus
00:42:53keluarga Shanir
00:42:54dari muka bumi ini.
00:42:56Sambung sekali.
00:42:58Siapa berani
00:42:58singkatkan keluarga Shanir?
00:43:16Gak.
00:43:17Paman.
00:43:18Paman akhirnya datang.
00:43:19Kalau Paman enggak datang,
00:43:21keluarga Shanir
00:43:22akan ditindas sama mereka.
00:43:24Gak.
00:43:25Gak harus melihat keluarga Shanir.
00:43:28Orang-orang ini
00:43:28sama sekali
00:43:29enggak menghormati
00:43:30keluarga Shanir.
00:43:32Heh.
00:43:33Tommy,
00:43:34tamatlah riwayatmu.
00:43:35Ku sarankan
00:43:35bahwa ibumu berlutut
00:43:36sama keluarga Shanir.
00:43:38Mungkin saja
00:43:38Pak Baim
00:43:39masih bisa ampuni kali ya.
00:43:41Kamu pengawal
00:43:42pribadi Raja Zaki.
00:43:44Baim?
00:43:45Ya.
00:43:46Raja Zaki
00:43:47salah satu dari
00:43:48empat kekuatan utama
00:43:49di bawah komando
00:43:50Jenderal Naga.
00:43:50Aku sebagai
00:43:51pengawal pribadi Raja Zaki.
00:43:54Orang yang cukup berpengaruh.
00:43:56Kalian berani usik keluarga Shanir hari ini.
00:43:59Kalian
00:44:00sudah salah sasaran.
00:44:02Kau sebagai pengawal pribadi Raja Zaki.
00:44:05Termasuk orang yang berpengaruh.
00:44:06Tapi malah biarkan keluargamu sendiri
00:44:08berbuat semena-mena.
00:44:10Kau benar-benar
00:44:10permalukan Raja Zaki.
00:44:13Tommy!
00:44:14Tuan!
00:44:15Kau pikir kau siapa?
00:44:17Beraninya kau hina
00:44:18Raja Zaki
00:44:19dan juga aku.
00:44:21Tamatlah riwayatmu hari ini.
00:44:22Siapapun
00:44:23tidak bisa menyelamatkan.
00:44:25Beraninya memukul puteraku?
00:44:27Kau cari mati!
00:44:29Hah!
00:44:30Aku pengawal pribadi Raja Zaki.
00:44:32Sangat berkuasa.
00:44:34Apa ada masalah
00:44:35aku memberi pelajaran padanya?
00:44:37Dengan kekuatanku sekarang.
00:44:39Mau buat grup
00:44:40nirtajaya bangkrut
00:44:41itu hanya masalah satu kalimat.
00:44:44Tapi
00:44:45jangan khawatir.
00:44:47Semuanya masih bisa dibicarakan.
00:44:50Semua tergantung sikapmu.
00:44:52Kau bilang apa?
00:44:55Wanita yang sudah tua begini
00:44:58buat apa sosuci dihadapanku?
00:45:00Aku tertarik sama kecantikan
00:45:02alamimu dan pesonamu.
00:45:04Kalau kau bisa layani aku
00:45:06dengan sangat baik hari ini
00:45:07aku bisa pertimbangkan.
00:45:11Ampuni kalian.
00:45:13Hah?
00:45:14Hei, Shirley.
00:45:16Kakakku sedang memberimu
00:45:18satu kesempatan.
00:45:19Jangan gak tahu diri.
00:45:21Bacikan!
00:45:22Tommy!
00:45:23Jangan gak tahu diri!
00:45:25Status pamanku sangat terhormat.
00:45:26Pamanku bisa tertarik sama ibumu.
00:45:28Dia harusnya bersyukur.
00:45:29Fajaliki,
00:45:30Fajaliki,
00:45:30Fajaliki.
00:45:30Fajaliki,
00:45:30porcelana sudah diambil.
00:45:34Hah,
00:45:35sudah bertahun-tahun, Shirley.
00:45:37Akhirnya aku bisa bertemu sama kamu lagi.
00:45:40Lancar!
00:45:42Jonya sangat mulia,
00:45:43tapi kau malah permalukan dia.
00:45:45Apa kau ini sudah bosan hidup?
00:45:47Hah,
00:45:47aku mau tidur di wanita tua ini,
00:45:51dia harusnya merasa bersyukur.
00:45:52Dengar gak?
00:45:53Tommy,
00:45:54begini saja.
00:45:56Kalau kamu berlutut dan bersujud padaku sekarang,
00:45:59mungkin aku bisa mengapunimu.
00:46:00Kau menyuruh Tuhan Tommy berlutut?
00:46:02Kau tahu apa identitas Tuhan sama nyonya?
00:46:10Mereka punya identitas apa?
00:46:12Beraninya singgung keluar ke sana.
00:46:14Mereka hanya dua orang yang akan mati.
00:46:16Aku pengawal pribadi Raza Zaki.
00:46:18Kau pikir kau siapa?
00:46:20Beraninya banyak obong di sini.
00:46:22Kalian,
00:46:23ambil senjatanya,
00:46:24dan tahan mereka.
00:46:29Pengawal pribadi Raza Zaki,
00:46:31Baim,
00:46:32Pak Zaki akan datang.
00:46:33Semakin sombong kau sekarang,
00:46:35kau akan mati mengenaskan nanti.
00:46:37Mertapa Tuhan sama nyonya,
00:46:39tidak akan pernah bisa dibayangkan
00:46:40sama pecudang seperti kalian.
00:46:42Lancar!
00:46:43Nyonya sangat mulia,
00:46:44tapi kau malah permalukan dia.
00:46:46Apa kau ini sudah bosan hidup?
00:46:49Hah,
00:46:49aku mau tidur di wanita tua ini,
00:46:52dia harusnya merasa bersyukur.
00:46:54Dengar gak?
00:46:55Tommy,
00:46:56begini saja,
00:46:57kalau kamu berlutut dan bersujud padaku sekarang,
00:47:01mungkin aku bisa mengampunimu.
00:47:02Kau menyuruh Tuhan Tommy berlutut?
00:47:04Kau tahu apa identitas Tuhan sama nyonya?
00:47:06Mereka punya identitas apa?
00:47:14Beraninya singgung keluar ke sana.
00:47:16Mereka hanya dua orang yang akan mati.
00:47:18Aku pengawal pribadi Raza Zaki,
00:47:20kau pikir kau siapa?
00:47:22Beraninya banyak obong di sini.
00:47:23Kalian,
00:47:25ambil senjatanya,
00:47:26dan tahan mereka.
00:47:27Pengawal pribadi Raza Zaki.
00:47:32Baim,
00:47:34Pak Zaki akan datang.
00:47:35Semakin sombong kau sekarang,
00:47:37kau akan mati mengenaskan nanti.
00:47:39Mertapa Tuhan sama nyonya,
00:47:40tidak akan pernah bisa dibayangkan sama pecudang seperti kalian.
00:47:43Memang,
00:47:51bisa semulia apa?
00:47:52Bukannya kalian cuma andalkan grup Tirta Jaya ini,
00:47:55makanya berani sombong.
00:47:56Ku beritahu ya,
00:47:57semua ini,
00:47:58bukan apa-apa bagi pamanku.
00:48:00Hmm,
00:48:01iya,
00:48:02jangan buang-buang waktu dengan perjuangan sia-sia dan omong kosong.
00:48:05Satu-satunya kesempatan kalian sekarang.
00:48:07Cuma berlutut,
00:48:08dan bersujud,
00:48:09boh-nampun.
00:48:10Sama keluar kesanir.
00:48:11Dasar sekelompok orang bodoh.
00:48:14Seluruh keluar kesanir akan mati hari ini.
00:48:16Aku baru sadar,
00:48:17ternyata pengawal sepertimu bodoh juga ya.
00:48:20Kau tahu keberadaan seperti apa istana naga itu?
00:48:23Kau tahu tidak?
00:48:24Pamanku,
00:48:25pengawal pribadi Raza Zaki.
00:48:27Iya,
00:48:28Tommy juga cuma seorang anak haram
00:48:29yang ditelantarkan sejak kecil.
00:48:31Anjing liar di jalan juga lebih mulia daripada dia.
00:48:35Cukup.
00:48:36Tak perlu banyak omong kosong pada mereka.
00:48:38Kalian hanya
00:48:39Pantas berlutut dan minta maaf pada keluar kesanir.
00:48:42Kalian,
00:48:43suruh mereka berlutut.
00:48:48Tommy!
00:48:50Kepaskan!
00:48:50Sherly,
00:48:55ini aku Zaki.
00:48:56Aku pulang.
00:48:58Zaki,
00:48:59sudah bertahun-tahun,
00:49:01kamu kemana saja?
00:49:02Ayahku.
00:49:03Kalau kamu tidak pulang lagi,
00:49:05aku sama putramu akan dihajar sampai mati.
00:49:08Bah?
00:49:10Hah?
00:49:11Apa?
00:49:14Halo?
00:49:15Halo?
00:49:16Beraninya tindas istri dan puteraku?
00:49:19Perintahkan?
00:49:19Semuanya?
00:49:21Datang secepat mungkin,
00:49:22siapapun yang lukai istri dan anakku
00:49:23harus dihajarkan, Pak Ampul.
00:49:25Baik!
00:49:26Sampaikan perintah Pak Zaki,
00:49:28semua anggota cepat pergi ke Kabupaten Jatana,
00:49:30bawa senjata,
00:49:31masuk ke status siaga satu.
00:49:33Kenapa?
00:49:34Maksudmu,
00:49:35kamu suruh suami pecundangmu datang menolong kalian berdua?
00:49:39Kebetulan,
00:49:40kalian sekeluarga memang harus lengkap.
00:49:43Hari ini akan kubuat kalian sekeluarga
00:49:45berkumpul di ala baka.
00:49:51Tommy,
00:49:53meskipun ayahmu datang,
00:49:54gak akan bisa mengubah nasib kalian hari ini.
00:49:57Aku sudah lama dengar,
00:49:58ayahmu cuma pecundang yang telantarkan istri sama anaknya.
00:50:01Meski dia beneran datang,
00:50:02dia juga harus berlutut di hadapan pamanku dengan patung.
00:50:07Keluarga Sani terus lakukan kejahatan.
00:50:09Cepat atau lambat akan ada balasannya.
00:50:12Tommy!
00:50:16Kamu pikir kamu siapa?
00:50:18Berani-beraninya kamu ajari aku.
00:50:20Baim!
00:50:21Kau cari mati!
00:50:22Cepat berlutut sama Tuhan dan Jonya!
00:50:24Selagi kau masih hidup!
00:50:25Karena kalau tidak,
00:50:27kau tidak punya kesempatan berlutut lagi!
00:50:29Hah!
00:50:30Berani suruh anggota keluarga Sani berlutut!
00:50:32Ada kakakku di sini!
00:50:34Siapa yang berani suruh kami berlutut?
00:50:36Tommy!
00:50:36Kau dan kalian semua akan mati hari ini!
00:50:39Beraninya buat mamanku marah!
00:50:40Gak ada yang bisa hidup lagi!
00:50:41Dasar orang gak tahu diri!
00:50:43Beraninya kamu begitu sombong di hadapanku!
00:50:46Hari ini akan kuperlihatkan
00:50:48apa akibatnya lawan keluarga Sani.
00:50:51Kamu mau apa?
00:50:52Ya!
00:50:53Ibu!
00:50:56Dasar wanita gak tahu diri!
00:50:58Putramu itu pecundang!
00:50:59Suamimu juga pecundang!
00:51:01Gimana kamu bisa lawan aku?
00:51:03Mau minta tolong putramu ya?
00:51:05Buka bajumu dan berlutut padaku!
00:51:08Brian!
00:51:20Bu Serdi!
00:51:22Aku tidak berdaya!
00:51:24Ku kira seberapa hebat ternyata juga pecundang!
00:51:29Ku beritahu!
00:51:32Kau tidak seorang lain!
00:51:33Berbuat suan-suan!
00:51:34Cepat atau lambat pasti ada balesan ya!
00:51:40Aku lihat kau sudah bosan hidup ya!
00:51:43Jangan lukai puteraku!
00:51:50Mau tolong putramu ya?
00:51:53Boleh!
00:51:54Buka bajumu dan cepat berlutut!
00:51:57Akanku lepaskan dia!
00:51:58Gimana?
00:51:59Ibu!
00:52:01Kau!
00:52:02Tommy!
00:52:02Jangan gerak!
00:52:05Anton!
00:52:06Cepat tahan kepalanya!
00:52:07Biar dia lihat di mana ibunya mau nafut padaku!
00:52:10Ya!
00:52:10Dengar Tommy!
00:52:18Lihat baik-baik!
00:52:20Bukannya hubungan kalian sangat erat ya!
00:52:22Kalau begitu coba lihat!
00:52:24Apa ibumu akan melakukannya demi putra seperti mu?
00:52:27Buka bajunya sekarang!
00:52:28Satu persatu!
00:52:30Dan mohon ampun!
00:52:31Pada pamanku!
00:52:34Mau tolong putramu kan?
00:52:36Cepat!
00:52:37Tunggu apa lagi?
00:52:42Kakak!
00:52:43Aku bantu dia saja!
00:52:44Lihat baik-baik ya!
00:52:47Ayo!
00:52:47Buka bajumu!
00:52:50Ayo!
00:52:53Raja Zaki tiba!
00:52:54Raja!
00:53:13Raja Zaki!
00:53:15Raja Zaki datang!
00:53:16Raja Zaki!
00:53:21Kenapa anda bisa datang?
00:53:23Kenapa kamu?
00:53:25Sedang apa kamu disini?
00:53:26Ternyata Pak Zaki begitu peduli padaku!
00:53:29Dia bahkan datang kesini buat tombol aku!
00:53:31Sepertinya aku sangat penting!
00:53:33Bagi Pak Zaki!
00:53:35Pak Zaki!
00:53:36Maaf anda mengetahui ini!
00:53:38Ini semua masalah sepele!
00:53:40Ada ibu dan anak yang tidak tahu diri!
00:53:43Mereka singgung keluarga aku!
00:53:44Kebetulan aku mau habisin mereka!
00:53:48Pada tatua!
00:53:49Dan juga kau!
00:53:51Raja Zaki sudah datang!
00:53:52Aku perintahkan cepat belutut!
00:53:55Tommy!
00:53:56Lihat gak?
00:53:57Hah?
00:53:58Batu Raja Zaki datang!
00:53:59Khusus buat bela pamanku!
00:54:01Ku beritahu ya!
00:54:02Ini status sama kekuasaan keluarga Cianir!
00:54:05Kau cepat!
00:54:06Berlutut kar!
00:54:08Tommy!
00:54:08Kau Tommy?
00:54:15Ya!
00:54:17Kau ini Raja Zaki!
00:54:19Tapi waktu bawahanmu menindas orang!
00:54:21Dan bertindak semena-mena!
00:54:23Kau malah diam dan menonton!
00:54:24Cepat atau lambat!
00:54:25Kau akan dapat talasan setiba!
00:54:27Tommy!
00:54:27Apa kau gila?
00:54:28Di depan Raja Zaki!
00:54:29Beraninya kau bicara sembarangan begitu!
00:54:31Kau mau mati ya!
00:54:32Berani sekali!
00:54:33Kau bersikap kurang ajar di depan Raja Zaki!
00:54:35Kalian akan mati hari ini!
00:54:36Raja Zaki!
00:54:39Saya akan segera menghabisi kedua orang gak tahu diri ini!
00:54:45Jangan ada yang mengusik puteraku!
00:54:50Sari!
00:54:52Raja Zaki tenang saja!
00:54:54Buat urus dua orang sialan ini!
00:54:56Raja Zaki tidak perlu turun tangan!
00:54:58Saya tidak akan kecewakan Raja Zaki!
00:55:01Aku kasih kalian satu kesempatan terakhir!
00:55:08Berlutut!
00:55:09Atau
00:55:10Kalian mati hari ini!
00:55:14Dan ayah pengecutmu
00:55:16Yang tidak datang hari ini!
00:55:18Ada apa ini?
00:55:25Kenapa Raja Zaki memukulmu?
00:55:27Tidak apa-apa!
00:55:28Tidak apa-apa!
00:55:29Tidak apa-apa!
00:55:31Raja Zaki sudah bertahun-tahun perang!
00:55:33Jadi suka meledak-ledak!
00:55:35Sepertinya dia mau turun tangan sendiri!
00:55:37Mereka berdua pasti mati!
00:55:41Sherly!
00:55:43Apa ini benar kamu?
00:55:45Zaki!
00:55:47Zaki!
00:55:48Sherly!
00:55:52Sherly!
00:55:53Maaf!
00:55:54Aku terlambat!
00:55:55Membuatmu dan putra kita menderita!
00:55:57Ini!
00:55:58Ini!
00:55:59Dia istrinya Raja Zaki!
00:56:01Ini!
00:56:02Ini!
00:56:03Ini!
00:56:04Jangan-jangan putranya Raja Zaki
00:56:06Adalah Tommy!
00:56:10Benar!
00:56:12Tommy satu-satunya putra kandung Raja Zaki!
00:56:17Aduh!
00:56:18Wah!
00:56:19Ini bisa!
00:56:20Coba lihat itu!
00:56:21Bagaimana mungkin?
00:56:22Jelas-jelas Tommy yatim piatu yang gak diharapkan!
00:56:25Kenapa identitasnya tiba-tiba jadi begitu mulia?
00:56:28Tommy ternyata putra Raja Zaki!
00:56:29Dan aku!
00:56:31Sudah menindas putra Raja Zaki!
00:56:34Aku!
00:56:35Sudah tamat!
00:56:36Keluarga kita tamat!
00:56:38Sherly!
00:56:40Maaf membuatmu dan Tommy menderita!
00:56:42Kamu kemana saja!
00:56:44Lama sekali!
00:56:46Aku terlambat datang!
00:56:47Lihat dirimu!
00:56:49Cenggutmu memutih!
00:56:55Syukurlah kamu pulang!
00:56:57Kita bertiga!
00:56:58Dan akhirnya bersatu lagi!
00:56:59Tommy!
00:57:01Tommy!
00:57:03Aya!
00:57:04Aya!
00:57:04Pak Zaki!
00:57:13Pak Zaki!
00:57:14Tommy!
00:57:14Bukan!
00:57:15Pak Tommy!
00:57:16Bu Sherly!
00:57:18Saya!
00:57:18Saya salah!
00:57:19Saya yang buta!
00:57:20Semua salah saya!
00:57:23Kalian bisa anggap saya angin!
00:57:24Lepaskan saya!
00:57:26Saya mohon!
00:57:27Saya mohon!
00:57:29Raja Zaki!
00:57:31Anda sangat pulia!
00:57:34Tolong abunis keluarga kami!
00:57:36Kasih kami kesempatan hidup!
00:57:38Baim!
00:57:39Kamu sudah salah gunakan kekuasaan menindas orang-orang lemah.
00:57:42Posisimu sebagai pengawal pribadi dicobot.
00:57:44Kamu disingkirkan ke perbatasan.
00:57:45Dan seluruh keluarga Sanir yang bertindak arogan.
00:57:49Dan menindas orang-orang lemah akan disingkirkan ke daerah paling dingin.
00:57:52Cepat lakukan!
00:57:54Pengawal!
00:57:55Bawa mereka!
00:57:57Jangan!
00:57:58Pak Zaki!
00:58:00Ampuni keluarga kami!
00:58:05Tommy!
00:58:07Maafkan ayah.
00:58:08Bilang pada ayah.
00:58:10Selain keluarga Sanir, siapa lagi yang pernah menindasmu?
00:58:14Bilang pada ayah.
00:58:15Ayah pasti akan balas mereka.
00:58:22Tommy, aku sangat sadar kesalahanku.
00:58:24Tolong lepaskan keluarga kami.
00:58:26Kumohon!
00:58:27Iya, aku mohon.
00:58:28Antonlah yang suruh kami melakukan semua ini.
00:58:30Bukan kakak Ipar, Tommy.
00:58:32Tolong ampuni kami.
00:58:33Iya, aku mohon.
00:58:36Kakak Ipar?
00:58:38Kalian lupa bagaimana kalian memperlakukan aku sebelumnya?
00:58:42Keluarga Jayan hanya sekumpulan pencilat yang selalu cari untung.
00:58:47Aku gak mau lihat kalian lagi.
00:58:50Abi, bereskan.
00:58:51Pengawal!
00:58:52Oh, mereka dari sini.
00:58:54Jangan, jangan.
00:58:55Kakak Ipar, tolong ampuni kami.
00:58:57Kami tahu kami salah.
00:58:58Kakak Ipar, kakak Ipar!
00:59:00Tommy!
00:59:04Sayang.
00:59:06Gak apa-apa.
00:59:07Semua sudah berakhir.
00:59:09Iya.
00:59:11Kosongkan tempat ini.
00:59:13Keluarga kami gak mau diganggu siapapun.
00:59:15Iya.
00:59:17Buben!
00:59:20Tommy.
00:59:21Selama bertahun-tahun di luar.
00:59:24Kamu pasti banyak menderita, ya?
00:59:28Gak apa-apa.
00:59:29Masa lalu, biarlah berlalu.
00:59:32Mulai sekarang kita bertiga.
00:59:33Akan hidup bahagia.
00:59:34General Lewis datang!
00:59:36General Lewis datang!
00:59:48Guru!
00:59:49Guru!
00:59:49Ini...
00:59:50Ini ada apa?
01:00:01Pak Lewis, kenapa kamu ada di sini?
01:00:05Jadi mungkinkan.
01:00:06Kalau ini pak lepon.
01:00:09Kamu Tommy.
01:00:12Katanya orang tua ini sudah wariskan ilmu terhebat yang mantaranaga padamu sebagai murid terakhirnya.
01:00:19Aku...
01:00:20Aku gak ingat.
01:00:23Patua.
01:00:25Aku yang wariskan jabatanmu sebagai jantaranaga.
01:00:27Bukannya wariskan ilmu terhebatmu padaku, malah kau berikan pada dia.
01:00:31Kamu benar-benar pantas mati.
01:00:35Kamu!
01:00:35Sebaiknya kamu patuh serahkan itu padaku sekarang.
01:00:39Aku mungkin akan biarkan kamu hidup.
01:00:44Oh Tommy.
01:00:45Cepat pergi.
01:00:47Jangan kasih ke dia.
01:00:50Lewis.
01:00:52Kamu sungguh kejam.
01:00:55Sekalipun kamu dapatkan mantra naga itu.
01:00:59Kamu gak akan menguasainya.
01:01:01Tua wang...
01:01:01Aku ini murid pertamamu.
01:01:07Ilmu biar diriku sangat hebat.
01:01:10Kenapa kamu gak berikan mantra naga itu padaku?
01:01:12Malah kasihku orang lemah seperti dia.
01:01:15Mantra naga?
01:01:19Aku bahkan gak tahu apa itu mantra naga.
01:01:23Masih pura-pura.
01:01:25Gak kusangka.
01:01:27Si tua bangka ini masih sembunyikan sesuatu dariku.
01:01:30Coba dengan mendapatkan mantra naga.
01:01:33Aku bisa kuasai istana naga sepenuhnya.
01:01:37Anak bodoh.
01:01:39Serahkan itu dengan patuh ya.
01:01:41Aku bisa kasih kamu kematian yang cepat.
01:01:45Pak Lewis.
01:01:46Tommy ini puteraku yang hilang bertahun-tahun.
01:01:48Dia gak punya ilmu biar diri sedikit pun.
01:01:51Kamu pasti salah.
01:01:52Hah.
01:01:53Gak kusangka.
01:01:55Ternyata dia putra Raja Zaki.
01:01:57Kebetulan sekali.
01:01:59Nasihati dia.
01:02:00Jangan paksa aku pakai kekerasan.
01:02:02Ini.
01:02:03Aku gak tahu sama sekali di mana barang yang kau sebutkan.
01:02:08Guru sudah tua.
01:02:09Lepaskan dia dulu.
01:02:12Apa hakmu?
01:02:13Tawar menawar denganku.
01:02:15Kesebaranku terbatas.
01:02:17Kalau gak serahkan barangnya,
01:02:19kamu dan si tua bangka ini
01:02:22akan segera mati.
01:02:24Louis.
01:02:26Kamu sangat arogan.
01:02:28Kamu akan dapat balasan.
01:02:30Balasan.
01:02:32Begitu aku dapat mantra naga,
01:02:34akan ku kuasai istana naga sepenuhnya.
01:02:36Seluruh dunia ada dalam genggamanku.
01:02:40Apa yang ku takutkan?
01:02:42Pak Lewis.
01:02:44Tommy ini putra tunggaku.
01:02:46Selama ini aku perang di luar sana.
01:02:48Aku berhutang banyak sama dia.
01:02:50Selain itu,
01:02:52barang yang kamu mau,
01:02:53dia bahkan sama sekali gak tahu.
01:02:55Tolong,
01:02:55bertimbangkan posisiku ampuni putraku.
01:02:58Raja Zaki.
01:02:59Nyalimu sungguh besar.
01:03:01Kau hanya menang dalam beberapa perang di wilayah selatan.
01:03:04Apa hakmu negosiasi denganku?
01:03:07Istana naga setelah jaga perdamaian segala penjuru.
01:03:09Kalian malah pakai cara ini
01:03:11buat rebut imu bila diri
01:03:12dan habisi orang yang gak salah.
01:03:14Apa kalian gak takut akan dicelah?
01:03:16Kau hanya penguasa selatan rendahan.
01:03:20Beraninya mengguruhi kau.
01:03:27Semuanya jangan bergerak.
01:03:29Zaki?
01:03:29Kamu bersikeras buat kami sekeluarga berpisah selamanya.
01:03:38Hah, aku.
01:03:40Dengan pasukan di bawah komandoku
01:03:41juga gak akan menyerah.
01:03:45Raja Zaki.
01:03:46Berani-beraninya kau negosiasi dengan General Lewis.
01:03:49Kau cari mati.
01:03:50Raja Zapan gak usah panik.
01:03:52Karena Raja Zaki begitu percaya diri.
01:03:55Akan aku kasih dia kesempatan
01:03:57agar dia menyerah sepenuhnya.
01:04:01Baik.
01:04:02Raja Zaki.
01:04:04Asalkan kau bisa bertahan
01:04:06selama tiga ronde di bawah tanganku.
01:04:09Mungkin aku bisa pertimbangkan
01:04:11mengampuni putramu.
01:04:13Baik.
01:04:14Ayah.
01:04:16Ayah.
01:04:17Ayah.
01:04:19Jangan.
01:04:20Ayah sudah berpisah dengan ibu selama bertahun-tahun.
01:04:22Ayah jangan ambil risiko lagi.
01:04:24Semua ini terjadi karena aku.
01:04:26Akan aku tangani sendiri.
01:04:28Gak boleh.
01:04:30Selama bertahun-tahun
01:04:31ayah gak merawatmu dengan baik.
01:04:33Ayah berhutang banyak padamu.
01:04:34Buat kamu banyak menderita.
01:04:37Kali ini,
01:04:38meski harus pertaruhkan nyawa ayah,
01:04:40ayah harus lindungi kalian.
01:04:41Tapi aku...
01:04:42Hei Zaki.
01:04:48Aku kasih kau mulai dulu.
01:04:51Zaki.
01:04:53Hati-hati.
01:04:58Ya.
01:04:59Ayo.
01:05:10Lemah sekali.
01:05:11Baiklah Zaki.
01:05:13Apa ini kemampuan?
01:05:17Gak kusangka.
01:05:19Kau masih bisa berdiri setelah kena tendanganku.
01:05:22Zaman banyak omong.
01:05:24Remehkan kemampuanlah.
01:05:26Baik.
01:05:27Lagi.
01:05:27Zaki.
01:05:42Zaki.
01:05:43Pazaki.
01:05:52Lagi.
01:05:52Zaki.
01:06:20Pazaki, cukup, kalau berani incer aku saja.
01:06:26Barang yang kau mau ada pada aku, jangan pukul ayahku lagi.
01:06:31Sekarang sudah tahu mohon ampun.
01:06:34Tunggu aku hajar ayamu sama ibu dihadapkan baru ku hajar pria tua ini.
01:06:42Aku mau kau tahu, ini akibat lawan Ustana Naga.
01:06:46Lewis, kamu gunakan ibu belah diri ini untuk melukai orang yang gak bersalah.
01:06:53Cepat atau lambat kamu akan menerima balasannya.
01:06:55Diam, pria tua.
01:06:58Jangan buruput, nanti akan sampai giliran.
01:07:08Lewis, wajar kau.
01:07:16Tommy, kau sudah jadi ahli seni belah diri.
01:07:44Jadi gurumu, gak ada lagi yang bisa kuajarkan padamu.
01:07:50Sebelum kau turun gunung, guru mau ceritakan kisah masa lalu padamu.
01:07:55Guru, bilang saja.
01:07:57Bertahun-tahun yang lalu, guru pernah bertemu sama musuh yang gak bisa kukalahkan.
01:08:05Dia suruh aku berlutut mohon ampun dan dia akan ampuni aku.
01:08:09Kalau aku gak mau, aku pasti akan mati.
01:08:14Kukasih tahu dia, kami orang yang melatih belah diri.
01:08:21Lalu kukasih tahu dia ini.
01:08:24Guru, apa itu?
01:08:26Tommy, aku sudah segel mantra naga ke dalam liontin yang selalu kau pakai.
01:08:48Teknik ini, jurus andalan yang kukuasai bertahun-tahun.
01:08:52Kau harus lindungi dia dengan baik.
01:08:53Tapi, jangan sampai jatuh ke tangan orang yang salah.
01:09:03Guru, tenang saja.
01:09:05Walau aku mati, aku juga akan lindungi mantra naga ini.
01:09:10Tapi, apa yang guru bilang pada musuhmu?
01:09:15Tommy ingat, ahli belah diri cuma ada kata ini seumur hidup.
01:09:25Tommy, aku yang jadi ayahmu.
01:09:38Dari kamu kecil sampai dewasa, ayah masih gak bisa melindungi kamu.
01:09:44Reski ayah, mati hari ini.
01:09:46Ayah juga harus melindungi kamu.
01:09:48Ayah!
01:09:52Ayah!
01:09:58Gak akan kubiarkan kamu melukai anak istriku.
01:10:00Seri, Tommy.
01:10:01Cepat pergi dari sini.
01:10:02Cepat pergi!
01:10:03Ayah!
01:10:04Tommy, cepat pergi!
01:10:16Kamu cepat pergi!
01:10:20Sudah mau mati masih begitu banyak omong.
01:10:24Dick!
01:10:25Ini kesempatan yang dikasih orang tuamu.
01:10:29Cepat pergi.
01:10:30Pergi?
01:10:31Iya, pergi.
01:10:34Mungkinkah kamu mau melawanku?
01:10:37Taukah kamu, begitu kamu melawanku, kamu cuma bisa mati.
01:10:42Cepat pergi!
01:10:43Secepat mungkin, berjuang buat pertahan hidup.
01:10:49Cepat pergi!
01:10:53Tommy!
01:10:54Taukah kamu, aku, ahli milah diri, cuma ada kata ini, lebih mulia mati dengan kehormatan daripada hidup dalam kehinaan.
01:11:16Kamu pasti mati.
01:11:21Tommy?
01:11:22Ternyata Tuan Tommy begitu hebat.
01:11:25Apa ini...
01:11:26Mantra Naga!
01:11:29Kamu...
01:11:30Ternyata kamu ada Mantra Naga!
01:11:33Baik, baik.
01:11:36Bangkit.
01:11:37Dari keterpurukan, Tommy.
01:11:41Kau akhirnya...
01:11:43menguasai Mantra Naga!
01:11:44Aku sudah ingat semuanya.
01:11:49Luis...
01:11:50Sudah waktunya kau mati.
01:11:54Aku gak percaya.
01:11:56Mati saja!
01:11:57Lis...
01:12:11Oh
01:12:15Luis
01:12:17Kamu mau apa?
01:12:19Jangan mendekat
01:12:25Kau salah gunakan ilmu bela diri
01:12:27Untuk meninas orang
01:12:29Kau gak pantas ada di dunia bela diri
01:12:31Darsa
01:12:41Ayah
01:12:43Ayah gak apa-apa
01:12:45Zaki
01:12:47Kamu gak apa-apa
01:12:49Tommy
01:12:51Kamu gak terluka kan
01:12:53Ayah
01:13:05Pak
01:13:07Terima kasih banyak
01:13:09Terima kasih sudah merawat Tommy
01:13:11Juga mendidiknya dengan baik
01:13:13Tommy
01:13:15Sangat berbakat
01:13:17Tommy sudah mengembara dari kecil
01:13:21Kalian sekeluarga bisa berkumpul kembali
01:13:23Aku
01:13:25Juga sudah tenang
01:13:27Guru
01:13:29Ayah
01:13:31Ibu
01:13:33Semuanya sudah berlalu
01:13:35Aku gak akan tinggalkan kalian lagi
01:13:37Iba
01:13:39Iba
Be the first to comment
Add your comment

Recommended