Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perayaan hari jadi ke- 357 Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini terasa sangat spesial, karena digaungkan secara inklusif di seluruh penjuru kabupaten dan kota.

Sebuah momentum yang ditegaskan kembali oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman melalui Multi Years Project untuk merekatkan solidaritas, mewujudkan pemerataan ekonomi, dan membawa Sulawesi Selatan melesat lebih jauh.

Saksikan VVIP SULAWESI SELATAN. Hanya di Kompas TV.

Baca Juga Pembangunan Tertunda, Bandara VVIP IKN Belum Bisa Beroperasi pada 17 Agustus Mendatang di https://www.kompas.tv/video/527770/pembangunan-tertunda-bandara-vvip-ikn-belum-bisa-beroperasi-pada-17-agustus-mendatang

#vvip #sulsel #gubernursulsel

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/699324/hut-ke-357-sulsel-gubernur-andi-sudirman-dorong-pemerataan-ekonomi-lewat-multi-years-project
Transkrip
00:10Intro
00:14Dari pertumbuhan ekonomi hingga derap langkah majuan,
00:18Sulawesi Selatan berdiri kokoh menjadi lokomotif utama di kawasan timur Indonesia.
00:23Mulai dari pertumbuhan ekonomi yang melaju positif,
00:26lalu juga infrastruktur strategis yang mempunyai negeri
00:29dan keamanan yang terjaga,
00:31berpadu dengan pesona ekonomi kreatif,
00:33layanan kesehatan yang berikmat,
00:35tetap pelayanan pendidikan yang melesat naik.
00:37Inilah hasil nyata kebangkitan Sulawesi Selatan.
00:41Bersama saya, Permata Sari Harahap,
00:43saksikan selengkapnya hanya di VVIP Sulawesi Selatan.
01:01Sulawesi Selatan, salah satu provinsi strategis di kawasan timur Indonesia,
01:06memiliki luas wilayah sekitar 46.717 km persegi.
01:11Provinsi ini dihuni sekitar 9,66 juta jiwa
01:15dan tersembar di 21 kabupaten dan 3 kota.
01:20Makassar menjadi kota terbesar sekaligus pusat pemerintahan,
01:25perdagangan, dan aktivitas ekonomi di Sulawesi Selatan.
01:29Dengan jumlah penduduk sekitar 1,48 juta jiwa.
01:34Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman,
01:39pembangunan Sulawesi Selatan periode 2025 hingga 2029
01:43diarahkan pada visi Sulawesi Selatan maju dan berkarakter.
01:50Sejumlah prioritas utamanya meliputi
01:52pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi,
01:55peningkatan konektivitas antarwilayah,
01:58penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan,
02:00serta pembangunan rumah sakit regional.
02:05Pemerintah Provinsi juga mendorong pemberdayaan UMKM,
02:09pengentasan kemiskinan,
02:11peningkatan kualitas sumber daya manusia,
02:13dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
02:17Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya
02:20mendorong pertumbuhan ekonomi
02:21sekaligus memperkuat peran Sulawesi Selatan
02:24sebagai salah satu penggerak pembangunan di Indonesia Timur.
02:31Ya saudara, saat ini saya sudah berada di kantor Bina Marga
02:34dan juga Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan,
02:37di mana ini menjadi kantor sementara
02:39untuk kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
02:42Ini juga menjadi tempat di mana dia kesanakannya
02:44rapat paripurna pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,
02:47dan nanti saya akan mencoba untuk berdialog langsung
02:50dengan Gubernur Sulawesi Selatan,
02:51yaitu Bapak Andi Sudirman Suleiman
02:53terkait bagaimana sih perkembangan Sulawesi Selatan
02:56di hari jadinya ke-350 jutaan.
03:10Assalamualaikum Pak Gub, apa kabar?
03:12Selamat datang, sehat.
03:14Ya, sadar saat ini saya sedang bersama
03:15Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan,
03:18Bapak Andi Sudirman Suleiman
03:19yang baru saja menyelesaikan rapat paripurna ya Pak,
03:22dalam rangka hari jadi Solawesi Selatan yang ke-357.
03:26Sebelumnya saya mengucapkan selamat dulu
03:27untuk Provinsi Sulawesi Selatan,
03:29ulang tahunnya sudah 357,
03:31dan sangat matang, matang sekali,
03:32pastinya juga banyak sekali harapan
03:34yang ingin dicapai untuk ke depannya.
03:36Pak, tapi kalau kita bicara rapat paripurna,
03:39yang jadi pembahasan apa saja kali ini?
03:41Kita membahas tentu yang paling pertama,
03:43prioritas kita.
03:44Memang ini kan ekonomi tumbuh,
03:46sosial pendapangan, dan jaya infrastruktur.
03:48Kita ini lagi menggalakkan multi-hears project.
03:51Multi-hears project kita ini,
03:54pembangunan jalan banyak,
03:571.000 sampai 1.400 km,
03:58sedang berjalan 30% sekarang.
04:00Kemudian ada,
04:01sebuah sembada kita membangun irigasi,
04:03ini 24 riba hektare untuk irigasi
04:06yang kita perbaiki di seluruh wilayah selatan.
04:09Dan ada pembangunan dua rumah sakit regional,
04:12di selatan dan di utara.
04:13Sekarang sudah progres fisik di utara selatan,
04:15dan sementara desain di sebera utara.
04:20Oke, tapi kalau kita bicara hari ulang tahun
04:22atau hari jadi,
04:22Soemsi Selatan ke 397 ini,
04:24ini perayaannya apakah fokus di kota Makassar saja
04:28atau disebarkan beberapa kota atau bupatan?
04:31Kita beberapa rangkaian, Mbak.
04:33Ada kegiatan-kegiatan juga di seputaran Makassar
04:36dan beberapa daerah penyangga.
04:38Ada kegiatan olahraga,
04:39ada kegiatan seperti tadi Pak Dipurna
04:42untuk menjelaskan tentang
04:44sejauh mana perkembangan pembangunan
04:46suya selatan,
04:46kita tadi dalam bentuk klip
04:48pilihan pencapaian.
04:50Kemudian bagaimana juga
04:52kita sudah melaksanakan
04:54berbagai kegiatan-kegiatan
04:56yang menyentuh masyarakat,
04:57seperti pasar murah, Mbak.
04:58Ada 20 ribu pocer,
04:59kita bagi harganya diskon 50%.
05:03Wah, apa aja nih pasar murah ya?
05:04Ada beras, sembako,
05:06ada kemudian hasil kerajinan masyarakat,
05:08ada kemudian UMKM,
05:10ada semua, Mbak.
05:11Tapi kalau saya tanya,
05:12apakah hari jadi
05:14Soe WC Selatan yang ketiru 07 ini
05:16dirasakan langsung oleh masyarakat,
05:18berarti sudah sangat langsung ya?
05:19Karena mereka mendapatkan pocer harga murah itu.
05:21Rami banget, Mbak.
05:2220 ribu pocer yang kita lakukan
05:25dan semuanya habis.
05:26Semuanya habis?
05:27Dan itu lumayan berdampak
05:29karena penjualannya dari Kabupaten Kota,
05:31dia bawa hasil buminya ke Makassar,
05:33kemudian dijual di Makassar
05:35dan yang kita subsidi adalah
05:36penjualannya supaya dia bisa
05:38kasih turun harganya.
05:39Wih, keren banget.
05:39Sehingga itu bisa berdampak.
05:41Kalau saya orang luar datang gitu?
05:43Boleh, ya mana aja
05:44yang boleh datang beli.
05:44Oh, ya beneran.
05:45Voucher-nya 20 ribu itu dapet ya?
05:46Langsung, langsung registrasi,
05:48belanja.
05:49Oke, baik.
05:49Yang berarti yang dapat,
05:50UMKM kami di wilayah Kabupaten Kota.
05:52Karena memang sesuai dengan
05:54ke depannya itu akan,
05:56seperti apa tadi Bapak katakan,
05:57ada multi-years project,
05:59itu infrastruktur,
05:59lalu juga ada solid pendapat pangan,
06:01jaya infrastruktur,
06:02lujudnya pemberdayaan UMKM.
06:03Jadi itu harus dimajukan semuanya.
06:05Oke, baiklah.
06:06Tapi saya tertarik
06:07untuk membahas
06:07segala sesuatunya
06:08sama Bapak,
06:09infrastruktur iya,
06:10kesehatan iya,
06:11pendidikan iya,
06:12UMKM iya.
06:13Tapi kayaknya nggak sekarang ya Pak?
06:14Nanti kita lebih lanjut lagi,
06:16ya gitu-gitu, Mbak.
06:17Kita bisa biar lihat realnya,
06:19apa yang dibangun infrastruktur,
06:20apa yang dibangun di transportasi,
06:21apa yang dibangun di pendidikan.
06:23Dan kita juga ada, Mbak,
06:24sudah biaya siswa,
06:24sekarang sekolah di luar negeri
06:258 orang.
06:26Kita biaya semua full.
06:28Ada juga sekolah di Curug,
06:29pendidikan untuk penerbang pilot.
06:31Ya, sudah ada juga.
06:32Kemudian kita juga
06:33melaksanakan subsidi
06:34untuk pendidikan sekarang,
06:36sudah ada sekolah sekarang kita,
06:37standar setara Cambridge,
06:39dan dia juga boarding
06:41untuk pendidikan
06:41pembendian karakternya.
06:43Oke, tahan dulu,
06:43tahan dulu.
06:44Nanti kita pause lebih.
06:45Nanti kita pause lebih.
06:45Jadi jangan kemana-mana,
06:46VVIP,
06:47Suami Sisi Selatan
06:47akan segera kembali.
07:14Tadi sebelumnya saya bertemu Bapak
07:17setelah rapat paripurna,
07:18nah sekarang saya sudah ikut
07:20ke acara Bapak,
07:21ada kunjungan kerja,
07:22adalah peresmian
07:22Jalan Ruas Burung-Burung
07:24Bili-Bili Kabupaten Goa.
07:26Ini adalah salah satu
07:28yang termasuk dari
07:30proyek multi-irs,
07:31proyek yang setelah
07:323,7 triliun itu
07:34untuk periode 2000-2007.
07:36Ini adalah
07:38MYP1,
07:39paket 1.
07:40Oke, ada berapa paket Pak di sini?
07:41Di sini ada 6 paket,
07:42dan salah satu paketnya
07:44adalah MYP1
07:45di wilayah regional
07:48Makassar, Goa,
07:49kemudian ada yang selatan lah,
07:50sini ya Bulukumba.
07:51Itu nilainya 430 miliar.
07:54430 miliar,
07:55satu paket.
07:56Satu paket.
07:56Jadi nanti ada paket 2,
07:583, 4, 5, 6.
08:002,5 triliun.
08:02Jadi dari 3,7,
08:032,5 triliunnya untuk jalan.
08:05Untuk jalan.
08:06Karena ada 400 miliar
08:08untuk rumah sakit,
08:09dan ada sekitar
08:10780 miliar untuk irigasi.
08:12Oke, dan ini adalah APBD?
08:14Provisi.
08:15Provisi?
08:16Jadi memang fokusnya
08:18ini memang untuk jalan,
08:19perbaikan jalan di
08:20berapa ini tidak kabupaten?
08:211,400 kilo.
08:236 paket,
08:241,400 kilo.
08:25Oke, baiklah.
08:26Tapi sekarang gini,
08:26kalau kita bicara
08:27multi-years project
08:28dengan angka yang
08:30luar biasa,
08:313,7 triliun,
08:32dibagi ada 6 paket,
08:33ini merupakan paket pertama
08:34dengan nilai 400,
08:3660 ya pak tadi ya?
08:39430 miliar,
08:40ada 2,5 triliun
08:41untuk dibagi jalan,
08:42dan lain-lainnya.
08:44Sekarang gini,
08:46bagaimana Bapak
08:47bisa memastikan
08:47segala sesuatu ini
08:48berjalan dengan baik,
08:49lalu juga infrastruktur
08:51yang dibangun
08:51untuk jalan ini
08:52sesuai dengan
08:53wilayah-wilayah
08:54yang memang butuh gitu,
08:55wilayah tertinggal,
08:56ruas jalan yang harus
08:57diperbaiki,
08:57dan ini jangka panjang pak,
08:59dan terhindar dari
09:01yang namanya
09:01kerusakan dini,
09:02itu seperti apa?
09:03Yang pertama,
09:04multi-years project
09:05itu lintas setahun,
09:07sehingga pasti paketnya besar,
09:09kalau paketnya besar,
09:09otomatis perusahaan besar
09:10yang bisa ngerjakan,
09:12dan kemudian,
09:13berarti spek perusahaannya
09:15itu pasti tinggi,
09:16dan kemudian,
09:17dia pasti
09:17memiliki spek juga yang bagus,
09:19karena spek bagus,
09:22kemudian perusahaannya
09:22memiliki kapasitas
09:25dan terpercaya,
09:27maka kualitas pekerjaannya bagus,
09:29ini 40 cm,
09:30tebalannya,
09:30dalam ini,
09:31dan ada besinya
09:32agak besar itu mbak,
09:33dia besinya,
09:34sehingga memiliki ketahanan yang kuat,
09:35karena memang dilewati
09:36banyak trend lain,
09:37banyak trend,
09:38makanya kita berikan kekuatan
09:39dengan maksimalnya
09:4110 ton bisa lewat,
09:43nah ini,
09:44dan inilah jalannya
09:46kita buangkan juga bahu
09:49yang bisa dilewati
09:50untuk jalan kaki
09:52atau sepeda,
09:53oh jadi masih bisa ya,
09:54multifungsi ya,
09:55jadi warna hijau
09:56untuk bisa sepeda
09:58atau penjalan kaki mbak,
09:59oh jadi kendaraan berat
10:00bisa lewat sini,
10:01juga penjalan kaki
10:02masih bisa lewat sini,
10:03sepeda juga masih aman di sini,
10:05dan dipastikan ini
10:06jangka panjang,
10:07terhindar dari resiko gini gitu ya,
10:08tapi kalau untuk pemilihan
10:10tempat atau wilayah,
10:12daerah,
10:13atau wilayah tertinggal,
10:14yang oh daerah ini,
10:15ini itu seperti ya,
10:16pertama dia harus memiliki
10:18LHR tinggi,
10:19namanya LHR itu
10:20lintas harian rata-rata tinggi,
10:22banyak kendaraan yang lewat,
10:23sehingga di situ
10:24pasti paling sibuk
10:25dan paling rusak berat,
10:27inilah kategorinya adalah
10:28jalan yang LHR tinggi,
10:31lintas harian rata tinggi
10:31banyak yang lewat,
10:32ini kan wisata ke Malino,
10:34di atas ya,
10:35di atas ya,
10:36di atas kanan canggih,
10:36di atas kanan canggih,
10:37di atas kanan canggih,
10:38dan ini jalan banyak yang lewat,
10:40masyarakat,
10:41dan rusak berat kemarin,
10:43ini kemarin kemantapan jalannya
10:4450%,
10:45artinya 50% rusak,
10:47sekarang sudah 100% bagus,
10:48wow,
10:49berapa lama?
10:49sampai jalan,
10:50ini satu tahun kurang lebih,
10:53kita kerjakan,
10:54selesaikan,
10:54keren banget,
10:55jadi nanti kalau paket kedua,
10:56itu diaramalah Pak?
10:58Paket kedua,
10:59ada wilayah,
11:00terbagi mbak,
11:01ada wilayah selatan,
11:02ada paket dua wilayah selatan,
11:04bagian Galesong,
11:05bagian Tangalar,
11:07ada kemudian paket tiga,
11:08misalnya Daria Tengah,
11:10kemudian ada yang
11:10bagian utara,
11:11paket enam,
11:13terbaik,
11:13jadi memang dipastikan,
11:14memang wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan infrastruktur yang baik,
11:18itu di sini,
11:19karena memang dilalui oleh kendaraan berat,
11:22lalu juga,
11:22ini orang lewat pak,
11:24nah ini,
11:24kita lihat,
11:25memang ini jalan,
11:25ini barang-barang,
11:27hasil pertanian,
11:28atau pertanakan,
11:29dari daerah gua,
11:30atau dari mana,
11:31diantar masuk ke Makassar,
11:33wah ini masuk nih,
11:33ke yang saya mau tanya,
11:35solusi selatan ini kan,
11:36provinsi,
11:37menjadi lambung,
11:39pangan utama nasional,
11:40ini bagaimana infrastruktur,
11:42emang integrasikan,
11:43infrastruktur,
11:45irigasi baru,
11:46diadaan jalan,
11:47jalan,
11:47dan lain-lainnya,
11:48dengan,
11:48para petani yang ada di lapangan nantinya,
11:51sekolah ya pak,
11:52pertama kita buatkan irigasi,
11:54di paket MIEP,
11:55salah satunya adalah,
11:56ada budget,
11:57780 minit untuk pembangunan,
11:5954.000 hektare,
12:00jalur gas kita perbaiki,
12:03dan itu nanti,
12:03meningkatkan,
12:05pertanian kita,
12:06bisa penghasilannya,
12:082 triliun per tahun mbak,
12:09karena,
12:09indeks produksinya,
12:11bisa 2 kali ya,
12:12tadinya cuma 1 kali,
12:13karena tak ada hujan,
12:14kalau sudah bagus pertaniannya,
12:16dan jalannya bagus,
12:18otomatis,
12:18distribusi barang,
12:19distribusi pertanian,
12:20lebih lancar mbak,
12:22ini,
12:23barang-barang dari,
12:24sayur,
12:25kemudian dari,
12:26padi,
12:26dari dataran-dataran,
12:29pertanian di wilayah gua,
12:30itu bisa masuk ke Makassar,
12:32oke,
12:32kalau untuk,
12:33mengatasi cuaca ekstrim,
12:35apakah memang sudah ada strategi di sini,
12:37agar memang komoditasnya,
12:38pasokannya,
12:38semua tetap terjaga,
12:39saat ini?
12:40kita ada,
12:40program pembangunan simur bor juga,
12:43memperdekirigasi juga,
12:44karena tanya memperbaiki dirigasi,
12:45tentu daya tampung yang kita miliki,
12:47sekarang cukup,
12:48karena rusak,
12:49tidak bisa,
12:49tapi karena kita perbaiki,
12:50bisa dioptimalkan,
12:52tetapi,
12:53kondisi ekstrim cuaca sekarang ini juga,
12:55kita memanfaatkan,
12:56untuk membangun mbak,
12:58karena kalau kita dengan membangun mbak,
13:00otomatis,
13:02hujan kalau bisa menghentikan kita pekerjaan,
13:04tapi kalau musim kemarau,
13:06kesempatan kita memperbaiki diri saluran,
13:07ya benar-benar,
13:08jadi ada,
13:08ada,
13:09untung ruginya,
13:10ada waktunya ya,
13:11ada timing bagusnya,
13:12kalau lagi kemarau seperti ini,
13:14pengerjaan jalan akan lebih cepat,
13:16karena tidak diganggu dengan hujan,
13:18tapi ada juga,
13:18ada infrastruktur irigasi baru,
13:20untuk membuat petani yang terbaik,
13:23tapi kalau musim kemarau,
13:26otomatis bagus untuk membangun irigasinya,
13:28membangun jalannya juga bagus,
13:29tapi ada bantuan benih juga gak sih pak,
13:31pakai jago,
13:32kita kemarin terakhir,
13:34membagi benih,
13:365 ribu yang tahun 2025,
13:395 ribu ton pak,
13:40cukup untuk 100 ribu hektare,
13:42gratis benihnya,
13:43dan itu kita bikin sendiri,
13:44tangkar sendiri,
13:46ya,
13:46kita sertifikat sendiri,
13:48kenapa?
13:48karena benih yang ditanam tangkar sendiri di wilayah,
13:52lebih adaptif dibanding kita,
13:54dimaksud dari luar,
13:55dan lihat daya tumbuh terhadap hama lebih kuat,
13:58kita juga bagi nanti ini,
14:00penghijauan untuk pokak,
14:01kita juga bagi untuk durian,
14:03ini lagi kita programkan untuk,
14:05sekitar kurang lebih 200 ribu pohon,
14:07oke baik,
14:07itu kalau untuk petani,
14:08bagaimana dengan nelayan,
14:10apakah juga ada bantuan,
14:12program juga apal jit untuk para nelayan?
14:14kita kemarin membantu 126 unit kapal,
14:17mulai R1 sampai GT15,
14:20dan itu dimanfaatkan,
14:22dan termasuk bantuan untuk rumah ikan,
14:26jadi kita ada bikin rumah ikan mbak,
14:28termasuk rekayasa engineering,
14:31untuk membuatkan rumah,
14:32kayak apartemen,
14:33apartemen ikan namanya,
14:34itu jadi rumah-rumah mereka,
14:36untuk kemudian bagaimana berada pinak,
14:37dan kemudian berkembang biak di sana,
14:39dan tidak perlu jauh,
14:40untuk melaut nelayan kita,
14:42sehingga bahan bakar bisa dihemat,
14:44dan kita buatkan spot-spot,
14:45kita sekarang sudah sekitar belasan hektare,
14:48luasnya rumah ikan itu yang kita buat,
14:50tapi terdiri dari beberapa spot,
14:52wah keren,
14:52itu dibagi di beberapa wilayah juga ya pak ya,
14:54dulu ikannya cuma begini,
14:55sekarang sudah mulai ada 5 jari,
14:58itu baru 6 bulan,
14:596 bulan ikan sampai 1 tahun,
15:01tapi kalau proyeksi ke depan,
15:02seperti apa pak,
15:03agar memang segala sesuatunya,
15:05akutabilitas,
15:06ini semua berjalan transparan,
15:07itu seperti apa?
15:08kita ini sekarang,
15:10pengawasannya dengan APH,
15:11termasuk kejaksaan,
15:13termasuk dengan KPK,
15:15kepolisian,
15:16BVK,
15:17semuanya turun mbak,
15:18mengawasi ini,
15:19karena ini multi-hers,
15:191 kali lelang,
15:20tercover untuk 3 tahun mbak,
15:22dan ada lagi nanti,
15:23multi-hers yang tahap keduanya,
15:25kita sekitar 5 triliun,
15:26dan insya Allah,
15:27kita akan bangun juga sama,
15:28untuk melanjutkan program,
15:29yang dibutuhkan masyarakat.
15:31Wah,
15:31ini kayaknya kalau kita ngobrol di sini,
15:33terus-terusnya ngepanas ya pak,
15:34kita akan pindah lokasi,
15:35kita akan,
15:36mama kan siang lah kita,
15:37kita akan ngobrol di jalan ya.
15:38Sampai tempat wisatanya mbak.
15:40Baik,
15:40ayo.
15:49Oke mbak,
15:49kalau tadi kita di jalan,
15:50kita ngomongin NGP,
15:52di mana nilainya,
15:53mana suara-suara,
15:54kita udah di mobil,
15:55perjalanan,
15:55kita mau makan siang,
15:56itu kayaknya daerah-daerah wisata ya kata.
15:58Daerah wisata.
15:58Oke,
15:59Pak,
15:59kalau bicara tadi,
16:00NGP itu kan dibagi-bagi ya,
16:02ada untuk infrastruktur,
16:04ada pembangun rumah sakit,
16:05seadik juga untuk irigasi dan lain pertanian gitu.
16:12Tapi kalau kita bicara mengenai UMKM,
16:14lalu juga kesehatan,
16:16pendidikan,
16:16ini kan menjadi motor penggerak utama untuk membangun indeks pembangunan manusia gitu ya,
16:24di mana diselesaiannya agar terus berdesain di level nasional.
16:28Pemprov juga kan,
16:29selesai juga terus fokus mendorong digitalisasi,
16:32lalu juga kemudahan pasar,
16:34tetapi legalitas produk agar berdaya saing tinggi.
16:37Nah,
16:37kira-kira kalau misalnya kita berbicara mengenai UMKM,
16:40bentuk support Pemprov terhadap UMKM itu seperti apa saat ini?
16:45Jadi alhamdulillah kita ini di tahun 2026 ini kita membagi sekitar 700 ribu packaging untuk standar yang bisa masuk ke
16:57supermarket.
16:57Jadi mereka itu sudah tricolors tiga warna,
17:00dan itu standing poch tricolors itu yang dulunya pakai tempel-tempel.
17:04Sekarang kita kasih yang desain dan kita bantu desainkan.
17:07Kita bantu desainkan, kita manufakturkan, pabrikkan,
17:10kemudian dengan alat kita sendiri,
17:12yang kita bagi ke masyarakat,
17:14ini merupakan pelaku UMKM.
17:15Yang kedua kita standarisasi mereka,
17:17termasuk sertifikasi izin BEPOM-nya,
17:19kemudian halal sertifikasinya.
17:21Setiap tahun kita lakukan per 500,
17:23per 500 UMKM, per 500 UMKM.
17:25Dan ini luar biasa Mbak.
17:27Karena UMKM itu meningkat dari pertama,
17:30waktu saya pertama masuk sebelum Guwono itu,
17:33901 jutaan,
17:34sekarang sudah 3 jutaan lebih Mbak,
17:35yang terdaftar di dinas kooperasi kami.
17:38Dan terakhir kami suplai untuk sekitar,
17:42ada sekitar seribuan pieces lebih item bantuan.
17:47Mulai dari press,
17:49kemudian buat kopi, roasting,
17:51kemudian ada yang kita bantu juga,
17:53gerobaknya banyak, gerobak jualan.
17:55Kemudian ada juga seperti mixer-mixer,
17:59kemudian semua alat-alat peralatan UMKM itu kita bagi,
18:03ada sekitar seribu item pieces kita bagi.
18:06Dan itu 24 kopi yang kuota kita memiliki.
18:08Wow, makanya meningkat ya sekarang pelaku UMKM.
18:12Pelaku UMKM yang terdaftar,
18:13dan kemudian mereka ber...
18:14Dan juga kita terakhir kemarin,
18:16di acara Hari Jari 397 itu,
18:18kita bantu subsidi 20 ribu,
18:22belanja voucher 50 ribu rupiah.
18:26Itu sepertar 20 ribu orang yang belanja.
18:28Wow.
18:28Dan per orang satu diskonnya.
18:31Itu selama tiga hari kita buat,
18:33dan semua masyarakat-masyarakat daerah masih mau mereka.
18:36Itu masyarakat-masyarakat pelaku UMKM dibawa oleh Bupatinya,
18:40dipasilitasi dari Makassar,
18:41untuk menjual barang-barang hasil pertaniannya dari daerah ke Makassar.
18:45Dan semua orang-orang Makassar belanja,
18:47yang mungkin tidak mampu kemudian atau menengah,
18:50datang untuk ngantri dan mengambil belanjaan.
18:52Kan dan diskonnya 50%.
18:54Jadi sudah dipastikan hari ulang tahun atau hari jadi terasa untuk dampaknya bagi masyarakat ya semua.
19:00Apalagi pelaku UMKM-nya karena merasa dagangannya bisa dipamerkan dan dibeli,
19:06apalagi dapat diskon 50% di situ.
19:09Wah keren banget.
19:09Tapi untuk pembinaan seperti apa Pak?
19:11Pembinaan yang diberikan untuk pelaku-pelaku itu?
19:13Kita ada namanya sekarang PLUT,
19:15unit layanan untuk pelatihan terkait UMKM.
19:18Itu di kooperasi kita.
19:20Dan mereka itu kalau mau dilatih,
19:22bisa datang ke sana langsung untuk kemudian bagaimana dilatih,
19:26termasuk didesaikan produknya.
19:28Itu tinggal ke UMKM Dinas Kooperasi.
19:29Memang terbatas sih masih yang kita terima.
19:33Tapi paling tidak kita sudah punya ada piloting untuk kemudian bisa diantar.
19:38Mulai dari kemampuan skill-nya,
19:40sampai membuat produknya,
19:42sampai kemasannya,
19:42dan sampai untuk kemudian bisa mandiri.
19:45Program seperti ini adalah sangat dibutuhkan masyarakat.
19:47Karena kami, kalau kita hitung 3 jutaan UMKM,
19:50kali 2 orang saja,
19:52suami istri itu sudah 6 juta orang.
19:54Itu sudah hampir 60% dari mulai penduduk kami.
19:57Produktif.
19:58Produktif semuanya.
19:59Tapi kalau untuk pemasarannya,
20:01apakah juga dibantu oleh MPROF?
20:04Karena kan di sini juga dapat platform BajuBodo.com.
20:08Ini seperti apa?
20:10Itu salah satu platform yang untuk hilirnya.
20:13Jadi marketingnya.
20:14Dia, kita sekarang BajuBodo.
20:16Kami create dulu tahun 2022,
20:19kalau sudah salah.
20:20Dan itu sudah masuk transaksi 400 miliar per tahun sekarang.
20:24Dan semua UMKM masuk di sana,
20:26yang tidak masuk dalam LKPP syarat untuk yang lelang.
20:29Jadi semua yang penunjukkan-penunjukkan masuknya di BajuBodo.
20:31Belanja-belanja 200 juta, 100 juta.
20:33Kabupaten Koto pun banyak menggunakan aplikasi itu.
20:36Jadi untuk pemasukan itu di situ.
20:39Sehingga yang mau masuk ke sana harus terintegrasi,
20:41terdaftar UMKM-nya,
20:43memiliki rekening yang sesuai dengan kebutuhan kita.
20:48Tadi yang transaksi non-tunai.
20:50Dan ini, alhamdulillah,
20:52manfaatnya bagi kita,
20:53menggerakkan ekonomi melalui platform digital,
20:56itu menjangkau untuk semua wilayah.
20:58Iya.
20:58Untuk Sulai Selatan terkhusus.
21:00Karena tentu produk-produk seperti belanja-belanja UMKM,
21:03makan minum,
21:04berbelanja-belanja untuk...
21:05Iya, bisa di situ.
21:07Iya, kadang kan kalau melihat,
21:08sekarang udah era digitalisasi,
21:10kalau kita tidak memanfaatkan platform-platform seperti itu,
21:12malah rugi ya sebenarnya ya.
21:14Daripada belanjanya repot-repot,
21:16mendingan pakai situ saja.
21:17Situ saja kan,
21:18langsung lokal wisdom juga,
21:21juga reform lokal.
21:22Dan lokal kontennya banyak,
21:23karena rata-rata yang mendaftar di BajuBodo
21:25adalah lokal-lokal kami.
21:26Kalau platform-platform seperti yang lain,
21:28ya tentu nasional tingkatnya platform UMKM kami jarang di sana.
21:33Tapi kalau ini murni 90% yang bisa saya jamin bahwa mereka itu adalah orang-orang kami.
21:36Orang-orang Sulawesi Selatan semuanya yang menggunakan itu.
21:39Karena kami ketemunya di platform itu.
21:41Iya.
21:41Belanjanya pemerintah,
21:42tapi platform penyediaannya adalah dari orang-orang kami.
21:46Oke, BajuBodo.com.
21:47Nah, kalau tadi kita sudah bisa dikatakan lah ya,
21:50UMKM di sosial ini sudah maju,
21:53karena memang support dari pemerintah provinsi yang begitu luar biasa,
21:57meningkatkan segala sosialnya.
21:58Tadi Bapak juga bilang pelaku UMKM sebelumnya nilainya segini,
22:01sekarang sudah ribuan gitu yang berdakar.
22:04Kami peringkat tiga platform terbaik nasional yang dimiliki oleh pemerintah.
22:10Keren, Pak.
22:11Tapi bukan swasta ya, pemerintah.
22:12Pemerintah punya.
22:14Kami adalah peringkat ketiga terbesar.
22:15Wah, keren.
22:16Nah, tapi sekarang gini,
22:17kalau pelaku UMKM-nya sudah oke di sini,
22:20bagaimana dengan pendidikan di provinsi?
22:23Karena ini untuk melihat pemerataan,
22:26segala-segala macam untuk pendidikan,
22:27apakah sudah oke di sini?
22:28Kami pertama memberikan beasiswa.
22:31Beasiswa ini adalah itu juga untuk orang yang tidak mampu.
22:33Kami juga memberikan beasiswa untuk semua yang disabilitas dan tidak mampu.
22:37Kami kasih semua, Mbak.
22:38Semuanya disebutkan prekening dan dikasih.
22:40Mau beli sepatu, terserah mobilitas, terserah.
22:43Kemudian kami juga memberikan,
22:44ini untuk yang tidak mampu.
22:45Yang mampu, Mbak, dan berprestasi,
22:47kita sudah ada dikirim ke penerbangan pilot untuk curug.
22:50Dan kita sudah kirim untuk luar negeri,
22:52pendidikan untuk keagamaan,
22:53dan mereka itu sudah sekolah sekarang untuk sekitar 28 orang.
22:57Jadi ada sekitar 20-an orang untuk,
22:5923 orang untuk pembinaan untuk pendidikan 4 tahun penerbang.
23:03Jadi jadi pilot-pilot nantinya.
23:05Dan kemudian ada yang sekolah luar negeri untuk 28 orang.
23:08Kedepannya kita mau expand lagi,
23:11masuk sampai di bidang kesehatan.
23:14Mungkin kita sekolahkan untuk luar negeri yang sifatnya hospital-based.
23:18Harapan saya, kami juga membangun sekolah sekarang,
23:21ada namanya Cendi Kemera Putih.
23:23Sekolah Piloting Project ini adalah penggabungan antara
23:26nuansa pesantren, tetapi lebih kuat tentang standar Cambridge-nya.
23:31Ya kita mau mereka itu bisa dua bahasa bilingual gitu,
23:34bahasa Inggris, bahasa Arab bisa,
23:37tetapi standarnya International Math, Matematika,
23:41kemudian English Math, kemudian Science,
23:43semuanya berpengantar bahasa Inggris.
23:45Wah jadi memang udah kualitasnya entar nasional ya?
23:47Kita pilih dari TKI,
23:50kemampuan akademik, tes kemampuan akademik anak-anak yang bagus,
23:53kita tarik masuk, ada 44 orang kami punya sekarang.
23:55Oh ya?
23:56Itu akan menjadi cikal bakal generasi yang kita didik,
24:00tiga tahun ke depan bisa menembus sekolah-sekolah pergantungan dunia.
24:04Nah itu pemilihannya berarti anak-anak yang berprestasi di sekolah masing-masing?
24:06Memiliki TKI tertinggi.
24:08TKI tertinggi dari semua SMA-SMA yang kami miliki,
24:11swasta dan sebagainya, kita cek TKI-nya dan itu yang dikirim.
24:14Semua yang anomali tinggi,
24:16anomali tinggi ini,
24:18anomali tinggi,
24:18itu kita ambil anak-anak itu.
24:21Dan mereka sudah luar biasa,
24:22ada sudah mampu untuk menerjemahkan,
24:24kalau misalnya ada berita BBC,
24:25dia sudah bisa baca dan lihat serjemahkan.
24:28Wow, SDM unggul ya, SDM unggul.
24:30Dan mereka rata-rata orang-orangnya mbak,
24:32memang kapasitas dan kemampuannya itu memang di atas rata-rata.
24:37Dikasih pembelajaran, mereka santai-santai aja begitu dites.
24:39Beda sama kita,
24:40eh, beda sama saya, tepat.
24:41Beda sama saya.
24:42Beda normalnya, dengan normalnya orang-orang, standarnya orang-orang.
24:44Bagi kalau saya dikasih tes gini,
24:46butuh waktu setengah jam,
24:47dia baru-baru-baru dan bisa.
24:48Karena para masing-masing punya kebiyan.
24:49Khusus untuk akademik, mereka butuh.
24:51Iya, iya, iya.
24:51Karena prinsip saya,
24:52saya tidak bisa membiayai semua.
24:54Makasih memilih yang memang kecenderungannya memiliki kemampuan akademik yang kuat.
24:58Iya, dan mereka juga punya niat dan kemauan.
25:01Berarti juga ada perjanjian juga di sini dong, Pak.
25:03Apakah ada berilai?
25:04Mereka boarding.
25:04Huting, mereka boarding.
25:05Sekarang masih boarding mereka.
25:06Mereka boarding dan bagusnya,
25:09alhamdulillahnya karena rata-rata pengajarnya, mbak,
25:11alumni LPDP,
25:13dan kemudian ada alumni-alumni luar negeri,
25:16bidang agama,
25:17pesantrenya juga diambil dari rujukan pesantren terbaik Indonesia,
25:21yang ke situ.
25:21Dan ada S3, kumulau sampai S3 yang guru-gurunya.
25:25Ya, memang dipilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kualitasnya yang mumpuni juga gitu ya.
25:31Bisa mengajar anak-anak ini.
25:32Dan dipilih juga anak-anak yang pintar,
25:34yang memang punya keinginan untuk lebih baik ke depannya.
25:37Bukan hanya sekolah.
25:38Membawa soal-sekolah selatan.
25:38Membawa soal-sekolah selatan karena jadi putra daerah,
25:40putra dan putri daerah nantinya gitu.
25:42Bisa menggantikan bapak dong ke depannya nih.
25:44Pokoknya kita harapan kita.
25:45Harapan jauh lebih baik lah.
25:46Jauh lebih baik soal-sekolah selatan.
25:47Oke, baiklah.
25:48Tapi sekarang gini, pendidikan sudah dipastikan sudah memilih sesuatu yang baik lah gitu ya
25:53untuk kemajuan soal sehatan.
25:54Bagaimana dengan kesehatan?
25:55Untuk menjangkau segala sesuatunya.
25:58Karena kalau kita memilih kesehatan, Pak,
25:59kita kan nggak mungkin berfokus pada daerah-daerah kota yang mungkin aksesnya baik gitu.
26:03Tapi kalau untuk yang daerah terpencil,
26:05kawasan tertinggal, bagaimana?
26:07Jadi, kami membangun rumah sakit Trigona sekarang.
26:11Targetnya bukan untuk profit-oriented,
26:12tapi dia lebih kepada terjangkau dan menjangkau.
26:16Kalau cuma terjangkau, ada risiko harga.
26:18Tapi kalau menjangkau, dia dikeluar bangunnya.
26:21Nah, inilah yang kita buat dua rumah sakit regional.
26:23Salah satunya di Goa Nanti di Malino atas sana.
26:25Sebagai rumah sakit wisata sekaligus wilayah terpencil.
26:28Dan juga di wilayah utara.
26:30Harapan saya, saya bisa membawakan dokter-dokter spesialis.
26:33Bukan hanya keliling, tapi stay.
26:35Stay untuk melayani publik.
26:37Dan ini, kami sudah pernah bangun dulu.
26:39Di wilayah regional timur.
26:41Sekarang tinggal selatan regionalnya.
26:43Dan kemudian utara regionalnya.
26:45Dan di bagian Turhaja.
26:46Turhaja sudah jadi.
26:47Tinggal yang utara dan selatan ini.
26:49Dan ini juga ada armada untuk yang di perairan.
26:52Ada ambulans laut.
26:53Kita ada ambulans laut dua.
26:55Yang kita fokuskan untuk penjemputan ketika ada emergency.
26:59Dan ke depannya, kita lagi merancang sekarang.
27:02Ada visiting kepulauan.
27:05Kemarin sudah pernah kita lakukan PKB namanya.
27:07Pelayanan Kesehatan Bergerak.
27:11Kita akan mengirim beberapa dokter-dokter spesialis.
27:14Yang bisa memiliki portable equipment alat kalkas.
27:18Yang bisa dibawa ke daerah kepulauan.
27:20Untuk diputar beberapa waktu.
27:22Kemudian balik lagi ke shore.
27:24Kemudian ke onshore lagi.
27:25Kemudian ke shore lagi balik.
27:27Tapi tinggal kita sudah sampai.
27:28Tapi ada satu lagi yang saya ingatkan sebelum kita turun.
27:30Bagaimana dengan angka stunting di Solusi Selatan?
27:33Alhamdulillah sudah turun Mbak.
27:35Kami dari 2005 memang melakukan intervensi.
27:37Sekitar 56 miliar untuk 15.120 anak.
27:42Kita kasih makan dengan gisi.
27:45Yang seimbang.
27:46Yang sesuai kebutuhan.
27:47Dan sesuai standar kebutuhan anak stunting.
27:50Itu 59 hari.
27:51Selain ketetapan di Wengkes.
27:53Tandang alhamdulillah.
27:54Saya tidak bisa bilang 100 persen bagus.
27:55Tapi 70 persen yang menurut data kami.
27:57Itu terjadi perubahan berat badan.
27:59Tinggi.
28:00Kemudian terjadi pola hidupnya.
28:02Oke.
28:02Ternyata kami dapatkan.
28:04Dan ini kita kirim.
28:05Seribu lebih nakes turun ke bawah.
28:08Dan ada tim pendamping desa.
28:10Ada apa namanya.
28:13Ahli gisi yang kita kirimkan.
28:15Dan ini semuanya tim pendamping gisi.
28:18TPG.
28:18Semuanya turun ke lapangan.
28:19Makanya saya hafal tentang bagaimana.
28:22Dan siapa yang mendampingi.
28:23Dan makanannya apa.
28:24Oke.
28:25Kita formula ke sini kan.
28:26Ada bentuk misalnya kayak nasi bakar.
28:28Tapi khusus untuk anak.
28:29Fores versi.
28:29Iya.
28:30Anak-anak stunting.
28:31Kemudian ada kemudian.
28:34Apa namanya.
28:35Kayak makanan-makanan alternatif.
28:37Tambahkan ke dalam.
28:38Yang sesuai memang.
28:39Dapat menstimulan anak untuk.
28:41Khusus untuk stunting.
28:41Untuk meningkatkan inginnya gisi.
28:43Kita kerjasama IDAI.
28:45Ikatan dokter anak Indonesia.
28:46Dan kemudian ada ahli gisi.
28:48Oke.
28:49Perpaduan keduanya ternyata.
28:51Karena ada yang harus diintervisi kesehatan.
28:53Iya.
28:53Ada yang harus memang diintervisi kan lagi sih.
28:55Kan lagi sih ya.
28:56Kan ada kalau kesehatan.
28:58Dia bawaan biasanya.
28:59Tapi ada juga dari faktor imunnya juga kan.
29:01Dari kehamilan dan lain.
29:02Edukasi juga.
29:03Ini kayaknya menarik juga ya.
29:05Kalau kita bicara lebih lanjut lagi.
29:06Kita udah bicara mengenai M.Y.P.
29:08Lalu juga pendidikan.
29:09Kesehatan.
29:11Apa lagi Pak tadi kita.
29:12UMK.
29:12HMU udah tinggal wisata.
29:14Seperti kita udah sampai disini.
29:15Di tempat makan.
29:17Di tempat wisata.
29:17Sambil ngobrol-ngobrol.
29:18Kita turun di depan.
29:19Boleh Pak.
29:19Kasih Pak.
29:23Tak perlu pergi jauh untuk menikmati pesona alam Sulawesi Selatan.
29:28Bili-bili di Kabupaten Goa menawarkan panorama bendungan dan perbukitan yang memanjakan mata.
29:34Dari pusat kota Makassar, perjalanan menuju Bili-bili sekitar 30 km.
29:40Dengan waktu tempuh kurang lebih 45 hingga 60 menit bergantung kondisi lalu lintas.
29:47Kini akses semakin nyaman dengan rampungnya ruas burung-burung Bili-bili melalui program Multi Years Project.
29:55Bukan hanya panorama, Bili-bili juga cocok untuk bersantai sambil menikmati kuliner.
30:01Beragam sajian ikan dan hidangan rumahan menjadi pelengkap perjalanan bersama keluarga maupun sahabat.
30:09Bendungan Bili-bili menjadi salah satu daya tarik kawasan ini.
30:12Berkat pembangunan infrastruktur melalui program MYP di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman,
30:21akses menuju destinasi semakin baik.
30:23Bili-bili menjadi pilihan tepat untuk menikmati alam, kuliner, dan perjalanannya sewakin nyaman.
30:35Senang banget saya tuh jalan-jalan sama Bapak ya, kita udah lihat bagaimana infrastruktur terkembangunannya di ruas jalan burung-burung,
30:42Bili-bili, kita udah makan siang, menu juga enak, Bili-bili juga, dan apalagi tadi Bapak bilang,
30:47kalau makan siang-siang bukan makan nasi, tapi makan ikan, semuanya ikan, dan itu enak semuanya.
30:52Sambil tadi sambil apa ya Pak?
30:53Sambil, tomat, kacangnya ya, khas di sini.
30:58Ada jago, apa, mangga muda ya, ada kemanginya.
31:01Oh ada kemanginya, enak banget.
31:02Jadi kalau jalan-jalan ke Solusi Selatan gitu, khususnya di Bili-bili ini, meliunnya enak-enak.
31:07Dan lu mau kunjung ke Bili-bili, Lesehanli Bili-bili.
31:10Nah ini kan termasuk pariwisata pastinya.
31:13Sebelum sampai Malino.
31:14Sebelum sampai Malino.
31:15Jadi bisa dikatakan bahwa Pemprov Sosial dan juga Kabupaten Pemerintah Kabupaten Kota,
31:21dia sedang menggalakkan untuk mendorong destinasi wisata.
31:25Sudah pasti ini kan kalau kita bilang destinasi pariwisata didorong, pastinya juga ada pembenahan, amenitas, akses,
31:33lalu juga promosi.
31:34Bagaimana strateginya yang sedang rasakan saat ini?
31:38Jadi jalan ini adalah jalan untuk menghidupkan ekonomi, khususnya yang menjadi penyangga Makassar.
31:45Dan Sulit Selatan ini selain destinasi untuk kulineri, juga harus menjadi destinasi untuk wisata.
31:53Salah satu wisata terkenal kita ini adalah Malino yang terkenal.
31:56Dan ini juga daerah apa namanya, bunga.
32:00Dan tentu akses dulu.
32:03Semua orang melihat akses, dulunya 4 jam.
32:05Bagaimana mencapai di atas harus kurang dari 3 jam lah.
32:10Bagaimana di bawah 3 jam, 2 jam, setengah bisa sampai ke sana.
32:14Nah itu berarti termasuk di infrastrukturnya tadi juga, untuk jalan itu diperbaiki.
32:20Sepanjang jalan, ya merupakan luas kewenangan provinsi.
32:23Lalu bagaimana dengan amenitas Pak?
32:25Kalau kita bicara pariwisata, sudah pasti kan amenitasnya atau fasilitasnya, restorannya.
32:29Itu juga termasuk ditargetkan lebih baik lagi?
32:33Tahap keduanya nanti, bagaimana kita menghidupkan wilayah-wilayah pusat-pusat ekonomi UMKM.
32:40Bagaimana di upgrade standarnya, supaya representatif termasuk nilai, apa namanya, higienisasnya, bagaimana kebersihannya,
32:48kemudian bagaimana tentang menunya, juga tentang standar-standar di tempatnya.
32:54Kalau akoboda sih, di Malino?
32:58Sudah banyak, sudah ada kampung Eropa, sudah ada Highland, ada banyak tempat-tempat di sana.
33:04Jadi kalau mau ke sana, mau bisa bingung lagi?
33:05Oh enggak, sudah banyak.
33:06Oh jadi sudah tahu nih kita harus lihat di mana?
33:07Mau bikin camping ground, ataupun kemudian capacity building, atau kemudian untuk ribuan orang muat.
33:14Oke, lalu pemerintahannya seperti apa, apa, dari plan proses untuk pemerintahan di pusat wisata yang bisa dikatakan,
33:20ada Malino, Dataran Dinggi, Malino Highland, ada Kars Ramang, itu juga pasti ada wisata baharanya juga ada.
33:27Dari rumah air terjun waterfall, ada juga Tinabo, itu tempat baby shark bisa dikasih makan di pinggir pantai, itu di
33:35selayar.
33:35Oke.
33:36Dan kita sudah siapkan akses, sekarang subsidi penerbangan.
33:40Sehingga orang bisa pergi ke sana, cuma 30 menit untuk menjangkau selayar, kemudian naik speed, sekitar berapa jam untuk mencapai
33:47Tinabo.
33:48Tapi memang dia spot untuk diving, spot untuk bermain dengan ikan hiu, dan kemudian itu baby-baby shark itu lumayan
33:54jinak.
33:55Tapi DIP Plus ini sudah ada pemetaan atau prioritas yang jadi destinasi pariwisata unggulan, yang memang ditingkatkan sekali, bertarif yang
34:02tadi bertarif nasional hingga internasional.
34:04Ya, kita rencana, Mbak, membedah nanti ramah-ramah termasuk Bantimurung, karena dia adalah destinasi yang paling dekat dan mudah dijangkau,
34:12dan juga Tinabo.
34:13Harapan kita ke depannya bahwa ada standar desain yang kita miliki, yang kemudian kita bedah tanpa menghilangkan karakter tentang bagaimana
34:23naturalnya dia.
34:25Kita akan mendesain dia standar internasional, tetapi tidak mengubah status dia sebagai UNESCO Global Jawa Park yang sudah disertifikasi.
34:33Oke, berarti misalnya kita dapet ke sini, mau wisata bahari ada, wisata gunung ada, panoramik ada, makan enak juga ada.
34:44Gimana Pak, enak kan?
34:45Enak banget.
34:46Tapi sekarang gini, kalau kita bicara untuk proses promosi, Pak, gitu ya, promosi tentang tempat tariwisata yang ada di Provinsi
34:55Sulawesi Selatan, apa yang sudah dilakukan saatnya?
34:57Apakah juga ada kerjasama digitalisasi dengan platform-platform yang ada, atau seperti apa, atau mungkin sudah bersinergi dengan event-event
35:06tahunan?
35:06Iya, kita ada banyak di sini, Pak.
35:08Kayak misalnya di Malino ada rutin tahunan juga, Toraja juga ada di setiap Desembernya, kemudian ada juga di, ada event
35:17-event yang sudah masuk dalam jadwal event nasional.
35:21Dan di sini juga ada juga Takomodirate, Takomodirate terkenal, kemudian itu event-event itu sudah masuk jadwal nasional, termasuk Finisi
35:31di Bulukumba, ya festival Finisi itu ada di sana juga.
35:35Ya, jadi sudah ada beberapa kegiatan-kegiatan, baik yang di utara, di timur, di selatan, di pantai, di pegunungan, atau
35:43panoramik.
35:45Kita sudah memiliki semua jadwal-jadwal yang sudah mencakup kenyebarannya di beberapa wilayah, Mbak.
35:50Oke, dan itu nanti turis asing, atau mancanegara, ataupun yang lokal juga ada, bisa hadir menikmati.
35:57Wah, Toraja tuh ada Manene.
35:59Manene ada, ada Rabu Sol ada, kemudian ada Lovely Desember mereka, mereka ada event-event yang memang ditujukan untuk wisatawan
36:09mancanegara juga.
36:09Tapi, hal lain bahwa, selain untuk keharifan kebudayaan lokal, juga memang menawarkan panoramik yang lumayan sangat-sangat indah.
36:21Sawah membentang di lembah yang cantik, kemudian air yang bersih mengalir di tengah-tengah sawah.
36:28Itu panoramik yang sangat luar biasa, Mbak.
36:36Dari birunya laut hingga megahnya pegunungan, Sulawesi Selatan menyimpan pesona yang selalu memikat.
36:44Sebuah destinasi dengan keingahan alam, budaya, dan keramahan yang istimewa.
36:53Jelajahi keajaiban kars ramang-ramang di Maros, nikmati panorama pegunungan yang menyejukkan,
37:00dan temukan sudut-sudut alam yang menghadirkan ketenangan sekaligus petualangan.
37:06Di Tanah Toraja, tradisi leluhur tetap hidup dalam arsitektur yang khas,
37:12adat istiadat yang kaya, dan budaya yang menjadi kebanggaan Indonesia.
37:19Hikmati birunya laut Tajung Bira, saksikan kebanggaan maritim melalui kapal penisi,
37:25lalu lengkapi perjalanan yang cita rasa kulinaria khas menggugah selera.
37:31Inilah Sulawesi Selatan, tempat kinaan alam yang berpadu dengan kekayaan budaya dan keramahan masyarakatnya.
37:40Mari jelajahi, nikmati dan banggakan pesona daerah kita.
37:45Sulawesi Selatan, destinasi penuh cerita, pengalaman, dan kenangan.
37:57Untuk meningkatkan kawasan pariwisata sekitar kira, itu kan pastinya juga dibutuhkan dukungan dari masyarakat lokal.
38:05Apalagi juga nanti apa yang mereka menjual ini, ini bisa masuk ke anggaran untuk komoditas setempat dan lain-lain itu
38:13bagaimana?
38:13Kita rencana nanti membuat platform, termasuk nanti ini kita rencana tentu kerjasama dengan kabupaten dan kota,
38:19apakah mereka berkeran kita membuat lebih representatif lagi,
38:22sehingga bukan cuma wisatawan santara ataupun dari wilayah-wilayah lain,
38:28tapi juga bisa diangkat menjadi lebih bagus lagi standarnya,
38:31sehingga lebih representatif untuk kemudian para pengunjung.
38:36Yang kedua, kita juga melakukan stimulan-stimulannya tempat-tempat pariwisata melalui penganggaraan provinsi.
38:41Kita melakukan berikan bantuan keuangan, saat ini kita membuat ada beberapa seperti di wilayah Leja,
38:47kita benahikan air panas, di sana berendam orang seri, berenang, dan wisata air panas dia.
38:55Terus ada juga kita buat di Olon, Olon itu seperti Gunung Teletabis begitu,
39:00kita buatkan akses jalan, ada sekitar 80-50 kiloan, masuk-masuk ke dalam,
39:05terus ada juga kita buat untuk nanti wisata di Selayar.
39:09Rencana seperti Villa Cottage yang lebih menarik.
39:13Wah, keren banget.
39:14Nanti ada cerita bapak sih,
39:16kalau saya sudah datang lagi ke sini,
39:18saya sudah tahu deh, saya mau ke mana.
39:19Kalau mau datang tinggi, sudah kemarin lintang,
39:21tapi kalau saya sesuka diving ke Spotsot tadi,
39:23ada yu dan nanya yang bisa dikembangkan dari pinggir, pantai.
39:29Pemberdayaan masyarakat lokal sendiri itu seperti apa Pak untuk meningkatkan perwisata di Spotsot?
39:35Masyarakat itu kalau akses sudah dibuatkan,
39:37mereka sudah otomatis akan menyiapkan fasilitas lainnya.
39:40Mereka cenderung membuat sesuatu hal yang menurut mereka adalah lebih berlilai komersil.
39:47Ada juga yang memang perlu intervensi,
39:49misalnya membedah tempat jualan mereka,
39:53ataupun memberikan insentif mereka,
39:55atau memberikan bibit-bibit yang lebih bagus untuk jualan mereka.
39:59Tetapi prinsipnya,
40:00mostly bahwa mereka mempersiapkan ketika kita sudah bangun akses yang bagus,
40:05maka mereka itu sudah sangat lebih daripada yang cukai.
40:08Tempat ini, dulu kalau mau ke sini 2 jam baru sampai sini.
40:12Sekarang setengah jam, ya 35 menit sudah cukup.
40:17Sudah sampai ke sini dari Makassar.
40:19Kalau akses sini.
40:20Dulu sebelumnya ini 1 jam setengah,
40:23baru sampai sini, 2 jam.
40:25Nah, coba dibandingkan.
40:26Orang mau ke sini makan siang,
40:28kalau cuma waktu istirahat 1 jam, 1 jam setengah,
40:30nggak mau ke sini.
40:31Iya.
40:31Karena akses jelek.
40:32Iya, benar.
40:33Pertama setengah mati mobilnya,
40:35kita juga setengah mati capeknya,
40:37laparnya juga minta ampun.
40:39Tapi kalau jalan dengan begini tadi,
40:40oh pasti bagus, mbak.
40:41Datangnya juga lebih happy,
40:43mereka juga punya kreatif.
40:43Orang kalau wikir pasti berpikir lebih bagus ke sini.
40:45Iya, benar.
40:46Dekat, coi tanahnya sejuk,
40:47kemudian langsung paroramiknya bagus,
40:50kemudian makanannya juga segar-segar.
40:51Benar, lalu seperti apa proyeksi jangka panjangnya
40:55untuk bisa konsisten lah,
40:58untuk mendorong pariwisata susahnya lebih maju,
41:00karena kita melihat perusahaan ekonomi saat ini seperti ini,
41:02apa yang dilakukan?
41:04Pertama, kita memang harus membangun dari hulu, mbak.
41:06Kami sekarang menyiapkan strateginya,
41:08salah satunya di wilayah-wilayah.
41:11Kita kan banyak pertanian,
41:12jadi pembibitan tentu.
41:13Kita akan mengangkat beberapa bibit,
41:15termasuk sekarang kita lagi membudidaya
41:18untuk mendampingi penangkaran,
41:20dan kemudian akan memprovide
41:22seperti durian-durian Blackstone sudah.
41:25Saya belum tumbuh di sini.
41:26Sudah ada, mbak.
41:27Yang tumbuh dimakan,
41:29yang mereka sudah ada,
41:29lulu sudah ada.
41:30Itu sudah ada.
41:31Dan itu jauh lebih bagus dibanding
41:34dari tempat sumbernya.
41:35Karena tanahnya di sini memang berbeda.
41:37Itu seperti es krim, mbak,
41:39kalau yang pasti yang bagusnya.
41:40Saya belum dapat, nih.
41:41Ini belinya orang,
41:42bulan 12 panin nanti sudah dibeli semua, mbak.
41:45Sudah terbuk.
41:46Ada sekitar berapa ratus pohon
41:48yang sudah dicontohkan dan itu.
41:50Nah, ini kita rencana
41:51bulan ini atau bulan depan,
41:53kita akan beberapa beli
41:55untuk bibit untuk dibagi.
41:57Nah, ini kita akan bagi beberapa tempat.
41:59Termasuk bibit kopi.
42:01Nah, kita juga nanti
42:02bagaimana menyiapkan bibit yang bagus.
42:05Kalau sudah bibitnya,
42:06dua tahun bisa berbuah.
42:08Ini nanti, 2028 ke depannya itu
42:12sudah bisa kita buat
42:14untuk aksesnya lagi
42:15ke tempat-tempat wisata itu.
42:16Kita ingin bagaimana
42:18kemudian setelah dibuatkan
42:19akses jalan yang besarnya,
42:21tapi kemudian masyarakat itu
42:23juga dipersiapkan
42:24untuk membentuk
42:25sebuah pusat-pusat
42:27pertumbuhan ekonomi baru.
42:28Kami berharap nanti di tengah,
42:30wilayah tengah itu maksudnya
42:31antara utara dan selatan
42:32yang sosial ini ada di tengah,
42:33ada pusat pertumbuhan ekonomi baru
42:35yang di-branding
42:36khusus untuk destinasi wisata.
42:38Misalnya durian itu ya.
42:40Nah tempat ini apa?
42:41Makanan tempat duriannya di mana,
42:43tempat makannya di mana.
42:44Kemudian ada di wilayah Toraja,
42:45misalnya ngopi,
42:46di mana tempatnya,
42:47dan di sana ada kita mau
42:49branding dari hulu sampai hilir petik,
42:51sampai olah,
42:52sampai dijual dan dimakan di tempat.
42:54Kofi Toraja.
42:55Kita juga, ya,
42:56komputer saja.
42:56Rencana di Toraja Utara,
42:58karena sudah ada tempat
42:58selesai sektar kita disiapkan.
43:00Kemudian kita rencana
43:01juga di wilayah-wilayah,
43:03misalnya tempat wisata
43:05untuk pantai.
43:07Itu sudah di Selayan, Mbak.
43:09Harapan kita,
43:10di sana sudah ada
43:11kotech-kotech yang representatif.
43:12Kita rencana mau studi,
43:14bagaimana yang representatif itu.
43:16Nah, mungkin nanti di,
43:18apakah ya model-model
43:20lebih seperti standar?
43:21Kayak memang standar-standar
43:24Maldif, gitu ya.
43:26Atau mau suka yang lokal-lokal aja.
43:28Lokal-lokal sistemnya lebih bagus.
43:30Kita ini lagi mendesain sekarang,
43:31tempatnya sudah lagi disiapkan
43:33keupaten,
43:34dan nanti insya Allah provinsi
43:35akan membangun.
43:36Tidak usah banyak,
43:37tapi paling tidak ada representatif
43:38semua wilayah.
43:39Ada yang sesuai lah,
43:40yang diinginkan oleh para turis kita.
43:42Tapi kalau lagi kita berbicara,
43:44357 tahun,
43:47Provinsi Valusnya Selatan,
43:49tadi jadi.
43:50Kemarin sudah ada rapat Taripurna,
43:52sudah ada segala evaluasi lah
43:54ke depan seperti apa.
43:55Tapi ada nggak sih, Pak,
43:56aspirasi masyarakat yang
43:57didengarkan oleh Pemprov saat ini
43:59yang menjadi bagus utama?
44:01Itu apa, Pak?
44:02Mostly masyarakat kami memang
44:04paling mengeluhkan terkait jalan.
44:06Dan Alhamdulillah kita sekarang sudah
44:08di tiga ratusan something kilometer lah,
44:11yang terbagi di beberapa wilayah,
44:12itu yang paling pertama.
44:13Yang kedua mereka kelukan sekarang ini,
44:15tentu masalah terkait
44:19bagaimana pelayanan publik.
44:22Termasuk kesehatan, pendidikan,
44:24itu juga jadi keluhan mereka bersama.
44:26Dan juga termasuk bagaimana
44:28tentang bidang pertanian
44:30dan perikanan nelayan yang banyak
44:32mendominasi penduduk kami.
44:34Ya itu.
44:35Memang keluhan-keluhan itu kita sudah rangkum,
44:36tapi kita kerjakan pelan-pelan.
44:38Kita mulai dari sektor infrastruktur,
44:40sektor kemudian irigasi,
44:41irigasi, pertanian,
44:43kemudian kita masuk ke nanti ke perikanan,
44:45dan kemudian masuk ke pendidikan
44:48berjalan bersama,
44:49dan pelan-pelan masuk di diri kesehatan juga.
44:51Jadi dipastikan di hari jadi,
44:53Provinsi Holi Selatan ke-357
44:55sudah mendengarkan aspirasi masyarakat
44:57terkait memang mereka menguluhkan jalan,
44:59makanya di bawah.
45:00Lah, jadi rapat pengurna,
45:02bahwa sekarang fokusnya adalah
45:03infrastruktur,
45:04jalan-jalan,
45:05irigasi,
45:06irigasi,
45:08pendidikan,
45:08dan juga perikanan,
45:10pemberdayaan WKM,
45:12semuanya,
45:12semua sudah ditampung.
45:14Yang top 10 lah.
45:15Top 10 sudah dipastikan,
45:16ya saat ini sedang berjalan,
45:17dan sudah dirasakan manfaat
45:18dalam masyarakat setempat.
45:19Sudah ada feedback lah.
45:20Sudah ada feedback yang baik juga.
45:22Dan semua tadi mengakui bahwa
45:23inilah keluhan yang paling tertinggi,
45:25yang selama ini di,
45:26paling dekat dengan kota,
45:28ibu kota, provinsi,
45:29yang sudah agak melegahkan lah.
45:32Ya.
45:32Ada pesan nggak Pak untuk masyarakat
45:34Provinsi Solusi Selatan?
45:36Saya ingin memasangkan bahwa
45:38kita ini lagi bekerja,
45:40dan tentu kami mendengarkan aspirasi,
45:44bertahap kita akan selesaikan,
45:46dan paling penting bahwa
45:47penyelesaiannya ini
45:48tidak bisa langsung semuanya.
45:50Tetapi paling tidak ada pekerjaan,
45:52ada yang ditunggu,
45:53ada dan ada hasil.
45:54Dan insya Allah,
45:55kita harap bersabar,
45:56dan bagaimana men-support pemerintah,
45:58termasuk bagaimana memanfaatkan
46:00fasilitas yang kita sudah bangun dengan baik.
46:03Yang belum dibangun,
46:04tentu kita bertahap dengan kesabaran,
46:07sama-sama kita berdoa,
46:09mudah-mudahan segera dipercepat
46:11untuk kenyelesaian di wilayah masing-masing.
46:13Harapannya?
46:14Harapan saya,
46:15Sulusi Selatan ini terkoneksi,
46:17Sulusi Selatan terkoneksi itu adalah
46:18tentang aksesibilitas,
46:20kemudian Sulusi Cerdas untuk pendidikannya,
46:24mudah-mudahan sehat itu bagaimana
46:26Sulusi Selatan ini bisa menjangkau
46:29dan terjangkau pelayanan kesehatannya,
46:31dan terakhir tentu bagaimana Sulusi Selatan ini berdaulat
46:34tentang ketanganan panggannya.
46:36Baik, terima kasih Pak Andi Sudirman,
46:39Seliman atas waktunya.
46:41Semoga semakin maju,
46:44jaya dan sukses,
46:45dan segala sesuatu yang sudah direncanakan,
46:48dapat berjalan dengan baik,
46:50dan masyarakat Provinsi Sulusi Selatan
46:51dapat menikmati dan juga bahagia
46:53dari hasil-hasil yang mungkin
46:55yang mereka aspirasi ini itu
46:56bisa direalisasikan oleh Bapak
46:58dan teman-teman semuanya.
47:01Oke, saatnya sekarang saya Permata Sari Harhab,
47:03dan juga Bapak Bersurnur, Bapak Adi.
47:04Andi Sudirman.
47:05Oke, pamit dan berdiri.
47:06Sampai jumpa di VVIP selanjutnya.
47:08Dadah!
47:37Sub indo by broth3rmax
47:39Cara baru nonton di Smart TV.
47:42Nonton live streaming
47:43dan ribuan tayangan Kompas Grammedia
47:46langsung dari Smart TV kamu.
47:48Cara installnya,
47:49buka Google Play Store di Smart TV kamu.
47:52Cari Kompas TV melalui pencarian.
47:55Pilih aplikasi, lalu install.
47:58Selesai,
47:59kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
48:03Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
48:07Terima kasih.
48:08Terima kasih.
48:08Terima kasih.
48:09Terima kasih.

Dianjurkan