Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Asap imbas karhutla yang menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengancam kesehatan warga.

Salah satunya siswa SMP yang mengalami sesak napas hingga tak bisa tidur tiap malam.

Kepungan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan, kian mengkhawatirkan.

Warga terus mengeluhkan gangguan kesehatan, dampak kabut asap. Salah satunya dialami seorang siswa SMP di Palangkaraya, Meysa Mikaila.

Paparan kabut asap selama dua bulan lebih, membuatnya sesak napas tak berkesudahan. Ia pun merasa trauma, hingga tak bisa tidur tiap malam.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meminta warga terdampak kabut asap tetap tinggal di rumah demi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Kepungan kabut asap mengakibatkan jarak pandang di ruas jalan di Palangka Raya sangat terbatas.

Mengganggu arus lalu lintas dan jalur penerbangan dari dan menuju Bandara Cilik Riwut.

Paparan kabut asap telah membuat kualitas udara di Palangka Raya berada dalam level berbahaya.

Baca Juga Karhutla 3 Bulan Belum Padam, Relawan Ikut Berjuang Selamatkan Langit Palangka Raya | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/696225/karhutla-3-bulan-belum-padam-relawan-ikut-berjuang-selamatkan-langit-palangka-raya-kompas-petang

#karhutla #kabutasap #palangkaraya

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696251/kabut-asap-karhutla-di-palangka-raya-makin-parah-siswa-smp-alami-sesak-napas-berita-utama
Transkrip
00:00Asap Imbaskar Hutlah yang menyelimuti Palangkaraya, Kalimantan Tengah
00:04mengajam kesehatan warga.
00:05Salah satunya adalah siswa SMP yang mengalami sesak nafas
00:08hingga tak bisa tidur tiap malam.
00:33Kepungan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan kian mengkhawatirkan.
00:38Warga terus mengeluhkan gangguan kesehatan dampak kabut asap.
00:42Salah satunya dialami seorang siswa SMP di Palangkaraya, Meisha Mikaela.
00:48Paparan kabut asap selama dua bulan lebih membuatnya sesak nafas tak berkesudahan.
00:54Ia pun merasa trauma hingga tak bisa tidur tiap malam.
00:58Asap-asap ini kan di belakang rumah kami.
01:02Di belakang rumah kami itu kebakaran.
01:04Aku tuh terus melihat asap dari sini.
01:08Nah, terus?
01:09Iya, terus tambur tiap malam.
01:12Nah, rasanya gimana?
01:14Sakit sekali.
01:15Dinyatuh, tiba-tiba rasanya sesak sekali.
01:23Aku, aku, aku susah nafas.
01:28Susah nafas?
01:29Iya.
01:31Aku gak bisa rapat sama sekali.
01:34Terus mamaku coba, coba bawa aku ke dokter.
01:39Menteri Kesehatan Budi Gunadisadikin meminta warga terdampak kabut asap
01:44tetap tinggal di rumah demi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.
01:50Nomor satu, kalau bisa stay di rumah.
01:52Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini,
01:57kita sebagai manusia harus bersegera beradaptasi dan usahakan stay di rumah.
02:04Jangan keluar kecuali benar-benar.
02:09Kepungaan kabut asap mengakibatkan jarak pandang di ruas jalan di Palangkaraya sangat terbatas,
02:15mengganggu arus selur lintas dan jalur penerbangan dari dan menuju Bandara Cilik Riwut.
02:21Paparan kabut asap telah membuat kualitas udara di Palangkaraya berada dalam level berbahaya.
02:26Tim Liputan Kompas TV

Dianjurkan