00:01Lalu seperti apa perjuangan relawan yang terjun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya Kalimantan Tengah?
00:10Kita akan dengarkan sebentar lagi cerita dari seorang mahasiswa di Palangkaraya yang terjun langsung ke lapangan untuk menjadi relawan untuk
00:19pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
00:22Namun sebelumnya kami ajak Anda mengikuti informasi seputar penanganan karhutlah yang dijalankan sejauh ini.
00:53Tiga bulan berlalu, kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia
00:59belum juga tuntas dipadamkan.
01:02Di tengah kepungan asap dan ancaman kesehatan,
01:06relawan dari berbagai lapisan masyarakat turun langsung berjuang memadamkan api yang terus menyala.
01:13Di tengah kondisi yang semakin mengkhawatirkan,
01:17relawan bersama TNI Berjibaku melakukan pendinginan lahan gambut
01:21di Jalan Mahir-Mahar, km 10, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
01:26Di antara mereka ada Elkana Christian, seorang mahasiswa yang memilih menyisihkan waktunya untuk menjadi relawan pemadam kebakaran saat perkuliahan dijalani
01:39secara jarak jauh.
01:40Elkana memilih terjun langsung ke lapangan dengan tujuan sederhana,
01:47yakni melihat langit Palangkaraya cerah kembali.
01:51Nah sebenarnya tuh keinginan sendiri kan awalnya tuh saya sebagai seorang mahasiswa,
01:56dimana kan terjadinya PJJ kan sulit juga untuk kumpul bersama teman-teman di kampus,
02:01nah karena mereka kekurangan orang kan,
02:03dan terus saya berkinan sendiri untuk membantu teman-teman,
02:07ya karena udara di Palangkaraya ini sudah mulai parah kan,
02:11dan saya juga merindukan kayak langit-langit Palangkaraya tuh cerah kembali.
02:16Kalau sukanya tuh ya kita bisa nolong orang gitu ya,
02:19untuk membantu sama kelapkan mesin ya,
02:22karena mesin itu banyak yang jebol gitu, selang banyak yang bocor,
02:25karena panasnya api.
02:29Namun, di tengah semangat para relawan memadamkan api,
02:34upaya penanganan karhutlah masih menghadapi tantangan yang besar.
02:39Lahan gambut yang terbakar tidak mudah dipadamkan.
02:44PLT Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
02:49Berton SP Panjaitan menyatakan,
02:52jika hujan yang turun terus-menerus menjadi satu-satunya jalan memadamkan kebakaran hutan dan lahan secara tuntas.
03:01Satu-satunya jalan untuk menyelesaikannya adalah hujan yang kontinuitasnya tinggi, ya.
03:07Kemudian api baru semoga tidak muncul,
03:10kadang-kadang begini teman-teman media,
03:12kita sudah padamkan di permukaan tapi di bawah belum.
03:16Kemudian dua hari kemudian ini muncul lagi.
03:18Makanya pemantauan itu terus dilakukan oleh masyarakat maupun petugas kita di lapangan.
03:25Berlarutnya penanganan karhutlah,
03:27membuat aliansi rakyat Kalimantan Tengah berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
03:35Masa menuntut penanganan lebih serius terhadap kebakaran hutan dan lahan yang kini terjadi.
03:41Masa juga meminta agar Presiden Prabowo tak hanya menerima laporan saja,
03:47melainkan segera memanggil kepala daerah Kalimantan Tengah.
03:51Penanganan yang lebih serius terhadap kondisi di Kalimantan Tengah,
03:56terutamakan hutan ini.
03:57Nah yang kedua adalah transparansi anggaran.
04:00Nah yang ketiga adalah memberikan tanggung jawab penuh kepada kepala daerah
04:05agar supaya tidak saling lempar.
04:07Nah yang keempat adalah menetapkan status bencana nasional.
04:13Kepada Prabowo, jangan hanya berbicara saya dapat laporan,
04:17tapi panggil betul-betul kepala daerah di Kalimantan Tengah ini.
04:20Mulai Gubernur, Wali Kota, Bupati yang ada.
04:24Berikan tanggung jawab kepada mereka.
04:26Palangkaraya bukan menjadi satu-satunya daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
04:32Hari ini, kabut asap tebal masih menyeliputi jalan jurusan
04:38Pelaihari Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
04:45Meski sempat membaik, kondisi kabut asap di Banjarbaru kembali menebal
04:49sejak tiga hari terakhir.
04:53Masyarakat terdampak masih menanti kapan karhutlah akan benar-benar berakhir.
04:59Harapan akan turunnya hujan?
05:02Tentu ada.
05:03Namun penanganan karhutlah tak bisa hanya bergantung pada faktor cuaca.
05:09Diperlukan langkah yang lebih konkret dan tegas
05:13agar kebakaran hutan dan lahan segera padam.
05:18Tim Liputan, Kompas TV