Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pentingnya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai politik. Menurutnya, hal tersebut menjadi pembeda antara seorang politisi dan negarawan.

Dalam orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-68 FISIP Universitas Padjadjaran, SBY mengatakan politisi biasanya hanya memikirkan pemilihan umum berikutnya. Sementara itu, negarawan mendedikasikan diri untuk bangsa dan negara serta memikirkan kemaslahatan bangsa dalam jangka panjang.

SBY juga menegaskan bahwa negarawan bukan hanya mereka yang pernah memimpin negara, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi negarawan.

#sby #presiden #negarawan

Baca Juga SBY Sebut Dirinya Seniman: Tidak Lagi Aktif Politik Praktis, Sudah Ada Generasi yang Lebih Muda di https://www.kompas.tv/nasional/695943/sby-sebut-dirinya-seniman-tidak-lagi-aktif-politik-praktis-sudah-ada-generasi-yang-lebih-muda

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696194/sby-negarawan-bukan-hanya-mereka-yang-pernah-memimpin-negara-kompas-petang
Transkrip
00:00Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pentingnya mengutamakan bangsa dan negara ketimbang partai politik.
00:06Menurutnya hal itu yang membedakan seorang politisi dengan seorang negarawan.
00:10Dalam orasi ilmiah dalam rangka desnatalis ke-68 Viseb Universitas Pajajaran,
00:15SBY mengatakan seorang politisi biasanya hanya memikirkan pemilihan umum berikutnya.
00:19SBY kemudian menyinggung negarawan merupakan mereka yang mendedikasikan diri bagi Nusa dan bangsa,
00:25memikirkan kemaslahan bangsa jauh ke depan.
00:27Negarawan katanya bukan hanya mereka yang pernah memimpin negara dan setiap orang bisa jadi negarawan.
00:37Politisi biasanya dipikirkan pemilihan umum berikutnya lagi.
00:42Betul?
00:43Kalau gubernur, bupati, wali kota, presiden semoga terpilih kembali.
00:47Itu sah, tidak salah politisi.
00:50Tapi negarawan harus memikirkan masa yang jauh ke depan.
00:55Statement.
00:57Statement itu tidak harus mantan presiden, bukan semua bisa menjadi negarawan.
01:01Kalau memikirkan kepentingan bangsa dan negaranya.
01:06Country over party.
01:08Country first.
01:10Jangan dibalik.
01:11Jangan partai politik yang diutamakan, negaranya belakangan.
01:15Wrong.
01:15baca.
01:15pangg controls.
01:16Terima kasih.

Dianjurkan