Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
CHINA, KOMPAS.TV Menggunakan Internet of Things, China mengubah sampah menjadi energi listrik dan output berguna lainnya tanpa menimbulkan bau serta dengan minim polusi udara.

Bagaimana pengolahan sampah ini dapat diterapkan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan kawasan transmigrasi?

Berikut laporan jurnalis KompasTV, Rahma Piliang, bersama Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman, dari lokasi pengolahan sampah menjadi energi di Chongqing, China, pada Kamis (15/10/2026).

Baca Juga Tengok! Desa Agrowisata China hingga Wisata Petik Buah, Mentrans Iftitah: Kita Pelajari di https://www.kompas.tv/internasional/695979/tengok-desa-agrowisata-china-hingga-wisata-petik-buah-mentrans-iftitah-kita-pelajari

#china #sampah #listrik #mentrans

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/696211/canggih-china-sulap-sampah-jadi-energi-listrik-mentrans-iftitah-bisa-jadi-solusi
Transkrip
00:00Saudara, China ini punya perusahaan yang bisa mengubah sampah menjadi energi
00:06dan saat ini saya berada di lokasinya dan kita tanyakan kepada Menteri Transmigrasi Mamad Iftita Sulaiman
00:11Bapak bagaimana Pak setelah kita mengunjungi lokasi pengolahan sampah menjadi energi, bagaimana nantinya bisa diterapkan di Indonesia?
00:20Jadi yang paling saya kagumi dari apa yang saya lihat hari ini dan insya Allah bisa kita terapkan di Indonesia
00:28adalah masalah persiapan masyarakatnya sendiri, masyarakat Tiongkok
00:33Jadi kalau sekarang kita bersyukur Bapak Presiden sangat konsens dengan masalah sampah ini
00:38tapi goodwill pemerintah tidak cukup
00:41Kita tidak ingin hanya membeli produk atau hanya membeli proyek dari luar negeri
00:48Kita ingin masyarakatnya juga belajar, ada semacam transfer of knowledge dan transfer of technology
00:53seperti yang juga dilakukan oleh Tiongkok
00:56Mereka belajar ke Jerman di Munich beberapa tahun
00:59Kemudian mereka memiliki satu kepercayaan diri untuk kemudian menerapkan ilmunya itu di Tiongkok, di negaranya
01:06Dan setelah itu menjadi satu kesadaran kolektif
01:09Contoh yang kita saksikan hari ini, Chongqing ini
01:12Di satu kota besar Chongqingnya sendiri, ini adalah satu dari 16 unit power plant
01:18Based on waste to energy
01:20Sedentara di Tiongkok itu ada sekitar 1000 unit
01:25Lebih dari 1000 unit
01:27Nah mengelola perharinya 1,1 juta ton sampah
01:32Di satu unit ini saja itu mengelola 3000 ton sampah per hari
01:38Kemudian ada yang terbesar di tempat lainnya masih di Chongqing
01:41Itu sekitar 11 ribu ton per hari
01:45Jadi mungkin bagi masyarakat awam, seperti saya misalkan, sampah adalah persoalan
01:52Tapi ternyata bagi kaum-kaum yang terdidik, ternyata sampah bisa menjadi solusi bahkan untuk listrik
01:59Inilah yang kita ingin kembangkan bahwa ketika kita mengaplikasikan teknologi ini di Indonesia
02:05Kita bisa punya satu kemandirian karena ada kesadaran kolektif
02:09Bukan hanya dari pemerintah, tapi juga dari masyarakat untuk menerapkan teknologi ini
02:13Baik Bapak, kalau misalnya kita kembangkan di daerah di Indonesia
02:16Khususnya untuk pengembangan di WLA transmigrasi
02:19Ini cocoknya di daerah mana Bapak?
02:21Dan juga kita melihatkan produksi sampah di Indonesia cukup tinggi begitu Pak
02:24Jadi visi kami di Kementerian Transmigrasi adalah mengimplementasikan Undang-Undang No. 29 tahun 2009
02:31Soal membangun pertumbuhan ekonomi yang baru
02:35Nah kita belajar beberapa hari ini adalah ketika kita membangun pertumbuhan ekonomi yang baru itu
02:43Itu harus end to end
02:44Dan kemudian terintegrasi dalam satu ekosistem
02:48Satu yang perlu diperhatikan adalah masalah sampah ini
02:50Ketika populasi datang di satu tempat
02:54Itu kita juga harus berpikir mereka menghasilkan sampah
02:57Lalu sampahnya mungkin dikemanakan
02:58Kalau dalam jangka pendek yang kami lihat
03:01Jadi jangan hanya melihat benar sebagian besar
03:05Bahwa kawasan transmigrasi itu di rural area gitu
03:08Di daerah-daerah Cikete
03:09Tapi beberapa kawasan transmigrasi juga sudah mulai menjelpa menjadi perkotaan
03:15Seperti kawasan transmigrasi di Palopo
03:17Itu juga kota
03:19Terus kemudian di Sulawesi
03:21Terus kemudian Batam
03:22Itu juga kawasan transmigrasi yang ketika nanti industri itu tumbuh berkembang
03:27Pasti sampah akan menjadi masalah kalau tidak dipikirkan dari sekarang
03:30Berarti memang butuh waktu ya Pak ya untuk pembangunan seperti waste to energy seperti ini
03:35Yang seperti tadi Mbak Jagip juga pasti pernah dengar dari guide-nya sendiri
03:40Di sini saja itu sudah dimulai dari 98
03:42Jadi tidak ada yang instan
03:45Jadi kalau kita lihat ini, lihat clean sekali, bersih, tidak ada bau sampah
03:50Tidak bau ya Pak?
03:50Betul, nah itu juga karena mereka sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya
03:55Jadi yang harus kita lakukan adalah segera memulainya
03:59Mempersiapkan manusianya, SDM-nya untuk menjemput masa depan yang lebih baik
04:04Baik, terima kasih Pak Tita
04:06Nah itu saudara, memang butuh waktu untuk bagaimana membangun
04:10Teknik dengan teknologi pengolahan sampah menjadi energi
04:15Dan dari Chongqing, China, Rahmah Piliang, Kompas TV
04:25Cara baru nonton di Smart TV
04:27Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu
04:33Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
04:37Cari Kompas TV melalui pencarian
04:41Pilih aplikasi, lalu install
04:43Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
04:48Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga

Dianjurkan