00:10Intro
00:13Datang ke Dana Otoba rasanya sayang kalau cuma satu hari.
00:17Jika sudah ada rencana kesana di akhir Oktober,
00:21gak ada salahnya, tiba lebih awal dan memberi waktu
00:24buat gelajahi kawasan ini lebih dekat sebelum agenda gongnya dimulai.
00:28Perjalanan bisa dimulai dari parapat, menikmati udara pagi di tepian danau,
00:34melihat aktivitas masyarakat atau sekedar duduk sambil mengagumi ciptaan Tuhan
00:40dalam bentuk bentang toba.
00:42Itu semua bisa jadi pembuka.
00:45Di selawaktu, coba mampir ke tempat-tempat yang mengenalkan produk
00:49buatan tangan masyarakat lokal.
00:51Ada banyak kerajinan, kain, cenderamata, hingga produk olahan
00:56yang bisa dibawa jadi buah tangan.
01:00Selain beli oleh-oleh, pengunjung juga bisa menengok kreativitas
01:04dan keterampilan masyarakat sekitar toba terus berkembang
01:07jadi produk yang berdaya jual.
01:10Waktu berikutnya bisa diisi dengan icip-icip kuliner setempat,
01:14berhenti di rumah makan, dan mencoba berbagai olahan khas,
01:18lalu cicat sama penjualnya.
01:19Dari makanan hingga produk kreatif, banyak cerita tentang toba yang bisa ditemui
01:25lewat keseharian masyarakat.
01:28Kalau berjiwa petualang dan mau banyak eksplor, bisa banget.
01:32Lanjutkan perjalanan dengan mampir ke ruang-ruang kreatif,
01:35melihat karya lokal, berburu produk UMKM,
01:39atau menikmati pertunjukan dan aktivitas budaya yang ditemui sepanjang perjalanan.
01:45Cara sederhana nikmatin toba bukan hanya dari pemandangan,
01:49tapi juga dari orang-orang dan karya yang tumbuh di sekitar.
01:54Semua aktivitas itu bisa menjadi pengisi waktu sebelum memasuki agenda utama
01:59pada Sabtu 24 Oktober 2026.
02:03Di hari itu, kawasan Atsari Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
02:08akan menjadi lokasi Tarik Tombur Toba.
02:11Kegiatan yang diprakarsai anggota Komisi 7 DPR RI Bane Raja Manulu
02:18untuk mendorong potensi pariwisata Danau Toba
02:21sekaligus memanjukan pariwisata Sumatra Utara.
02:26Tarik Tombur Toba akan jadi ajang menyatukan keseruan lomba mancing,
02:31festival kuliner, serta pertunjukan seni dan budaya.
02:35Pengunjung gak hanya diajak menikmati Danau Toba dari tepian,
02:39tapi ikut merasakan pengalaman yang berlangsung di dalamnya.
02:43Dengan biaya pendaftaran 200 ribu rupiah,
02:46peserta bisa ikut kegiatan memancing sekaligus menikmati santapan bersama.
02:51Ikan hasil pancingan akan dinikmati dengan sambal tombur,
02:55ditemani hiburan musik dan kesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah.
03:00Harapannya kegiatan ini bisa menghadirkan daya tarik baru bagi wisatawan dari berbagai daerah,
03:07sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba.
03:12Menurut Bane, semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan secara rutin,
03:17semakin besar pula peluang untuk mendatangkan wisatawan
03:20dan memperpanjang aktivitas mereka selama berada di daerah tujuan.
03:26Jadi, kalau sudah menjadikan tarik tombur Toba sebagai alasan
03:30untuk datang ke Danau Toba akhir Oktober nanti,
03:33pertimbangkan untuk tiba lebih awal.
03:36Nikmati para pat, kenali produk dan kuliner lokalnya,
03:39temui berbagai cerita di sepanjang perjalanan,
03:42lalu jadikan 24 Oktober 2026 sebagai inti utama puncak perjalanan di Toba.
03:49Pendaftaran tarik tombur Toba dapat dilakukan melalui tautan di bio Instagram
03:54Adson Noly atau melalui s.id slash tombur.
03:58Datang dan rasakan suasananya, nikmati musiknya,
04:02dan jadi bagian dari perayaan Danau Toba yang kita jaga bersama-sama.
04:14Cara baru nonton di Smart TV
04:16Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
04:20langsung dari Smart TV kamu
04:22Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
04:26Cari Kompas TV melalui pencarian
04:29Pilih aplikasi, lalu install
04:32Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
04:37Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga
04:43Pilih aplikasi, lalu install