Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Tiga bulan berlalu, kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia belum juga tuntas dipadamkan.

Di tengah kepungan asap dan ancaman kesehatan, relawan dari berbagai lapisan masyarakat turun langsung, berjuang memadamkan api yang terus menyala.

Di tengah kondisi yang semakin mengkhawatirkan, relawan bersama TNI berjibaku melakukan pendinginan lahan gambut di Jalan Mahir Mahar Kilometer 10, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Di antara mereka, ada Elkana Christian, seorang mahasiswa yang memilih menyisihkan waktunya untuk menjadi relawan pemadam kebakaran, saat perkuliahan dijalani secara jarak jauh.

Elkana memilih terjun langsung ke lapangan dengan tujuan sederhana, yakni melihat langit Palangka Raya cerah kembali.

Lalu, seperti apa perjuangan relawan yang terjun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya?

Sudah bergabung bersama kami, Elkana Christian, seorang mahasiswa di Palangka Raya yang terjun langsung ke lapangan sebagai relawan.

Baca Juga Usai Dilantik, Kepala BNPB Kristomei Sebut Bakal Periksa Ulang Luasan Karhutla di https://www.kompas.tv/nasional/696188/usai-dilantik-kepala-bnpb-kristomei-sebut-bakal-periksa-ulang-luasan-karhutla

#karhutla #relawan #palangkaraya

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696192/full-cerita-mahasiswa-yang-jadi-relawan-pemadaman-karhutla-di-palangka-raya-kompas-petang
Transkrip
00:00Perjuangan relawan yang terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya
00:04akan diceritakan Elkana Christian, seorang mahasiswa di Palangkaraya.
00:08Bung Elkana dengan Tifal disini, selamat sore Bung.
00:13Selamat sore.
00:14Tampaknya di belakang Anda kondisi sudah hujan ya, betul?
00:19Iya betul, sedang hujan.
00:21Oke, itu dari foto berapa sudah mulai diguyur hujan di lokasi disana, boleh diceritakan?
00:29Jam tiga tadi, selesai jadinya hujan.
00:32Oke, ini titik Anda persisnya ada di mana? Boleh tahu?
00:35Di lingkaran normal, kilometer sepuluh.
00:38Oke, di tengah sekian lama cuaca terik dan sekian diguyur hujan.
00:42Ekspektasi Anda untuk kabut asap, titik karhut, akan bagaimana kemudian?
00:48Mungkin dampaknya makin akan asap ini akan bertambah.
00:51Karena adanya hujan ini bisa membuat setingan gambut itu bisa naik.
00:56Oke, tapi secara kondisi Anda pribadi, kesehatan fisik dan mental,
01:01ataupun juga keadaan teman-teman relawan yang lain,
01:03masih kuat untuk membantu tim damkar atau tim gabungan untuk memeramkan api disitu?
01:09Masih kuat.
01:11Bagaimana, Bung Elkana?
01:13Masih kuat.
01:16Tapi boleh tahu kondisi Anda sekarang bagaimana?
01:18Sudah ada gangguan keluhan kesehatan kah atau semua baik-baik saja?
01:21Atau bagaimana Anda melewati hari-hari sejauh ini?
01:25Saya melewati hari-hari sejauh semua.
01:28Oke.
01:29Dan ini kendala yang paling terasa sampai dengan sekarang.
01:33Ini kan sudah berbulan-bulan ya, Bung.
01:34Karhutlah di sana, kabut asap menyelimuti palangkaraya.
01:37Yang paling menghambat proses pemadaman sampai sekarang apa, Bung?
01:41Itu menghambatnya misi air.
01:43Terima kasih.
01:44Pemadaman sudah mendapatkan air dalam paris.
01:48Oke.
01:49Dan titik-titik itu makin bertambah sekarang?
01:52Makin sulit untuk pemadaman?
01:54Atau ada tim lagi yang dibantu untuk mempercepat proses pemadaman api di lahan-lahan terbakar, Bung?
02:00Mungkin makin meluas kebakarannya.
02:03Terima kasih.
02:04Banyak sekali kebakarannya ada di palangkaraya, semakin banyak titik-titik yang akan jadi.
02:09Oke.
02:10Dan sejauh ini yang Anda lihat penanganan dari otoritas terkait, Anda sebagai relawan oke ikut membantu.
02:16Tapi dari otoritas terkait yang membantu proses pemadaman ini, gimana sikap atau langkah-sikap yang diambil di mata Anda?
02:24Langkah-sikap saya ambil, mungkin saya sebagai relawan mungkin bisa membawa kebakarannya.
02:30Saya dalam membawa kebakarannya memadai lahan, karena banyak jauh titik-titik yang selalu dijangkau untuk para relawan.
02:40Oke.
02:41Dan harapan Anda kemudian, karena ini langit sudah menguning luar biasa, efeknya sudah cukup tebal kabut asap di situ.
02:48Harapan Anda kemudian kepada otoritas terkait akan bagaimana kemudian, Bung?
02:52Harapan saya mungkin tidak ada peribadi kebakaran lagi di tahun depan.
02:57Karena tahun ini sangat-sangat terang kemarin.
03:00Saya berdoa Anda juga dalam keadaan sehat, sekalipun Anda ikut terjun untuk memadamkan kebakaran lahan yang ada di sana.
03:05Terima kasih, Bung Elkanakris yang sudah berbagi cerita bersama kami. Selamat sore, Bung.

Dianjurkan