Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pentingnya transformasi untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

SBY menilai, tanpa transformasi yang berhasil, target Indonesia menjadi negara maju pada 2045 hanya akan menjadi ilusi.

"Kalau kita gagal bertransformasi, Indonesia Emas 2045 itu ilusi," ujar SBY di Universitas Padjajaran sebagaimana tayangan Nusantara Updates, Selasa (13/10/2026). (timecode 1:30)

SBY mengaku optimistis Indonesia mampu mencapai kemajuan dengan modal yang dimiliki saat ini.

Namun, ia mengingatkan bahwa target tersebut harus disertai perencanaan yang rasional dan realistis.

Sementara pada 2045, SBY berharap Indonesia mampu menjadi negara yang kuat dengan ekonomi dan demokrasi yang kokoh, penegakan keadilan yang semakin mengakar, serta penguasaan teknologi yang lebih maju.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Baca Juga INTIP! Gibran Berpantun di Wisuda Trisakti, Tekankan Teknologi untuk Dongkrak Pariwisata Indonesia di https://www.kompas.tv/video/695890/intip-gibran-berpantun-di-wisuda-trisakti-tekankan-teknologi-untuk-dongkrak-pariwisata-indonesia



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695900/sby-indonesia-emas-2045-itu-ilusi-kalau-indonesia
Transkrip
00:00Yang ketiga, betapa pentingnya human capital.
00:05Bicara human capital, bicara education.
00:08Bicara education adalah ibadah dan misi
00:12Bapak-Ibu sekalian yang sekarang sedang mengelola
00:18masa depan, mengelola UNPAD menuju masa depan yang lebih baik.
00:24Kemudian yang terakhir, ini unsur leadership.
00:30Kepemimpinan nasional haruslah visioner
00:34dan kemudian bisa melakukan transformasi.
00:40Transformasi itu sunatulah, kodrat.
00:44Saya bertransformasi anak desa dari Pacitan,
00:4920 tahun, transformasi menuju prajurit selama 30 tahun,
00:55transformasi lagi, mengembang tugas di pemerintahan 15 tahun.
01:00Sekarang saya kembali ke pangkuan masyarakat,
01:02bertransformasi, dan saya sekarang menggeluti dunia seni dan olahraga.
01:07I have to be sure, transformasi dalam perjalanan hidup saya juga sukses begitu.
01:13Demikan juga bangsa.
01:14Indonesia bukan nation in waiting,
01:19bukan hanya nation on the move,
01:22tetapi bangsa yang menjalankan great transformation.
01:29Kalau kita gagal bertransformasi,
01:33Indonesia emas 2045 itu ilusi.
01:36Menjadi negara maju in this century,
01:40itu juga yang disebut dengan a bridge too far.
01:44Masih rada jauh.
01:46Tetapi, dengan modal-modal yang baik,
01:49I am very optimistic
01:51bahwa Indonesia akan bisa memajukan dirinya
01:57dengan timeline yang kita bangun secara rasional dan realistik.
02:02Saya kerap memberikan motivasi, ajakan,
02:08sambil mengambil bagian dari ikhtiar besar itu.
02:14Kita punya destiny, punya goals.
02:192030, berarti tinggal 4 tahun lagi,
02:24insya Allah kita menjadi not only emerging market,
02:28tetapi juga emerging economy.
02:31Insya Allah bisa.
02:33Kita adalah ekonomi terbesar di ASEAN.
02:38Kita masuk 20 ekonomi besar dunia
02:41sejak tahun 2008 dulu.
02:44Insya Allah bisa.
02:46Nah, 2045, maafkan saya,
02:49kalau rata konservatif,
02:51at least kita menjadi a strong nation.
02:54Strong economy,
02:57strong democracy,
02:59kemudian punya justice yang makin kuat dan mengakar,
03:05kemudian strong technology,
03:09dan mudah-mudahan,
03:112045 is a good beginning
03:14membangun great civilization of bangsa Indonesia.
03:18bangsa yang maju, yang makmur,
03:21yang lebih dulu menjadi developed countries di Eropa, Jepang, Amerika.
03:26Itu sokogurunya, penyangganya, pilarnya itulah peradaban.
03:32Civilization, more than education, more than culture.
03:37Everything is there,
03:38termasuk penguasaan teknologi.
03:41So, my dream is,
03:42mimpi besar saya,
03:45menuju
03:46pertengahan abad 21 ini,
03:50kita harus membangun
03:52civilization Indonesia yang jauh lebih kuat,
03:56lebih mapan,
03:57dan lebih maju.
03:58Kalau civilizationnya kuat,
04:00ada goncangan global,
04:03pengaruh sana,
04:04pengaruh sini,
04:05kita akan tetap tegak.
04:09Dan kemudian,
04:10ekonomi kita akan menjadi self-developing economy,
04:13demikian juga,
04:14urusan demokrasi,
04:16urusan justice,
04:17will be moving forward,
04:19beautifully,
04:20nicely.
04:20Jadi,
04:22mari,
04:23ini para educators,
04:24saya bicara pada ruang yang tepat,
04:27forum yang tepat,
04:28mari bersama-sama bangsa ini,
04:31di samping melihat kepentingan jangka pendek,
04:33juga melihat apa yang hendak kita raih
04:36pada jangka yang lebih panjang lagi.
04:38Politisi,
04:40biasanya yang dipikirkan,
04:42pemilihan umum berikutnya lagi.
04:44Betul?
04:45Kalau gubernur, bupati, wali kota, presiden,
04:48semoga terpilih kembali.
04:49Itu sah, tidak salah.
04:51Anggota DPR RI, DPD, DPRD,
04:54terpilih kembali, tidak salah.
04:56Politisi,
04:57tapi negarawan,
04:59harus memikirkan masa yang jauh ke depan.
05:02Statement.
05:04Statement itu tidak harus mantan presiden,
05:06bukan semua bisa menjadi negarawan.
05:08Kalau memikirkan kepentingan bangsa dan negaranya,
05:13country over party,
05:15country first,
05:17jangan dibalik,
05:18jangan partai politik yang diutamakan,
05:20negaranya belakangan,
05:22wrong.
05:24Ada kata-kata,
05:26loyalty to my party,
05:29yang punya partai politik,
05:31ends
05:32when loyalty to my country begins.
05:35kata-kata,
05:37dolab.
05:37selamat menikmati

Dianjurkan