Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim COP31 di Antalya, Turki, pada November mendatang, pemerintah mengaku optimistis mendorong pendanaan iklim bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Usai pertemuan terbatas tingkat menteri di Jakarta, Senin (12/10/2026) sore, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyebut sejumlah komitmen terkait iklim telah dijalankan Indonesia sejak COP30 di Belm, Brasil, pada 2025.

Salah satunya adalah capaian swasembada beras yang akan menjadi pintu masuk untuk menghentikan pembukaan hutan menjadi lumbung pangan atau food estate.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut sejumlah inisiatif terkait perubahan iklim juga telah disiapkan.

Setidaknya ada enam isu penting yang akan dibahas dalam KTT Iklim COP31 di Antalya, Turki, pada November mendatang. Isu tersebut meliputi target pemanasan global 1,5 derajat Celsius, penghentian bahan bakar fosil, pendanaan iklim, transisi energi dan elektrifikasi, perlindungan laut dan masyarakat pesisir, serta penanganan sampah global.

#iklim #cop31 #indonesia

Baca Juga Antisipasi Perubahan Iklim, Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Kawasan Pesisir Serang di https://www.kompas.tv/regional/695426/antisipasi-perubahan-iklim-kolaborasi-lintas-sektor-hijaukan-kawasan-pesisir-serang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695681/ktt-cop31-di-turki-bahas-6-isu-iklim-indonesia-siapkan-sejumlah-inisiatif-kompas-pagi
Transkrip
00:00Di langkah TT Iklim KOP Terjiwan di Antalya, Turkiye November mendatang,
00:05pemerintah mengaku optimis mendorong pendanaan iklim untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia.
00:11Sejumlah capaian jadi modal Indonesia.
00:19Usai pertemuan terbatas tingkat menteri di Jakarta,
00:22Senin sore, putusan khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi,
00:26Hashim Coyo Hadi Kusuma menyebut,
00:28Sejumlah komitmen terkait iklim sudah dijalankan Indonesia sejak COP30 di BALEM tahun 2025 lalu.
00:36Salah satunya capaian suasembada beras yang akan jadi pintu masuk penghentian pembukaan hutan
00:42menjadi lumbung pangan atau food estate.
00:45Program yang dulu ditetapkan pemerintah yaitu pembukaan hutan
00:52bisa sampai 2 juta hektare dan lebih atau kekurang itu tidak perlu lagi.
00:57Peluasan hutan, peluasan sawah tidak diperlukan lagi karena
01:05lahan sawah yang sedang dipakai sudah cukup mencukupi
01:10kebutuhan suasembada pangan kita.
01:14Yang sudah tercapai adalah suasembada beras.
01:17Jadi ini suatu hal, suatu persen yang penting yang saya akan bawa seberkutusan khusus di Turkiye
01:24bahwa Indonesia tidak perlu lagi membuka lahan.
01:30Sementara Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut,
01:34sejumlah inisiatif terkait perubahan iklim juga telah disiapkan.
01:38RUU tentang perubahan iklim yang berkeadilan,
01:43kemudian undang-undang RUU tentang EBT ya.
01:46Jadi itu satu inisiatif yang ditutunggu juga oleh dunia internasional
01:51terkait dengan perubahan iklim ini.
01:54Setidaknya ada enam isu penting yang akan dibahas di KTTI Klimkop 31
01:59di Antalya, Turkiye November mendatang.
02:02Target pemanasan global 1,5 derajat Celcius,
02:06penghentian bahan bakar fosil, pendanaan iklim,
02:10transisi energi dan elektrifikasi,
02:12perlindungan laut dan masyarakat pesisir,
02:15dan penanganan sampah global.

Dianjurkan