00:00Di langkah TT Iklim KOP Terjiwan di Antalya, Turkiye November mendatang,
00:05pemerintah mengaku optimis mendorong pendanaan iklim untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia.
00:11Sejumlah capaian jadi modal Indonesia.
00:19Usai pertemuan terbatas tingkat menteri di Jakarta,
00:22Senin sore, putusan khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi,
00:26Hashim Coyo Hadi Kusuma menyebut,
00:28Sejumlah komitmen terkait iklim sudah dijalankan Indonesia sejak COP30 di BALEM tahun 2025 lalu.
00:36Salah satunya capaian suasembada beras yang akan jadi pintu masuk penghentian pembukaan hutan
00:42menjadi lumbung pangan atau food estate.
00:45Program yang dulu ditetapkan pemerintah yaitu pembukaan hutan
00:52bisa sampai 2 juta hektare dan lebih atau kekurang itu tidak perlu lagi.
00:57Peluasan hutan, peluasan sawah tidak diperlukan lagi karena
01:05lahan sawah yang sedang dipakai sudah cukup mencukupi
01:10kebutuhan suasembada pangan kita.
01:14Yang sudah tercapai adalah suasembada beras.
01:17Jadi ini suatu hal, suatu persen yang penting yang saya akan bawa seberkutusan khusus di Turkiye
01:24bahwa Indonesia tidak perlu lagi membuka lahan.
01:30Sementara Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut,
01:34sejumlah inisiatif terkait perubahan iklim juga telah disiapkan.
01:38RUU tentang perubahan iklim yang berkeadilan,
01:43kemudian undang-undang RUU tentang EBT ya.
01:46Jadi itu satu inisiatif yang ditutunggu juga oleh dunia internasional
01:51terkait dengan perubahan iklim ini.
01:54Setidaknya ada enam isu penting yang akan dibahas di KTTI Klimkop 31
01:59di Antalya, Turkiye November mendatang.
02:02Target pemanasan global 1,5 derajat Celcius,
02:06penghentian bahan bakar fosil, pendanaan iklim,
02:10transisi energi dan elektrifikasi,
02:12perlindungan laut dan masyarakat pesisir,
02:15dan penanganan sampah global.