Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Empat anak buah kapal warga negara Indonesia akhirnya pulang ke Tanah Air, usai berhasil dibebaskan dari penyanderaan perompak Somalia selama lima bulan. Keluarga menyambut haru kepulangan mereka.

Lima bulan disandera perompak di perairan Somalia. Empat ABK asal Gowa dan Bulukumba, Sulawesi Selatan, Pemalang, Jawa Tengah, dan Bogor, Jawa Barat, akhirnya pulang dengan selamat.

Kecemasan keluarga berganti rasa syukur saat keempatnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa malam.

Keempatnya termasuk dari total 17 kru kapal MT Honour 25 yang disandera perompak Somalia sejak April lalu.

Sementara, Ashari Samadikun, Kapten Kapal, meminta maaf karena kelima awak kapal meninggal dunia saat operasi penyelamatan.

Tiga korban berasal dari Pakistan, satu dari Myanmar, dan satu lagi dari India.

Operasi penyelamatan ABK pada 29 September lalu lewat pasukan maritim Puntland di Somalia.

Menteri Luar Negeri menyebut, proses pembebasan keempat WNI perlu waktu panjang karena melibatkan upaya diplomasi dan koordinasi dengan berbagai pihak.

Kasus pembajakan kapal MT Honour 25 terjadi di perairan sekitar Hafun, Somalia, pada 22 April 2026.

Selama proses pembebasan, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Nairobi berkoordinasi dengan pemerintah Somalia, pemilik kapal, serta pihak terkait lainnya.

#ABK #WNI #perompak

Baca Juga Ijab Kabul di Depan Jenazah Orangtua & Adik Korban Pembunuhan di Lampung | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/694956/ijab-kabul-di-depan-jenazah-orangtua-adik-korban-pembunuhan-di-lampung-berita-utama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694957/penuh-haru-4-abk-wni-pulang-ke-tanah-air-usai-jadi-korban-penyandaraan-perompak-berita-utama
Transkrip
00:00Saudara kita ke informasi lain, empat anak buah kapal warga negara Indonesia
00:05akhirnya pulang ke tanah air, usai berhasil dibebaskan dari penyanderaan perompak Somalia selama lima bulan.
00:12Keluarga menyambut haru ke pulangan mereka.
00:23Pulang ke pelukan keluarga, jadi doa yang terwujud.
00:28Lima bulan disandera perompak di perairan Somalia, empat ABK asal Goa dan Buluk Bumpa Sulawesi Selatan,
00:35Pemaleng Jawa Tengah dan Bogor Jawa Barat akhirnya pulang dengan selamat.
00:40Kecemasan keluarga berganti dengan rasa syukur saat keempatnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada selasa malam.
00:48Kempatnya termasuk dari total 17 kru kapal MT Honor 25 yang disandera perompak Somalia sejak April lalu.
00:56Sementara, Ashari Samadikun, kapten kapal, meminta maaf karena kelima awak kapal meninggal dunia saat operasi penyelamatan.
01:07Tiga korban berasal dari Pakistan dan satu dari Myanmar dan satu lagi dari India.
01:14Memohon maaf sebesar-besarnya kepada kelima keluarga kru saya yang telah meninggal.
01:22Saya tidak bisa menempat dijanji saya.
01:31Membawa semua kru saya dengan keadaan selamat.
01:34Saya memohon maaf sebesar-besarnya.
01:37Operasi penyelamatan ABK pada 29 September lalu lewat pasukan maritim Poonland di Somalia.
01:44Menteri Luar Negeri menyebut proses pembebasan keempat WNI perlu waktu panjang
01:47karena melibatkan upaya diplomasi dan koordinasi dengan berbagai pihak.
01:51Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih pertama kepada Kapten Azari
01:58yang merupakan kapten kapal yang sangat bertanggung jawab dan memimpin para kru
02:07sehingga khususnya kru Indonesia dalam selamat di kapal dan dalam proses pembebasan ini dapat selamat.
02:18Sekali lagi kita bersyukur bahwa seluruh saudara-saudara kita kembali dengan selamat
02:28dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga.
02:32Kasus pembajikan kapal MT-Awnard 25 terjadi di perairan sekitar Hafun, Somalia pada 22 April 2026.
02:39Selama proses pembebasan, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Nairobi
02:43berkoordinasi dengan pemerintah Somalia, pemilik kapal, serta pihak terkait lainnya.

Dianjurkan