- 8 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang gugatan ijazah Gibran dengan agenda pembuktian pemohon digelar di Mahkamah Konstitusi pada Rabu (30/9/2026).
Hakim MK bertanya ke tiga ahli dari pihak Denny Indrayana yakni Yance Arizona, Titi Anggraini, dan Bivitri Susanti.
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyoroti banyaknya calon dalam sengketa Pilkada yang menggunakan ijazah atau bukti kelulusan Paket C untuk memenuhi syarat pendidikan.
Baca Juga [FULL] Titi Anggraini Jadi Ahli di Sidang Ijazah Gibran, Soroti Regulasi KPU di https://www.kompas.tv/nasional/693540/full-titi-anggraini-jadi-ahli-di-sidang-ijazah-gibran-soroti-regulasi-kpu
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693541/full-sidang-ijazah-gibran-hakim-mk-tanya-bivitri-susanti-titi-anggraini-soal-pkpu-hingga-ijazah
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Nah berarti sekarang pemohon, termohon pihak terkait sudah diberi kesempatan untuk mendalami ahli,
00:08sekarang tiba giliran majelis untuk mendalami ahli.
00:15Yang Mulia Pak Arsul, Prof. Guntur, Yang Mulia Pak Danilius Mik, Prof. Eni,
00:24nanti kalau dalam perjalanan Anda bertambah silakan.
00:26Dimulai dari Yang Mulia Bapak Arsul Sani.
00:30Terima kasih Yang Mulia Pak Ketua Sidang.
00:35Saya harus bertanya dengan hati-hati kalau enggak dimarahi sama Yang Mulia Ketua Sidang nanti.
00:42Nah ini untuk Mbak Bibip, tapi sebelumnya terima kasih semuanya atas keterangan tiga orang ahli
00:52dan juga tadi saksi Pak Putu yang telah meninggalkan persidangan ini.
01:00Terima kasih untuk semua keterangan.
01:02Saya ingin mulai bertanya atau mendalami dari apa yang tadi telah disampaikan oleh para ahli,
01:08dari apa yang ahli sampaikan sebagai keterangan tertulis yang dikirimkan oleh pemohon atau kuasanya kepada Mahkamah Konstitusi.
01:22Saya mulai dari apa yang disampaikan dalam keterangan tertulis dari Mbak Bifidri Susanti.
01:32Saya panggil Mbak saja ya supaya kelihatan tetap mudah begitu ya.
01:36Nah di poin tiga ini Mbak Bifid mengatakan dalam perkara ini argumentasi mengenai kewenangan Mahkamah,
01:50kedudukan hukum pemohon, dan persyaratan formulainya tetap harus dijawab secara kuat.
01:57Maksudnya ini harus dijawab oleh Mahkamah nantinya.
01:59Nah itu kan, berlanjutnya pemeriksaan perkala perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pembuktian,
02:07tanpa menganggap bahwa seluruh persoalan formul telah diputus secara final apabila Mahkamah belum menyatakannya secara tegas.
02:17Memang Mahkamah belum menyatakan secara tegas sikapnya atas hal-hal formul itu.
02:22Nah saya ingin bertanya, apakah dengan statement ini, ini ahli ingin menyampaikan kepada Mahkamah
02:30bahwa dalam putusan akhirnya nanti, Mahkamah tetap harus memeriksa segala aspek formul.
02:39Baik yang menyangkut gelengkapan formul permohonan, yang menyangkut tentu timing permohonan,
02:49maupun yang menyangkut kedudukan hukum para pemohon.
02:53Itu yang ingin saya tanyakan.
02:56Kenapa kok saya tanyakan?
02:58Karena terdapat juga pendapat, dengan masuknya persidangan dalam perkara ini kepada tahap pembuktian,
03:09maka itu dianggap sudah terlewati.
03:12Nah, itu maka saya ingin tanyakan itu.
03:16Yang berikutnya ini untuk Mas Yance ini.
03:20Pertanyaannya hampir sama, karena Mas Yance pun dalam angka 7 dari keterangan tertulisnya,
03:29juga menyatakan, namun pemeriksaannya melalui perselisian hasil pemilu
03:34tetap memerlukan dasar kewenangan dan pemenuhan syarat hukum acara.
03:41Hubungannya dengan pasal 7A dan 7B UUD 1945 harus dijelaskan.
03:48Sebabnya kami semua pemaksulan juga mencakup keadaan presiden atau wakil presiden tidak lagi memenuhi syarat.
03:58Nah, hal yang sama saya tanyakan.
04:00Nah, untuk tiga ahli, saya mohon juga pencerahan ini.
04:08Kalau kita baca permohonan para pemohon ini,
04:11ya, pada bagian petitum,
04:14ya, jadi saya tidak mempertanyakan hal-hal yang tadi sudah ditanyakan oleh para pihak.
04:21Itu petitum nomor 6, ya,
04:25itu pemohon meminta kepada mahkamah,
04:28saya bacakan,
04:29membatalkan pelantikan Gibran Raka Buming Raka
04:34sebagai wakil presiden yang dilaksanakan oleh Majelis Permusawaratan Rakyat.
04:40Kemudian petitum nomor 7,
04:42memerintahkan Majelis Permusawaratan Rakyat
04:46menyelenggarakan sidang
04:48untuk memilih wakil presiden
04:51dari dua calon yang diusulkan oleh presiden
04:54selambat-lambatnya dalam waktu 60 hari
04:57sejak putusan ini dibacakan
05:00sebagaimana diatur dalam pasal 8 ayat 2
05:03Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.
05:10Nah, saya mohon penjelasan ini
05:13atau point of view-nya para ahli.
05:17Karena kalau tadi saya mendengarkan, menyimak,
05:21ya,
05:22arah keterangan para ahli itu
05:24membedakan antara
05:26disqualification dengan impeachment.
05:29yang diatur dalam pasal 7A dan 7B tadi.
05:35Nah, kalau, ini berandai-andai,
05:40kalau harus dipenuhi,
05:42apa kemudian
05:45constitutional framework yang dimiliki
05:48atau yang bisa dipergunakan oleh mahkamah?
05:52Mahkamah itu kan keundangannya diatur
05:55di dalam baik Undang-Undang Dasar
05:57maupun dalam Undang-Undang
05:58tentang mahkamah konstitusi.
06:01Bagaimana mahkamah bisa,
06:05ya,
06:06kemudian punya kewenangan
06:07membatalkan pelantikan.
06:08Ini yang diminta dibatalkan pelantikannya.
06:13Kemudian bagaimana mahkamah bisa
06:16memperintahkan MPR
06:18untuk menyelenggarakan sidang?
06:20Ya.
06:23Kan apakah bisa
06:24karena demi anggapan
06:27memenuhi keadilan
06:28substantif,
06:30kemudian katakanlah
06:32constitutional framework itu
06:34harus ditabas.
06:37kalau constitutional framework itu
06:40apa kita anggap sebagai bagian
06:43dari keadilan proseduran.
06:46Bagaimana hal-hal seperti ini
06:48bisa dijelaskan,
06:50ya,
06:51untuk bisa dikabulkan
06:52dalam perspektif para
06:54para ahli.
06:55Padahal tadi
06:56keterangannya jelas,
06:58ya,
07:01dibedakan
07:02antara
07:03disqualification
07:04dengan impeachment tadi.
07:06Ya.
07:07Ini kan semua hal-hal yang
07:09ada di dalam
07:11pasal
07:127B.
07:14Ya.
07:15Nah,
07:15saya mohon
07:15pandangan ahli.
07:17Saya kira itu saja
07:18dari saya.
07:19Terima kasih,
07:19Yang Mulia Pak Ketua Sidang.
07:21Terima kasih,
07:21Yang Mulia Bapak Arsosani.
07:23Yang Mulia Prabu Guntur Hamzang,
07:24silakan.
07:25Ya,
07:25Terima kasih,
07:26Yang Mulia Bapak Wakil Ketua
07:27selaku pimpinan sidang.
07:30Terima kasih
07:31para ahli,
07:32Pak Yance,
07:34Pak Ibu Bivitri,
07:36dan Ibu Titik,
07:37ya,
07:37yang telah memberikan
07:39keterangan
07:40keahliannya.
07:42Saya
07:42ingin bertanya,
07:44tapi pelan-pelan,
07:45ya,
07:45biar bisa
07:47disimak
07:48dengan baik-baik.
07:51Ya,
07:53ini sebetulnya
07:54intinya adalah
07:54persoalan
07:55syarat pendidikan.
07:58Ya,
07:58jadi syarat pendidikan
07:59sebagaimana yang
08:01diatur dalam
08:02pasal 169
08:04huruf R,
08:05ya,
08:05Undang-Undang Pemilu,
08:06Undang-Undang 7
08:072017.
08:092017.
08:10Nah,
08:11ini forumnya ini
08:12kita tidak berbicara
08:13tentang pengujian Undang-Undang,
08:15Judicial Review.
08:16Ini forumnya adalah
08:18forum
08:18PHPU.
08:21Nah,
08:21sehingga
08:22tentu kita tidak berbicara
08:24tentang bagaimana ini
08:25menafsirkan
08:26pasal
08:27169
08:28huruf R ini
08:29dalam kaitannya
08:30dengan
08:30konstitusi,
08:32tetapi
08:32kita akan berbicara
08:33tentu ini
08:34dalam kaitannya
08:35dengan bagaimana
08:35implementasi
08:37norma
08:38pasal 169
08:40huruf R ini
08:41ya,
08:42dalam
08:42pelaksanaannya.
08:44Kan begitu?
08:45Sehingga inilah
08:46terjadinya
08:47forum ini
08:48berangkat dari
08:48soal
08:50pelaksanaan
08:51dari
08:51pasal 169
08:54huruf R.
08:55ternyata
08:56di masyarakat
08:58kita
08:59ini ada
09:00memberi
09:01pemaknaan,
09:02memberi
09:03tafsir yang
09:03saya tangkap
09:04ini ya,
09:05dari masyarakat
09:06ini,
09:07dari publik
09:07ya,
09:08bahwa
09:09pasal 169
09:11huruf R
09:12Undang-Undang
09:13Pemilu itu
09:14ya,
09:15bahan
09:16kalimat lengkapnya
09:17itu
09:17berpendidikan
09:19paling rendah
09:20tamat
09:20ya,
09:22sekolah
09:23menengah
09:23atas
09:23atau SMA
09:24ya,
09:26atau
09:26dan juga
09:26ada
09:27Madrasa Aliyah
09:28SMK
09:30ya,
09:31dan
09:31apa,
09:33Madrasa
09:34Aliyah
09:35Kejuruan
09:37Madrasa
09:38ya,
09:39atau sekolah
09:39lain yang
09:40sederajat
09:41itu kan kalimat
09:42ininya,
09:42tapi
09:43sederhananya
09:44singkatnya
09:44ini
09:45soal
09:46paling rendah
09:48tamat
09:49SMA,
09:50MA,
09:51SMK,
09:52MAK,
09:53kan gitu ya,
09:55atau
09:57sekolah
09:58lain yang
09:58sederajat
09:59jadi
10:01soalnya
10:01di sini
10:03nah,
10:04kalau kita
10:05melihat
10:07pasal ini
10:07sebetulnya
10:08jelas sudah
10:09tetapi ternyata
10:10tafsirnya
10:10jadi
10:11saya menangkapnya
10:12ini di publik
10:13ini berbeda
10:14nah,
10:15oleh karena itu
10:16berbeda ini
10:16saya mau minta
10:17pemahaman
10:19dari ahli
10:20penjelasan
10:21beri kami
10:21tolong kami
10:22diberikan
10:24perspektif
10:25yang jelas
10:25ini sebetulnya
10:27arahnya ini
10:28kemana nih
10:31ini ada
10:32setidaknya
10:32ada dua
10:33atau tiga nih
10:34yang
10:34tafsir ini
10:35yang muncul
10:36yang pertama
10:38ya dari
10:39apa namanya
10:41frasa yang
10:42ini paling
10:43rendah tamat
10:45SMA ini
10:46atau SMK
10:47atau yang sederajat
10:49ini
10:49itu artinya
10:51jika sudah
10:52menyerahkan
10:54ijasa pendidikan
10:55terakhir
10:56kan gitu ya
10:57yang terakhir
10:58misalnya
10:59seorang calon itu
11:01punya ijasa
11:02S1
11:03S2
11:04S3
11:04kalau dia sudah
11:05serahkan ijasa
11:06S3 nya
11:07kan begitu
11:09atau sudah
11:10menyerahkan ijasa
11:10S2 nya
11:11S1 nya
11:13ya
11:14maka
11:15menurut penalaran
11:16yang wajar
11:17yang bersakutan
11:18telah
11:19ya
11:20tamat
11:21SMA
11:21ini
11:22tafsir
11:23seperti itu
11:24yang ada
11:25di masyarakat
11:25kita
11:26nah
11:27nanti
11:28tolong nanti
11:29diberikan
11:29penjelasan
11:31tafsir yang kedua
11:33paling rendah
11:35tamat SMA itu
11:36ya
11:37ini saya ambil
11:38singkatnya saja ya
11:39SMA
11:40karena kalau ini
11:41panjang SMA
11:42MA
11:42SMK
11:44aliat
11:44seterusnya
11:45itu artinya
11:47bahwa yang bersangkutan
11:48harus
11:49menyerahkan
11:50ijasa
11:50SMA nya
11:51kan gitu
11:53menyerahkan
11:54ijasa
11:55SMP nya
11:55menyerahkan
11:57ijasa
11:58SD nya
11:58semua
11:59ijasa
12:00yang paling
12:02bawah itu
12:03itu harus
12:04diserahkan
12:05ya
12:07apakah itu
12:08yang harus diserahkan
12:09seperti itu
12:10ini tafsir
12:10keduanya
12:11sementara
12:12ijasa
12:13yang lebih
12:14tingginya
12:15ijasa S1
12:16S2
12:17itu opsional
12:18saja
12:20kan begitu
12:21nah ini
12:22tolong kami
12:22diberikan
12:23apa namanya
12:25penjelasan
12:26yang clear
12:26ini preferensinya
12:27ahli ini
12:28yang mana
12:29kan begitu
12:31dan kalau bisa
12:34lebih bagus lagi
12:35kalau ahli
12:36bisa menjelaskan
12:38dari perspektif
12:39original intentnya
12:40pasal
12:42169
12:43huruf R
12:43ini
12:44ini ketika ini
12:45dibahas di
12:46DPR
12:47apakah
12:49ahli punya
12:50informasi
12:53pengetahuan
12:53bahwa sebetulnya
12:54arahnya
12:55yang pertama
12:56tadi
12:57atau yang kedua
12:58kan begitu
13:01nah ini
13:02tolong kami
13:03di
13:03apa namanya
13:04di
13:05berikan
13:06penjelasan
13:07supaya apa
13:08kita nanti
13:10mau
13:10ya nanti
13:11mungkin
13:12minggu depan
13:13nanti
13:13ketika nanti
13:14ini saya juga
13:14akan menanyakan
13:15ini ke KPU
13:16ini implementasinya
13:19ini di KPU
13:20ini
13:20apakah ini
13:21tafsir yang pertama
13:22atau tafsir yang kedua
13:24kan begitu
13:27nah sehingga
13:29ini menurhemat saya
13:30perlu di
13:31ketahui
13:32dijelaskan
13:34ternyata
13:35ini ada dua
13:36tafsir yang muncul
13:38kan begitu
13:39nah ini
13:40menurhemat saya
13:42ini perlu kita
13:42apa namanya
13:44dapatkan penjelasan
13:45yang jelas
13:46menyangkut ini
13:47sebab apa
13:48nah ini saya
13:49mau masuk ke
13:52Pak Yance
13:53Arizona
13:53ya dalam
13:55kaitannya
13:55tapi ini tadi
13:56semua bisa
13:57tiga-tiganya
13:57bisa menjelaskan
13:58tadi itu
14:00perspektif itu
14:02ini
14:03kaitannya
14:04dengan soal
14:05diskualifikasi
14:06dalam kaitannya
14:07dengan individual
14:08backward
14:09looking tadi
14:10yang dijelaskan
14:11oleh Pak Yance
14:12dalam kaitannya
14:14dengan prinsip
14:15jujur dan adil
14:16ya
14:16kita memang
14:17punya konstitusi
14:19mengusung prinsip
14:20jujur dan adil
14:20selain luber tadi
14:23jika
14:23seseorang
14:24ini pertanyaan saya
14:25jika seseorang
14:26telah jujur
14:27ya ini
14:28pendalaman ini ya
14:29karena kami perlu
14:30mendalam ini
14:31adunya perspektifnya
14:32jika seseorang
14:33telah jujur
14:34menyampaikan
14:35dokumen terkait
14:36yang diperlukan
14:37ya seorang calon ini
14:40telah jujur
14:40menyampaikan
14:41dokumen terkait
14:43yang diperlukan
14:44sesuai dengan
14:45cakupan norma
14:46makanya tadi
14:47ini karena
14:47dua tafsir ini
14:49ya
14:50dua tafsir ini
14:51nah
14:53kemudian
14:54cakupan
14:55namun terdapat
14:56interpretasi
14:56yang dua tafsir tadi
14:58makanya saya memulai
14:58dengan dua tafsir
14:59yang belum
15:01clear
15:02karena ini ada
15:03pendapat yang
15:04berbeda ya
15:05belum clear
15:06tapi karena ada
15:07pendapat yang
15:07berbeda
15:08terhadap
15:09bekerjanya
15:10norma ini
15:10norma 169
15:12huruf R ini
15:13ya
15:14atau karena
15:15sistem
15:16pendidikan
15:17ya
15:18yang berbeda
15:19karena ini
15:21kaitannya dengan
15:22pendidikan di luar negeri
15:24ada sistem
15:25pendidikan yang
15:26berbeda
15:27apakah hal ini
15:28juga disebut
15:29ya
15:30Pak Yance
15:31sudah jujur
15:32menyampaikan
15:33semua data informasi
15:34karena ini
15:36ada perbedaan
15:37tafsir
15:38yang tadi
15:39saya sudah jelaskan
15:40dan juga
15:40atau juga
15:42karena perbedaan
15:43sistem pendidikan
15:44ya
15:45apakah ini
15:46juga dapat disebut
15:47melanggar
15:47asas jujur
15:48dan adil
15:49kan gitu
15:51dan
15:52nah
15:53apakah
15:54dalam kaitannya
15:55dengan
15:56apa
15:57backward looking
15:58disqualification
15:59ini
15:59ya
16:01apakah ini
16:03ya
16:04yang istilahnya
16:05Bu Fitri ini
16:06bukan
16:07tidak lagi
16:08memenuhi syarat
16:09tapi tadi
16:10saya dengar
16:10kata
16:10luput
16:11ya kan
16:12tadi ada kata
16:14Bu Fitri
16:14ada kata
16:15ini luput
16:15ini
16:16luput
16:17ini dapat
16:19dipersoalkan
16:20tanpa
16:20batas waktu
16:21berapa lama
16:22sih
16:24persoalan luput
16:25ini dipersoalkan
16:27tanpa
16:28batas waktu
16:29gitu
16:29bukankah
16:31yang namanya
16:32pertandingan
16:34olahraga itu
16:35yang berasal
16:35dari kata
16:36sportif
16:36sportifitas
16:37itu juga
16:39ada
16:39batas
16:40waktunya
16:41ya
16:42kapan
16:43kapan kita
16:43mau mengatakan
16:44ini
16:44game
16:45is over
16:47kira-kira
16:48bagaimana
16:49ini tadi
16:50Pak Yance
16:50dalam kaitannya
16:52dengan
16:52apa namanya
16:53diskualifikasi
16:54ini yang
16:55sifatnya
16:57apa
16:58yang
16:58individual
16:59backward looking
17:00tadi
17:00sampai kapan
17:02ini kita
17:02ya
17:04mungkin itu
17:04mungkin kami butuh
17:05pencerahan
17:06ya
17:06penjelasan
17:08yang lebih
17:08clear
17:09mungkin itu
17:10yang mulia
17:10Bapak Wakil
17:11saya kembalikan
17:12ke Pak Ketua
17:12Pimpinan Sidang
17:13terima kasih
17:14yang mulia
17:15Pak Guntur Hemzah
17:16berikut yang mulia
17:16Bapak Dokter
17:17Daniel Jusmik
17:18persilakan
17:18baik terima kasih
17:20Pak Wakil
17:22untuk
17:22Pimpinan Sidang
17:26terima kasih
17:27untuk
17:27ketiga
17:28ahli ya
17:29juga tadi
17:30saksi yang
17:31sudah
17:31selesai
17:34nah
17:35saya melihat
17:36permohonan
17:37ini
17:38ini kan
17:38semacam
17:39anomali
17:43kalau
17:44saya tangkap
17:45dari
17:46baik
17:47pemohon
17:48maupun
17:49ahli
17:49ini pada
17:51frekuensi
17:52yang sama
17:52kelihatannya
17:53mengajak
17:55mahkamah
17:56untuk
17:57tidak
17:59berpikir
18:00secara
18:01normatif
18:03semata
18:03tetapi
18:06mengajak
18:06mahkamah
18:07untuk masuk
18:08pada
18:08metayuridis
18:12tapi di
18:14sisi lain
18:14kalau
18:15kita mendengar
18:16jawaban
18:17termohon
18:18juga
18:19pihak terkait
18:20ini
18:22mereka tetap
18:23konsisten
18:23pada
18:24hukum
18:26acara
18:27PHPU
18:28Pilpres
18:30karena
18:31karena itu
18:31baik
18:32jawaban
18:33maupun
18:34pertanyaan-pertanyaan
18:35tadi
18:35itu sangat
18:36normatif
18:39nah
18:40tadi
18:41Bu B. Fitri
18:41mengatakan
18:42bahwa
18:43dalam
18:44sistem
18:45pemerintahan
18:46presidensial
18:49presiden
18:50dan wakil
18:50presiden
18:52tidak bisa
18:53diberhentikan
18:54kecuali
18:55karena
18:55impeachment
18:59tapi di
19:00sisi yang lain
19:01Bu B. Fitri
19:01juga
19:02mengatakan
19:02bahwa
19:03ada
19:04implied
19:05power
19:05atau
19:07kekuasaan
19:07implicit
19:08yang ada
19:08pada
19:09mahkamah
19:09untuk
19:11menjaga
19:12negara
19:12hukum
19:13dan
19:14konstitusi
19:17terutama
19:18terkait
19:19dengan
19:20pemilu
19:21ini
19:23nah
19:24dalam
19:25kaitan
19:25dengan
19:25ini
19:28kalaupun
19:29mahkamah
19:30melanjutkan
19:31pada
19:31pemeriksaan
19:33pembuktian
19:34ini kan
19:35sikap
19:35MK juga
19:36belum nampak
19:37kecuali
19:37nanti
19:38setelah
19:38putusan
19:40tapi
19:41ada beberapa
19:42hal yang
19:42menurut saya
19:43juga perlu
19:43di
19:44klarifikasi
19:45misalnya
19:46gini
19:46kalau
19:48khusus
19:49sengketa
19:49PHPU
19:51Pilpres
19:51ini kan
19:52baru pertama
19:53yang anomali
19:55yang saya katakan
19:56tadi
19:57sementara
19:59kalau kita
19:59lihat pada
20:00kasus-kasus
20:01sengketa
20:01Pilkada
20:03itu
20:04ada
20:05deadline-nya
20:06kecuali
20:08ada
20:08perintah
20:09PSU
20:10sehingga
20:12kemudian
20:12mahkamah
20:13konstitusi
20:14itu
20:14kemudian
20:15merobah
20:16PKPU
20:17terkait
20:19dengan
20:19sengketa
20:20Pilkada
20:21pasca
20:22PSU
20:24nah
20:26kalau disini
20:26MK
20:27akan hanya
20:27membuat
20:28PMK
20:30nomor 1
20:302026
20:31tetapi
20:32tidak
20:33merobah
20:33PMK
20:35terkait
20:35dengan
20:36pedoman
20:36teknis
20:37dalam
20:38penanganan
20:39perkara
20:39perselisihan
20:41hasil
20:41pemilihan
20:42umum
20:42dan seterusnya
20:45artinya
20:46bahwa
20:46makamah
20:47diikat
20:48ada dua
20:48hal
20:49yang pertama
20:51makamah
20:52diikat
20:52untuk
20:53tunduk
20:54pada
20:55hukum acara
20:56dan yang
20:57kedua
20:58makamah
20:58juga diikat
20:59pada
21:00kode etik
21:02nah
21:03kalau tadi
21:04dari ketiga
21:05ahli
21:05memang
21:05mengajak
21:06MK
21:06untuk berpikir
21:07keluar
21:09sementara
21:10tadi
21:10yang oleh
21:10Pak Arsul
21:11juga
21:11sudah
21:11ingatkan
21:12justru
21:13petitum
21:14dari
21:15pemohon
21:16ini
21:16ini
21:17saya
21:17berharap
21:18ahli ini
21:19keluar dari
21:19frekuensi
21:20itu
21:21dengan
21:22pemohon
21:23untuk bisa
21:23memberikan
21:24pencerahan
21:25atau
21:26pengayaan
21:26bagi
21:26mahkamah
21:27sehingga
21:28nanti
21:28keputusan
21:29mahkamah
21:29itu bisa
21:30objektif
21:32karena
21:33tadi
21:33saya lihat
21:34misalnya
21:34gini
21:34ada
21:35empat
21:35model
21:37disqualifikasi
21:37yang diangkat
21:39oleh
21:39ahli
21:41yang
21:41saya lihat
21:43justru
21:44ada satu
21:44yang juga
21:46menarik
21:46soal
21:47time limit
21:48membatasi
21:49untuk
21:50dua periode
21:51ini kan
21:52juga
21:52salah satu
21:53jalan keluar
21:54misalnya
21:55atau
21:56tadi
21:56Ibu B. Fitri
21:57mengangkat
21:58ada kendala
21:59di pengajuan
22:00di PT. TUN
22:01yang kemudian
22:02salah satu
22:03pertimbangan
22:04hakim itu
22:04menyatakan
22:05ada semacam
22:06judicial instruction
22:07judicial order
22:09bahwa
22:09ini seharusnya
22:10diselesaikan oleh
22:11mahkamah
22:13konstitusi
22:15tapi di sisi
22:16yang lain
22:16tadi juga
22:17Ibu B. Fitri
22:19sempat
22:19mengangkat
22:20terkait dengan
22:20persoalan
22:21impeachment
22:22dan
22:23Ibu
22:25Titi
22:26tadi
22:26menyatakan
22:27bahwa
22:27persoalan
22:30elektoral
22:30ya
22:31keadilan
22:31elektoral
22:32ini tidak
22:33bisa dibawa
22:33ke
22:34ranah
22:34politik
22:35dengan
22:36harapan
22:36ini bisa
22:37diselesaikan
22:38di
22:38mahkamah
22:39konstitusi
22:40nah
22:41pertanyaan saya
22:42untuk ketiga
22:42alih
22:43yang sama
22:43adalah
22:44sejauh mana
22:45mahkamah
22:45harus tunduk
22:46pada
22:46hukum acara
22:47dan kode
22:48etik
22:50supaya
22:51tidak
22:51melanggar
22:52itu
22:52tetapi
22:54yang keinginan
22:54para ahli
22:55tadi
22:56supaya
22:56mengajak
22:57mahkamah
22:57juga
22:58tidak
22:58berpikir
23:00normatif
23:01semata
23:01terima kasih
23:03Pak Wakil
23:03terima kasih
23:05yang mulia
23:06Bapak Daniel
23:06berikut
23:07yang mulia
23:08Prof. Eni Nurbaningsi
23:11baik terima kasih
23:15ini tampaknya
23:17sudah habis
23:17semua ini
23:18tinggal
23:19tersisa
23:19puing-puing
23:21saja ini
23:21ya
23:22terima kasih
23:24kepada ahli
23:26tadi
23:27diskursus
23:27soal
23:28diskualifikasi
23:28impeachment
23:29saya tidak
23:29mengulang lah
23:30soal versus itu
23:31nanti tinggal
23:32dijelaskan saja
23:33tapi masih ada
23:34yang tersisa
23:35saya kira
23:35bisa kepada
23:36tiga ahli
23:37jadi begini
23:39saya berharap
23:40memang
23:40regulasi
23:41kepemiluan kita
23:42ke depan ini
23:43bisa
23:43tidak-tidaknya
23:44memperbaiki
23:45proses
23:46elektoral kita
23:47ini yang bisa
23:48benar-benar
23:48menjamin
23:49bagaimana
23:49prinsip
23:50kepemiluan itu
23:51baik itu
23:52pilek
23:52pilpres
23:53maupun pilkada
23:54itu dia bisa
23:55menjadi
23:55pemilu yang
23:56jujur
23:57adil
23:58berintegritas
23:58pada akhirnya
23:59seperti itu
24:00jadi problemnya
24:01adalah
24:02sebenarnya
24:02sederhana ini
24:03problem
24:04syarat pendidikan
24:05apa sih
24:07sebetulnya
24:07signifikansinya
24:09kok perlu
24:10perubahan
24:11PKPU
24:11terkait
24:13syarat
24:13pendidikan tersebut
24:14kenapa
24:15karena
24:16sebetulnya
24:16syarat
24:16pokoknya
24:17bagi calon
24:19itu baik
24:20pilpres
24:20pilek
24:21pilkada
24:21itu kan
24:22sama ini
24:22ya kan
24:24butiti
24:24sama-sama
24:25semuanya
24:26adalah
24:26paling rendah
24:27tamat
24:27SMA
24:28dan setara
24:29dengan itu
24:29sama semua
24:30sebetulnya
24:31yang seharusnya pun
24:33dokumen yang diserahkan
24:35pun
24:35harusnya sama
24:37ya gara-gara
24:39ada
24:39kasus ini
24:40saya coba
24:40terisiki
24:41kembali nih
24:42regulasinya
24:42ternyata ada yang aneh juga
24:44di regulasi ini
24:45artinya apa
24:46persyaratan di pasal 169
24:48huruf R
24:49itu kan terkait dengan
24:50pilpres
24:52kemudian di pasal
24:5324
24:53posong
24:54tadi butiti sempat
24:55nyinggung sedikit
24:56ya ayat 1
24:56huruf E
24:57itu terkait dengan
24:58pilek
24:59itu
25:00tapi problemnya
25:02ketika
25:03penyerahan
25:04kelengkapan dokumen
25:05ya beda
25:06itu ternyata
25:07lah bedanya
25:08di pasal 227
25:10huruf L
25:10pilpres
25:11itu kemudian
25:13dan 240
25:15huruf B
25:16yang ayat 2
25:17pilek
25:17itu untuk yang
25:18pilpres itu
25:19bukti kelulusan
25:22sementara
25:23kemudian di
25:23pilek
25:24itu bukti
25:25kelulusan pendidikan
25:26terakhir
25:28ini gimana nih
25:29bukti kelulusan pendidikan
25:30tapi secara
25:31pokoknya sama
25:31gitu
25:32ditambah lagi
25:33kemudian penjelasannya
25:35berbeda semua
25:35begitu
25:37lah sebetulnya
25:38ada persoalan apa sih
25:39sebetulnya
25:40dengan peseratan
25:41yang pokok yang sama
25:42tapi kemudian
25:44pada saat
25:45kemudian muncul
25:46di dokumen
25:47pelengkapan
25:47termasuk penjelasannya
25:49bisa ditasirkan
25:50berbeda
25:51begitu loh
25:51lah bisa
25:53jadi kemudian
25:54pemaknaan pendidikan
25:56paling rendah
25:56tamat tadi
25:57ya pada akhirnya
25:59kalau kita lihat
26:00sengketa-sengketa
26:01PHPU
26:02di pilkada
26:03itu kan banyak
26:04yang pakai C
26:06saya juga heran
26:07kok banyak banget
26:07paket C
26:08yang mengajukan
26:09sebagai calon
26:09begitu
26:10lah itu
26:11yang pada akhirnya
26:12perlu dilakukan
26:13verifikasi
26:14yang seoptimal
26:15mungkin
26:17karena paket C
26:18yang kebetulan
26:20kemudian muncul
26:21terutama
26:22di sengketa
26:23pilkada
26:23ya
26:24itu menggambarkan
26:25banyak hal
26:26yang kemudian
26:27anomali
26:28rancu
26:28di situ
26:29lah sesungguhnya
26:31yang dikatakan
26:31dengan
26:32pemaknaan
26:33paling rendah
26:34tamat itu
26:35apa sih
26:36bukti verifikasi
26:37yang harusnya
26:38dilakukan
26:39untuk bisa
26:40menggambarkan
26:41bahwa
26:42syarat pokoknya
26:43adalah
26:44tamat
26:45pendidikan
26:46SMA
26:47atau setara
26:48dengan itu
26:48itu saya mohon
26:49nanti bisa
26:49dijelaskan
26:51paling tidak
26:51kita bisa
26:52memberikan
26:52gambaran
26:53yang
26:53kedepannya
26:54itu tidak ada
26:55lagi hal-hal
26:55yang
26:55seperti itu
26:57ya termasuk
26:58yang akhirnya
26:59diskualifikasi
27:00karena
27:00paket C
27:01tadi
27:02karena
27:03ketidakjelasan
27:04syarat pendidikan
27:04tersebut
27:05ini mohon
27:06bisa diberikan
27:08pencerahan
27:09berkenaan
27:10dengan hal tersebut
27:11supaya kita
27:11ke depan itu
27:12syaratnya
27:13tidak ada lagi
27:13hal-hal yang berubah
27:14berubah
27:15di situ
27:15demikian dari saya
27:16terima kasih
27:18terima kasih
27:19Prof
27:20silakan Ali
27:21kalau tadi
27:22dimulai dari
27:24saudara
27:24Ibu Titi
27:26sekarang kita
27:27mulai dari
27:28Ibu
27:29Bifitri Susanti
27:30dibalikin
27:30silakan
27:31jadi
27:32karena ini
27:34tidak ada
27:34batasan waktu
27:35tapi tolong
27:36dijaga
27:36supaya waktunya
27:37tidak terlalu lama
27:38silakan
27:39baik yang mulia
27:41terima kasih
27:41atas pertanyaan-pertanyaannya
27:43pertama
27:46soal
27:47apakah
27:49mahkamah
27:51perlu
27:51memeriksa
27:52aspek
27:52formulirnya
27:53jawaban saya
27:54adalah
27:55tentu saja
27:56harus
27:56tapi justru
27:58disitulah
27:58kemudian
27:59mahkamah
28:01juga perlu
28:01dan bahkan
28:02harus
28:03mempertimbangkan
28:04aspek-aspek
28:05keadilan
28:07substantifnya
28:08jadi
28:09dua-duanya itu
28:10yang harus
28:10dipertimbangkan
28:11dan harus
28:11diberikan
28:12saya seperti
28:13mengatur
28:14mahkamah ini
28:14tapi saya kira
28:15itulah persoalannya
28:16dengan
28:17ketika membuat
28:19penalaran
28:20di dalam
28:21sebuah
28:21putusan
28:22mahkamah
28:23jadi
28:24dan ini
28:25ada kaitannya
28:26dengan pertanyaan-pertanyaan
28:27lainnya
28:27barangkali nanti
28:28akan
28:28ter
28:30terbahas juga
28:31ketika menjawab
28:32pertanyaan-pertanyaan
28:33lainnya
28:33dan
28:35pertanyaan
28:36kedua
28:37adalah
28:37kalau
28:38kita baca
28:39bagian petitum
28:39tadi ya
28:40sampai dengan
28:40ada
28:41soal
28:44membatalkan
28:45hasil
28:46dan seterusnya
28:48dalam pendapat kami
28:50yang mulia
28:50ini
28:51dalam pendapat saya
28:52yang mulia
28:53ini adalah konsekuensi
28:54dari
28:55jadi ada konstruksi
28:56dari petitum
28:57yang diatasnya
28:58sehingga konsekuensinya
28:59adalah
29:00apa yang
29:01diminta kemudian
29:02nah di titik ini
29:03supaya nanti
29:04tidak
29:04apa namanya
29:06supaya ada frame
29:07yang
29:07yang lebih jelas
29:09dari respons
29:10yang saya berikan
29:12izinkan
29:12saya memberikan
29:13catatan bahwa
29:15tentu saja
29:16kami mengenal
29:17tidak hanya
29:17para pemohon
29:18tapi juga
29:19sebagian besar
29:20pihak yang ada
29:20di sini
29:21tapi
29:22bagi
29:23bagi saya
29:24kebetulan
29:24kami bertiga
29:25juga di
29:25constitutional and
29:26administrative law society
29:27bagi saya
29:29pribadi
29:29tapi juga
29:30bagi kawan-kawan
29:31pegiat
29:31hukum
29:32tata negara
29:32dan hukum
29:33administrasi negara
29:34ini bukan
29:35persoalan orang
29:36dan ini juga
29:37bukan persoalan
29:40apakah
29:41apa
29:42tujuan politik
29:43apa yang ingin
29:44dicapai
29:44bagi kami
29:46karena kami
29:46benar-benar
29:50tertarik
29:51dengan isu ini
29:52karena kami
29:53memang melihat
29:53ada sebuah
29:55perisiwa hukum
29:56tata negara
29:56yang belum mampu
29:57untuk
29:59dipecahkan
29:59semata-mata
30:00karena kita
30:01tidak punya forumnya
30:03setidaknya
30:03bagi saya pribadi
30:04saya tidak bisa
30:04mengatasnamakan
30:05ahli yang lain
30:06jadi
30:07dengan itulah
30:08maka
30:09ketika
30:09pertama kali
30:10bahkan
30:11belum sempat
30:11diskusi
30:12dengan para
30:12pemohon
30:13membaca
30:14permohonan
30:14itu
30:15kan kami
30:16tidak ikut
30:17sama sekali
30:17baru belakangan
30:18di kontak
30:18ketika ada
30:19pemeriksaan
30:20pada malam hari ini
30:23pertanyaan
30:23yang sama
30:24sebenarnya
30:24muncul
30:26kenapa
30:27sampai pada
30:27titik itu
30:28tapi
30:29argumen
30:30saya sebelum
30:31bahkan
30:31bertemu
30:31dengan
30:31pemohon
30:32adalah
30:32memang itu
30:33konsekuensi logis
30:34yang harus
30:35dipikirkan
30:35nah itu
30:36pertama
30:37dan kedua
30:38buat frame
30:38juga
30:39termasuk
30:39untuk
30:39menjawab
30:40yang lain
30:41saya kira
30:42memang
30:43kalau tadi
30:45yang mulia
30:45Daniel Yusmik
30:46misalnya
30:47mengatakan
30:48permohonan ini
30:48anomali
30:49atau misalnya
30:50pada saat
30:51yang lainnya
30:52ada
30:53memang
30:54ada
30:55suatu
30:56kekhususan
30:57dari perkara ini
30:57maka
30:58saya ingin
30:59mengatakan
30:59itulah
31:00sebabnya
31:01kenapa
31:02saya
31:04sangat
31:04ingin
31:05berkontribusi
31:06dalam perdebatan
31:07yang bagi saya
31:08akademik ini
31:08untuk bisa
31:10memberikan
31:11jalan keluar
31:11pada keadilan
31:12substantif itu
31:13dan
31:14kalau dikatakan
31:15tadi
31:15sebenarnya
31:16gara-gara
31:17yang mulia
31:17Prof Guntur
31:20bertanya
31:21soal
31:21pasal
31:22169
31:23bertanya
31:24soal
31:25syarat
31:26pendidikan
31:27dan seterusnya
31:28jangan-jangan
31:30kita memang
31:30sedang
31:31berusaha
31:31untuk
31:32walaupun
31:33namanya
31:33bukan
31:34constitutional
31:34complaint
31:35tapi saya
31:36merasa
31:37ini sebenarnya
31:37kita sedang
31:37mendekati
31:38constitutional
31:38complaint
31:40dan
31:41dalam
31:42banyak
31:42hal
31:42memang
31:43implied
31:43power
31:44dari
31:44makamah
31:45konstitusi
31:45itu
31:45tidak
31:46bisa
31:47secara
31:48kaku
31:49justru
31:49kita
31:50kita
31:51kerangkakan
31:52semata-mata
31:53berdasarkan
31:53pasal-pasal
31:54tentu saja
31:55kita juga
31:56belum punya
31:57mekanisme
31:58untuk constitutional
31:59complaint
31:59tapi berkali-kali
32:00sebenarnya
32:01dalam berbagai forum
32:03yang diadakan oleh
32:04mahkamah konstitusi sendiri
32:05maupun
32:06para akademisi
32:07kita semua
32:08membicarakan
32:08soal
32:09bagaimana caranya
32:10untuk merawat
32:11hak-hak asasi
32:12warga negara
32:13oleh
32:15mahkamah konstitusi
32:16jangan-jangan
32:17ini mendekati
32:18constitutional complaint
32:19itu
32:20jangan-jangan
32:20ini bukan
32:21PHPU
32:22pil pres
32:23biasa
32:24karena
32:25kalau pertanyaannya
32:26balik lagi
32:26apakah
32:27karena sudah
32:27melewati
32:28waktu
32:28dan seterusnya
32:29ya memang
32:30kita tidak akan
32:31bisa keluar
32:31jadinya
32:32tapi izinkan
32:33saya mengingatkan
32:34bahwa
32:35dalam sejarah
32:36mahkamah konstitusi
32:37sendiri
32:37mahkamah konstitusi
32:39sudah sering
32:39mengadakan
32:40terobosan
32:41saya kira ini
32:42yang sebenarnya
32:42ingin
32:43kami lihat juga
32:44karena kami
32:45sebagai warga negara
32:46biasa juga
32:46merasa ini
32:47harus ada
32:47terobosan
32:48apa terobosan
32:49itu
32:49yang paling
32:50mendasar
32:51adalah
32:51pasal 50
32:53dulu
32:53ketika
32:54mahkamah konstitusi
32:55dibatasi
32:56hanya bisa
32:57memeriksa
32:59undang-undang
33:00yang keluar
33:00setelah
33:01amandemen
33:01tapi mahkamah konstitusi
33:03sendiri yang kemudian
33:04melakukan
33:04terobosan
33:05yang
33:05kalau lihat undang-undang
33:07tidak mungkin
33:08dilakukan
33:09tapi dengan
33:10beraninya
33:11waktu itu
33:11dilakukan
33:12pasal 50
33:12kemudian
33:13jangan lupa juga
33:14ketika
33:15masyarakat
33:15bisa menguji
33:16perpu
33:17kemudian
33:18juga
33:19bagaimana
33:21ini
33:22pemohonnya ada
33:22di samping saya
33:23ketika misalnya
33:24KTP
33:24bisa dijadikan
33:26dasar untuk
33:26melakukan
33:27atau ikut
33:27serta dalam
33:28pemilu
33:28misalnya
33:29saya kira itu
33:30luar biasa
33:30sebagai terobosan
33:31jangan-jangan
33:32hal seperti ini
33:33lagi yang harus
33:34dilakukan
33:35makanya
33:35konsekuensi itu
33:36barangkali
33:37dirasa
33:39apakah
33:40perlu masuk
33:40peti tumat
33:41atau tidak
33:41menurut saya
33:42inilah
33:43letaknya
33:44dimana
33:44mahkamah konstitusi
33:45bisa
33:46menjawab
33:47konsekuensi hukum
33:48yang mungkin
33:48dilakukan
33:49atau yang
33:50harus dilakukan
33:51ketika
33:52peti tum
33:54di atas-atasnya
33:55itu
33:55juga
33:56ditimbang
33:56dengan baik
33:57sehingga
33:57keluar terobosan
33:58hukum oleh
33:59mahkamah konstitusi
34:00nah kemudian
34:01berikutnya
34:03dari
34:04yang mulia
34:05Profesor Guntur
34:06tadi juga kan
34:07membicarakan
34:08soal syarat
34:08pendidikan
34:09nah
34:10jadi
34:11bagian penting
34:13yang juga ingin
34:13saya tekankan
34:14saya paham
34:16bahwa
34:17di masyarakat
34:18saya memantau juga
34:19berbagai media sosial
34:20bahkan
34:21sampai ada
34:22yang mencoba
34:23menerangkan
34:23memang sistem
34:24di Australia
34:25seperti ini
34:26sistem di
34:29Singapura
34:29seperti itu
34:30dan seterusnya
34:31tapi
34:32justru disitu
34:33bagi saya pribadi
34:34kenapa saya bersedia
34:36memberikan
34:36keterangan ahli
34:37bagi saya
34:38persoalannya
34:39bukan pendidikan
34:41persoalannya
34:42adalah
34:42ada sebuah syarat
34:44yang ternyata
34:45dicoba untuk
34:46kalau memang terbukti
34:48dan ini yang sedang kita lakukan
34:49dimanipulasi
34:51untuk kepentingan
34:53yang
34:53spesifik sekali
34:55kalau kita lihat
34:57siapa
34:57beneficiari dari
34:58pasal yang kita
35:00permasalahkan pada malam hari ini
35:01memang hanya satu orang
35:02tentu saja
35:04yang lainnya
35:05kandidat 1 dan 3
35:09dan
35:09capres dan cawapres
35:11tidak akan ada yang
35:12kena persoalan-persoalan
35:14seperti ini
35:15hanya satu
35:16beneficiarinya
35:17nah dalam konteks itulah
35:18bagi saya
35:19ini bukan persoalan pendidikan
35:20yang mulia
35:21tapi persoalan
35:23manipulasi
35:24yang artinya
35:25persoalan
35:26jujur
35:27dan adil
35:27tadi
35:28kalau persoalannya pendidikan
35:30saya kira kita bisa
35:30perdebatkan
35:31ya saya sendiri juga
35:35serupa dengan
35:36kawan saya Titi
35:38kurang tertarik
35:39sebenarnya
35:40memberikan batasan
35:41yang begitu terlalu ketat
35:43untuk syarat pendidikan
35:44untuk elected officials
35:46kalau untuk kualifikasi tertentu
35:48seperti hakim
35:49dan lain sebagainya
35:49dibutuhkan
35:50karena kualifikasinya
35:51adalah kualifikasi
35:52keilmuan
35:53tapi electoral officials
35:55atau elected officials
35:57itu bukan
35:57nah tapi bagaimanapun
35:59maka yang kita persoalkan
36:01di sini bukan soal
36:02apakah Gibran
36:03sudah benar
36:05lulus SMA
36:06atau tidak
36:07tapi apakah ada
36:08manipulasi
36:10terhadap aturan main
36:11pilpres
36:12yang sudah dilakukan
36:13atau tidak
36:14makanya
36:15saya kembalikan
36:17kepada persoalan
36:18jujur
36:18dan adil
36:19jadi kalau pertanyaan
36:21dari yang mulia
36:22Prof. Guntur Hamzah
36:23ini sebetulnya
36:24arahnya kemana
36:25saya akan
36:28lebih cenderung
36:29untuk menafsirkan
36:30bukan menafsirkan
36:32saya menggunakan
36:33tadi ya posisinya ya
36:34saya sendiri tidak
36:36terlalu tertarik
36:36untuk mempersoalkan
36:37apakah SMA
36:38S1
36:39S2
36:39S3
36:40tapi PKPU
36:42sendiri
36:42existing laws
36:44mengatakan bahwa
36:46memang harus
36:46ditunjukkan
36:47ijasahnya
36:48jadi berpatokan
36:49pada itulah
36:50maka saya akan
36:51mengatakan
36:51saya setia pada
36:53sebagai pembelajar hukum
36:54peraturan bilang apa
36:56itu yang harus
36:56diikuti
36:57kalau mau-maunya
36:59saya sih
36:59ya biarkan saja
37:01enggak usah
37:02terlalu dipersoalkan
37:03tapi PKPU sendiri
37:05kan bilangnya
37:06memang harus ada
37:09ijasah
37:09SLTA
37:11dan lain sebagainya
37:11nah tadi ada sedikit
37:12pertanyaan soal
37:13apakah
37:14apa sih asal mulanya
37:16kenapa
37:17waktu itu
37:19ada
37:19persoalan
37:20lulus SMA
37:21tentu saja
37:22ini berdasarkan
37:24ingatan saya
37:24saya tidak punya
37:25dokumennya
37:26bisa diverifikasi
37:28tapi berdasarkan
37:29ingatan saya
37:30kita punya situasi
37:32dimana
37:33waktu itu
37:36Presiden
37:36Megawati
37:38dan waktu itu
37:40beliau juga
37:41nyalon lagi
37:42untuk pilpres
37:42yang pertama
37:43itu ternyata
37:46tidak lulus
37:48S1
37:49paling tidak
37:50begitulah
37:50pembicaraannya
37:51nah kita
37:52paham bahwa
37:53dalam
37:53pembahasan
37:54undang-undang
37:55hal-hal
37:56seperti ini
37:56pasti masuk
37:57kita ingat
37:57waktu itu
37:58juga syarat
37:58soal
38:00apa namanya
38:01disabilitas
38:02terkait dengan
38:03Presiden Gus Dur
38:03itu juga
38:04dibahas
38:04nah dalam
38:05dalam konteks
38:07itulah
38:07maka mulai
38:08masuk tuh
38:09minimal
38:10SMA
38:11tapi yang mulia
38:12saya lagi-lagi
38:12tidak membuka
38:14ininya
38:15apa namanya
38:15dokumen yang resmi
38:16namun itulah
38:18yang bisa
38:18saya ingat
38:19kemudian
38:22persoalan
38:23berikutnya
38:24dari
38:25yang mulia
38:26Daniel Yusmik
38:29permohonan ini
38:30anomali
38:30betul
38:31dan karena itulah
38:33maka saya
38:34ingin
38:37melakukan
38:38atau mendorong
38:40dan ini argumen
38:41yang secara konsisten
38:42tadi saya sampaikan
38:43jangan-jangan
38:44memang kita
38:45mesti masuk
38:45ke persoalan
38:46atau cara pandang
38:48critical legal studies
38:50kita mesti
38:51masuk juga
38:52ke cara pandang
38:53yang
38:53dengan critical legal studies
38:55bisa membaca
38:56sebenarnya
38:57apa yang
38:57mempengaruhi
38:59keluarnya
39:00suatu
39:00peraturan
39:01dengan menganalisis
39:02aktor
39:03dan keuntungan
39:04dan siapa yang
39:05mengambil keuntungan
39:05dari peraturan itu
39:06jadi memang
39:08kalau kita cuma
39:08melihat norma pasal
39:10dalam
39:11PKPU
39:12yang malam ini
39:12kita masalahkan
39:13kita akan
39:15sangat
39:16positifistik
39:17karena itulah
39:19harus
39:21dikembalikan
39:21kepada argumen
39:22yang sifatnya
39:23keadilan substantif
39:24kira-kira
39:24seperti itu
39:25nah
39:26dengan
39:27dengan
39:27itu
39:28kalau pertanyaannya
39:29apakah
39:31nanti
39:31misalnya
39:33ada persoalan
39:34ternyata
39:34prosedurnya
39:35masih sama
39:35mungkin masuk
39:36ke kode etik
39:37dan lain sebagainya
39:38saya ingin
39:39membawa diskusinya
39:40kepada
39:42soal
39:42judicial
39:43aktivism
39:43ketika
39:44pasal 50
39:45dulu diubah
39:46sendiri oleh
39:46makamah konstitusi
39:49bisa saja
39:50ada yang membawa
39:51ke
39:51MK-MK
39:52tapi kan
39:54ternyata
39:55karena
39:55peraturan
39:56atau
39:56karena putusan
39:57itu memberikan
39:58manfaat
39:58yang lebih luas
40:01perubahan
40:02pasal 50
40:03bukan maksud saya
40:03putusan yang terkait
40:04dengan pasal 50
40:05undang-undang MK
40:06diakui sebagai
40:07salah satu contoh
40:08dari
40:08judicial
40:09aktivism
40:09jadi memang
40:10disini relatif
40:11sekali
40:12apakah
40:12jadi ini adalah
40:14ajakan
40:14kepada mahkamah
40:16untuk memang
40:17keluar
40:17dari cara-cara
40:19pandang yang
40:20positifistik
40:20akan sangat-sangat
40:22sulit
40:22saya pahami itu
40:23tapi
40:24lagi-lagi
40:25kita harus
40:26membicarakan
40:26masa depan
40:28hukum
40:28tata negara kita
40:29dan karena itulah
40:31pendekatan yang
40:31positifistik
40:32sangat-sangat
40:34penting
40:35untuk kita
40:35bongkar
40:36terakhir
40:38dari
40:38yang mulia
40:39ini
40:40saya kira
40:44persis
40:44itulah
40:45itulah
40:46pertanyaan
40:48yang juga ada
40:48di benak
40:49saya
40:49dan juga
40:50kawan-kawan
40:51ketika berdiskusi
40:52sebenarnya
40:53apa
40:53signifikansi
40:55perubahan
40:55PKPU itu
40:57karena
40:58di tempat lain
40:59ternyata
41:00tidak ada
41:01perubahan itu
41:02nah disitulah
41:02saya ingin mengajak
41:03kita semua
41:05untuk melihat
41:07norma-norma
41:08yang ada
41:09dalam
41:09peraturan
41:10KPU ini
41:11dengan cara
41:12pandang
41:13yang lebih
41:14kritikal tadi
41:16dengan melihat
41:18siapa aktornya
41:19siapa yang melakukan
41:20perubahan
41:21dan tentu saja
41:22analisis yang sifatnya
41:24prosedur
41:25seperti apakah ada
41:26partisipasi
41:28sebelumnya
41:29apakah ada
41:30proses konsultasi
41:31dengan DPR
41:32komisi 2
41:32dan seterusnya
41:33hanya koridornya
41:36tapi kita harus
41:37menemukan
41:37sebenarnya
41:38siapa yang diuntungkan
41:39dan siapa yang
41:40melakukan
41:41usulan
41:43untuk memberikan
41:44keuntungan itu
41:45karena saya kira
41:46terlalu
41:47terlalu gelap
41:48situasinya
41:48dan kita ketemu
41:49ada masalah
41:51yang ternyata
41:51bisa berujung
41:54pada apa yang kita
41:55hadapi hari ini
41:56sebagai penutup
41:57izinkan saya ingin
41:58mengingatkan
41:59bahwa
42:00memang
42:05soal
42:07soal
42:08yang kita
42:08hadapi hari ini
42:09seakan-akan
42:13sudah tertutup
42:14jalannya
42:16karena
42:17hal-hal
42:18prosedural
42:18dan saya yakin
42:19sekali
42:20demi alasan
42:22stabilitas
42:23maka
42:23persoalan
42:24prosedural
42:25di
42:25kedepankan
42:26besar-besaran
42:28begitu
42:28tapi saya kembali
42:29ingin mengingatkan
42:29persoalan
42:30bagaimana
42:31implied power
42:32of the constitutional court
42:33ini bisa
42:34menuntun kita
42:35untuk memberikan
42:36jalan keluar
42:37bagi
42:38polemik
42:39hukum tata negara
42:40yang kita hadapi
42:41bagi saya
42:41saya tidak mengukur
42:43tujuan politik
42:43pada akhirnya
42:44siapa-siapa
42:45yang akan
42:45katakanlah
42:46menggantikan
42:48Gibran Raka Buming
42:49atau apapun
42:50terus terang
42:50saya tidak
42:51memperhitungkan itu
42:52ketika saya setuju
42:53untuk memberikan
42:54keterangan ahli
42:55yang saya perhatikan
42:56adalah
42:56kita punya
42:57sebuah praktik
42:59ketata negaraan
43:00yang ternyata
43:00harus dikoreksi
43:02tapi belum ada
43:03forumnya
43:04itulah yang
43:05jadi persoalan
43:06kita malam ini
43:06terima kasih
43:07yang mulia
43:07terima kasih
43:09berikutnya
43:10ahli
43:10yang C Arizona
43:11kalau yang sudah
43:12dijawab oleh
43:12ahli sebelumnya
43:13tidak usah dijawab
43:14kecuali ada
43:15perbedaan pandangan
43:15soal itu
43:16dari ahli yang bersangkutan
43:17silakan
43:18terima kasih
43:19yang mulia
43:20yang pertama
43:21untuk merespon
43:23dari
43:24yang mulia
43:25Rasul Sani
43:26tadi ya
43:26kaitannya dengan
43:27Petitum
43:28kalau dalam
43:29satu permohonan
43:30tentu bisa dipahami
43:31ketika
43:32posita ditulis
43:33itu
43:34mau bicara tentang
43:36constitutional violation
43:38sedangkan
43:39di Petitum
43:39bicara soal
43:40constitutional remedy
43:41jadi kira-kira
43:42pemulihan
43:43akan
43:43seperti apa
43:44tapi kalau kita
43:45berkaca dari
43:47sengketa
43:48penyelesaian
43:49hasil
43:50pemilu
43:51selama ini
43:51memang berbeda
43:53tentu dengan
43:54pengujian
43:55undang-undang
43:56yang menyatakan
43:56konservitas norma
43:58tapi di
43:59PHPU itu
43:59sering ada
44:00order
44:01constitutional order
44:02yang biasanya
44:04diperintahkan
44:05kepada KPU
44:06bawah slu
44:08mendiskualifikasi
44:09ataupun
44:09memasukkan calon
44:11tidak jauh
44:13sampai ke lembaga
44:13negara yang lain
44:14jadi
44:15itu mungkin
44:16jadi satu
44:17hal yang juga
44:18mesti dipertimbangkan
44:21tapi
44:21bayangan
44:22kalau pilihan-pilihan
44:23solusi itu
44:24akan ditempuh
44:25misalkan
44:26ketika
44:26anggap
44:27misalkan
44:28memang nanti
44:29mahkamah
44:29membuktikan
44:31atau menyatakan
44:31terjadi
44:32constitutional violation
44:33maka
44:34constitutional remedinya
44:35akan seperti apa
44:36nah itu mungkin
44:37saya pikir dari
44:38pemohon sudah
44:38memikirkan
44:39gagasan seperti itu
44:40karena
44:40yang tersisa
44:42kalau selama ini
44:42kan
44:43kalau itu
44:44terjadi pada
44:45tahapan sebelum
44:45pelantikan
44:48terjadi
44:49persoalan yang
44:49secara selalu
44:50kan dilakukan
44:50pemungutan
44:51suara ulang
44:51tapi konteksnya
44:52ini kan sudah
44:53pelantikan
44:53nah tentu
44:55pilihan-pilihan
44:56untuk penyelesaian
44:57yang tersedia
44:58itu
44:58mesti diukur
44:59dengan
45:00prinsip
45:01proporsionality
45:02test juga
45:03mana yang paling
45:04banyak
45:06manfaatnya
45:07daripada
45:08mudoratnya
45:09mempertimbangkan
45:10soal legitimasi
45:11juga
45:11kecocokannya
45:12suitability
45:14necessity
45:15dan juga
45:15proporsionalitinya
45:17kalau
45:18dilihat
45:19di dalam
45:19pasal
45:19delapan
45:20ayat dua
45:21di
45:23undang-undang
45:24dasar
45:24itu
45:25memang
45:26membuka
45:27kesempatan
45:27untuk diadakan
45:29pemilihan
45:30wakil presiden
45:31baru ketika
45:32terjadi
45:32kekosongan
45:32kekosongan
45:33yang dibuka
45:34dengan pasal
45:35delapan
45:35ayat dua
45:35itu bukan
45:36saja sebagai
45:37konsekuensi
45:38dari impeachment
45:40jadi kalau
45:40pasal
45:41lapan
45:41ayat dua
45:41itu bunyinya
45:42dalam hal
45:43terjadi
45:44kekosongan
45:44wakil presiden
45:45jadi bisa
45:46kosong
45:46karena apa
45:47apa saja
45:47bisa kosong
45:49karena
45:49impeachment
45:50bisa kosong
45:52karena
45:52disqualifikasi
45:53atau bisa
45:54kosong
45:55karena
45:55mengundurkan
45:56diri
45:56bisa kosong
45:57karena apa saja
45:57sehingga
45:58mekanisme itu
45:59yang
45:59disediakan
46:00lewat
46:00pasal
46:01ayat dua
46:02yang bisa
46:02ditempuh
46:04dan
46:04kalau misalkan
46:05itu yang akan
46:06diarahkan
46:06tentu baik
46:07juga menjadi
46:07bahan
46:08pertimbangan
46:09pun
46:09kalau tidak
46:10diputuhi
46:10itu bisa jadi
46:10di
46:11pertimbangan
46:12hukum
46:13nah berikut
46:13terkait
46:14dengan
46:14bagaimana
46:16melihat
46:17pasal
46:18169
46:21ayat
46:22huruf
46:22R
46:23undang-undang
46:237
46:242017
46:25kalau saya
46:26membacanya
46:27karena bunyinya
46:28berpendidikan
46:29paling rendah
46:30tamat sekolah
46:31menengah atas
46:31saya membacanya
46:34berpendidikan
46:35paling rendah
46:35itu adalah
46:36syarat minimalnya
46:36jadi
46:38syarat minimal
46:38dia SMA
46:39jadi itu
46:41seharusnya
46:41dibuktikan
46:42dia SMA
46:42karena itu
46:43adalah syarat minimal
46:44jadi kalau saya
46:44membaca seperti itu
46:45dia tidak pakai
46:47syarat
46:47izin yang mulia Pak Wakil
46:49bisa sedikit
46:49silahkan
46:50Pak Yance
46:52oke
46:52baik ya
46:53saya sedikit
46:54untuk menambah
46:56perspektifnya
46:57membantulah Pak Yance
46:58untuk memberi
46:59penjelasan
47:00nanti menyangkut
47:01yang tadi
47:01poin yang disebutkan
47:02tadi terakhir
47:04Bapak-Bapak
47:05Ibu-Ibu
47:06dengan Pak Yance
47:07ini kan dosen
47:08ya
47:09dosen
47:09maka untuk
47:10lebih dekatnya lagi
47:11kita
47:12saya mau mendekatkan
47:13dengan persoalan ini
47:14dengan
47:14undang-undang
47:15guru dan dosen
47:16undang-undang
47:18nomor
47:2014
47:212005
47:22itu pasal
47:2446
47:24ayat 2
47:25itu dalam
47:26undang-undang
47:27guru dan dosen
47:27disebutkan
47:28dosen memiliki
47:29kualifikasi
47:30akademik
47:31minimum
47:33lulusan
47:34program
47:35magister
47:36S2
47:37kan gitu kan
47:38sekira
47:39kita tahu semua ini
47:40bahwa untuk jadi dosen
47:42itu harus minimal
47:43atau minimum
47:44istilahnya itu
47:45S2 kan begitu
47:45nah minimum
47:47ini
47:48kalau dalam bahasa
47:49undang-undang
47:517
47:512017
47:51169
47:52huruf R
47:53itu
47:53paling rendah
47:55ini kan padanan
47:56katanya ini
47:57paling rendah
47:59minimum kan
47:59sama ya
48:00kan gitu
48:01kalau di undang-undang
48:04pemilu itu
48:05tamat
48:06SMA
48:07dan seterusnya
48:08kan
48:08kalau dalam undang-undang
48:10guru dan dosen
48:11itu
48:12lulusan
48:14lulusan
48:16berarti tamat
48:16lulusan
48:17padanannya sama kan
48:19magister
48:20nah apakah
48:22dosen yang memiliki
48:25apa
48:28ijasa
48:28dokter
48:29S3
48:31tapi tidak punya
48:32ijasa master
48:33boleh disebut
48:35memenuhi syarat
48:36jadi dosen
48:36gak
48:38karena banyak nih
48:39dosen
48:41tidak
48:42master
48:42tapi dokter
48:44tapi dia jadi dosen
48:47ini kira-kira
48:48gimana nih
48:49menjelaskan dengan
48:49tadi yang disebutkan
48:50itu
48:51bisa dipaham ya
48:52yang maksudnya
48:53mudah-mudahan
48:54bisa ditangkap
48:55gitu maksudnya
48:56jadi
48:57kalau dia tidak punya
48:58ijasa master
48:59berarti kan
49:00gak bisa dia jadi dosen
49:01padahal
49:02disitu syaratnya
49:03harus master
49:04minimum
49:05lulusan
49:06magister
49:07kalau tadi
49:09paling rendah
49:11tamat
49:12SMA
49:13kan gitu
49:14kalau dia harus
49:16memasukkan
49:17ijasa SMA
49:18kan gitu
49:20berarti kalau ini dosen
49:22kalau dia harus
49:23memasukkan
49:23ijasa magisternya
49:25sementara
49:26ijasa magisternya
49:27tidak ada
49:27tapi punya
49:28ijasa dokter
49:29banyak itu
49:32kan gitu ya
49:33kira-kira
49:34gambarannya
49:35mungkin tolong ya
49:37dikasih perspektif
49:38terkait dengan
49:39konsistensi
49:40cara berfikirnya nih
49:41oke
49:42kembali
49:43yang mulia Pak Wakil
49:44terima kasih
49:44silahkan
49:45ahli
49:46gak boleh
49:46jangan memaksakan diri juga
49:48kalau tidak menjawab
49:49sih boleh
49:49ya
49:50ini forum yang
49:51bebas
49:52merdeka ini
49:53ya baik
49:54yang mulia
49:54saya
49:55ya
49:56saya fokus ke
49:57yang di
49:58undang-undang
49:59pemilu aja
49:59yang mulia
50:02baik
50:03yang lain
50:03yang mulia
50:04saya mau merespon
50:04soal tadi
50:05soal
50:07jujur
50:08yang mulia ya
50:08tadi apakah
50:09kalau misalkan
50:12calon
50:13misalkan
50:13sudah menyampaikan
50:14seluruh
50:15dokumen
50:16yang dibutuhkan
50:17dalam proses
50:21pemilihan
50:22gitu ya
50:22apakah itu
50:23sudah
50:24menunjukkan
50:26bahwa
50:27calon itu
50:27sudah jujur
50:28gitu
50:29ya
50:30kalau ada yang
50:31mempersoalkan
50:31ya sebelah
50:32tinggal dibuka
50:33aja gitu ya
50:33kalau ada yang
50:34mempersoalkan
50:35di mahkamah
50:36harusnya ya
50:36tinggal datang
50:37saja
50:37untuk menunjukkan
50:38bahwa
50:39data
50:40memang
50:40mereka
50:40dia memenuhi
50:41persyaratan
50:42dan
50:43kejujuran
50:44bisa terlihat
50:45dari situ
50:45nah yang terakhir
50:47soal
50:47batas waktu
50:49tadi juga
50:49yang mulia
50:50Guntur Hamzah
50:51juga menanyakan
50:51persoalan
50:52batas waktu
50:52ini kapan
50:53batas waktunya
50:56apakah
50:56batas waktunya
50:57itu setelah
50:58kelantikan
50:59atau setelah itu
51:00masih
51:01bisa
51:02dipersoalkan
51:03nah kalau saya
51:04menilai
51:05juga tadi
51:05berkaca
51:06bercermin dari
51:07yang terjadi
51:08di
51:08Pakistan ya
51:09tadi dengan
51:10nama Syarif
51:11nah justru
51:12diskualifikasi itu
51:13masih relevan
51:15sepanjang
51:16seseorang yang
51:17diuntungkan
51:18karena
51:20dugaan
51:21pelanggaran itu
51:21masih mendapatkan
51:22manfaat
51:23masih mendapatkan
51:24manfaat
51:25kalau dia sudah
51:25tidak lagi
51:26dalam posisi yang
51:28tadi persyaratan
51:29misalkan
51:30dianggap
51:31bermasalah
51:31dia tidak lagi
51:32mendapatkan
51:32manfaat
51:33tidak relevan lagi
51:34bicara diskualifikasi
51:35tapi selama dia
51:37masih mendapatkan
51:38manfaat
51:38saya menilai
51:39maka
51:40dia masih
51:41relevan untuk
51:42dipertanyakan
51:43dipersoalkan
51:44kalau ada hal-hal
51:44yang berkaitan
51:45dengan pencalon
51:45yang tidak
51:46sesuai
51:47nah itu
51:48kira-kira
51:48yang bisa
51:49saya
51:49berikan
51:51tanggapan
51:53cukup
51:53saya kembalikan
51:54cukup
51:54terakhir
51:55ribu titik
51:57kalau yang
51:58sudah dijawab
51:58ahli sebelumnya
51:59sependapat dengan
52:00ahli sebelumnya
52:00tidak usah
52:01direspon lagi
52:02silahkan
52:03baik yang
52:05mulia
52:05terima kasih
52:07kalau kita
52:08ingin
52:09mengetahui
52:09tentang
52:10asal-muasal
52:11penggunaan
52:12syarat pendidikan
52:13dan juga
52:14perdebatan
52:15terutama
52:16di pemilu presiden
52:17yang mulia
52:18Prof.
52:19Eni
52:19di buku
52:20pergeseran fungsi
52:21legislasi yang ditulis
52:23yang mulia
52:23Saldi Isra
52:24diceritakan
52:25tentang
52:26lock rolling
52:27politik
52:27atau pertukaran
52:28kepentingan
52:29di dalam
52:30pembahasan
52:31undang-undang
52:32yang kemudian
52:32menjadi
52:33undang-undang
52:33nomor
52:3423 tahun
52:352003
52:36jadi disana
52:37diceritakan
52:38tentang
52:38perdebatan
52:39soal
52:40syarat S1
52:41versus SMA
52:42dan lain sebagainya
52:43dan pada
52:44waktu itu
52:44juga ada
52:45perdebatan
52:45tentang
52:45mengapa
52:46harus ada
52:46syarat pendidikan
52:47misalnya
52:48antara lain
52:49karena
52:49pertimbangan
52:50Indonesia
52:50adalah
52:51negara berkembang
52:52pejabat publik
52:53perlu menjadi
52:54teladan
52:55untuk mengatasi
52:56buta huruf
52:57dan juga
52:57wajib belajar
52:58pada waktu itu
52:59dan lain-lain
53:00kalau saya sendiri
53:01tadi
53:01seperti disampaikan
53:03ada
53:04komentar
53:05dari
53:06kalau kita
53:08misalnya
53:08membaca
53:09itu di
53:11mohon maaf
53:12saya cari dulu
53:15komentar umum
53:16nomor 25
53:17dari pasal
53:1825
53:18kovenant
53:18internasional
53:19tentang hak-hak sipil
53:20dan politik
53:21disebutkan bahwa
53:22orang yang memenuhi syarat
53:24untuk mencalonkan diri
53:25dalam pemilu
53:25tidak boleh dikecualikan
53:27oleh persyaratan
53:28yang tidak masuk akal
53:29atau diskriminatif
53:30seperti pendidikan
53:31nah namun
53:32ketika sesuatu
53:33telah menjadi norma
53:34apalagi kita
53:35pemilu presiden
53:36pemilu DPR
53:37DPD
53:37DPRD
53:38dilakukan secara
53:39serentak
53:40maka mau tidak
53:41mau konfigurasinya
53:42juga harus memberikan
53:44keadilan
53:44dan tidak diskriminatif
53:46kalau kemudian
53:47perubahan norma
53:48menjadi tindakan
53:50diskriminasi baru
53:51maka kemudian
53:52itu menjadi
53:53persoalan
53:53yang mengganggu
53:55asas jujur
53:56dan adil
53:56mengapa kemudian
53:58misalnya syarat SMA
53:59walaupun paling rendah
54:01tetap harus dipenuhi
54:02tidak bisa disamakan
54:04dengan guru
54:04guru dan dosen
54:05guru dan dosen
54:06yang dibutuhkan adalah
54:07kepakaran keilmuan
54:09ada syarat
54:10mendasar juga
54:10yang harus ada
54:11dari seorang pemimpin
54:12yaitu kejujuran
54:14dan keadilan
54:15jadi
54:15di putusan
54:17pilkada Papua
54:18misalnya
54:18memperoleh dokumen
54:20tidak benar
54:22sedikit saja
54:22diulang
54:23di seluruh TPS
54:24dan itu
54:25menjadi bagian
54:26bahwa mahkamah
54:27sebenarnya tidak bimbang
54:28ketika
54:29meneguhkan diri
54:30sebagai bagian dari
54:32penegak demokrasi
54:33konstitusional di Indonesia
54:34saya ingin
54:35memperlihatkan
54:36misalnya
54:37ketika
54:38terobosan hukum
54:39mahkamah konstitusi
54:41memperkenankan
54:42pemantau
54:44pemilu terakreditasi
54:45untuk menjadi
54:46pihak
54:46dalam
54:47PHPU
54:48pilkada
54:49calon tunggal
54:50tidak ada di putusan
54:51MK
54:51tidak ada di undang-undang
54:53ada di peraturan
54:54mahkamah konstitusi
54:55hukum acara
54:56mahkamah konstitusi
54:57yang mengatur
54:58karena tadi
54:59bahwa asas prinsip
55:01pasal 22E
55:02ayat 1
55:02adalah artikulasi
55:04yang menerjemahkan
55:05pasal 1
55:06ayat 2
55:06dan pasal 1
55:07ayat 3
55:08dari konstitusi kita
55:09itu yang terkait
55:11dengan
55:11beberapa pertanyaan
55:13yang saya gabung
55:14termasuk juga
55:15ketika memberikan
55:16legal standing
55:17kepada orang
55:18yang bukan calon
55:19tetapi orang
55:20yang pernah
55:21didiskualifikasi
55:22oleh KPU
55:23memperluas
55:24syarat
55:24pemantau
55:25terakreditasi
55:26yang terdaftar
55:27di provinsi
55:27untuk bisa menjadi
55:29pihak dalam
55:30PHPU
55:31pilkada
55:32calon tunggal
55:33di kota
55:33banjarbaru
55:34itu kan juga
55:35bagian-bagian
55:36dari perluasan
55:37untuk menegakkan
55:38keadilan substantif
55:39dan demokrasi
55:40konstitusional
55:41di Indonesia
55:42ke depan
55:43memang ada
55:43harus banyak hal
55:44yang kita harus benahi
55:45ketika pendidikan
55:47misalnya
55:47tidak bisa menggantikan
55:49kaderisasi
55:50bagaimana
55:51kepemimpinan
55:52ideologis di partai
55:53bagaimana
55:54mekanisme
55:54pemilihan
55:55yang harusnya
55:56dilakukan
55:57di internal partai
55:58bukan dua hari
55:59baru menjadi
56:00anggota partai
56:01lalu bisa
56:02dicalonkan
56:02atau baru
56:03bergabung
56:04menjadi anggota partai
56:05bisa menggeser
56:06kader yang sudah
56:07diputuskan oleh
56:08rapat partai
56:09untuk menjadi calon
56:10kepala daerah
56:10jadi yang lebih
56:11dikedepankan
56:12mestinya
56:12hal-hal yang
56:14substansial
56:14menghantarkan
56:16kepemimpinan
56:16politik
56:17yang ditempa
56:19dengan baik
56:19dengan kuat
56:20oleh
56:21institusi
56:21partai politik
56:22tapi sepanjang
56:23hukumnya
56:24masih berlaku
56:25maka hukum itulah
56:26yang harus
56:27dipedomani oleh
56:28semua
56:28jadi saya kira
56:30itu saja yang mulia
56:31dan
56:31saya sebenarnya
56:33berharap
56:33apakah situasinya
56:35kalau saya bertanya
56:36kepada
56:36mahkamah konstitusi
56:37andai betul
56:39bahwa ada orang
56:40yang nyata-nyata
56:41tidak memenuhi syarat
56:42lalu dia
56:43menjabat
56:43dan kemudian
56:45situasi politik
56:46tidak memungkinkan
56:47apakah semua
56:48institusi yang ada
56:49harus diam
56:49sementara
56:50ada otoritas
56:51konstitusi yang bisa
56:52mengambil langkah
56:53dan mengambil
56:53keputusan
56:54terima kasih
56:55wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
56:57wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
56:59terima kasih
57:00berarti
57:01sesi untuk
57:03apa
57:04pembuktian
57:05dengan
57:06mengajukan
57:07ahli dan saksi
57:08dari
57:08pemohon
57:09selesai
57:10malam ini
57:11besok
57:13akan kita lanjutkan
57:14besok malam
57:15akan jauh lebih panjang
57:16malamnya dibandingkan
57:17harian
57:18karena