Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


KOMPAS.TV Timnas Malaysia bersiap menghadapi tuan rumah Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam (27/9/2026).

Malaysia membawa modal kemenangan 3-0 atas Bangladesh pada laga pembuka. Sementara itu, Timnas Indonesia memiliki kepercayaan diri setelah meraih tiga poin usai menaklukkan Singapura dengan skor 2-0.

Meski meraih kemenangan, analis sepak bola Haris Paardede menyoroti minimnya tembakan yang langsung mengarah ke gawang Singapura serta konektivitas antara Verdonk dan Joey yang dinilai belum maksimal.

Pertandingan Indonesia melawan Malaysia diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi. Selain rivalitas kedua negara, sistem kompetisi FIFA ASEAN Cup hanya akan meloloskan satu juara grup ke final.

Ulasan lebih lengkap soal kans Skuad Garuda melawan Harimau Malaya kita bahas bersama analis sepak bola, Weshley Hutagalung.

#timnasindonesia #timnasmalaysia #fifaaseancup2026 #harimaumalaya #sepakbola

Baca Juga Timnas Malaysia Latihan di Senayan Jelang Laga Lawan Indonesia | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/692920/timnas-malaysia-latihan-di-senayan-jelang-laga-lawan-indonesia-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692924/full-analis-sepak-bola-ulas-peluang-indonesia-hadapi-malaysia-bisakah-menang-kompas-petang
Transkrip
00:01Ulasan lebih lengkap soal Kans Squad Garuda melawan Harimau Malaya.
00:04Kita bahas bersama analis sepak bola Wesley Huta Galung.
00:07Bung Wesley, selamat datang.
00:10Selamat datang, Mas Indi.
00:12Bung Wesley, setelah melihat Indonesia dan Malaysia sama-sama menaklukkan lawan di laga pembuka kemarin.
00:18Kansnya, kita melawan Malaysia, seberapa besar kemungkinan menang?
00:24Saya selalu beranggapan di tiga pertandingan grup A ini, kita harus maksimal sembilan poin.
00:32Karena melihat kekuatan, melihat kualitas permainan kita ya.
00:36Cuman kembali kepada tim kita sendiri, Mas Indi.
00:39Ada dua hal yang akan mengganggu tim kita.
00:42Yang pertama, ekspektasi. Yang kedua, ego.
00:45Nah, ekspektasi ini kadang-kadang menjadi beban.
00:47Karena ekspektasi publik harus menang dengan permainan yang cantik.
00:50Dengan permainan yang agresif.
00:52Dengan pelatih yang pintar memainkan recengah strategi.
00:54Itu yang kadang-kadang menjadi beban buat pemain.
00:57Di sebelahnya, ada ego.
00:59Ketika saya yang mengalahkan kita di dalam tim nasional,
01:03masing-masing ingin menonjol, itu kan menjadi pengganggu.
01:06Plus, yang sangat-sangat mengganggu kita adalah
01:09saiwar dari kegulauan yang tahu bagaimana
01:12mengganggu, merusak irama permainan Indonesia.
01:15Tapi kan itu di era dulu.
01:17Kalau kita bicara, di era belum banyak pemain diaspora,
01:21belum banyak pemain naturalisasi.
01:22Nah, ini mungkin akan menjadi perbeda
01:24dan bisa menjadi pengulang.
01:26Tahun 2020 kan kita bisa menganggap mereka 4-1 di IVF Cup.
01:31Bung Wesley, kalau misalnya ada ekspektasi dan ego,
01:34itu menjadi batu ganjalan sebenarnya.
01:37Tapi kan kalau di atas kertas atau di ranking FIFA,
01:39kita sebenarnya masih lebih unggul dari Malaysia.
01:41Apa yang tapi masih harus kita waspadai,
01:43terutama dari komposisi pemain mereka?
01:47Nah, ini menarik secara teknis.
01:50Kita akan menunggu juga komposisi tim kita,
01:53kerangka tim kita di John Herman.
01:56Apakah dia masih memainkan,
01:57tadi Bung Haris sudah mengatakan,
01:59apakah memainkan Carl Sinterdong dan Joe Pellupesi
02:02sejak awal, sehingga kemudian kita sulit memainkan bola,
02:06mengadakan bola.
02:07Apakah kita memainkan Tom Haye dari awal?
02:09Di kubur lawan dengan juga banyak pemain diaspora,
02:13banyak naturalisasi.
02:13Selain, kalau saya melihat ya,
02:16ada Berson Da Silva,
02:17ada Manuel Hidalgo,
02:19tapi duet Arief Aiman dan Faisal Halim
02:22di kubu pemain kubu Malaysia,
02:25kecepatan mereka itu akan menjadi lawan
02:27back-back kita yang,
02:29kalau saya katakan,
02:31masih kalah cepat,
02:32dibandingkan sepak bola Asia Tenggara
02:35yang biasa dimainkan Indonesia,
02:38Vietnam, Thailand,
02:40maupun Malaysia.
02:42Artinya, kalau menurut Anda strategi yang oke
02:46untuk dipakai untuk besok,
02:48defensif atau ofensif?
02:51Pasti ofensif,
02:52karena ini sudah janjinya John Herman,
02:54dia sudah mengatakan,
02:56ini tim yang saya latih di bulan sebelumnya,
03:01Kamara April,
03:02bukan yang di IFF,
03:03itu kan sedikit tanda kutip berarti,
03:06inilah tim inti,
03:08inilah kekuatan utama sebenarnya,
03:09dan gaya bermain kita di
03:12berapa hujus coba ya,
03:13sempat hujus coba,
03:14sebelum EFF kemarin kan,
03:15kita begitu agresif,
03:16kita oke lah,
03:17kita kalah dalam Bulgaria,
03:19tapi kita cukup agresif bermain dengan
03:20sinirikan,
03:21cuman agresif saja tidak cukup,
03:24Mas Indi.
03:25Tadi kan Anda juga menyebutkan,
03:27ada Manuel Hidalgo,
03:28ada Berkson Da Silva,
03:29melawan pemain abroad
03:30dari tim Nas Malaysia-nya ini,
03:34seberapa besar juga kan,
03:35kita akan bisa menaklukkan
03:36pemain-pemain naturalisasi mereka?
03:44Bung Wesley bisa dengar suara sindi di studio?
03:49Kita perbaiki lagi sambungan komunikasi
03:51dengan Bung Wesley Hutai Galung,
03:54analis sepak bola,
03:56membahas Kans Indonesia,
03:59tim Nas Garuda,
04:00melawan Harimau Malaya,
04:01pada FIFA Asian Cup 2026,
04:06yang rencananya akan dilaksanakan besok.
04:11Pada sore hari ini,
04:13tim Nas Garuda juga akan melaksanakan latihan
04:18di Stadion PT IK Jakarta Selatan.
04:25Sementara,
04:29untuk Laga Indonesia kontra Malaysia
04:32akan berlangsung besok.
04:36Bung Wesley,
04:38sudah bisa dengar suara sindi sekarang di studio?
04:40Oke.
04:41Bung Wesley,
04:42tadi kan sempat disinggung juga
04:43ada pemain-pemain naturalisasi Malaysia.
04:46Nah, sebenarnya Kars-nya kita juga akan bisa
04:47menaklukkan kelihayaan mereka.
04:49Seberapa besar sih?
04:53Kalau kita bermain lebih efektif,
04:56saya berkali-kali menyebut dalam permainan
04:58melawan Singapura kita agresif,
05:00tapi belum efektif.
05:01Nah, menghadapi Malaysia harus efektif,
05:04harus juga menahan kemampuan kita
05:07dalam 90 menit.
05:09Jadi, jangan efektif 40 menit,
05:11kita melawan Singapura kan
05:13kita terang tuh menit.
05:1470 pemain yang mengalami gangguan cedera.
05:18Jadi, ini harus efektif.
05:20Kalau bisa dapat cetak gol lebih dulu,
05:22lebih banyak di bawah pertama,
05:24itu akan membuat kita lebih nyaman.
05:26Kalau bermain bola-bola atas,
05:28kalau kita kemarin lihat bola-bola atas
05:30dengan mengharapkan Mitch Baker,
05:32itu akan menjadi kekuatan permainan
05:35yang sangat mudah dibaca oleh Malaysia,
05:37karena mereka juga punya pemain yang
05:38berpostur tubuh tidak kalah tinggi.
05:41Nah, kemarin kan kita juga sempat kesulitan
05:43untuk mencetak gol,
05:44mengamankan tiga poin itu,
05:46Bung Wesley.
05:47Nah, sekarang gimana taktiknya
05:49agar kita tidak mengulang
05:51apa yang terjadi kemarin?
05:53Di puluhan menit awal,
05:55kita tidak mencetak gol sama sekali?
05:58Ini yang kita tunggu
05:59kerangka permainan yang dibangun oleh
06:02tim kepelatihan John Hetman.
06:04Apakah Ole Romani akan bermain
06:07free roll lagi di depan,
06:10atau dia menjadi salah satu target man
06:12bersama saya, tidak tahu.
06:13Apakah Mitch Baker atau Ragnar
06:16sudah bisa dimainkan
06:17karena kondisi dia sidra kemarin.
06:20Komposisi ini menentukan, Mbak Sinti.
06:22Kerangka tim ini menentukan
06:23apakah kita bermain dengan dua pemain depan,
06:26ataukah satu Ole Romani bermain
06:28lebih free roll lagi,
06:30dan apakah ada pemain pengatur serangan,
06:33pemberi bola yang dalam
06:35lini Tom Haye yang menjadi
06:36salah satu pemain terbaik kita
06:37di lini tengah,
06:38atau kembali kerangkanya sama.
06:41Jopel Pesci dan
06:44Perdong membuat lini depan kita
06:46akan sulitan dapat bola.
06:48Karena kita butuh
06:49pembagi bola, kita butuh
06:51dalam tanah untuk kutip
06:52koki permainan di
06:53jantung permainan di lini tengah.
06:55Bagaimana dengan lini pertahanan,
06:57Bung Wesley?
06:57Siapa yang sekiranya tepat
06:59untuk diterjunkan sebagai keeper
07:01untuk besok?
07:03Ya, dengan kabarnya
07:05Emil Adiro belum fit,
07:07ya tetap aja Martin Pas
07:08dengan kemarin kan
07:11green shade,
07:12meskipun kurang dapat ujian,
07:14tapi pengalaman kematangan dia
07:16siapapun itu diantara
07:17Emil Adiro maupun
07:18Martin Pas
07:19tidak saja berbeda.
07:21Tapi katanya sih
07:22Emil Adiro belum cukup fit
07:23bermain.
07:24Kita tunggulah.
07:25Tapi sama-sama baiknya.
07:27Dan sejauh mana sih
07:28sebenarnya pertandingan besok
07:29akan berpengaruh pada
07:30kelas men di grup A ini,
07:31Bung Wesley?
07:33Ya, kita harus menang.
07:35Jangan imbang juga
07:36karena kita kalah agresivitas.
07:37Kita kalah cetak gol dari Malaysia
07:39yang sudah mengalahkan
07:40Bangladesh 3-0 kemarin.
07:42Kita menang 2-0
07:42lawan Singapura.
07:43Bagi saya harus 3 poin
07:45karena melawan Bangladesh
07:47bagi saya adalah bonus
07:48yang harus dimaksimalkan
07:50karena melihat permainan
07:51Bangladesh melawan Malaysia
07:52ketika Malaysia
07:53menang 3-0,
07:55harusnya kita bisa
07:56lebih dari itu
07:57mengalahkan Bangladesh.
07:58karena level permainan
07:59di antara
08:004 peserta ini
08:02saya pikir Bangladesh
08:03adalah yang paling lemah.
08:04Dan itu harus kita maksimalkan
08:05karena kita dapat
08:06undian cukup bagus
08:07kita lawan Bangladesh
08:08di laga terakhir.
08:09Jadi jangan sampai
08:10ini imbang
08:11supaya lawan Bangladesh
08:12kita bisa melakukan rotasi
08:14sejumlah pemain
08:15yang menit
08:16bermainnya sedikit
08:16dalam 2 pertandingan
08:18awal grup A ini
08:19bisa diberikan kesempatan
08:20melawan Bangladesh
08:21sehingga
08:21kita bisa menghemat tenaga
08:24nanti kalau
08:24ya harap-harapnya
08:26kita masuk final
08:26jadi juara belum.
08:28Tapi Bu Wesley kan
08:30salah satu tekanan
08:31ketika bermain
08:31lawan Malaysia
08:32adalah Sywar.
08:33Tadi Anda juga
08:33menyeguh soal itu.
08:34Ketika kita
08:35bermain di kandang
08:36bagaimana kita juga
08:37bisa memanfaatkan
08:38Sywar itu
08:39untuk memaksimalkan
08:40kekuatan
08:41tim Nasgaruda besok?
08:44Sywar itu akan
08:45berfungsi
08:46di awal pertandingan
08:47hingga bapak pertama
08:48tapi kalau bapak kedua
08:50hingga pertengahan
08:5165-70
08:52itu kita gagal
08:53mencetak gol
08:54gagal mengalahkan
08:55Malaysia
08:57atau bahkan
08:58kebobolan
08:58Sywar itu bisa berbalik
09:00menjadi tekanan
09:01yang saya katakan
09:02ekspektasi
09:02ekspektasi itu kan
09:03ekspektasi dari penonton
09:05itu bisa kepada
09:05kualitas permainan
09:07hasil pertandingan
09:08tekanan kepada pelatih
09:10kalau dia salah
09:11memainkan
09:12strategi
09:12atau
09:13tidak punya elemen
09:14kejutan
09:15dalam hal ini
09:16penggantian pemain
09:17nah ekspektasi itu
09:18bisa berbalik
09:19menjadi
09:20Sywar yang membuat
09:22Malaysia lebih bermain
09:23lebih nyaman
09:24dibandingkan kita
09:25yang harusnya menjadi
09:26Sywar buat menekan
09:27Malaysia
09:28oke berarti
09:30untuk starting
09:31eleven
09:32prediksi Anda
09:33siapa saja yang akan
09:34dipilih oleh
09:35coach John Hartman
09:37ya kalau
09:39misalkan
09:40Ragnar
09:40orang bangun
09:41tidak bisa bermain
09:42saya pikir
09:43komposisi
09:443-5-2
09:46akan menjadi pilihan
09:47oleh
09:48meni dan
09:49beker
09:49menjadi di Jepang
09:50kemudian
09:51topeng haye
09:51harus mengisi
09:52lini tengah
09:53untuk membagi-bagi bola
09:55supaya
09:55area permainan kita
09:57dua-duanya itu
09:57bisa diimbangi oleh
09:59bola-bola terobosan
10:00di tengah
10:00karena Malaysia
10:01sangat baik
10:01memegang bola-bola terobosan
10:03lewat Aiman
10:04lewat Faisal Halim
10:06itu berbahaya sekali
10:07dua pemain cepat
10:08tubuh kecil
10:09tapi cepat dan lincah
10:10terakhir aja
10:11terakhir singkat aja
10:12prediksi skor
10:13versi Anda
10:14Bu Wesley
10:16sebenarnya saya berharap
10:18sudah tidak kebolaan
10:19tapi 2-1 cukup
10:21oke
10:21Bu Wesley Huta Galun
10:22terima kasih sudah berbagi
10:23di kompos petang
10:24selalu ya Bu Wesley
10:26samas kasih

Dianjurkan