Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BERAU, KOMPAS.TV - Ragam budaya dari Sabang sampai Merauke, dihadirkan dalam Berau Ethno Carnival 2026.

Pawai budaya ini digelar untuk memeriahkan hari jadi ke-73 Kabupaten Berau, dan hari jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb.

Penampilan marching band anak-anak Berau membuka kemeriahan Berau Ethno Carnival 2026.

Mengusung nuansa kebudayaan, para peserta menampilkan beragam adat dan tradisi Nusantara dari Sabang hingga Merauke.

42 kelompok turut ambil bagian dalam pawai ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari paguyuban, pelajar hingga organisasi perangkat daerah.

Berbalut busana adat, lengkap dengan beragam pernak-pernik dan hiasan khas Nusantara, para peserta berjalan menyusuri rute pawai.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pawai berlangsung.

Tak sekadar menjadi hiburan, Berau Ethno Carnival juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang dimiliki Berau.

Baca Juga Bupati Berau Independence Run 2026 Diikuti Pelari dari Kaltim dan Kaltara | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/691795/bupati-berau-independence-run-2026-diikuti-pelari-dari-kaltim-dan-kaltara-sapa-pagi

#berau #carnival #berauethno

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692904/42-kelompok-ramaikan-berau-ethno-carnival-2026-tampilkan-budaya-nusantara-kompas-siang
Transkrip
00:00Ragam budaya dari Sabang sampai Merauke dihadirkan dalam Merau Ethno Carnival 2026.
00:06Pawai budaya ini digelar untuk memeriahkan hari jadi ke 73 Kabupaten Merau dan hari jadi ke 216 Kota Tanjung Redo.
00:23Penampilan marching band anak-anak Merau membuka kemeriahan Merau Ethno Carnival 2026.
00:31Mengusung nuansa kebudayaan, para peserta menampilkan beragam adat dan tradisi Nusantara dari Sabang hingga Merauke.
00:4142 kelompok turut ambil bagian dalam pawah ini.
00:44Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari pagiuban, pelajar, hingga organisasi perangkat daerah.
00:54Berbalut pusana adat lengkap dengan beragam pernak perik dan hiasan khas Nusantara,
00:58para peserta berjalan penyusuri rute pawai.
01:01Yang mana, pesisir, marimata, dan sebagainya. Luar biasa.
01:09Perasaannya sih sangat senang ya, karena adanya pawai ini kita bisa tahu ya adat-adat mana aja.
01:18Ini dari persatuan mana Pak yang ikut ini?
01:21Ini dari persatuan perjalanan, persatuan saudara Lamungan.
01:26Apa yang ditampilkan hari ini, Pak?
01:29Ada banyak-banyak adat. Yang pertama ada Jawa, yang kedua ada Inggris, ada Berau, dan ada Dayang.
01:38Terus ya semua masyarakat atau peserta yang hadir cukup beragam dan semuanya mengandung unsur budaya-budaya lokal.
01:46Kita berterima kasih kepada seluruh peserta. Mudah-mudahan tahun-tahun depan ini bisa lagi dikepas lebih baik lagi, saya kira.
01:52Akan bisa lebih bagus lagi.
02:00Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pawai berlangsung.
02:05Tak sekedar menjadi hiburan, Berau Edokarival juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat
02:09untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang dimiliki Berau.
02:14Tim Liputan Kompas TV, Berau, Kalimantan Timur.
02:17Tim Liputan Kompas TV, Berau, Kalimantan Mazhil Kompas TV, Berau, Kalimantan Timur.

Dianjurkan