00:09Terima kasih.
00:30Dilaporkan belum benar.
00:32Nah sekarang disangkakan pemerasaan.
00:36Nah kalian bisa tanya ke pengawasan itu.
00:41Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya tim 9.
00:46Pernahkah selama saya yang mimpi itu.
00:49Pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti itu.
00:54Kalian cermati itu.
00:56Dan saya ingin nanti di pengadilan Hakim dapat melihat ini dengan jernih.
01:02Kenapa perkara ini muncul?
01:06Banyak persahasi yang sudah disampaikan oleh kita di gedung mundur.
01:10Perubahan gedung mundur, gedung besar kita gak kita pegang.
01:14Apalagi ketua sankas PKA.
01:16300 stay setahun kita kembalikan.
01:19Semua perkara besar kita ada.
01:22Tapi akhirnya justru kita yang digergaji.
01:27Tapi jangan lupa, database di gedung mundur itu, itu akan jadi data abadi.
01:34Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar.
01:39Dan saya yakin junior saya, selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian.
01:49Untuk bangsa dan untuk rakyatnya, itu selalu yang kita tanamkan di gedung mundur.
01:55Bapak, Bapak, terkait keberanian.
01:58Bapak, itu kan sudah diberiksa.
02:04Dan saya juga minta itu digelirkan.
02:07Siapa yang punya, apa keterkaitan dengan saya.
02:11Itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim ini.
02:14Oleh karena itu, saya berharap nanti agar hakim dapat melihat ini dengan jernih.
02:23Saya tidak punya iup tambang.
02:28Saya tidak pernah minta proyek pemerintah.
02:31Saya tidak pernah punya konsesi sawit.
02:35Saya tidak pernah minta kuota impor.
02:41Siapa yang terima di situ?
02:42Itu gedung bundar ada database.
02:46Dan saya yakin ya, Presiden dapat masukkan yang salah atas perkara ini.
02:52Dan mudah-mudahan junior-junior saya yang ada di gedung bundar akan terus bela keberdian rakyat dan bangsanya untuk menuju
03:01kemakmuran rakyat.
03:02Itu saja ya.
Komentar