Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
Di erupsi gunung berapi, masyarakat perlu mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan. Sebab, abu vulkanik bukan sekadar debu biasa.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Erupsi Gunung Anak Rakato
00:04Erupsi Gunung Anak Rakato membuat abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah.
00:07Sekilas, abu ini mungkin terlihat seperti debu biasa yang hanya mengotori lingkungan.
00:12Tapi, tahukah kamu partikel abu vulkanik yang terhirup bisa masuk jauh ke dalam sistem pernafasan dan berbahaya bagi kesehatan?
00:18Halo teman-teman, kembali lagi bersama Titik di MTVN Lens Tip Kesehatan.
00:23Abu vulkanik merupakan campuran batuan, mineral, dan partikel kaca yang terbentuk saat gunung berapi mengalami erupsi.
00:30Ukurannya pun sangat kecil, bahkan bisa berdiameter kurang dari 2 mm.
00:34Karena partikelnya sangat kecil, abu vulkanik dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke saluran pernafasan.
00:39Di dalamnya juga terdapat kandungan berbagai material, termasuk silika, serta senyawa kimia tertentu yang dapat mengiritasi saluran pernafasan.
00:47Saat terhirup, partikel abu dapat mengganggu saluran pernafasan dan mempengaruhi fungsi paru-paru.
00:52Paparan dalam jumlah besar atau dalam waktu yang lama dapat meningkatkan resiko gangguan paru.
00:56Bahkan partikel silika yang bertahan di dalam paru-paru dalam jangka panjang dapat menyebabkan silikosis,
01:02yaitu kondisi yang membuat fungsi paru-paru menurun.
01:05Jadi, tau kan sekarang kenapa harus keluar menggunakan masker?
01:12Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan