Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 21 jam yang lalu
Sebuah usaha sosial bernama Puka membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan memperoleh kesempatan kerja melalui kegiatan produksi dan pengembangan produk. Berawal dari usaha kecil dengan dua jenis produk, Puka terus berkembang dengan menggabungkan pemberdayaan, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Puka lahir dari kepedulian terhadap minimnya kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Dalam perjalanannya, usaha sosial tersebut tidak hanya berupaya menghasilkan produk bernilai, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkarya.

Perkembangan Puka semakin terlihat setelah memperoleh pendampingan dalam pengembangan usaha. Berbagai pelatihan, mulai dari bisnis, pemasaran, hingga inovasi produk, turut mendorong pertumbuhan usaha tersebut.

Di tengah perkembangan teknologi digital, Puka juga memanfaatkan platform e-commerce seperti Shopee untuk memperluas jangkauan pasar. Kehadiran marketplace menjadi salah satu sarana yang mempertemukan produk-produk Puka dengan konsumen dari dalam hingga luar negeri.

Akses pasar yang semakin luas memberikan peluang bagi Puka untuk terus mengembangkan usahanya. Dampaknya terlihat dari peningkatan omzet yang mencapai 192 persen. Produk Puka juga disebut telah menjangkau pasar nasional hingga internasional.

Namun, bagi Puka, keberhasilan tidak hanya diukur dari peningkatan penjualan. Dampak sosial menjadi bagian penting dari perkembangan usaha tersebut, khususnya dalam menciptakan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Saat ini, terdapat 30 orang yang bekerja di Puka. Sebanyak 15 orang di antaranya merupakan penyandang disabilitas yang terlibat aktif dalam berbagai proses, mulai dari produksi hingga pengembangan kreativitas, 15 orang lagi merupakan freelancer yang telah membersamai puka selama ini.

Perjalanan Puka juga mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan. Meski demikian, pencapaian yang dinilai paling berarti adalah semakin terbukanya kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan berkarya.

Pengalaman Puka menunjukkan bahwa pemberdayaan, inovasi, dan pemanfaatan platform digital dapat berjalan bersama dalam membangun usaha sekaligus menciptakan dampak sosial. Ketika akses pasar terbuka, peluang bagi usaha kecil untuk tumbuh dan kesempatan kerja bagi kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses juga semakin besar.

Bagi Puka, sebuah produk bukan sekadar hasil dari proses produksi. Di balik setiap karya terdapat kesempatan untuk bekerja, berkarya, dan membangun kehidupan yang lebih mandiri.
Pemanfaatan teknologi digital pun menjadi salah satu pintu yang mempertemukan karya lokal dengan pasar yang lebih luas.

Dari sana, pertumbuhan bisnis tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga membuka peluang dan harapan bagi lebih banyak penyandang disabilitas.

Video: Kavin Faza
Editor: Kavin Faza
Transkrip
00:11Terima kasih telah menonton
00:39Setiap karya memiliki cerita
00:41Di balik setiap jahitan, setiap warna, dan setiap produk yang tercipta
00:46Ada semangat untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari sebuah mimpi
00:51Di sebuah sudut kota Bandung, puluhan penyandang disabilitas menemukan ruang untuk berkarya, mandiri, dan mengubah hidup mereka
00:59Melalui sebuah usaha sosial bernama PUKA
01:07PUKA lahir dari kepedulian terhadap minimnya kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas
01:12Berawal dari usaha kecil dengan hanya dua jenis produk, perjalanan mereka penuh tantangan
01:18Tidak hanya menciptakan produk yang bernilai, PUKA juga berusaha membangun kepercayaan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya
01:29Dinah kodai oleh Desi Nur Anisarahma sebagai founder pulaskatung diri atau PUKA
01:35Semangat inklusifitas menjadi nilai utama yang melandasi berdirinya PUKA
01:41Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak
01:45Mulai dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, SLB BC IPLAB Wartawan Bandung
01:52Hingga komunitas penyandang tuli dan down syndrome di kota Bandung
01:55Melalui kerjasama ini, PUKA terus berupaya menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi semua kalangan
02:04Oke halo, saya Desi, saya founder PUKA
02:09PUKA itu dimulai dari tahun 2015 ketika saya masih berkuliah
02:14Ketika itu memang hobi saya adalah mengerjakan sesuatu dengan kegiatan crafting
02:20Kayak membuat tas, terus menyulam, terus juga meronce dan lain sebagainya
02:26Akhirnya, aduh kira-kira nih saya ingin berbisnis nih
02:30Tapi bisnisnya emang pengennya dimulai dari passion saya
02:34Dan saat itu, wah kayaknya nih oke banget nih kalau misalnya dijadikan suatu bisnis gitu ya
02:40Lalu saya seriuskan membuatkan brandingnya
02:43Saya buatkan nama PUKA
02:45Yaitu adalah kepanjangan dari pulas Katumbiri
02:49Yang diambil dari kata Sunda
02:51Yang artinya adalah goresan pelangi
02:53Dari sana, akhirnya dari bulan September sampai bulan Desember
02:58Masih mengerjakannya sendiri, masih self-manufactured
03:03Terus di bulan Januari, karena demandnya Alhamdulillah semakin tinggi
03:08Akhirnya saya coba cari partner mana nih yang bisa saya ajak kerjasama
03:12Nah dari sana, saya menemukan ternyata di sekolah luar biasa
03:18Jika bekerjasama dengan teman-teman berkebutuhan khusus
03:21Yang dimana mereka sudah terbiasa untuk melakukan kegiatan crafting
03:25Atau kegiatan vokasional lainnya
03:27Ternyata mereka bisa banget loh
03:30Menunjukkan ya potensi mereka
03:32Di bidang crafting
03:34Yang sampai, Alhamdulillah sampai saat ini
03:37PUKA bisa bekerjasama terus dengan teman-teman berkebutuhan khusus
03:57Perubahan mulai terjadi ketika PUKA memperoleh pendampingan dalam pengembangan usaha
04:03Pelatihan bisnis, pemasaran, hingga inovasi produk membuat usaha ini berkembang lebih cepat
04:10Di saat yang sama perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang baru
04:15Melalui platform e-commerce seperti Shopee
04:18Produk-produk PUKA dapat menjangkau konsumen yang jauh lebih luas
04:22Marketplace tidak lagi sekadar menjadi tempat berjualan
04:26Tetapi menjadi jembatan yang mempertemukan karya para penyandang disabilitas
04:31Dengan masyarakat di berbagai daerah
04:33Akses pasar yang semakin terbuka memberikan peluang bagi usaha kecil
04:38Seperti PUKA untuk terus tumbuh
04:42Platform marketplace itu bisa membantu cakupan pasar yang lebih luas
04:47Kita juga bisa Alhamdulillah bisa bertemu langsung secara online dengan teman-teman
04:53Para pembeli konsumen yang dari mancanegara gitu ya
04:57Seperti misalnya kalau Shopee ada di Shopee Malaysia, Singapura, terus ada Filipina gitu ya
05:02Yang emang ternyata bisa memudahkan kami untuk meluaskan pemasaran PUKA gitu
05:09PUKA itu kami jadikan sebagai suatu wadah
05:13Wadah kreativitas mereka untuk dapat berdaya dan berkarya gitu ya
05:18Jadi setiap produk buatannya mereka itu kami hargai gitu ya
05:23Kami pasarkan agar dapat diapresiasi oleh masyarakat yang lebih luas gitu ya
05:29Dan untuk para defable trainer atau teman-teman spesial yang sedang mengembangkan bisnis
05:35Tetap semangat membuatkan produk dan juga jangan lupa posting
05:40Atau buatkan konten agar produk teman-teman semua dapat diketahui oleh masyarakat yang lebih luas gitu ya
05:46Dan nggak lupa buat teman-teman reguler atau teman-teman seperti saya
05:51Jangan lupa untuk mengapresiasi produk buatan teman-teman berkebutuhan khusus
05:55Atau misalnya dengan membeli produk-produk dari para defable trainer gitu
06:09Hari ini sekitar 30 orang yang bekerja di Puka
06:13Sebanyak 15 diantaranya merupakan penyandang disabilitas yang terlibat aktif dalam proses produksi
06:20Berbagai penghargaan menjadi pengakuan atas perjalanan Puka
06:24Namun pencapaian sesungguhnya adalah ketika setiap produk yang terjual mampu menghadirkan harapan baru
06:30Kolaborasi antara pemberdayaan, inovasi, dan pemanfaatan platform digital
06:37Menunjukkan bahwa usaha kecil dapat menciptakan dampak sosial yang besar
06:41Sebuah produk mungkin berawal dari tangan
06:43Namun maknanya lahir dari kesempatan
06:46Kesempatan untuk bekerja
06:48Kesempatan untuk berkarya
06:50Dan kesempatan untuk menunjukkan bahwa
06:53Di era digital
06:54Menuju perubahan serta harapan bagi banyak kehidupan
06:59Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan