Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti kawasan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Rabu pagi.

Kabut asap menyelimuti sejumlah titik ruas jalan utama hingga membuat jarak pandang turun drastis, yakni hanya 1 meter.

Pemandangan ini terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 6 WITA. Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan lalu lintas, terutama banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak menuju Kota Banjarmasin maupun arah Banjarbaru.

Untuk menghindari kecelakaan, pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraan, serta menyalakan lampu utama dan lampu hazard.

Aroma menyengat dari bekas kebakaran lahan gambut juga membuat warga dan pengendara harus menggunakan masker untuk menghindari risiko gangguan pernapasan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung beberapa titik lokasi kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya serta di Kabupaten Pulang Pisau. Minimnya sumber air membuat kebakaran hutan dan lahan terus semakin meluas serta sulit teratasi.

Menhut bilang penanganan karhutla diupayakan maksimal melalui operasi darat dan udara, termasuk operasi modifikasi cuaca.

Kebakaran lahan yang sudah menghanguskan lebih dari 50 hektare diduga ada unsur kesengajaan.

Polisi kini tengah memeriksa 12 orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran.

#kabutasap #karhutla #rajajuliantoni

Baca Juga Bantuan Gempa NTT Dikirim Lewat Jalur Laut dan Udara, KRI Bung Hatta Ikut Dikerahkan | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/686431/bantuan-gempa-ntt-dikirim-lewat-jalur-laut-dan-udara-kri-bung-hatta-ikut-dikerahkan-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686432/kabut-asap-karhutla-kembali-selimuti-banjarbaru-palangka-raya-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni,
00:07yang informasi yang akan kami hadirkan,
00:09sebelumnya Saudara, kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan
00:12kembali menyelimuti kawasan Liang, Anggang, Kota Banjarbaru, Rabu Pagi.
00:16Kabut asap menyelimuti sejumlah titik ruas jalan utama
00:19hingga membuat jarak padang turun drastis yang hanya 1 meter.
00:24Pemandangan ini terjadi pada Rabu Pagi sekitar pukul 6 Wita.
00:27Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan lalu lintas,
00:30terutama banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4
00:33yang hendak menuju Kota Banjarmasin maupun arah Banjarbaru.
00:37Untuk menghindari kesilakaan, pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraan
00:41serta menyalakan lampu utama dan lampu hazard.
00:45Aroma menyingat dari bekas kebakaran lahan gambut
00:48juga membuat warga dan pengendara harus menggunakan masker
00:51untuk menghindari risiko gangguan pernafasan.
01:01Untuk nilai puncaknya, itu biasanya di pagi hari jam 5 sampai jam 8 pagi.
01:09Masyarakat diimba untuk siap menggunakan masker
01:13kalau mengurangi kegiatan di luar ruangan untuk di pagi hari atau dini hari.
01:20Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung beberapa titik lokasi kebakaran hutan dan lahan
01:27di Palangkaraya serta di Kabupaten Pulang Pisau.
01:30Minimnya sumber air membuat kebakaran hutan dan lahan terus semakin meluas
01:34serta sulit teratasi.
01:37Menhut bilang penanganan karhutlah diupayakan maksimal melalui operasi darat dan udara
01:41termasuk operasi modifikasi cuaca.
01:44Kebakaran lahan yang sudah menghauskan lebih dari 50 hektare diduga ada unsur kesengajaan.
01:51Polisi kini tengah memeriksa 12 orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran.
02:02Mencegah agar tidak terjadi kaputlah kebakaran hutan.
02:07Di sekaligus momentum ini saya kembali ingatkan masyarakat agar jangan bermain api.
02:14Kondisinya sangat buruk sekali, cuacanya sangat buruk sekali.
02:18Tapi kemudian yang gak kalpani sekali lagi adalah bagaimana kemudian masyarakat dapat berkantisipasi,
02:24memadamkan api sekaligus mencegah.
02:26Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan cara membakar.
Komentar

Dianjurkan