Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pada 13 Agustus 2026, dalam forum Space and Missile Defense Symposium di Huntsville, Alabama, Letnan Jenderal Joseph Jarrard, Wakil Panglima NORTHCOM sekaligus Wakil Panglima unsur AS di NORAD, secara terbuka mengakui bahwa Amerika Serikat belum sanggup menangkal serangan swarm drone yang diluncurkan dari dalam wilayahnya sendiri. Jarrard menyebut militer AS "ill-equipped" karena minim sensor dan effector untuk mendeteksi maupun menembak jatuh drone, padahal ancaman drone murah ini sudah jadi senjata harian di berbagai konflik dunia. Solusi sementara berupa "fly-away kit" pernah dikerahkan usai insiden drone menerobos Pangkalan Udara Barksdale, rumah bagi pembom B-52 dan fasilitas penyimpanan senjata nuklir, namun sifatnya reaktif, lambat, dan tidak permanen. NORTHCOM bersama NORAD dan Joint Interagency Task Force 401 kini menjalankan latihan Falcon Peak untuk membangun sistem pertahanan drone yang lebih formal, meski menurut Jarrard sendiri progresnya "belum sampai di sana". Pentagon pun mengajukan anggaran rekor 21 miliar dolar AS (sekitar Rp375 triliun) khusus untuk sistem pertahanan, amunisi, dan peralatan anti-drone domestik.

Angka ini kontras tajam dengan biaya perang AS-Israel melawan Iran sejak 28 Februari 2026, yang terus membengkak dari 25 miliar dolar di akhir April hingga menembus 37,5 miliar dolar AS (setara Rp672 triliun) pada akhir Juli, belum termasuk permintaan tambahan hampir 90 miliar dolar dari Presiden Trump untuk melanjutkan operasi. Ironisnya, penilaian intelijen AS sendiri menyebut Iran masih butuh satu dekade lagi untuk mengembangkan rudal yang benar-benar bisa mengancam wilayah Amerika. Kesenjangan anggaran ini memunculkan pertanyaan besar soal prioritas pertahanan AS: puluhan miliar dolar mengalir deras untuk operasi ofensif di luar negeri, sementara ancaman drone murah di langit pangkalan sendiri masih menunggu ketukan palu Kongres.

Follow channel Lanskap Militer untuk analisis pertahanan dan geopolitik terbaru setiap minggunya.

#military #militer #gepolitik #USA #Iran #LanskapMiliter #news
Komentar
Lanskap Militer
Kreator
Terima kasih sudah nonton sampai akhir! 🎖️ Buat kalian yang mengikuti isu pertahanan dan geopolitik: menurut kalian, mana yang lebih mendesak — anggaran ofensif miliaran dolar untuk operasi di luar negeri, atau anggaran sensor & pertahanan drone untuk melindungi pangkalan sendiri? Tulis pendapat kalian di kolom komentar, dan jangan lupa share ke teman yang juga concern soal isu pertahanan nasional. Sampai jumpa di analisis lanskap militer berikutnya!

Dianjurkan