Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kuasa hukum Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang, Hermawanto, mengungkap awal mula persoalan ruangan yang kemudian berkaitan dengan penemuan senjata di lingkungan sekolah.

Menurut Hermawanto, persoalan akses ruangan sudah muncul sejak 10 Juli 2026.

Hermawanto mengatakan, pihak yayasan sebelumnya telah beberapa kali mengirimkan surat resmi kepada IWD untuk meminta ruangan tersebut dibuka.

"Satu kali surat kami dikirim ternyata tidak berbalas. Kami kirim surat yang kedua, ternyata juga tidak berbalas. Sampai akhirnya kita meminta surat yang ketiga. Kita kasih batas waktu. Kalau tanggal 10 bulan Juli Anda tidak membuka ruangan itu, maka kami yang akan membukanya," kata Hermawanto, Minggu (9/8/2026).

Menurut dia, akhirnya pada 10 Juli 2026 terjadi kesepakatan untuk membuka ruangan tersebut karena pihak IWD disebut akan mengambil barang-barangnya.

Namun, Hermawanto membantah jika ruangan itu dibuka secara paksa oleh pihak yayasan.

"Yang membuka ruangan pada tanggal 10 adalah stafnya Pak IWD," ujarnya.

Hermawanto kemudian mengungkap ruangan yang kemudian ditemukan senjata pada 5 Agustus 2026, kuncinya juga disebut berada di tangan IWD dan pihak yang bersamanya.

"Ruangan-ruangan itu kuncinya dipegang oleh Pak IWD dan kawan-kawan, termasuk ruangan yang kemarin ditemukan senjata pada tanggal 5 bulan Agustus," ujar Hermawanto.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684756/terkuak-awal-mula-temuan-senjata-di-sekolah-kuasa-hukum-ungkap-peran-iwd
Transkrip
00:04...dari sekolah swasta yang sebelumnya ditemukan lebih dari 900 senjata baik itu laras panjang, laras pendek dan juga aerosofda
00:14dimana tadi disampaikan khususnya bagaimana kemudian pihak giayasan ini sudah berkomunikasi kepada kepolisian
00:22untuk memastikan tidak ada lagi ruangan tertutup yang belum digeledah atau disterilisasi oleh pihak polisi
00:31sehingga yang diinginkan oleh pihak sekolah untuk juga memastikan keamanan para siswa
00:37baik yang duduk di sekolah dasar ataupun juga di tingkat sekolah menengah ini bisa dipastikan aman
00:45sehingga selama satu pekan terhitung dari tanggal 10 Agustus sampai dengan 14 Agustus 2026
00:52disampaikan nantinya akan dilakukan proses belajar mengajar jarak jauh atau dengan menggunakan proses daring
01:05dan tadi juga disampaikan bahwa nanti akan ada komunikasi atau audiensi yang coba dilakukan
01:12antara pihak giayasan dengan komisi 3 dan juga komisi...
01:16...ketua kan gak pernah punya akses ruangan gitu karena ditentu masuk
01:19oke baik
01:20kalau sudah cukup oke lanjut ya gitu ya
01:23boleh Pak
01:23sudah?
01:25oke baik
01:25terima kasih
01:26rekan-rekan sekalian
01:27jadi awal peristiwa tanggal 10 bulan Juli tahun 2026
01:35ketika penemuan pertama senjata
01:37itu berawal dari ruangan itu kuncinya dibawa oleh Pak IWD dan kawan-kawan
01:47kami tidak memiliki akses terhadap ruangan tersebut
01:52itulah kenapa kami meminta pakai surat resmi
01:56Pak IWD mohon ruangannya dibuka karena kami akan gunakan untuk kepentingan pendidikan
02:05untuk kepentingan sekolah
02:07satu kali surat kami dikirim ternyata tidak berbalas
02:10kami kirim surat yang kedua ternyata juga tidak berbalas
02:15sampai akhirnya kita meminta surat yang ketiga
02:19kita kasih batas waktu
02:22kalau tanggal 10 bulan Juli Anda tidak membuka ruangan itu
02:27maka kami yang akan membukanya
02:32akhirnya terjadilah kesepakatan
02:34tanggal 10 itu ruangan akan dibuka karena mereka akan mengambil barang-barang
02:40jadi saya ketegaskan
02:42kalau kami punya akses terhadap ruangan tersebut
02:47kalau kunci itu ada di tangan kami
02:50kami tidak perlu minta izin untuk masuk
02:53kami tidak perlu minta berkirim surat untuk membuka ruangan itu
02:58jadi kalau ada narasi yang menyatakan bahwa 5 bulan tidak punya akses
03:04dan ruangan dikuasai oleh pihak pengelola sekolah yang baru
03:08maka saya harus mengatakan bahwa narasi itu tidak benar
03:13yang benar adalah ruangan-ruangan itu
03:17kuncinya dipegang oleh Pak IWD dan kawan-kawan
03:21termasuk ruangan yang kemarin ditemukan senjata pada tanggal 5 bulan Agustus
03:27termasuk juga sekarang masih ada ruangan bagian ruangan
03:30tapi itu tidak di polis lain karena itu data-data keuangan saja
03:34jadi sampai hari ini kami memang mengelola sekolah
03:39tapi masih ada beberapa ruangan yang kami tidak bisa membuka
03:42karena data kunci, mohon maaf, karena kunci itu dipegang sama Pak IWD dan kawan-kawan
03:48jadi seperti itu
03:53pada tanggal 10 bulan Juli ruangan itu tidak didobrak
03:57yang membuka ruangan itu adalah stafnya Pak IWD
04:01jadi yang membuka ruangan itu stafnya Pak IWD
04:05ruangan dibuka sama dia, kemudian kami bersama-sama masuk
04:08begitu ceritanya
04:10jadi kalau kami punya akses masuk ruangan, kami tidak perlu berkirim surat
04:14dan kami tidak perlu bersepakat untuk dibuka pada malam hari, pada sore hari, mohon maaf
04:20itu intinya seperti itu
04:23jadi yang membuka ruangan pada tanggal 10 adalah stafnya Pak IWD
04:37kami perlu sampaikan rekan-rekan sekalian bahwa kami memang selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan
04:44dengan rekan-rekan Polri dan juga dengan rekan-rekan TNI
04:48karena faktanya juga ada gejala-gejala yang berbahaya terhadap keamanan dan ketertiban sekolah
04:57jadi dari situlah kami berkoordinasi dengan aparat yang ada di wilayah
05:04oke, gitu aja teman-teman
05:06kalau sekarang totalnya itu ada dua ruangan yang masih di polis lain
05:13gitu ya, jadi di polis lain
05:14tapi kalau ruangan, ada satu lagi ruangan yang tidak di polis lain
05:18tapi itu ruangan yang bagian keuangan yang isinya kelihatan
05:21kalau dari luar dari kaca itu data-data buku-buku saja
05:24berarti sebelumnya ada tempat kunci yang dibawa
05:27ya, ya, betul
05:28Pak, ini sudah mungkin sudah diperlukan dari beberapa ayatnya
05:31mungkin diaktif perjelasan
05:33ya, ya
05:33kalau si IWD, ini kan sebenarnya kalau tertulis misalnya ini itu sejak 2008
05:37bukan pendiri
05:38tapi hubungan si IWD ini disini yang tidak bisa masuk ke YASAR itu seperti apa?
05:43dan kedua lagi
05:45apakah selama ke-rekan IWD dengan
05:49ibaratnya manipulasi
05:50dia sebagai ke YASAR bisa memikirkan ke YASAR
05:53apakah tidak ada
05:56interaksi dari pendiri sebelumnya
05:58karena ini kan sudah terlihat dia memasukkan ya
06:01dan terus yang ketiga
06:03untuk IWD sendiri ini posisinya sekarang
06:06seperti apa?
06:07dan apakah masih ada pertumbuhan dengan pendiri sendiri?
06:12baik
06:13jadi
06:14dalam data
06:15data pada tahun 2008
06:17IWD memang masuk
06:19menjadi bagian dari YASAR
06:22namun
06:23ketika masuk menjadi pembina
06:26dan membawa istri dan kakaknya
06:29yang kemudian kami meyakini itu adalah
06:33patut kami duga
06:35telah terstruktur dan sistematis
06:38untuk menguasai yayasan
06:41data-data itu sedang kami teliti lebih detil
06:44karena kami harus jujur juga menyatakan
06:46hampir semua data
06:49dipegang sama dia
06:52ya
06:53itulah faktanya
06:54kunci saja dibawa sama dia
06:55dokumen-dokumen sekolah
06:58juga masih berada di tangan dia
06:59kami sudah meminta secara resmi
07:02untuk diserahkan kepada sekolah
07:03itu pun dia sampai sekarang belum menyerahkannya
07:05jadi seperti itu
07:07bagaimana kemudian
07:09tentang komunikasi di
07:10antara IWD
07:11dengan
07:12para pendiri yang dulu
07:13kalau sepengetahuan kami
07:15informasi dari para pendiri
07:16tidak pernah ada komunikasi lagi
07:18termasuk dengan Pak Yan Sofiam
07:20itu tidak ada komunikasi
07:21karena beliau adalah pendiri
07:22terus bagaimana
07:24kemudian selama proses berjalan
07:25pembina itu
07:27gitu ya
07:28pembina itu
07:29selama ini kan faktanya
07:30hanya datang seringkali ketika
07:32rapat saja
07:33jadi tidak punya akses lebih banyak
07:34dalam operasional sehari-hari
07:36dan itulah yang kemudian
07:37di rapat pembina juga pada ujung akhir
07:40pada tahun-tahun akhir ini
07:41pembina itu kan
07:42kakak dan istrinya IWD
07:45jadi semua keputusan IWD
07:48hampir semua disetujui oleh mereka
07:50jadi itulah kondisinya kemudian
07:53membuat problem
07:55di sekolah yayasan ini
07:56dan ada indikasi penyalahgunaan
07:58terus terjadi
07:59semakin hari
08:00semakin hari
08:00semakin hari
08:01seperti itu
08:01oke gitu aja teman-teman sekalian
08:04terima kasih
08:07kita masih telah lebih jauh
08:09karena ada banyak sekali dokumen
08:11dia kan 15 tahun
08:12beliau berada di sekolah
08:13gitu ya
08:21untuk memberikan kepastian
08:23tentang PJJ-nya
08:24berapa lama
08:25dan memberikan kepastian
08:26kepada aparat kepolisian
08:27untuk melakukan stabilisasi
08:28karena kan kita belum mendapat
08:30kepastian
08:30hari Senin
08:31Selasa, Rabu
08:32atau Kamis dan Jumat
08:33kan gitu
08:34kita kasih waktu dulu
08:35selama satu pekan
08:36agar kepolisian melakukan sterilisasi
08:38dan selama proses itu
08:39maka biar pasti juga
08:41anak didik
08:42silahkan belajar
08:42melalui PJJ
08:44atau jarak jauh
08:45secara dari
08:45itu aja
08:46teman-teman
08:47makasih semuanya
08:48Assalamualaikum Wr. Wb
Komentar

Dianjurkan