Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) di rutan KPK, pada Jumat (24/7/2026).

Pakar hukum, Jamin Ginting mendorong agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ambil alih penanganan kasus Febrie Adriansyah.

Ia khawatir penyidik kejaksaan sulit untuk independen.

"Masyarakat akan menilai penyidik kejaksaan tidak akan, sulit untuk independen sehingga sudah pantaslah penanganan ini diserahkan kepada KPK," ujar Jamin Ginting, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga Beda Don Ritto dan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah saat Ditahan Kejagung di https://www.kompas.tv/nasional/682372/beda-don-ritto-dan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-saat-ditahan-kejagung

#febrieadriansyah #kpk #korupsi

Video Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682376/pakar-hukum-dorong-kpk-ambil-alih-tangani-kasus-eks-jampidsus-febrie-adriansyah
Transkrip
00:00Nah, masyarakat akan menilai bahwa penyidik kejelasan tidak akan sulit untuk bisa independen dalam menilai ini.
00:08Penanganan kasus mantan jabisus saudara FAA menurut saya sebaiknya diambil alih oleh KPK.
00:17Karena kita ketahu penyidikan itu merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan kebenaran fakta wal
00:26dan juga barang bukti yang diambil oleh kor tas tipikor dan sekarang diambil alih oleh penyidik kejelasan
00:34di mana masyarakat akan menilai bahwa penyidik kejelasan tidak akan sulit untuk bisa independen dalam menilai ini.
00:42Sehingganya sudah pantaslah penanganan ini diserahkan sekurangnya kepada KPK.
00:48Apalagi pada saat ini penanganan tahanannya juga dilakukan di KPK
00:53dan orang yang melakukan tim yang melakukan penyidikan ini adalah juga mantan yang sudah pernah bekerja di KPK
01:03sehingga sudah selayaknya lembaga KPK layak akan melakukan ngambil alih kasus ini
01:10supaya ada harapan tidak cerah bahwasannya tidak ada konflik of interest dalam penanganan perkara ini.
01:17Demikian menurut saya. Terima kasih.
01:30Terima kasih.
01:36Terima kasih.
01:37Terima kasih.
01:42Terima kasih.
01:47Terima kasih.
02:00Terima kasih.
02:01Tidak.
02:07Terima kasih.
02:14Terima kasih.
02:15selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan