00:00Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
00:03Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
00:56Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
01:27Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
01:53Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
01:57Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa
02:03Bahwa alat bukti yang diajukan
02:07Masih perlu didalami atau dikonfirmasi
02:14Sehingga menurut saya ini belum cukup untuk dilakukan penahanan
02:19Di gedung bundar tidak pernah seperti ini
02:22Di gedung bundar tidak pernah seperti ini
02:25Semua alat bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu
02:29Dan berkali-kali dilakukan expose
02:32Baru kita yakin bahwa ini tidak zolin
02:35Sehingga kita tetapkan tersangka
02:38Dan barulah kita melakukan penahanan
02:40Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan
02:44Saya siap menghadapinya
02:47Dan saya merasa
02:49Memang ini kriminalisasi
02:52Terima kasih ya
02:53Terima kasih
03:37Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:40Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:42Sebelumnya marilah kita panjatkan
03:43Bersyukur
03:44Karena Tuhan yang mahu kuasa
03:45Karena pada hari ini
03:47Kita masih diberikan kesehatan panjang umur
03:50Dan semoga ke depannya
03:52Kita diberikan pelindungan
03:54Oleh Tuhan yang mahu kuasa
03:57Yang saya hormati
04:00Sahabat-sahabat
04:02Media masa
04:03Media online yang
04:05Terkenan
04:08Selalu mengupdate berita
04:10Di jasaan Republik Indonesia
04:12Saya sampaikan terima kasih
04:14Kami bersama-sama dengan
04:16Tim 9
04:17Akan menyampaikan
04:19Berapa hal
04:21Tapi
04:21Mungkin singkat-singkat saja
04:24Yang pertama
04:29Saudara Eva
04:30Telah ditetapkan tersangka
04:32Dan dilakukan penanganan
04:3320 hari ke depan
04:34Sampai tanggal
04:3524
04:36Kalau gak salah
04:37Eh
04:37Tanggal
04:3820 hari ke depan
04:40Dari hari ini
04:41Di
04:44Rutan
04:47KPK
04:48Jakarta
04:48Jabang
04:49Jakarta Timur
04:50Yang
04:51Barusan kita
04:53Menyaksikan
04:54Terus yang kedua
04:55Sebagai
04:57Bentuk
04:58Angkutabilitas
05:01Saya sangat menghormati
05:03Teman-teman
05:05Wartawan juga
05:06Tetapi yang lebih penting juga
05:09Kita harus membangun
05:11Perhadapan
05:12Pembangunan hukum
05:14Yang
05:15Saling menghargai
05:17Utamanya
05:18Dalam proses penyelidikan
05:21Masih
05:21Peraduga
05:22Tak bersalah
05:22Oleh karanya
05:24Kita
05:24Saling menghormati
05:26Proses ini
05:27Semoga
05:29Kedepannya
05:31Tim 9
05:32Tetap melaksanakan
05:34Tugas sebaik-baiknya
05:35Oleh karanya
05:36Nanti
05:37Perkesnya
05:39Akan kita
05:39Sampaikan
05:40Lebih lanjut
05:41Itu yang dapat
05:42Saya sampaikan
05:45Perkembangan
05:46Update
05:46Penanganan
05:47Dari
05:48Mantan
05:49Jambisus
05:50Untuk itu
05:52Saya ucapkan
05:53Terima kasih
05:54Mohon maaf
05:55Wassalamualaikum
05:57Warahmatullahi
06:15Terima kasih
06:27Terima kasih
06:33Terima kasih
06:34Terima kasih
06:46Terima kasih
06:46Terima kasih
06:47Terima kasih
06:57Terima kasih
06:58Terima kasih
07:00Mohon maaf, mungkin lebih nyaman, karena yang bersangkutan banyak menangani kasus besar, kita ketahui.
07:06Nah, itulah salah satu pertimbangannya kenapa di sana.
07:12Dan itu sangat masuk akal.
07:16Ini penetapan tersangkanya di kasus apa ya Pak?
07:19Kasus yang tadi siang kami sampaikan, TPP.
07:24Pak, kalau tidak berusia perkara, saya jawab Pak.
07:30Andi dari kata data Pak, untuk modus yang digunakan sama Pak Febri itu apa ya Pak?
07:35Boleh dijelaskan sedikit nggak Pak?
07:36Sama terakhir, kalau boleh tahu kerugian negara, kerugian keuangan negara, sama kerugian perekonomian negara itu kenapa?
07:43Sama terakhir, kalau boleh aja Pak, kenapa Rompinya, kenapa Pak Febri tadi nggak pakai Rompi ya Pak?
07:48Makasih.
07:49Iya, kalau masa Rompi tadi mohon maaf, karena buru-buru juga udah malam ya.
07:55Terus yang kedua, modus yang merendah secara umum, dugaan TPPU yang dilakukan oleh penyelenggahan negara dalam jabatannya sebagai jaksa atau
08:11pejabat sutural selama dia menjabat, mengabdikan diri di kejaksaan.
08:16Dan lebih detailnya tidak akan saya sampaikan karena terkait dengan pembuktian, dan kalau kita sampaikan akan sangat menyulitkan kita ke
08:27depannya.
08:28Oleh karena saya mohon sekali, untuk hari ini kita sampai di sini dulu, dan pastinya ke depannya akan kita sampaikan
08:38progresnya.
08:39Ya, itu saja.
08:42Baik, saya rasa sudah cukup kompresif ya.
08:44Oke baik, ya makasih ya.
08:46Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam.
08:56Hingga sampai larut kawan-kawan menunggu untuk proses ini selesai, dan kami akan sampaikan secara lengkap terkait dengan penitipan penahanan.
09:09Kawan-kawan jurnalisi yang kami hormati, pada kerangka koordinasi dan supervisi, hari ini, Jumat 24 Juli 2026,
09:24KPK memberikan dukungan dan perbantuan berkait dengan penitipan penahanan.
09:31Untuk tersangka sodara FA, terkait dengan tindak pidana pencucian uang yang penyidiganya dilakukan di Kejaksaan Agung.
09:44Ada pun perbantuan penitipan penahanan ini berdasarkan dari surat Kejaksaan Agung yang kemudian diterima oleh Komisi Pemerantasan Korupsi.
09:59Sehingga terhadap tersangka sodara FA, dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan di Rutan Gedung Merah Putih, KPK.
10:15Ada pun terkait dengan penahanan terhadap tersangka sodara FA, merupakan sepenuhnya kewenangan penyidik di Kejaksaan Agung,
10:32yang tentunya berdasarkan pada kebutuhan penyidikan perkara tersebut.
10:40Perlu kami sampaikan juga bahwa sebelumnya KPK melalui fungsi koordinasi dan supervisi,
10:49secara intens telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kejaksaan Agung,
10:56baik dalam hal pemantauan ataupun permintaan informasi.
11:01Berkaitan dengan perkembangan penanganan perkara ini.
11:07Karena memang dalam kerangka koordinasi dan supervisi, KPK tentunya terbuka untuk memberikan dukungan,
11:18untuk memberikan bantuan dalam proses-proses penyidikan perkara ini.
11:25Sehingga secara keseluruhan penanganan perkara ini agar dapat berjalan secara efektif.
11:37Kegiatan koordinasi dan supervisi ini tentunya berpedoman pada Undang-Undang 19-2019,
11:46di mana salah satu tugas dan kewenangan KPK adalah melakukan koordinasi dan supervisi kepada instansi yang
11:53punya kewenangan dalam pemberantasan tindak-pindana korupsi.
11:58Dan kegiatan-kegiatan koordinasi dan supervisi ini sebagai bentuk praktik positif sinergi antara aparat menegak hukum,
12:10baik KPK dengan Kejaksaan Agung, ataupun KPK dengan kepolisian.
12:17Karena tentunya sebelumnya juga banyak perkara-perkara yang kami koordinasikan, kami supervisi,
12:28baik di Kejaksaan maupun di polisian.
12:32Baik mungkin itu, teman-teman.
12:41Untuk pemeriksaan sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik.
12:46Jadi nanti secara teknis, penyidik tentu akan mempertimbangkan untuk pemeriksaannya ada di mana.
13:01Perkait dengan penahanan terhadap tersangka sodara FAA,
13:08semuanya merupakan kewenangan dari penyidik.
13:12Dalam hal ini adalah penyidik dari Kejaksaan Agung.
13:15Dan tadi juga sudah dijelaskan di Kejaksaan Agung berkaitan dengan hal tersebut.
13:22Atas pertimbangan apa penahanan yang dibutuhkan oleh KPK?
13:25Tadi sudah dijelaskan ya oleh kawan-kawan di Kejaksaan Agung.
13:29Tentu ini juga jadi bentuk sinergi ya antara KPK dengan Kejaksaan Agung
13:33berkaitan dengan dukungan dan perbantuan KPK berkaitan dengan penitipan penahanan terhadap tersangka sodara FAA.
13:43Mas surat dari Kejaksaan Agung diterima KPK itu sejak kapan mas?
13:47Untuk detail tanggalnya nanti kami cek ya.
13:51Sel khusus atau sel biasa?
13:54Sel biasa.
13:55Semuanya sama di sini.
13:57Bersama siapa di dalam?
13:58Ini masih proses ya. Nanti kita cek.
14:01Mas kalau untuk kejabat di Kejaksaan Agung yang pernah dititipkan tahanan di KPK ada berapa?
14:07Sebelumnya ada. Memang ada.
14:09Hal demikian memang ketika ada kebutuhan dalam proses penyidikan itu terbuka kemungkinan.
14:15Termasuk KPK juga beberapa kali melakukan penitipan penahanan.
14:21Cukup teman-teman?
14:23Supaya teman-teman bisa beristirahat juga.
14:28Setidaknya dengan penahanan terhadap FAA maka penahanan perkara ini memasuki babak baru.
14:35Penahanan perkara bisa lebih lancar.
14:38FAA sewaktu-waktu bisa dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.
14:43Namun demikian ada beberapa catatan terhadap penahanan FAA.
14:49Yang pertama seakan-akan ada perlakuan khusus yang berbeda.
14:55Ditunjukkan oleh FAA tidak dikenakan rompit tahanan.
14:59Juga tidak dikenakan burgol.
15:01Sebagaimana biasanya kejaksaan agung mengenakannya kepada para tersangka korupsi yang lain.
15:07Yang kedua FAA mengatakan bahwa dirinya dikriminalisasi.
15:13Tentu publik tidak mudah percaya ya.
15:16Kenapa?
15:17Karena alat-alat bukti yang telah ditunjukkan oleh penyidik Mabes Polri.
15:22Seperti misalnya ada 74 kg emas dan juga ratusan miliar uang dalam berbagai pecahan.
15:31Ini menunjukkan bahwa sangat kuat adanya dugaan tindak pidana.
15:35Baik itu tindak pidana korupsi maupun tindak pidana pencucian uang.
15:40Ya tentu tidak mudah untuk menjelaskan dari mana harta benda tersebut.
15:45Karena perkara ini juga menggunakan pasal TPPU.
15:50Sebagaimana diatur di dalam pasal 77 dan 78 Undang-Undang TPPU.
15:55Maka pemilik harta benda tersebut wajib membuktikan.
15:59Dari mana asal usulnya.
16:01Tidak logis ada sedemikian banyak emas disimpan di rumah.
16:06Sedemikian banyak uang disimpan di tembok.
16:09Kalau itu adalah harta benda yang diperoleh dari cara yang halal.
16:14Kita tidak melihat adanya kriminalisasi dalam perkara ini.
16:20Bahwa mungkin ini adalah satu bentuk tindakan pembalasan.
16:25Itu bisa saja.
16:26Namun demikian alat bukti yang ditunjukkan oleh penyidik sangat kuat.
16:31Kalau kriminalisasi itu baru kita anggap kuat.
16:35Misalnya tidak ada alat bukti tetapi hanya murni sepenuhnya adalah satu bentuk pembalasan.
16:41Kalau memang ini adalah satu tindakan saling bongkar-membongkar di antara aparat penegak hukum.
16:48Tentu itu harusnya bisa ikut memperbaiki keadaan penegakan hukum kita.
16:54Lebih baik elit penegak hukum saling bongkar dibandingkan mereka saling sekongkol.
16:59Nah yang juga perlu untuk didalami lagi nanti oleh penyidik adalah
17:05apakah harta benda sedemikian banyak jumlahnya tersebut
17:10yang ditemukan oleh penyidik Kortas Tipit Korma Bespolri
17:14apakah itu adalah milik DR dan FA saja
17:19atau memiliki keterkaitan dengan misalnya perkara-perkara lain
17:24atau dimiliki oleh pejabat-pejabat lain.
17:26Ketika perkara yang disangkakan kepada FA dan DR
17:30terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi di kejaksaan
17:34maka sangat besar kemungkinannya
17:38yang terlibat dalam perkara tersebut tidak hanya mereka berdua saja.
17:42Oleh karena itu inilah pentingnya
17:44agar penyidik mengembangkan sejauh mana
17:49keterlibatan pihak-pihak lain khususnya di internal kejaksaan agung
17:53dengan perkara yang sekarang disangkakan kepada FA dan DR.
17:59Tidak mungkin penanganan perkara itu hanya diketahui
18:02atau melibatkan dua orang saja.
18:04Itu sama sekali tidak mungkin.
18:06Oleh karena itu ini penting.
18:07Penyidik ya perlu memanggil pejabat-pejabat di kejaksaan agung
18:12khususnya di Pitsus
18:15ketika menangani perkara-perkara asabri jiwasraya
18:19atau perkara yang terkait dengan krakatostil dan juga batubara.
18:23Sehingga nantinya setelah dilakukan pemanggilan
18:26dapat diketahui keterlibatan pihak-pihak lain.
18:30Termasuk juga seharusnya penyidik melakukan penggeledahan.
18:34Mana yang perlu digeledah?
18:35Ya tempat-tempat yang diduga memiliki keterkaitan dengan tindak pidana
18:39termasuk tempat terjadinya tindak pidana
18:42atau tempat di mana barang-barang bukti itu berada.
18:46Mana itu?
18:47Ya salah satunya adalah gedung kejaksaan agung itu sendiri.
18:51Kenapa?
18:52Karena kan ini korupsi yang diduga terkait dengan penanganan perkara korupsi.
18:56Penanganan perkara korupsinya oleh kejaksaan agung di gedung kejaksaan agung.
19:01Oleh karena itu ini memang sangat rumit
19:03karena potensi kepentingannya sangat tinggi.
19:07Jadi para penyidiknya mau bagaimanapun merupakan bagian dari korups adiaksa
19:12sehingga publik akan memiliki pertanyaan yang mendasar
19:17apakah 9 orang tim penyidik ini dapat independen, objektif, dan profesional.
19:24Nah secara hukum ya KPK memiliki keunangan untuk melakukan koordinasi dan supervisi.
19:30Juga memiliki keunangan untuk melakukan pengambil alihan.
19:34Jadi tentu tahap yang pertama adalah
19:37tim 9 ini harus dapat menjerat 2 tersangka yang sudah ditetapkan
19:44yaitu DR dan FA.
19:46Jangan sampai mereka lolos.
19:48Yang kedua harus mengembangkan perkara ini
19:51agar seluruh peristiwanya dapat terungkap dengan jelas dan lengkap.
19:56Tidak ada pejabat yang terlibat tetapi kemudian ditutup-tutupi.
20:00Tidak boleh perkara ini dilokalisir hanya pada 2 orang ini saja.
20:16Terima kasih telah menonton!
20:35Terima kasih telah menonton!
Komentar