00:00Assalamualaikum Pak. Waalaikumsalam.
00:02Pak, ini ada uang untuk Bapak.
00:04Kami semalam baru panen sawit.
00:06Iya, Nak. Ini Pak.
00:07Untuk kebutuhan Bapak. Makasih banyak ya, Nak.
00:10Iya, Pak. Sama-sama. Kakakmu itu
00:12gak kau kasih, Nak.
00:13Ah, gak usah lah, Pak. Masih banyak yang kau beli, Pak.
00:16Emang kau mau beli apa lagi, Nak?
00:18Rencananya, Pak. Rumahku tuh mau korenovasi, Pak.
00:20Mau kubesarin lagi. Rumah kau kan udah besar, Nak.
00:23Untuk apa kau besarin lagi?
00:25Iya, Pak. Mumpung ada rejekiku.
00:27Kau bantulah kakakmu, Nak.
00:30Dulu waktu kau sekolah,
00:31kakakmu lah yang membantu membayarkan uang sekolahmu.
00:34Untuk apalah kau kaya, Nak.
00:37Sementara sedarah kau masih banyak yang susah.
00:40Kau bantulah, Nak.
00:41Tuhan itu memberi rezeki, Nak.
00:43Bukan buat kita sendiri.
00:45Tapi juga berbagi sama orang lain.
00:47Terutama saudara kau sendiri, Nak.
00:51Kan suami dia kerja, Pak.
00:52Kenapa dia mengharap bantuan dari aku?
00:55Kau ambil uangmu.
00:56Percuma kau kaya, Nak.
00:58Tapi kau gak bisa mati saudara kau sendiri.
01:02Kau sibuk membesarkan rumahmu.
01:04Sementara saudaramu yang susah.
01:06Gak bisa kau bantu.
01:09Gak bisa.
01:10Nak, jangan sampai orang lain lebih peduli sama kakak kandung kau sendiri.
01:15Sementara kau sibuk menikmati hidup kau sendiri.
01:20Kau bisa makan enak.
01:21Kau bisa jalan-jalan.
01:23Sementara kakak kandung kau sendiri.
01:25Susah lo, Nak.
01:27Susah.
01:28Gagal rasanya bapak jadi orang tua.
01:30Gagal.
01:31Kok bawa duitmu ini?
01:32Gak muncul bapak.
01:34Bawa!
01:39Bawa!
01:39Bawa!
01:39Bawa!
01:39Bawa!
01:40Bawa!
01:41Bawa!
01:42Bawa!
01:43Bawa!
01:45Bawa!
Comments