Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
[Dubbing]Pewaris Yang Terkutuk
Transcript
00:00I was born with a kutukan.
00:02Target kutukanku pasti mati, sesuai ucapanku.
00:05Saat aku berusia 5 tahun, penculik yang menculikku memukuliku sampai hampir mati
00:10karena aku gak bisa berhenti menangis.
00:11Kau bakal digilas truk sampai hancur.
00:14Kata-kata itu baru saja aku ucapkan.
00:16Lalu truk besar mengelopos gerbang dan menggilasnya sampai rata.
00:21Lalu, saat dipanti asuhan kepala panti, korupsi makanan kami
00:24dan mengunciku di gudang hukuman selama berhari-hari.
00:26Kau bakal mati tersedak keserakahanmu.
00:30Siang itu juga, dia mati di meja makan.
00:33Daging mahal tersangkut di tenggorokannya.
00:36Sejak itu aku jadi monster yang ditakuti.
00:40Jadi aku belajar diam dan pura-pura bisu sampai hari keluarga Sterling menemukanku
00:45dan membawaku pulang.
00:47Prestasimu bagus dalam belajar selama 6 bulan ini.
00:49Kau harus belajar gimana cara berbisnis dan di masa depan nanti kau bisa jadi pewaris yang hebat.
00:54Adikmu harus belajar darimu.
00:55Oh ya, keluarga kita menjalin perjodohan bisnis dengan keluarga Blackstone
00:59dan nama tunanganmu adalah Julian.
01:03Tapi aku baru sehari di sana.
01:05Saat aku membuka pintu depan rumah dan melihat Lydia,
01:08adik angkatku menangis di pelukan Julian.
01:11Julian, apa Evelyn membenciku sekarang?
01:14Dia berbisik.
01:15Dia menyebarkan rumor di kantor,
01:17menuduhku tidur dengan Pat Harrington untuk mengamankan proyek Westside
01:22dan bilang aku tularan sinkris darinya.
01:24Ibuku langsung datang dan menamparku dengan keras.
01:27Adikmu itu gak bersalah!
01:29Beraninya kau memfitnanya!
01:32Sudah kuduga kau tumbuh miskin dan sengsara,
01:35sekarang kau terbakar rasa cemburu.
01:37Masuk ke kamar jangan keluar tanpa izinku.
01:39Sambil menutup wajahku,
01:41aku melihat tataran puas di mata Lydia,
01:43lalu aku tersenyum sinis.
01:44Kau pikir aku menyebar rumor?
01:46Baiklah.
01:47Jadi bersiaplah begitu aku berbicara.
01:52Ibu ayah lihat!
01:54Evelyn malah tertawa!
01:56Ibuku murka dan dia ambil cangkir teh di meja
01:59dan menyiram air panas itu ke wajahku.
02:03Anak sialan!
02:05Harusnya aku gak pernah membawamu pulang!
02:07Kami sudah beri kau semuanya,
02:09makanan, pakaian, dan rumah.
02:11Ini caramu membalas kami?
02:13Memfitnah adikmu sendiri di kantor?
02:16Gimana kau bisa begitu jahat?
02:18Aku menggigit lidahku sampai berdarah.
02:21Evelyn sudah kubilang sejak awal,
02:23kau gak cocok di keluarga Sterling
02:25dan kau gak pantas jadi tunanganku.
02:27Kalau Lydia gak mohon beri kesempatan,
02:29sudah kubatalkan perjodohan ini dari dulu.
02:32Sekarang berlutut dan minta maaf,
02:34atau aku akhiri sendiwara ini sekarang?
02:36Aku menunduk, menatap genangan air teh
02:38yang membasahi lantai marmer
02:40dan gak mengatakan apa-apa.
02:42Kutukanku selalu mutlak terjadi.
02:43Begitu ku ucapkan, takdir pasti patuh padaku.
02:46Enam bulan sejak mereka membawaku pulang,
02:49keluarga Sterling memberiku sesuatu
02:50yang belum pernah kumiliki,
02:52itu kehangatan.
02:53Saat aku demam, ibuku terjaga semalaman
02:55mengganti kompres dingin di dahiku.
02:57Ayahku yang gak pernah memasak,
02:58dengan kaku memasak daging dan memberi potongan pertama.
03:01Bahkan kakakku yang bersumpah gak bakal pernah menerimaku,
03:04mulai menyelipkan kue ke dalam tas kecilku.
03:07Ibuku suka mengelus wajahku
03:08dengan mata berkaca-kaca,
03:10dan berbisik meminta maaf atas penderitaanku selama ini.
03:13Ayahku bahkan mengantarku ke kantor.
03:15Katanya aku harus mulai cari relasi,
03:18karena suatu hari nanti
03:19seluruh bisnis Sterling bakal jadi milikku.
03:22Demi menjaga kehangatan yang rapuh ini
03:24yang akhirnya kutemukan,
03:25aku memilih untuk bungkam.
03:27Melihatku diam, Lydia menangis makin keras.
03:31Apa Evelyn pikir dia bisa pura-pura bodoh dan lolos begitu saja?
03:35Dia menyebar rumor menjijikan itu ke seluruh perusahaan.
03:38Semua orang menatapku dengan sinis sekarang.
03:41Gimana aku bisa punya harga diri di industri ini lagi?
03:44Wajah Julian langsung marah.
03:46Dia menghampiriku dan merenggut kalung di leherku.
03:49Menariknya dengan keras.
03:51Rasa perik menyengat kulitku.
03:53Enam bulan lalu, ibuku mengenaliku kembali karena kalung ini.
03:57Katanya dia memakaikannya saat aku lahir.
04:00Bukti identitasku sebagai kawarisah.
04:02Aku mencoba merebutnya kembali.
04:05Kembalikan!
04:05Julian mengelak sambil tersenyum sinis,
04:08membiarkanku tersungkur ke lantai.
04:09Jangan sentuh aku!
04:10Kalau kau mendekat lagi, aku panggil polisi atas penyerangan.
04:13Lalu tepat di hadapanku,
04:14dia memakaikan kalung itu kepada Lydia.
04:19Harta yang gak ternilai ini cuma pantas dipakai orang yang polos dan baik hati kayak Lydia.
04:25Orang kejam dan bermulut kotor kayak kau cuma menodainya.
04:29Sebelum aku sempat berdiri kembali,
04:32kakakku berlari turun tangga dan mencengkeram kerah bajuku.
04:36Harusnya kami gak membawamu pulang.
04:38Dasar anak pungut gak tahu diri.
04:42Lydia yang mohon agar kami baik padamu.
04:45Dia bahkan merelakan kamarnya untukmu.
04:48Dan selama enam bulan terakhir ini,
04:50dia berikan semua hal baik kepadamu.
04:53Ini caramu membalasnya.
04:55Dasar orang licik gak tahu untung.
04:58Pelayan,
04:59kunci sampah ini di kamarnya sekarang.
05:01Gak ada yang boleh beri dia minum tanpa izin dariku.
05:04Paham?
05:05Dua satpam langsung maju menerobos dan menyeretku paksa ke lantai atas.
05:10Aku digurung di sana selama tujuh hari penuh.
05:13Setiap malam,
05:14pelayan menyelipkan mangkuk lewat bawah pintu dan isinya cuma sisa makanan dingin.
05:19Di luar, aku bisa mendengar suara tawa di sepanjang lorong.
05:22Mereka berempat, keluarga kecil yang sempurna.
05:25Lydia sengaja berjalan bersama Julian lewat depan kamarku setiap hari.
05:29Julian, jam tangan ini kemahalan.
05:31Kenapa kau gak berikan ke Evelyn saja?
05:33Aku tahu kau mencintaiku.
05:35Tapi Evelyn itu anak kandung mereka.
05:36Dan secara sah, dia tunanganmu.
05:38Mungkin kita akhiri saja hubungan ini.
05:40Asal bisa melihatmu bahagia dari jauh,
05:42aku rela mati dan itu semua bakal tetap sepadan.
05:45Jangan omong kosong.
05:46Sampah yang mereka bawa dari selokan itu bahkan gak layak membawa sepatumu.
05:50Melihat mukanya saja buat aku muak.
05:52Buat apa aku memberi dia barang semahal ini?
05:56Jangan khawatir, Lydia.
05:57Meski aku menikahi dia, aku gak bakal mau menyentuhnya.
06:00Cuma kau yang bakal ku cintai selamanya.
06:02Aku bersandar di balik pintu.
06:04Tidur pakai barang semahal itu.
06:06Lebih baik hati-hati.
06:07Bisa-bisa leher mukaku saat bangun.
06:10Kesokan paginya, cerita Lydia memecah keheningan lorong.
06:12Aduh, leherku sakit banget, gak bisa digerakan sama sekali.
06:21Lalu, terdengar suara panik adikku.
06:23Diikuti langkah terburu-buru dari para pelayan rumah yang panik ingin membantu.
06:28Aku duduk di dalam kegelapan, memejamkan mata sambil tersenyum.
06:32Hari kedelapan, pintu akhirnya terbuka.
06:35Lydia berdiri di depan pintu sambil menyilangkan tangan.
06:38Ya ampun, Evelyn, mukamu pucat kayak mayat?
06:41Sengaja kelaparan agar kami merasa bersalah?
06:44Ayo cepet bangun, ayah dan ibu mau kau ke kantor.
06:48Kau cuma harus berdiri di depan semua orang dan akui kalau kau bohong, minta maaf padaku dan masalah selesai.
06:53Aku memaksakan diri berdiri, lalu berjalan ke arah pintu.
06:57Tepat saat aku sampai di ujung tangga, Lydia mendekat dan berbisik di telingaku.
07:03Dasar anak haram sialan.
07:05Kau pikir kau bisa merebut orangtuaku dan juga priaku?
07:09Aku terdiam dan berbalik menatapnya.
07:12Lydia tiba-tiba menjerit histeris.
07:15Evelyn Jerman, aku janji gak bakal ambil Morrison.
07:18Lalu dia melemparkan badannya ke belakang dan terkuling jatuh dari tangga.
07:22Julian langsung berlari ke arah tangga.
07:25Lalu orang tua dan kakakku ikut berdatangan.
07:28Lydia terkapar lemas di lantai bawah.
07:31Julian, jangan salahkan Evelyn. Aku cuma kehilangan keseimbangan.
07:36Kau sudah tinggal di sini 20 tahun dan gak pernah jatuh dari tangga.
07:40Gak mungkin ini cuma kecelakaan.
07:43Ibuku langsung berlari naik tangga dan menamparku dua kali dengan keras.
07:47Tubuhku lemas karena kelaparan. Sampai tamparan itu membuatku tersungkur.
07:51Kami gak punya anak monster kayak kau!
07:54Aku memegang pipiku yang terasa perih dan menatap balik ke arah mereka.
07:58Aku tertawa dengan sinis.
08:00Kalau aku beneran ini menyakitinya, aku gak perlu mengotori tanganku.
08:03Kakakku marah banget.
08:04Dan dia menendang kot tanaman hias.
08:07Ayah, ibu, kalian dengar ini?
08:09Kalian dengar apa yang dia katakan?
08:11Lydia terbaring di sana kesakitan.
08:14Dan Evelyn malah semakin mengancamnya.
08:18Kau masih gak mau akui perbuatanmu?
08:20Hentikan kalau kau punya kekuatan gaib.
08:22Dasar orang gila!
08:24Ayahku langsung memalingkan wajah seolah menatapku saja membuat dia muak.
08:28Bahwa dia pergi dari hadapanku.
08:29Hurung dia di kamar sekarang juga.
08:31Aku berontak dari cengkeraman satpam sambil tertawa sinis dan getir.
08:35Acting kalian hebat banget. Pastikan saja tulangnya gak beneran patah dan pingsan karena kesakitan.
08:40Tubuh Lydia mendadak kaku, kepalanya terkulai lemas, dan dia langsung pingsan.
08:46Ibuku langsung menjerit isteri.
08:48Cepat bawa dia ke mobil! Kita harus ke rumah sakit sekarang!
08:51Satpam langsung membawa Lydia dan berlari cepat keluar pintu diikuti orang tua dan kakakku.
08:57Suara mesin mobil memenuhi halangan dan mereka langsung pergi.
09:01Aku dilempar ke kamar kayak sampah.
09:05Beberapa hari kemudian, Lydia pulang dari rumah sakit.
09:08Orangtuaku menyeritku ke mobil dan membawaku ke kantor pusat grup Sterling.
09:12Lobby yang biasanya luas sekarang dipadati oleh para karyawan.
09:16Orangtuaku sengaja mengumpulkan seluruh isi perusahaan.
09:19Demi bersihkan nama Lydia di publik, di layar aksasa di tengah ruangan.
09:22Sebuah video diputar berulang-ulang.
09:24Menampilkan rekaman Lydia membagikan tas untuk anak kurang mampu di desa-desa terkencil.
09:28Dan rekaman dia saat lari malam bekerja keras tanpa lelah demi projek wilayah Westside.
09:34Ayahku naik ke atas panggung sambil memegang mikrofon.
09:37Suaranya menggema di seluruh lobi.
09:40Hadirin sekalian, sungguh kemalangan besar bagiku untuk mengumumkan bahwa kami membawa pulang putri yang berhati busuk kayak gini.
09:49Cuma karena cemburu, dia menyebarkan fitnah yang sangat kejam tentang Lydia ke seluruh perusahaan ini.
09:56Dia gak cuma merusak nama baik keluarga, tapi juga berbuat dosa yang gak bisa dimaafkan.
10:02Para karyawan yang gak tahu cerita aslinya mulai saling berbisik.
10:06Sampah bakal tetap jadi sampah. Gak ada gunanya ditaruh di rumah mewah.
10:12Aku dengar dia tumbuh besar di sebuah rumah asuh di desa terpencil.
10:15Orang-orang dari tempat begitu cuma penipu dan pencuri.
10:18Kalau dia memfitnah adiknya sendiri, dia bisa lakukan segalanya.
10:22Lydia yang ditemani oleh Julian berjalan ke arahku sambil membawa kertas.
10:26Surat pengakuan dosa berjudul, Pernyataan Bersalah dan Permohonan Maaf.
10:30Evelyn, aku tahu kenapa kau lakukan ini.
10:32Kau cuma harus tanda tangani ini.
10:34Akaui kalau kau berbohong dan minta maaf padaku di depan semua orang, lalu aku bakal memaafkanmu.
10:39Aku menatap wajah sok suci-nya.
10:41Dadaku sesak menahan resa marah.
10:43Aku gak pernah bicara begitu.
10:45Tapi kalau kau tidur sama Pak Harrington...
10:48Belum sempat aku selesai bicara.
10:51Sepatu kulit mengkilap milik Julian menendang keras bagian belakang lututku.
10:54Aku tersungkur ke lantai marmer sampai terdengar bunyi hantaman perih.
10:58Karyawan di sekitarku langsung tertawa.
11:00Beberapa bahkan mengeluarkan ponsel mengambil foto dan merekam video saat aku dipermalukan.
11:06Karma itu nyata.
11:07Rasa malu menyayatku kayak pisau.
11:10Lalu tiba-tiba...
11:11Berhenti! Evelyn gak berbohong! Aku bisa buktikan!
11:14Seketika semua orang terdiam, seorang wanita muda menerobos melewati kerumunan orang.
11:17Aku bisa buktikan!
11:19Dia anak magang yang kuhibur di hari pertama ku bekerja.
11:22Saat dia menangis di ruang istirahat setelah dimarahi oleh manajernya.
11:26Dia berdiri membelaku di depanku.
11:28Suaranya bergetar tapi tegas dan menunjuk Lydia.
11:31Aku melihatnya langsung di malam itu saat kami lembur kerja.
11:34Lydia masuk ke mobil Pak Harrington.
11:36Dan mereka berduaan di kursi belakang.
11:38Seketika seluruh lobi langsung senyap.
11:41Wajah Lydia langsung pucat pasi.
11:43Tapi dia cepat menguasai keadaan.
11:45Dia mulai memeluk Julian sambil menangis dengan keras.
11:49Julian?
11:50Berapa yang Evelyn bayar agar dia berbohong?
11:53Pertama, dia buat rumor menjijikan.
11:56Sekarang dia menyogok orang buat membelanya.
11:58Monster macam apa yang tegal begitu?
12:00Aku mau mati saja.
12:01Keterkejutan semua orang langsung berubah jadi penghinaan.
12:05Wajah Julian langsung muram dan menatap anak magang itu dengan kebencian.
12:09Dia melangkah maju dan menampar keras wajah wanita itu.
12:13Dia hilang keseimbangan, lalu jatuh ke lantai.
12:15Darah mengalir dari sudut mulutnya.
12:18Kau sudah keterlaluan.
12:20Seret pengkhianat ini dari sini.
12:23Pecat dia sekarang juga.
12:25Boygot dia dari setiap perusahaan industri ini.
12:28Aku mau reputasinya hancur total.
12:30Empat satpam langsung mengepung anak magang.
12:32Memukul dan-dan menendangnya.
12:35Dia meringkuk di atas lantai.
12:37Aku berlutut di lantai yang dingin.
12:40Menyaksikan gadis itu dipukuli setengah mati.
12:42Karena bicara jujur.
12:43Aku menggigit bibir bawahku kuat-kuat.
12:45Sampai darah mengalir sampai daguku.
12:47Tapi aku bahkan gak merasakannya lagi.
12:49Kepercayaanku pada mereka sudah hancur.
12:53Ibu ayak.
12:54Evelyn pasti lakukan ini karena dia takut aku merebut warisannya.
12:58Aku tahu dia membenciku.
13:00Dia selalu membenciku karena aku ambil kehidupan yang meskinya jadi miliknya selama bertahun-tahun ini.
13:05Dia mencengkeram celana ayahku.
13:07Asalkan aku boleh di sisi kalian, aku bakal bahagia meski itu membunuhku.
13:11Julian melangkah dan menjambak rambutku kuat-kuat.
13:14Dan menarik paksa kepalaku ke atas.
13:16Semuanya lihat baik-baik manusia sampah gak berguna ini.
13:21Hari ini aku, Julian Blackstone, resmi membatalkan pertunanganku dengannya.
13:27Bulan depan, aku dan Lydia bakal menggelar pernikahan paling mewah yang belum pernah ada di kota ini.
13:33Ayahku berdiri di panggung kayak hakim yang menjatuhkan vonis.
13:37Kalau kau gak mengaku dan minta maaf sekarang juga, aku usir kau di depan seluruh perusahaan ini.
13:43Kau gak bakal dapet satu lembar pun saham dari grup sterling.
13:46Selembar pun gak dapet.
13:47Sepatu mahal Julian menginjak punggung tanganku, menggilas tulangku di atas marmer.
13:52Bunyi retakan itu diikuti rasa sakit yang menusuk ke otak.
13:57Di sekelilingku, orang-orang tertawa terbahak-bahak.
14:00Mereka memfoto wajahku.
14:02Suara jijik orangtuaku menggema di telingaku.
14:05Aku memejamkan mata.
14:06Ikatan kasih sayang terakhir yang kumiliki untuk mereka sudah putus.
14:10Aku membuka mata dan bicara.
14:12Aku bakal tanya kalian sekali lagi.
14:14Kalian beneran yakin mau aku berdiri di depan orang-orang ini dan mengaku menyebarkan rumor itu?
14:20Tentu saja kau pelakunya akui saja.
14:24Orangtuaku dan Julian menyela dengan gak sabar.
14:27Jangan buang-buang waktu kami.
14:29Cepat minta maaf.
14:31Baiklah.
14:32Aku mengaku.
14:33Aku tatap wajah mereka yang sok suci.
14:36Aku bilang Lydia dapat proyek Westside karena tidur dengan Pak Harrington.
14:40Dan dia ketularan si kewis darinya.
14:43Gak cuma itu saja, tapi Lydia sekarang juga hamil.
14:45Dan itu anak Pak Harrington.
14:49Seketika seluruh lobi langsung senyap, Lydia terpaku sesaat.
14:54Kalian semua dengar sendiri, kan?
14:56Dia akhirnya mengakuinya.
14:57Dia cuma mengada-ada.
14:59Julian tertawa mengejek dengan dingin.
15:02Tunggu apa lagi?
15:03Cepat berlutut dan minta maaf sekarang.
15:05Tapi tepat saat dia merasa menang, Lydia tiba-tiba menjerit histeris.
15:10Lalu ambruk ke lantai.
15:11Sambil memegang selangkangannya, darah mulai mengalir deras di kakinya.
15:15Lydia.
15:16Wajah Julian langsung pucat basi dan dia berlari ke Lydia.
15:19Pintu depan perusahaan hancur ditabrak.
15:22Kaca dan kayu hancur berantakan.
15:25Istri Pak Harrington wanita yang berbadan besar dan kekar bersama sekelompok pengawal menerobos masuk ke dalam lobi.
15:31Di mana wanita perusahaan rumah tangga itu, Lydia Sterling?
15:34Dia langsung menerjang, mencengkeram kerah bajunya dan merenggutnya dari pelukan Julian, lalu terus memukulinya.
15:44Dasar wanita menjijikan!
15:46Kau sudah menggoda suamiku!
15:48Dia menarik setumpuk laporan medis dari dalam jaketnya dan membantingnya keras ke lantai.
15:53Kalian semua lihat ini!
15:54Suamiku ketularan si Filis gara-gara parasit kotor ini!
15:57Hasil lab berserakan di atas lantai.
15:59Tulisan si Filis Stadium 2 tercetak tinta merah di depan semua orang.
16:04Wajah Julian langsung pucat basi dan dia terhuyung mundur, menatap kertas itu dengan rasa gak percaya.
16:09Lydia sudah hampir hilang kesadaran akibat dipukuli tadi.
16:12Darah mengalir dari mulutnya.
16:14Julian!
16:15Itu gak benar!
16:16Aku gak punya penyakit apapun!
16:18Ini semua ulah Evelyn!
16:20Dia menyewa aktor untuk menghancurkanku!
16:22Dia bahkan memalsukan rekam medis ini!
16:25Dia itu monster!
16:25Dia lakukan segala cara buat menjebakku!
16:28Dia menangis histeris.
16:29Julian menatap laporan medis itu dan langsung marah.
16:32Lalu menatap wajah Lydia yang menangis dan keraguannya hilang sepenuhnya.
16:36Menyingkir darinya!
16:37Julian menendam isteri Pak Harrington tepat di dadanya dan sekawanan satpam menupung mereka.
16:43Kalau kau sentuh tunanganku lagi, matilah kau.
16:47Lalu Julian berbalik badan, menatapku dengan marah.
16:52Evelyn, kapan kau mau berhenti?
16:55Kau sampai tega menyewa aktor dan memalsukan dokumen medis cuma demi membuktikan kebohongan kotormu?
17:02Lydia itu bersih.
17:04Gak mungkin dia kena penyakit menjijikan itu.
17:07Suara ayahku penuh amarah.
17:09Ini gak bisa dimaafkan.
17:12Gimana bisa kami merawat anak licik ini?
17:16Kau memikirkan hal sehina ini?
17:18Sesuatu yang sejahat ini.
17:20Ibuku berlutut di samping Lydia, mengelus wajahnya yang berlumuran darah.
17:25Anakku yang malam.
17:26Kenapa kau bisa punya bakat sekejarnya ini?
17:28Ini semua salahku.
17:30Ibu, ini sakit banget.
17:34Tiba-tiba Lydia menjerit kesakitan sekali lagi dan langsung terkulai lemas.
17:38Ambruk di atas genangan darahnya sendiri.
17:41Genangan darah di bawah tubuhnya makin melebar setiap detiknya.
17:44Wajah Julia langsung bercah.
17:45Lydia!
17:46Dia menyuruh para satpam.
17:48Siapkan mobil.
17:49Ke rumah sakit sekarang.
17:51Orangtuaku terhuyung mengikuti mereka.
17:53Wajah mereka tampak panik.
17:55Suasana lobby langsung berubah kacau.
17:57Kakakku tiba-tiba muncul entah dari mana.
18:00Mencengkram kerah bajuku dan mulai menyerit aku keluar.
18:03Kau harus ikut dengan kami.
18:04Kalau sampai terjadi sesuatu pada Lydia, kau harus membayarnya dengan nyawamu.
18:09Dia mendorongku ke kursi belakang mobil.
18:11Dan kepalaku terbentur ke jendela.
18:13Dari balik kaca mobil, aku lihat mobil Julian melaju sangat kencang menerobos lampu merah.
18:18Dan meliut-liut di tengah jalanan padat.
18:20Kayak sebuah adegan film bencana.
18:22Aku terjenim sinis.
18:25Koridor UGD rumah sakit rasa sepi.
18:27Cuma terdengar tangisan ibuku.
18:30Akhirnya lampu merah di atas pintu padam.
18:32Dan dokter keluar dari ruangan dengan ekspresi wajah yang suram.
18:35Julian dan keluargaku langsung mengerunguninya.
18:38Dokter, gimana keadaannya?
18:40Dokter itu menghela nafas.
18:44Pasien alami pendarahan rektum hebat.
18:46Akibat pecahnya wasir internal akut.
18:49Selain itu ada tanda trauma akibat hantaman benda tumpul di area alat vitalnya.
18:53Dia harus menjalani istirahat total.
18:55Apa?
18:56Pendarahan wasir dan trauma?
18:58Wajah Julian langsung kaget.
19:01Orang tua dan kakakku juga sama terkejutnya.
19:04Perawat mendorong Lydia ke kamar VID dan kami mengikutinya.
19:07Mata Lydia perlahan terbuka.
19:09Dan saat dia mendengar perawat itu mengulangi instruksi dari dokter.
19:12Dia tampak beneran kaget.
19:14Tapi sedetik kemudian, dia langsung sadar.
19:16Dia meraih tangan Julian.
19:18Mulai menangis.
19:19Julian, kau gak bakal jijik padaku cuma karena aku punya wasir, iya kan?
19:26Tapi aku bersumpah aku gak bersalah.
19:29Luka di bawah sana karena aku melawan saat Pak Harrington mau memaksa menyiduriku.
19:34Dan orang-orangnya memukuliku.
19:36Ini bukti kalau aku tetap setia padamu.
19:38Aku menolak dengan segenap kekuatanku.
19:41Seluruh tubuh Julian langsung kaku.
19:43Lydia, kau beneran mengalami semua itu demi aku.
19:46Lydia mengangguk dengan memelas.
19:47Tentu saja ini semua demi kau.
19:49Aku gak mau pakai ini buat memaksamu menikah.
19:53Aku tadinya berniat tunggu sampai kau beneran berakhir dengan Evelyn.
19:56Julian langsung percaya sepenuhnya.
19:58Dia menggenggam erat tangannya.
20:00Raguannya sudah hilang.
20:01Dia menatap balik ke arahku.
20:03Wajahnya tampak muap.
20:05Evelyn, sekarang apalagi pembelaanmu.
20:10Lydia melawannya demi tetap setia padaku.
20:12Dia menyerahkan seluruh hatinya untukku.
20:14Tak mungkin dia tidur dengan Pak Harrington.
20:18Orang-orang yang menerobos tadi jelas-jelas adalah orang sewaanmu.
20:22Ayahku menghela nafas lega yang panjang.
20:25Dia langsung menelpon asistennya.
20:27Kirim memo internal sekarang juga.
20:29Umumkan kalau Lydia dan keluarga Blackstone bakal tetap bertunangan.
20:32Kalau soal fitnah konyol yang disebar putriku,
20:34itu semua sudah terbukti palsu.
20:36Dan serahkan para preman yang merusak gedung tadi ke polisi.
20:38Ibuku memegang dadanya dengan dramatis.
20:41Air mata bahagia mengalir di wajahnya.
20:42Kalian dengar itu?
20:43Lydia sangat tulus pada Julian.
20:45Kau tegang mengutuk adikmu dengan kebohongan.
20:48Kau memang bukan manusia.
20:51Julian bantu Lydia bersandar di ranjang,
20:53lalu melangkah ke arahku.
20:55Tatap matanya terasa sedingin es.
20:59Evelyn, aku sudah memberimu kesempatan,
21:01tapi kau menyainiakannya.
21:03Begitu Lydia sembuh dan keluar rumah sakit,
21:06aku yang bakal menyeritmu ke penjara.
21:09Menghadapi tuduhan mereka semua,
21:11aku malah tertawa sampai membuat mereka gelisah.
21:13Aku tepis cengkeraman tangan sapam
21:15dan menatap tajam mata Lydia.
21:16Suara ku terdengar tajam dan dingin.
21:18Soal dia setia padamu atau enggak,
21:21ruang sivilis di sepujur tubuhnya
21:23bakal segera menunjukkan kebenarannya.
21:25Lydia terlihat panik,
21:27tapi dia cepat menyembunyikannya.
21:29Kau bohong, dasar psikopat!
21:30Kau cuma ini aku disukai, Julian!
21:33Kau nggak bisa buat ayah ibu menyayangimu!
21:36Kau nggak bisa membuat Julian suka padamu!
21:38Makanya sekarang kau mengutukku
21:39dengan penyakit menjijikan begitu!
21:40Julian baru saja mau menamparku lagi.
21:42Saat pintu kamar terbuka,
21:44dokter yang merawatnya masuk,
21:46membawa tumpukan hasil tes darah
21:48dengan wajah yang tegang,
21:49matanya menatap semua orang di ruangan
21:51dan menarik nafas dalam-dalam.
21:53Siapa di sini keluarga pasien?
21:55Julian langsung melangkah maju.
21:57Aku tunangannya.
21:58Dokter, dia bakal baik-baik saja, kan?
22:00Dokter itu melirik ke arahnya
22:02dengan tatapan yang sulit diartikan.
22:04Saat pengambilan darah rutin,
22:06kami periksa semua panel penyakit
22:08menular sesuai protokol rumah sakit.
22:11Dia menyerahkan hasil tes ke Julian.
22:17Pasien atas nama Lydia Sterling
22:19dinyatakan positif Sifilis Stadium 2.
22:22Tingkat penularannya sangat tinggi,
22:24artinya dia di tahap sangat menular.
22:27Seketika ruangan langsung senyap,
22:30Julian terhuyung mundur,
22:31kakinya lemas sampai dia jatuh
22:33tersungkur ke lantai.
22:35Dia menatap ke arah Lydia
22:37yang beberapa saat lalu
22:38terlihat sangat suci dan gak berdosa,
22:41dengan tatapan yang penuh kengerian.
22:42Gak, itu gak mungkin.
22:45Pihak lab kalian pasti salah.
22:47Aku tahu apa yang terjadi.
22:49Jarum yang kalian pakai
22:50untuk ambil darahku
22:51pasti sudah terkontaminasi.
22:52Kalian yang menularkan padaku.
22:54Julian, kau harus percaya padaku.
22:57Nona Lydia, secara medis itu gak mungkin.
22:59Infeksi gak terjadi dari ambil darah.
23:01Dia melirik hasilnya,
23:03lalu bicara lagi.
23:04Kondisimu menunjukkan
23:05kalau kau sudah terinfeksi
23:07minimal 2 bulan.
23:08Selain itu, mengenai janinmu...
23:10Ah, perutku!
23:11Dokter, ini sakit banget!
23:13Tolong bantu aku!
23:14Ada yang gak beres!
23:15Perkataan dokter terputus.
23:17Belum sempat sebut soal kehamilan Lydia.
23:19Aku bersandar di bingkai pintu
23:21sambil melipat tangan.
23:22Menyaksikan seluruh drama itu terjadi
23:25dengan perasaan geling.
23:26Pak Julian,
23:27kalau kau mau tahu kebenarannya,
23:29kenapa gak telepon asistenmu saja?
23:31Zuru dia periksa apa Pak Harrington
23:33juga didiagnosis menderita sivilis.
23:35Tangan Julian gemetak saat
23:37mengeluarkan ponselnya
23:38dan menelpon asistennya.
23:39Begitu panggilannya tersambung.
23:41Pak Julian,
23:41sudah dikonfirmasi Pak Harrington
23:43didiagnosis menderita sivilis Stadium 2.
23:45Pak, ada kabar lain lagi.
23:47Nona Lydia hamil!
23:48Satu industri bilang
23:49kalau anak itu adalah anak Pak Harrington.
23:50Seluruh proyek pengembangan wilayah Westside
23:52sudah dihentikan.
23:53Ponsel terjatuh tangan Julian
23:54dan jatuh menghantam lantai.
23:57Wajah Julian berubah dari kaget
23:59jadi bingung.
24:00Lalu mulai menyadari
24:01dan akhirnya berubah
24:02menjadi wajah marah
24:03yang ingin membunuh.
24:04Kau hamil?
24:06Wajah Lydia langsung pucat.
24:09Ya,
24:10kandungan pasien diperkirakan
24:11sudah sekitar 8 minggu
24:12kayak yang mau kusebutkan tadi.
24:14Dasar penipu sialan!
24:17Mata Julian langsung memerah
24:19dan dia menerjang keranjang pasien.
24:21Dia mencengkeram pundak Lydia
24:23mengguncang tubuhnya dengan kasar.
24:24Kita bahkan belum pernah tidur bersama.
24:26Katamu kau mau menunggu
24:27sampai malam pernikahan kita.
24:28Anak siapa itu?
24:29Sudah berapa pria yang menidurimu?
24:31Lydia terengah-engah kehabisan nafas.
24:33Dia mulai menangis
24:35tapi dia gak bisa lari lagi.
24:37Sadar kalau sudah gak ada jalan keluar,
24:39dia langsung berhenti berpura-pura
24:41dan mulai berlagak jadi korban.
24:43Julian,
24:44aku mohon.
24:45Aku dipaksa.
24:46Aku lakukan itu cuma
24:47demi membantumu
24:47mendapatkan projek investasi Westside.
24:49Pak Harrington buatku sampai mabuk
24:51lalu memanfaatkan diriku.
24:52Tapi bayi ini,
24:53bayi ini anakmu.
24:55Aku sumpah ini anakmu.
24:57Aku tahu kamu gak mau beban
24:58jadi ayah.
25:00Jadi aku berinisiatif
25:02hamil anakmu sendiri
25:05memakai sampel sperma beku milikmu.
25:07Julian langsung menamparnya.
25:09Menamparnya begitu keras
25:11sampai Lydia terhempas balik ke bantal.
25:13Lalu Julian naik ke atas ranjang
25:14dan mulai memukulinya.
25:16Tamparan demi tamparan,
25:17terus menerus
25:18sampai wajahnya hancur.
25:21Orang tua dan kakakku
25:23berdiri dan terdiam.
25:25Mereka menatap ke arah Lydia
25:26yang lebam,
25:27berdarah,
25:27dan hamil.
25:28Juga membawa penyakit seksual
25:29yang menular.
25:30Lalu mereka menatapku
25:31yang bersandar dengan tenang di pintu.
25:33Pada momen itu,
25:35akhirnya mereka memahami satu hal.
25:37Aku gak berbohong
25:39setiap yang kukatakan itu benar.
25:42Kakakku menatap tangannya sendiri
25:44yang gemetar.
25:45Dia teringat gimana dia
25:46memakai tangan yang sama itu
25:47untuk memukulku.
25:48Memarahi aku gak tahu diuntung.
25:50Semua demi penipu
25:51berpenyakitan ini.
25:53Beban rasa bersalah itu
25:54nyaris menghancurkannya.
25:55Lututnya mendadak lemas.
25:57Dan dia harus berpegangan ke dinding
25:58agar tubuhnya gak amruk ke lantai.
26:00Julian akhirnya berhenti
26:01memukul Lydia.
26:03Katamu anak haram di perutmu
26:04itu anakku.
26:06Karena dia mengaku
26:07lagi mengandung anakku.
26:08Jadi kita akan berikan
26:09anak itu perawatan
26:10yang layak.
26:11Awasi mereka berdua.
26:12Aku gak peduli berapapun biayanya.
26:14Pastikan makhluk itu
26:14lahir hidup-hidup
26:15agar kita bisa lakukan tes DNA.
26:17Lydia dan Pak Harrington
26:18dijadikan tahanan rumah.
26:20Julian menempatkan pengawal
26:22dan perawat pribadi
26:23di kamar rumah sakit.
26:24Bergantian dalam 24 jam penuh.
26:26Selama masa pengirungan itu
26:27Lydia berulang kali mencoba
26:29menjatuhkan diri ke tangga.
26:31Sengaja agar dia keguguran.
26:32Tapi setiap kali dia coba
26:34perawat selalu berhasil menangkapnya.
26:36Sementara itu
26:36ayahku dan kakakku
26:37akhirnya mulai mengusut
26:39masa lalu Lydia.
26:40Dia gak cuma tidur
26:40dengan Pak Harrington.
26:42Kehidupan pribadinya
26:43hancur berantakan penuh
26:45dengan rahasia dan skandal.
26:46Kenyataan seolah
26:47menampar wajah mereka.
26:49Satu persatu
26:49aibnya terbongkar
26:50sampai mereka pusing
26:51menanggung mampu.
26:53Tiga hari setelah
26:54aku keluar dari rumah
26:55keluarga Sterling,
26:56kakakku menghadangku
26:57di luar apartemen baru.
26:58Dia lagi memegang
26:59sebuah kotak kue
27:00dari toko patiseri
27:01yang mewah.
27:02Begitu melihatku,
27:02matanya langsung memerah
27:04dan berlari maju ke arahku.
27:05Evelyn,
27:06aku bawakan kue makaron ini
27:08dari toko yang dulu
27:09paling kau suka.
27:10Aku antri selama dua jam.
27:12Ini masih segar.
27:13Aku mohon,
27:14makanlah satu saja.
27:15Aku mohon.
27:16Aku ambil kotak itu
27:17dari tangannya.
27:18Matanya tampak
27:19memiliki harapan.
27:20Lalu aku membalikkan tanganku.
27:21Makaron itu langsung
27:22tumpah berjatuhan
27:23ke atas asfal kotor.
27:24Kulit indahnya retak
27:26menghantam beton.
27:28Aku gak suka macaron.
27:29Aku suka panekop.
27:31Tapi gak ada satupun
27:32keluarga Sterling
27:33yang pernah mau buatkan
27:34satu potong pun UX untukku.
27:35Kakakku berdiri terpaku
27:37dan sambil menangis
27:38dengan wajah lesu.
27:40Ayahku sangat ingin
27:41menebus kesalahannya.
27:42Dia kembalikan posisiku
27:43di perusahaan,
27:44para karyawan yang dulu
27:45mengejekku.
27:46Sekarang terdiam
27:47setiap kali aku lewat,
27:48menundukkan kepala
27:49dan membuang muka.
27:50Semua orang mengira
27:51kalau aku gadis
27:52yang diseret balik
27:53dari kemiskinan
27:54bakal hancur
27:54di bawah tekanan
27:55untuk menyelamatkan
27:56projek pengembangan
27:57Westside yang hancur.
27:59Tapi aku cuma butuh
28:00waktu satu minggu.
28:01Aku atur rapat
28:02dengan setiap pemilik tanah
28:03yang terlibat
28:04di wilayah Westside
28:05dan menghadapi mereka
28:06di meja perundingan.
28:08Sekarang gak ada lagi
28:09gadis pendiam
28:10dan penakut
28:10yang mereka kira
28:11mereka kenal.
28:12Aku tampil tajam,
28:13kejam,
28:14dan sangat jeli
28:14dalam mematahkan
28:15semua keberatan mereka.
28:17Saat aku melangkah
28:17kembali ke kantor
28:18pusat grup Sterling
28:19sambil membawa kontrak
28:20yang sudah ditandatangi,
28:22tangan ayahku gemetar
28:23saat menerima dokumen itu.
28:24Air mata mengalir
28:25di wajah tuanya.
28:27Evelyn,
28:29ayah dulu bodoh.
28:30Aku sungguh bodoh banget.
28:32Perusahaan ini
28:33jadi milikmu sekarang.
28:34Semuanya.
28:35Aku mohon.
28:36Maafkan aku
28:37sekali ini saja.
28:38Aku bahkan
28:39gak mau melihatnya
28:40saat aku melewatinya
28:41menuju kantor baruku.
28:43Saat itulah
28:43Julian muncul,
28:44pewaris bisnis
28:45Blackstone
28:46yang dulu arogan.
28:47Sekarang tampak hancur,
28:49matanya memerah
28:50dan tampak lelah.
28:51Dia menatap ke arahku
28:52dan ekspresi wajahnya
28:54dipenuhi penyesalan.
28:54Evelyn,
28:56aku sudah batalkan
28:57pertunangan dengan Lydia.
28:59Saat itu aku bodoh.
29:01Aku bodoh.
29:02Dia memanipulasiku
29:03dan aku terhasut.
29:04Suaranya terdengar serak.
29:06Beri aku satu kesempatan lagi.
29:07Pernikahan antara
29:08grup Sterling
29:09dan grup Blackstone.
29:10Aku minta keluarga ku
29:11serahkan 30% saham
29:12sebagai hajiah pernikahan kita.
29:14Katakan saja kau terima.
29:15Aku duduk bersandar
29:16di kursi yang dulunya
29:17milik ayahku.
29:18Memutar-mutar pulpen
29:19di selajariku.
29:20Aku mendongak
29:21dan menatap
29:22tatapan putus asanya.
29:23Tunggu sampai bayinya lahir.
29:26Wajah Julian
29:26langsung pucat.
29:27Di hari-hari
29:28setelah kejadian itu,
29:30ibuku mendatangi kantorku
29:31membawa wadah
29:32berisi sup daging
29:33buatannya.
29:34Evelyn,
29:35aku mohon.
29:36Aku sudah mengecewakanmu.
29:38Aku ini ibumu.
29:39Tapi aku malah mengecewakanmu.
29:42Aku memikirkan hal itu
29:43setiap hari.
29:44Simpan saja sup itu
29:45buat Lydia kesayanganmu.
29:46Lagian,
29:47dengan kondisinya sekarang
29:48dia lebih butuh nutrisi.
29:50Tangisan ibuku berhenti.
29:52Langsung terduduk lemas di lantai.
29:54Menatap sosokku yang berjalan pergi.
29:56Pada hari Lydia bersalin,
29:58semua orang menunggu dengan gelisah.
30:01Orang tuaku,
30:02kakakku,
30:02dan juga Julian.
30:03Mereka semua duduk terdiam kaku.
30:05Menanti hasil keputusan akhir.
30:07Pintu ruang bersalin terbuka.
30:09Perawat keluar membawa bayi
30:10yang tampak sakit.
30:11Dan berat badannya sangat kurang.
30:12Julian bahkan gak mau
30:14melirik anak itu.
30:14Dia cuma memberi kode
30:16kepada kepala laboratorium DNA
30:18yang sudah menunggu sejak tadi.
30:20Percepat.
30:21Aku mau hasilnya dalam 3 jam.
30:233 jam itu adalah usaha terakhir
30:25Lydia yang sekarat
30:26demi bisa bertahan hidup
30:27dan aib abadi bagi keluarga ku.
30:30Bagiku.
30:31Ini cuma hari yang biasa.
30:32Aku berdiri bersandar di jendela,
30:34memainkan kalung safir
30:35yang sekarang sudah kembali padaku
30:37di sela-sela jariku.
30:38Saat kepala laboratorium
30:39akhirnya keluar
30:40membawa laporan hasil tes,
30:41seluruh koridor langsung sunyi senyap.
30:434. Julian
30:45Hubungan darah dinyatakan gak cocok.
30:47Selain itu,
30:48bayi menunjukkan
30:49tanda-tanda cacat
30:50bawaan sejak lahir.
30:51Kemungkinan akibat
30:52paparan sifilis dirahim.
30:54Ekspresi wajah Julian
30:55langsung hampa.
30:56Lalu dia berbalik
30:57dan menerobos masuk ke kamar Lydia
30:58merenggut selimut dari ranjangnya.
31:00Selamat.
31:01Kau sudah membodohiku
31:03cukup lama
31:04sampai aku jadi
31:04bahan tertawaan
31:05seisi kota.
31:06Dia mengangkat tangannya
31:08dan melayangkan
31:09satu tamparan keras terakhir.
31:11Nikmatilah sisa hidupnya
31:12di dalam penjara.
31:13Dengan jentikan jarinya,
31:14tim keamanannya
31:15langsung mengerumuni Lydia.
31:17Menyiritnya keluar dari ranjang
31:18dan memukulinya
31:19saat dia menjerit.
31:20Orang tuaku
31:21gak mencoba menghentikan mereka.
31:22Cuma berdiri di sana
31:23menatap laporan
31:24tes DNA yang fatal itu.
31:26Lalu perlahan
31:27berbalik menatapku.
31:28Tatapan mereka
31:29penuh penyesalan.
31:31Evelyn
31:31Ibuku terhuyung berjalan
31:33ke arahku
31:33dan berlutut padaku.
31:34Lututnya membentur
31:36lantai dengan keras.
31:37Dia mencengkeram
31:38ujung jaketku
31:39sambil menangis
31:40histeris.
31:41Aku bodoh banget.
31:43Gimana bisa
31:44aku memperlakukanmu begitu?
31:48Pukulah aku.
31:49Kumohon pukulah aku.
31:50Aku pantas mendapatkannya.
31:52Aku yang membuatmu
31:53menderita selama ini.
31:54Dia mengangkat tangannya
31:55sendiri dan mulai
31:56menampar sendiri.
31:57Terus menerus
31:58tanpa henti.
31:59Nyonya
31:59lantainya dingin.
32:01Kau sudah makin tua.
32:02Hentikan sandiwaramu.
32:04Ayahku melangkah maju.
32:05Tangannya gemetar hebat
32:07saat mengeluarkan
32:08dokumentaritasnya.
32:09Evelyn
32:09aku tahu aku salah.
32:11Ini surat pengalihan saham
32:12untuk grup Sterling.
32:14Ayah sudah menandatangannya.
32:16Semua
32:16aset perusahaan
32:18sekarang milikmu.
32:20Cuma
32:20aku mohon pulanglah.
32:24Biar aku tebus
32:25semua kesalahanku
32:26di sisa hidupku.
32:27Aku mengambil dokumen itu
32:29dan menandatanganinya.
32:30Baiklah.
32:32Mulai hari ini
32:33grup Sterling resmi
32:34jadi grup HAL.
32:35Ibuku langsung
32:36menyambar tasku
32:37mencoba membawakannya
32:38kayak seorang pembantu.
32:39Evelyn
32:40aku mohon
32:40meninaplah malam ini.
32:41Aku sendiri yang akan
32:42masak untukmu.
32:43Aku melewatinya
32:44begitu saja
32:44tanpa berbicara.
32:45Sejak hari itu
32:46kakakku mengundurkan diri
32:47sebagai wakil direktur
32:48dan menjadi
32:49manajer proyek
32:49yang bekerja paling keras
32:51di seluruh perusahaan.
32:52Dua minggu kemudian
32:53dia pingsan di mejanya
32:54karena kelelahan.
32:55Saat tim medis
32:56mengobatinya.
32:57Apa Evelyn?
32:58Apa dia masih marah padaku?
32:59Sementara itu
33:00Julian membuat grup Blackstone
33:02hancur berantakan
33:03dengan memaksa
33:03mengalihkan dana
33:04miliaran sumber daya
33:05aset perusahaan
33:06cuma demi membantu
33:07proyek-proyekku
33:08mengabaikan protes
33:09dari dewan direksinya.
33:11Di perjemuan perayaan
33:13setelah akuisisi baruku
33:14dia mendekatiku
33:16sambil membawa
33:16segelas anggur.
33:17Evelyn
33:18dulu aku arogan dan bodoh.
33:20Kalau kau bisa memaafkanku
33:22ku habiskan sisa hidupku
33:23bekerja untukmu
33:24apapun yang kau butuhkan.
33:26Ayo lanjutkan merger perusahaan kita.
33:28Aku mohon.
33:29Aku memutar-mutar anggur di gelasku
33:31menatap pria yang dulu
33:33merasa sombong.
33:34Pak Julian
33:36aku terbuka untuk
33:37kemitraan bisnis
33:38tapi kalau bernikahan
33:42kayaknya kau harus tes
33:43sifilis dulu.
33:45Satu tahun kemudian
33:47di bawah kepemimpinanku
33:48grup Sterling
33:49yang sekarang bernama
33:50grup Hound
33:51gak cuma berhasil bangkit
33:52tapi juga melahap
33:53beberapa proyek utama
33:55milik grup Blackstone
33:56dan berhasil menjadi nama
33:57yang paling ditakuti
33:58di industri ini.
33:59Aku bukan lagi
34:00gadis penakut dan pendiam
34:01yang mereka serit
34:02dari jalanan.
34:03Sekarang aku adalah
34:04Evelyn Hale.
34:05Orang-orang bakal menepi
34:06setiap kali
34:07melihatku datang.
34:08Aku pakai sebagian
34:09kekayaanku
34:10untuk membeli seluruh
34:11blok tanah
34:11di seberang kantor
34:12pusat perusahaan
34:13lalu membuka
34:14sebuah toko bunga.
34:15Aku cari kembali
34:16anak magang
34:17yang dulu dipukuli
34:18dan diboykot
34:18karena membelaku
34:19dan aku membawanya kembali.
34:21Mulai hari ini
34:22kau jadi manajer toko.
34:23Gajimu 10 kali lipat
34:24dari sebelumnya.
34:25Kau sudah menyelamatkan hidupku.
34:28Dia berdiri
34:29di antara bunga-bunga
34:30dengan mata berbinar
34:32dan bertanya padaku
34:33Nuna Evelyn
34:35apa kau yakin
34:36gak mau pindah kembali
34:37ke rumah mewah?
34:38Kakakku yang bertekad
34:40menebus kesalahan
34:41sudah meminta
34:42dipindah tugaskan
34:43ke lokasi
34:44projek terberat
34:45di barat laut.
34:46Dia menghabiskan
34:46hari-harinya
34:47dalam badai pasir
34:48dan panas.
34:49Anak manja
34:50yang gak punya
34:50hak istimewa lagi.
34:52Tiap harinya
34:53dia kirim foto
34:55pemandangan gersang itu
34:56dengan penjelasan
34:57yang sama.
34:58Aku gak pernah
34:59membalasnya
35:00satu kalipun.
35:02Di suatu sore yang tenang
35:04aku duduk dekat jendela
35:06merapikan bunga.
35:07Kebebasan ini
35:08lebih indah
35:09dari kuasa apapun.
35:10Sekelompok anak kecil
35:11berlari lewat toko
35:13sambil bertawa
35:13dan saling dorong.
35:15Satu anak gadis
35:16jatuh
35:16dan lututnya terluka.
35:17Rasa perih
35:18membuatnya menangis.
35:19Aku mendekat
35:20dan mengelus kepalanya.
35:22Jangan menangis.
35:23Sesuatu yang indah
35:24bakal segera terjadi padamu.
35:26Dia terisak
35:26lalu menatapku.
35:28Sedetik kemudian
35:29dia melihat kucingnya
35:31yang hilang
35:31bersembunyi
35:32di balik pot tanaman.
35:33Dia langsung senang
35:34dan memeluk
35:35erat kucing itu
35:36lalu berbalik
35:38dan tersenyum
35:38kepadaku.
35:40Kutukan pada diriku
35:41akhirnya berubah.
35:43Lonceng di atas pintu
35:45berdenting lembut.
35:46Seorang wanita
35:47yang tinggi menawan
35:48memakai baju polisi
35:50masuk ke dalam toko.
35:51Dia berjalan
35:52mendekat ke arahku
35:53wajahnya merona
35:54dan tampak sedikit
35:56malu-malu.
35:56Evelyn
35:57kau masih ingat aku?
35:58Aku terpaku
35:59dia gadis
36:00di panti asuhan dulu.
36:02Satu-satunya
36:02yang mau membagi
36:03makanan denganku
36:04yang kakinya
36:05dipatahkan kepala panti
36:06karena melindungiku.
36:09Aku mau beli
36:10sebukit bunga mawar
36:11untuk orang yang
36:12kucintai 20 tahun ini.
36:13Aku pilih mawar
36:14paling indah di toko
36:17dan menyerahkannya
36:18kepada dia.
36:20Dia menerima
36:21bukit bunga itu
36:21lalu mengulurkannya
36:23padaku.
36:24Ini semua untukmu.
36:25Aku ingin sisa hidupmu
36:26dipenuhi bunga
36:27dan selalu bahagia.
36:29Dia menggandengku
36:31menuju ke mobilnya.
36:32Kami pergi
36:33ke puncak
36:34yang menghadap kota.
36:36Lampu di bawah sana
36:37kayak bintang jatuh.
36:39Aku memejamkan mata.
36:41Mulai hari ini
36:42semoga yang ku cintai
36:43hidup bahagia.
36:44Semoga orang yang ku benci
36:46selalu gagal.
36:48Terima kasih.
36:48Terima kasih.
36:49Terima kasih.
Comments