00:00Bayangkan sebuah hutan lebat di mana setiap pohon terlihat berdiri sendiri saling bersaing memperebutkan sinar matahari.
00:06Tapi bagaimana jika pandangan itu sepenuhnya salah?
00:09Apa yang terjadi jika ternyata pohon-pohon ini tidak saling bersaing,
00:13melainkan saling memberi makan dan berkomunikasi setiap detik terdengar mustahil, bukan?
00:19Namun, para ilmuwan kini punya bukti kuat bahwa hal itu benar-benar terjadi di hampir semua hutan di dunia,
00:25jauh di bawah permukaan tanah yang kita pijak.
00:28Selama puluhan tahun, para ahli biologi melihat hutan sebagai arna pertarungan brutal.
00:33Pohon yang lebih tinggi akan menumbangkan pohon yang lebih lemah untuk mendapatkan cahaya,
00:38tapi ada satu hal yang membuat mereka bingung.
00:41Mengapa pohon kecil yang tumbuh di bawah bayangan pohon besar bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun tanpa sinar matahari yang
00:47cukup?
00:48Jika mereka bersaing, seharusnya pohon kecil itu sudah lama mati
00:51karena kalah dalam perebutan sumber daya dasar seperti nutrisi dan air.
00:57Jawabannya datang pada tahun 1997 dari seorang peneliti bernama Suzazan Simard dari University of British Columbia.
01:05Simard melakukan eksperimen berani dengan melacak aliran karbon dari satu pohon ke pohon lain.
01:12Ia menggunakan isotop radioaktif karbon 14 dan karbon 13 sebagai penanda.
01:17Hasilnya mengejutkan dunia ilmiah.
01:19Karbon dari pohon birch yang besar mengalir ke anak-anak pohon fir yang kecil di sekitarnya.
01:24Pohon besar itu secara aktif memberi makan pohon-pohon yang lebih mudah dan lemah melalui akarnya.
01:31Simard menemukan bahwa penghubung antara pohon-pohon ini adalah jamur mikroskopis yang hidup di akar tanaman yang disebut mikoriza.
01:38Jamur ini membentuk jaringan seperti jaring laba-laba raksasa di bawah tanah.
01:43Jaringan ini menghubungkan sistem akar dari individu pohon yang berbeda, bahkan spesies yang berbeda sekalipun.
01:49Ilmuwan kemudian menjuluki sistem ini sebagai Wood Wide Web, sebuah parodi cerdas dari internet yang kita gunakan.
01:56Bayangkan ini seperti sistem telekomunikasi alami yang menghubungkan seluruh kota pohon di dalam hutan.
02:02Lalu bagaimana sistem ini bekerja secara teknis?
02:05Akar pohon tidak bisa menjangkau nutrisi yang sangat jauh, disinilah jamur mikoriza berperan besar.
02:11Jamur menembus dinding sel akar dan menyebar ke tanah lebih jauh dari yang bisa dicapai akar.
02:17Hubungan ini saling menguntungkan yang dalam biologi disebut simbiosis mutualisme.
02:21Pohon memberi jamur gula hasil fotosintesis, sementara jamur membalasnya dengan mengambil fosfor dan nitrogen dari tanah untuk pohon.
02:29Ini adalah sistem barter biologis yang sangat efisien dan komplek di alam.
02:34Tapi fungsi Wood Wide Web jauh lebih dramatis dari sekadar berbagi makanan.
02:39Pohon yang diserang hama seperti kumbang penggerek bisa mengirim sinyal kimia melalui jaringan jamur ini.
02:45Pohon tetangga yang menerima sinyal ini akan mulai memproduksi racun alami sebagai pertahanan sebelum hama sempat menyerang mereka.
02:52Lebih luar biasa lagi, Suzanne Simar membuktikan bahwa pohon tua yang besar, yang ia sebut pohon ibu, menjadi pusat jaringan
02:58terbesar.
03:00Pohon ibu ini terhubung ke ratusan pohon lain dan mendistribusikan nutrisi ekstra ke anak-anaknya yang masih kecil dan lemah.
03:07Penemuan ini benar-benar mengubah cara kita memandang hutan.
03:11Hutan bukanlah sekumpulan individu yang bersaing, melainkan satu superorganisme yang saling terhubung dan bekerja sama untuk bertahan hidup.
03:18Terima kasih sudah menyimak cerita tentang jaringan jamur bawah tanah ini.
03:23Kalau fakta tentang komunikasi pohon ini membuatmu berpikir ulang tentang alam, tulis di kolom komentar pohon apa yang menurutmu paling
03:30menarik untuk dibahas selanjutnya.
03:32Jangan lupa tekan like dan bagikan video ini ke teman-temanmu yang suka sains.
03:36Sampai jumpa di video berikutnya.
03:39Sampai jumpa di video berikutnya.