00:01Minggu siang, Gubernur Jawa Timur Kofifa Indah Parawanso meninjau SPBU di Jalan Raya Karang, Luka, Tamalang.
00:07Di SPBU ini, Kofifa ingin memastikan tidak ada lagi antrean kendaraan yang mengisi BBM jenis solat.
00:13Setelah terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di Jawa Timur, Kofifa ingin memastikan penyebab terjadinya antrean panjang tersebut.
00:21Menurutnya, jika penyebab antrean panjang karena kedala suplai, maka penambahan suplai BBM harus ditambah.
00:28Dari tinjauannya ini, diketahui adanya penambahan suplai BBM jenis solat dari 22 kiloliter menjadi 32 kiloliter.
00:36Dengan penambahan suplai ini, diharapkan tidak ada lagi antrean panjang di SPBU.
00:41Ketika terjadi antrean panjang, apa penyebabnya?
00:45Kalau suplainya kurang, maka suplai yang harus ditambah.
00:49Dan menurut beliau, suplainya dari 22 kiloliter ditambah menjadi 32 kiloliter dan dan-dan ini sudah aman, semua bisa lancar.
01:04Karena ini kan sektor ekonominya kuat sekali nih, dari mobilitas dan pergerakan alat transportasi.
01:11Sementara itu Budiono, salah satu sopir truk mengaku saat ini sudah tidak ada antrean panjang saat pengisian solat.
01:16Sebelumnya, sopir truk ini sempat antri selama 2 jam untuk bisa mengisi solat.
01:21Ya, mudah-mudahan hari ini sudah lancar dan seterusnya, bos. Mudah-mudahan.
01:27Terakhir ngisi kapan?
01:28Terakhir ngisi kemarin.
01:31Kemarin saya perjalanan dari si Jawa Jawa ke Jawa ke Bitar itu, ngisi di Pandaan itu ngantri sampai 2 jam
01:40kemarin.
01:41Terus ngisi lagi di sini.
01:42Sebelumnya, sejumlah SPBU di Jawa Timur sempat terjadi antrean kendaraan yang akan mengisi BBM jenis solat.
01:49Pengemudi truk berharap tidak ada lagi antrean panjang di SPBU, karena hal tersebut sangat berdampak pada pengiriman barang.
01:55Tim Liputan, Kompas TV Malang, Jawa Timur
01:59Terima kasih telah menonton!
Komentar