Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo berlangsung meriah dengan dihadiri puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dan perikanan dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda nasional yang digelar setiap tiga tahun ini menjadi ajang silaturahmi, pertukaran informasi, serta berbagi pengalaman antar pelaku utama sektor pertanian dan perikanan.

Sejak hari pertama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari gelar teknologi, pameran produk unggulan daerah, temu usaha, hingga diskusi dan demonstrasi inovasi pertanian modern. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dan nelayan dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pengembangan usaha di daerah masing-masing.

Para peserta mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat menjadi referensi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil usaha. Selain itu, PENAS juga menjadi sarana memperluas jejaring serta berbagi pengalaman dengan petani dan nelayan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyebut petani dan nelayan merupakan pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Pemerintah, kata dia, terus mendorong peningkatan produksi melalui pemanfaatan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta perluasan akses pasar bagi produk pertanian dan perikanan.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto turut menghadiri puncak acara dan menegaskan target swasembada pangan nasional dapat dicapai melalui kerja keras, gotong royong, serta kolaborasi antara pemerintah, petani, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Puncak PENAS XVII di Gorontalo diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi, inovasi, dan kolaborasi demi meningkatkan produktivitas sekaligus memperkokoh ketahanan pangan dan perikanan nasional.

#PENAS2026 #PetaniNelayan #Gorontalo #KetahananPangan

Baca Juga Antusias! Momen Prabowo Tinggalkan Penas KTNA XVII 2026, Warga Salaman dan Foto Bersama di https://www.kompas.tv/video/676777/antusias-momen-prabowo-tinggalkan-penas-ktna-xvii-2026-warga-salaman-dan-foto-bersama

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/676960/penas-xvii-gorontalo-jadi-ajang-petani-nelayan-dan-pelaku-usaha-bertukar-pengalaman-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan atau PENAS ke-17 di Gorontalo memasuki puncak kegiatan.
00:07Puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam agenda nasional
00:14yang menjadi ajang berbagai pengetahuan, teknologi, dan inovasi di bidang pertanian, serta perikanan.
00:24Puncak pelaksanaan PENAS, Petani, dan Nelayan ke-17 yang digelar di Kabupaten Gorontalo berlangsung meriah.
00:32Acara dihadiri puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian dari berbagai penjuru tanah air.
00:40Kegiatan yang menjadi agenda nasional tiga tahunan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana pertukaran informasi
00:47dan pengalaman antar pelaku utama sektor pertanian dan perikanan.
00:52Sejak hari pertama pelaksanaan, para peserta mengikuti beragam kegiatan.
00:57Mulai dari gelar teknologi, pameran produk unggulan daerah, temu usaha, hingga diskusi dan demonstrasi berbagai inovasi pertanian modern.
01:08Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dan nelayan
01:12dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pengembangan usaha di masing-masing daerah.
01:19Para peserta mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru
01:22yang dapat menjadi referensi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil usaha mereka.
01:28Melalui kegiatan ini, mereka juga dapat memperluas jejaring
01:31dan berbagi pengalaman dengan petani dan nelayan dari berbagai wilayah di Indonesia.
01:35Tentu penasaran sangat berharga bagi kita petani,
01:39terutama ditampilkan gelar teknologinya, teknologi terbarukan.
01:44Tentu itu saat berpengaruh sekali ya bagi petani-petani kita yang di daerah
01:49sebagai penunjang atau penguat dari petani-petani dari bawah
01:54untuk meningkatkan hasil dari pertanian tersebut.
01:58Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menyebut
02:02petani dan nelayan merupakan pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
02:07Menurutnya, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi
02:11melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia,
02:15serta perluasan akses pasar bagi produk pertanian dan perikanan.
02:20Kementerian Pertanian juga mencatat peningkatan nilai tukar petani
02:24yang menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi sektor pertanian.
02:28Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para petani
02:31untuk terus meningkatkan produktivitas dan daya saing produk pertanian nasional.
02:36Yang lalu pengumuman oleh FAO.
02:39FAO, produksi kita tertinggi nomor 4 dunia,
02:44mencapai 38 juta ton.
02:47Itu adalah diumumkan oleh FAO.
02:49Jadi bukan kita yang umumkan, tetapi FAO.
02:53Ijin Bapak Presiden NTP nilai tukar petani,
02:59kesejahteraan petani kita meningkat tertinggi selama 34 tahun terakhir,
03:04yaitu 127 persen.
03:06Ini angka tertinggi selama 34 tahun terakhir.
03:10Sementara itu Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
03:13hadir dalam puncak acara penas petani dan nelayan ke-17.
03:18Dalam sambutannya, Presiden meninggaskan target suasembada pangan nasional dapat dicapai
03:23melalui kerja keras, gotong royong,
03:26dan kolaborasi antara pemerintah, petani, nelayan,
03:30serta seluruh pemangku kepentingan.
03:32Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan
03:36yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
03:42Menurutnya, kemandirian pangan menjadi salah satu kunci penting
03:46dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan bangsa.
03:49Saya kira saya sangat bahagia yang kita lihat perkembangan ini.
03:53Kita optimis.
03:55Ini semua negara besar, negara kuat,
03:59itu backupnya, landasannya adalah pertanian yang kuat.
04:09Produksi pangan aman, kita menghadapi banyak tantangan, kita aman.
04:15Puncak penas petani dan nelayan ke-17 di Gorontalo
04:18diharapkan menjadi momen penting
04:20untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi
04:23antara petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
04:27Selain menjadi ajang berbagi pengetahuan dan inovasi,
04:29kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas
04:34serta memperkuat ketahanan tangan dan perikanan nasional di masa mendatang.
04:39Fikar Buntuan, Agustiar Kompas TV, Gorontalo.
Komentar

Dianjurkan