Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
GORONTALO, KOMPAS,TV - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan sektor pertanian nasional. Menurut Prabowo, berbagai inovasi teknologi dan teknik pertanian yang dikembangkan berhasil meningkatkan produktivitas panen secara signifikan, dari sebelumnya sekitar 5 ton gabah menjadi lebih dari 10 hingga 12 ton per hektare.

Prabowo menilai lonjakan produktivitas tersebut menjadi modal besar bagi Indonesia untuk mewujudkan cita-cita sebagai lumbung padi dunia. Ia menegaskan keberhasilan ini tidak boleh menjadi fenomena sesaat, melainkan harus dijaga secara berkelanjutan melalui penguatan teknologi, pengairan, intensifikasi, ekstensifikasi, dan hilirisasi seluruh komoditas pangan nasional.

Presiden juga mendorong agar keberhasilan pertanian modern ini disebarluaskan ke seluruh daerah. Targetnya, setiap desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi mampu mencapai swasembada pangan, bahkan menjadi sentra produksi yang dapat memasok kebutuhan daerah lain dan pasar ekspor. Menurutnya, kekuatan pertanian merupakan fondasi utama bagi negara yang maju dan berdaulat.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/676767/prabowo-optimistis-indonesia-jadi-lumbung-padi-dunia-produktivitas-panen-naik-100-persen
Transkrip
00:04Terima kasih.
00:30Menurut saya cukup revolusioner yang tadinya menghasilkan 5 ton gabah sekarang bisa 10 ton lebih 12 ton. Kalau begitu kan
00:44naik 100% produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia. Kita bisa bantu banyak
00:58negara.
01:00Tapi intinya sekarang kita bersyukur, kita jaga. Ini tidak boleh fenomena satu tahun dua tahun harus sistem yang berkelanjutan.
01:11Jadi petani kita harus hidup dengan baik, teknologi harus kita belajar secepat mungkin.
01:22Seluruh produksi pangan kita harus kita amankan, kita intensifikasi, ekstensifikasi dan kita hirisasi.
01:36Jadi yang kita produksi nanti kualitasnya sangat baik. Tidak hanya beras, tidak hanya jagung, jadi singkong.
01:47Gula, gula, kedelai, semua. Sorgung, dan sagu. Ini semua karuniah dari maha kuasa.
01:59Lahan kita cukup. Tanah kita bagus. Tinggal pengairan, nanti kita bisa atur. Kita juga bersupport.
02:13Kita sudah punya teknologinya. Saya kira saya sangat bahagia. Kita lihat kembangan ini.
02:18Kita optimis. Ini semua negara besar, negara kuat, itu backupnya, landasannya adalah pertanian yang kuat.
02:35Produksi pangan aman, kita menghadapi banyak tantangan kita aman.
02:46Ini kita ingin supaya disosialisikan, diajarkan ke semua daerah.
02:55Kita mau tiap desa bisa suasembada.
03:01Tiap kecematan suasembada. Tiap kabupaten suasembada.
03:06Tiap provinsi suasembada. Minimal.
03:08Kalau bisa, provinsi produksi untuk ekspor.
03:13Produksi untuk ke tempat lain.
03:15Ini. Ini kita punya strategi ke depan.
03:20Ya? Oke.
03:22Terima kasih, Pak.
03:23Terima kasih, Pak.
03:24Terima kasih, Pak.
03:24Stay di sini dulu.
03:26Stay di sini dulu.
03:42Terima kasih, Pak.
03:43Terima kasih, Pak.
Komentar

Dianjurkan