Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
HAMBALANG, KOMPAS.TV Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, buka suara usai bertemu Presiden RI, Prabowo Subianto didampingi Menpora RI sekaligus Ketum PSSI, Erick Thohir, di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (19/6/2026).

"Saya pikir Presiden sangat mencintai sepak bola. Sama seperti semua orang Indonesia," ujar pelatih timnas Indonesia, John Herdman.

"Saya selalu mengatakan, kami punya 280 juta alasan, dan beliau salah satunyasalah satu dari 280 juta orang yang ingin kami lolos ke Piala Dunia 2030," lanjutnya.

Baca Juga Bertemu Prabowo, Erick Thohir Lapor Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup di https://www.kompas.tv/nasional/676000/bertemu-prabowo-erick-thohir-lapor-persiapan-indonesia-jadi-tuan-rumah-fifa-asean-cup

#timnas #johnherdman #prabowo #erickthohir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/676181/usai-bertemu-presiden-prabowo-john-herdman-salah-satu-dari-280-juta-orang-ingin-timnas-lolos
Transkrip
00:00Saya pikir Presiden sangat passionasi tentang futbol.
00:04Dia seperti setiap Indonesia.
00:30Kita menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah.
00:38Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian.
00:44Karena kalau kejuaran FIFA seperti ini sudah pasti mesti ada approval dari Menteri Keuangan mengenai pajak,
00:51Menteri Kesehatan, Mening Kesehatan, dan lain-lainnya.
00:53Jadi ini yang kita dukung.
00:55Mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan kalau memang FIFA sudah memastikan siapa tuan rumahnya.
01:03Tapi saya yakin kita bisa mendapatkan kesempatan yang baik.
01:08Untuk sepak bola, tadi Presiden sampaikan ini karena Kos John sudah menangan.
01:20Jadi Presiden mau terima katanya.
01:23Kalau kalahan belum mau.
01:26Jadi tadi Kos John ditanya gimana persiapan ke depan, apakah yang dibutuhkan.
01:33Bapak Presiden bilang pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional.
01:39Apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan bulan September.
01:46Ya ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan.
01:51Mungkin Kesehatan, kamu bisa menjelaskan kesempatan yang ada dengan Presiden.
01:55Apalagi untuk pengembangan tim nasional kita.
01:57Dan saya sudah menyebutkan kepada media.
02:01Presiden sangat gembira untuk bertemu kamu.
02:03Tapi tentu saja ada jok, bahwa dia akan mendapatkan kamu setelah beberapa game yang menang.
02:11Jangan lupa untuk pengembangan tim nasional.
02:14Jangan lupa untuk pengembangan tim nasional.
02:16Jangan lupa untuk menangin melebihan ini, itu penting untuk kita.
02:19Ya, i think the preparation, there's always support.
02:23I think from government, it's critical for our success to have the whole country behind us.
02:29Especially our leaders.
02:30We have our EFF tournament coming up very soon.
02:35dan seperti Pak Tojera yang menyebutkan, kita ada FIFA ASEAN yang akan datang berikutnya,
02:42yang saya pikir berdua perturuan kami sangat menarik untuk kami.
02:44Pertama, kami mempunyai kesempatan untuk menggunakan pelanggan yang terbaru,
02:49dan mempunyai mereka mengalami apa yang terbaru, dan untuk saya mempunyai mereka.
02:54Kemudian FIFA ASEAN, saya dapat mempunyai kesempatan untuk menanggap yang terbaru untuk menanggap perturuan.
03:04Dan saya pikir itu penting, FIFA ASEAN adalah perturuan yang kita harus menang,
03:09untuk menciptakan bahwa kita adalah top di Asia East.
03:14Ini adalah langkah penting yang kita harus mengambil, untuk membawa perturuan kembali sekarang.
03:20Presiden memberi Anda target atau pelajaran untuk Anda dan tim Anda?
03:25Saya pikir Presiden sangat penasaran tentang futbol.
03:29Dia, seperti setiap Indonesia, yang sama.
03:33Saya selalu berkata, kami mempunyai kesempatan 280 miliar.
03:36Dan dia adalah salah satu dari mereka.
03:37Dia adalah salah satu dari 280 miliar yang ingin kita menanggap untuk 2030.
03:43Setiap hal yang kita lakukan, setiap hari yang kita bangun,
03:47kita berbicara tentang kesempatan itu,
03:50karena itu akan mengubah segalanya di negara kita selamanya.
03:54Terima kasih.
03:57Kenapa?
04:00Ya, jadi kita harus memastikan turnamen di grassroot berkembang,
04:08munculnya talenta-talenta nasional juga.
04:11Apalagi saya sampaikan Coach John juga punya komitmen itu.
04:15kemarin Doni Tri.
04:18Nah, Coach juga lagi melihat lagi potensi-potensi muda.
04:22Tetapi memang, naturalisasi memang pasti masih menjadi bagian.
04:28Apalagi komitmen naturalisasi yang kita lakukan,
04:31memang kan kepada para atlet yang punya darah kita.
04:36Jadi yang bukan yang tidak ada darahnya.
04:38Dan mereka juga penuh pengorbanan ketika bergabung di kita.
04:44Ya, dan ini yang saya rasa kembali balance antara persiapan tim nasional,
04:51baik yang senior dan yang muda, itu harus terus.
04:56Kemarin kita bisa lihat juga di U19 kita,
04:59banyak sekali juga potensi pemain lokal yang Coach John juga melihat.
05:02Makanya Coach John langsung datang ke Sumatera Utara waktu itu.
05:05Nah, hal-hal ini yang nanti kita seimbangkan.
05:09Cukup?
05:10Jagoannya?
05:14Semua seru.
05:15Jadi ini terus terang kurang tidur karena nonton 70% pertandingan.
05:22Saya rasa Argentina masih jadi unggulan,
05:27Perancis masih jadi unggulan, Inggris kemarin main bagus.
05:31Ya, siapa tahu Jepang bisa bikin terobosan, masuk delapan besar.
05:38Ya, sama dengan Coach John, unggulannya Indonesian team maunya.
05:43Fokus saya di sini.
05:44Saya belum menonton World Cup,
05:46tapi saya bekerja untuk memastikan.
05:49Kita melakukan semua yang perlu kita lakukan untuk mencapai.
05:52Ini yang satu-satunya yang di pikiran saya.
05:53Pak Erick, kalau beker sama pikiran itu kan kemarin sudah disepakati ya Presiden?
05:59Sudah.
06:01Nanti dari pimpinan DPR akan ngirim surat kembali kepada pemerintah,
06:06baru manggat sumpah.
06:08Kapan Pak Juntar?
06:09Saya tunggu dari DPR, karena dari sana nanti.
06:14Misalkan paripurna, mungkin Senen Selasa baru ke Bapak Presiden.
06:19Tadi Bapak Presiden juga sampaikan,
06:21pokoknya saya sebagai pimpinan negara,
06:25apapun yang kita bisa support buat sepak bola saya akan lakukan.
06:30Ya, makasih.
06:49Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan