00:01Ya, gimana?
00:02Ya, malam ini kembali-balik lagi bang sini.
00:04Ada hal penting apa bang mau disampaikan?
00:07Ya, kan kita tadi saya datang untuk melihat kondisi kan
00:11dan juga sekaligus meminta pendapat masukan dari prinsipal
00:19karena kita mau rapat.
00:22Nah, ini kita setelah rapat, kita ingin melaporkan hasilnya
00:26dan kemudian juga tentu minta pertimbangan lagi
00:28karena bagaimanapun begini, dalam kasus lawyering seperti ini kan
00:32kita harus memperhatikan betul apa kemauan prinsipal kan
00:36apalagi ini kasus yang memberikan atensi publik yang tinggi
00:43jadi tidak bisa sembarangan kita menghandle ini.
00:46Secara hukum, nggak susah sebenarnya, kasus ringan kan sebenarnya kan
00:50pencemaran nama baik, kemudian fitnah itu
00:53ancaman hukumannya harusnya di bawah 5 tahun
00:56tapi kita tahu kan ada pasal-pasal yang kemudian diselundupkan
01:00kita duga itu pasal undang-undang ITE
01:02dengan ancaman hukuman sampai 12 tahun.
01:05Karena itu kita perlu bertindak hati-hati
01:07dan kemudian juga kita kaitkan dengan kemungkinan
01:11nanti penyerahan dua beliau hari Senin nanti
01:16pukul 9 di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
01:20Kita ingin memastikan bahwa upaya untuk misalnya penangguan-penahan
01:25atau tidak ditahan itu tetap kita prioritaskan kepada mereka.
01:31Ketemu mau bawa 50 tokoh ya?
01:36Jadi gini, banyak tim yang bekerja.
01:39Jadi bukan kita saja, jadi Mas Roy itu ada beberapa tim yang mengasistensinya dia
01:44kemudian Dr. Tifa juga ada tim sendiri
01:48jadi kalau digabung-gabung barangkali ya banyak juga tokoh
01:51tetapi memang ada beberapa nama yang kita belum bisa sampaikan
01:56tetapi yang bisa disampaikan misalnya Prof. Din Samzuddin
01:59itu juga memberikan jaminan agar kedua beliau tidak ditahan.
02:0550 tokoh ini apakah nantinya di pas pelimpahan itu akan ada yang ikut serta datang?
02:12Gini, saya pikir yang 50 tokoh itu dari tim lain mungkin yang mengatakannya ya
02:17jadi kalau saya sendiri saya tidak ingin menyebutkan berapa jumlahnya
02:21karena kita terus mengumpulkan jaminan dari tokoh tersebut
02:25tidak sulit dari sisi komitmennya
02:28tapi sulit dari sisi waktu karena kita harus meminta hitam atas putih kan
02:33harus ada matreinya kemudian tanda tangan
02:37dan kita harus mendatangi tokoh tersebut
02:39sebagian dari mereka seperti RG misalnya
02:43lagi di China ya gimana kita mau minta tanda tangan basahnya
02:47tetapi dari sisi komitmen dia bersedia menjadi penjamin
02:51jadi penjamin itu sebenarnya yang paling utama kan keluarga
02:54hanya tokoh-tokoh itu penting sebagai sebuah garansi
02:59bahwa dua klien kami ini memiliki kredibilitas gitu
03:03dan apa yang disangkakan kepada mereka itu bukan hal yang buruk sesungguhnya
03:08tetapi masih rana kebebasan berpendapat baik secara lisan dan tulisan
03:13yang harusnya dijamin oleh konstitusi dan undang-undang
03:44bang kan hari Senin itu kan kelimpahan ya
03:49karena saya mengatakan kan kasus ini kan bukan kasus kejahatan
03:53malah insi dari sononya kejahatan
03:56tetapi ini kan sebuah pelanggaran pidana yang dianggap pelanggaran pidana
04:00karena undang-undang mengaturnya
04:02karena itu menurut saya
04:04terhadap kasus-kasus seperti ini
04:06harusnya penyidik, penegak hukum tidak perlulah melakukan
04:11yang namanya penahanan dan sebelumnya penangkapan
04:15karena ini kan bukan orang jahat
04:17jadi saya ingat kata-kata Pak Jim Lee itu
04:20sebenarnya hukum itu harus dikenakan kepada orang jahat
04:25bukan orang yang salah
04:26nah ini pun kesalahannya pun masih kita perdebatkan
04:29apakah beliau berdua bersalah atau tidak
04:31karena ini kan sekarang kita sedang berdebat
04:34lain halnya kalau kita mengatakan orang menjamret, membunuh, merampok, korupsi
04:39dan itu bisa dibuktikan misalnya
04:42itu kan sudah pasti kejahatan yang absolut
04:44tapi ini kan ketika ada anak bangsa mempertanyakan
04:48ijasa mantan kepala negara dan mengatakan setelah diteliti 99,9% palsu
04:54apakah itu sebuah kejahatan?
04:57apakah tidak itu sebuah partisipasi masyarakat untuk menjaga integritas nasional?
05:02jangan sampai pemimpin-pemimpin bangsa justru memiliki
05:07kredensial, ijasa, sertifikat yang tidak bisa dipertanggungjawabkan
05:11perolehannya begitu
05:13untuk malam hari ini bang menyampaikan Pak Rosulio dalam rangka apa?
05:18ya Rosulio dan Dr. Tiva ya
05:20dalam rangka kita untuk tadi saya katakan kan
05:24mengkonsultasikan apa yang sudah kita rapatkan tadi sepanjang hari
05:27dan kita juga perlu masukkan dari kedua beliau
05:31karena bagaimanapun prinsipal first
05:34jadi prinsipal lah yang kemudian kita utamakan
05:37apa yang menjadi keinginan mereka
05:40ada lagi bang?
05:41cukup dulu ya
05:42oke makasih banyak ya
05:44yuk assalamualaikum
05:44oke
06:01selamat menikmati
Komentar