00:05Sinyal diskusi damai antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss menguat.
00:09Media Amerika Serikat, Asios, menyebut utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, sudah menuju Swiss.
00:15Sementara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arakshi, juga akan menyusul Witkoff.
00:20Sebelumnya, AS dan Iran dijadwalkan melanjutkan perundingan damai di Swiss pada Jumat waktu setempat
00:26setelah kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman damai.
00:30Namun pertemuan itu ditunda, usai Israel tetap melancarkan serangan ke Hezbollah di Lebanon.
00:36Meski dikabarkan Israel dan Hezbollah sepakat gencatan senjata untuk menghormati nota kesepahaman damai Iran dan AS,
00:42namun militer Israel berdalih, belum ada arahan yang diberikan.
01:01Sementara Iran sebelumnya menegaskan, Lebanon menjadi bagian tak terpisahkan
01:06dari kesepahatan damai dengan Amerika Serikat.
01:08Sebelumnya, dikabatan ini adalah Amerika dan Israel, dan dikabatan ini adalah Iran dan Hezbollah.
01:33Terima kasih telah menonton!
01:40Terima kasih telah menonton!
02:00Dan damainya dengan Iran, Presiden AS Donald Trump yakin dalam 60 hari sejak ditandatanganinya nota kesepahaman,
02:07kesepakatan dengan Iran akan tercapai.
02:10Jika tidak terwujud, Trump mengancam akan kembali serang Iran.
02:42Meski nota kesepahaman antara Iran dan AS sudah ditandatangani, namun perwujudan perdamaian yang sesungguhnya masih menjadi ujian dalam 60 hari
02:51ke depan.
02:53Membahas soal sikap AS dan Iran terhadap komitmen kesepakatan perdamaian, kita sudah bersama dengan Kepala Center for Intermastic and Diplomatic
03:00Engagement, Anton Ali Abbas.
03:02Selamat malam, Mas Anton.
03:05Selamat malam, Mas Ibrahim.
03:06Kemarin kan kita dengar kabarnya pendaratangan kesepakatan ditunda.
03:11Tapi hari ini kita dapat informasi, utusan AS dan juga Iran berangkat ke Swiss.
03:17Apakah ini sinyal damai menguat atau ada apa sebetulnya?
03:21Pertama, kalau yang nota untuk kita membahas 60 hari ke depan, kan sudah ditandatangani oleh Presiden Iran dan juga Presiden
03:29Amerika Serikat,
03:30Y7, itu kan sudah ditandatangani.
03:33Memang kemudian prosesnya, rencananya, memang akan ada sokol seremoni, harusnya di weekend ini.
03:42Tapi kemudian ada satu dan lain hal, itu kemudian ditunda.
03:45Walaupun memang kemudian delegasi Amerika Serikat, Steve Wittkop dan juga Jared Kushner itu,
03:51kalau Steve Wittkop ini sedang dalam perjalanan dan Jared Kushner dibilang sudah ada.
03:55Dan juga Menlu Iran, Araki juga disebutkan akan berangkat ke Switzerland hari Sabtu ini.
04:04Jadi tentu saja ini yang akan kemudian menjadi menarik untuk kita lihat.
04:09Apakah kemudian negosiasi yang ada rentang 60 hari ini akan berlangsung dengan sangat alot atau seperti apa?
04:16Karena kita bisa lihat bagaimana kemudian ternyata,
04:19kalau sebelumnya kita selalu melihatnya adalah Hormuz gitu ya,
04:23lalu Uranium, ternyata kini gitu, ketika kita cerita tentang Lebanon,
04:28Lebanon ini bukan lagi sekedar sisipan.
04:31Tapi kemudian ada leverage baru yang digunakan oleh Iran,
04:35sehingga kemudian Iran mengunci ya,
04:38mengunci bagaimana kemudian ketika kita cerita tentang implementasi gitu ya,
04:44dari yang sebelumnya sudah ditandatangani, 14 poin itu,
04:46kemudian menjadi sebuah pelasyarat gitu.
04:48Jadi ini yang kita bisa lihat bagaimana kemudian kemungkinan alotnya negosiasi yang akan berlangsung di Swiss ini.
04:56Mas Ibrahim.
04:57Tapi apakah Anda melihat, karena ketika tadi bilang Lebanon salah satu kuncinya ini,
05:01apakah Anda melihat memang ada upaya yang ekstra dari Amerika Serikat untuk bisa meyakinkan Iran soal Israel terhadap Lebanon ini?
05:11Jelas ketika Amerika Serikat menghindari ya, menghindari penggunaan diksi batal.
05:19Tapi ceritanya adalah menunda, itu adalah bagaimana kemudian Amerika mencoba untuk satu,
05:26menghindari apa, mengelola ya, mengelola tekanan domestik bahwa kemudian Amerika Serikat itu terlalu royal gitu ya,
05:32dalam kepada Iran, dan di sisi lain mereka juga ingin menyelamatkan muka Trump sebagai juru damai gitu ya,
05:39jadi pembawa damai gitu.
05:40Jadi saya melihatnya memang Amerika dan terutama dalam hal ini adalah pemerintah Trump,
05:44itu mencoba ingin semakin menunjukkan itikat baik.
05:47Jadi ini mereka merasa lah, ini adalah cara mereka untuk kemudian melunak dan mengambil hati Iran.
05:52Walaupun Iran kemudian tahu bahwa ini Israel dalam hal ini adalah terus mencoba untuk menggagalkan gitu,
05:58dan itulah kenapa kemudian Iran memaketkan, jadi semakin memperkuat,
06:03memaketkan cerita tentang Lebanon dalam perundingan untuk dalam konteks implementasi dari 14 poin ini.
06:10Ini yang memang bagi saya menjadi akan sangat pelik,
06:13apalagi misalnya, saya mencatat gitu ya, pada tanggal 18 lalu gitu,
06:21Presiden, apa, pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei,
06:25juga menyatakan sikap bahwa sebenarnya dia tidak terlalu banyak setuju dalam 14 poin ini,
06:31tapi dia kemudian memberi restu.
06:33Jadi dia hanya berharap bahwa poin perjanjian itu harus tetap dikawal gitu,
06:38walaupun dia bilang bahwa dia masih ada yang kurang serak dari poin ini,
06:41ini kan menjadi menarik bahwa ternyata cerita tentang ambiguitas itu terjadi dari sisi Amerika Serikat dan dari sisi Iran juga.
06:49Oke.
06:49Mas Anton, tapi sebetulnya, jika, tadi kan Amerika Serikat tak mau bilang kalau perjanjian ini atau kesepakatan ini batal,
06:56namun ditunda.
06:57Nah, kalau misalkan memang kesepakatan Iran dan juga AS yang saat ini dibangun runtuh misalkan,
07:03dampaknya bagi Amerika Serikat apa sih? Kok sampai effortnya begitu keras?
07:09Ya, jelas bagi Trump ini, Trump ini lagi banyak dapat tekanan gitu.
07:13Satu, bahwa dia mendapat citra gitu ya, di mata publiknya dia terlalu royal, itu satu.
07:18Kedua, dia juga pastinya akan mendapat tekanan dari Kongres,
07:21karena Kongres juga mencermati dan banyak mengkritik terkait MOU ini gitu ya.
07:27Belum lagi ceritanya adalah, ini pasti akan konteks bagaimana dukungan gitu ya,
07:33keturunan Yahudi kepada Partai Republik dalam pemilu ini.
07:37Jadi, ada banyak tekanan kepada sisi Trump gitu ya.
07:40Itu yang berbeda, itu saja kalau kita bandingkan dengan sisi Amerika Serikat.
07:44Itulah kenapa kemudian dari sisi Trump, itu ingin mencoba gitu,
07:48mencari, apa, membangun ya, membangun trust gitu.
07:51Jadi, membangun trust, menambal defisi trust yang selama ini,
07:55apa, yang tidak gitu ya, yang misalnya tidak dimiliki oleh Iran gitu.
07:59Iran memang sangat tidak percaya kepada Amerika Serikat dan Trump gitu.
08:03Ini yang kemudian lagi ingin dicoba diperbaiki.
08:05Nah, kalau saat ini kondisi Iran bagaimana, apakah percaya sepenuhnya,
08:09atau Iran justru mempersiapkan sesuatu?
08:11Karena ada informasi, Iran mempersiapkan pasukannya di wilayah Irak,
08:15pasukan rahasia.
08:16Apakah ini ada kaitannya juga, Mas Anton?
08:18Bagi saya, ketika Mojtaba menyatakan bahwa dia tidak setuju sepenuhnya,
08:22itu menunjukkan posisi bagaimana cerita defisi trust itu masih terjadi di Iran.
08:27Itu titik gitu.
08:28Jadi, saya pikir itu adalah sebenarnya sinyal bagaimana sebenarnya posisi di Iran,
08:33mereka belum bisa menerima secara utuh, satu.
08:35Kedua, masih belum bisa mempercayai bahwa Amerika Serikat itu punya etikat baik,
08:39akan mewujudkan, akan memenuhi 14 poin itu.
08:42Itulah kenapa kemudian mereka selalu bersiap-siap,
08:46dan semakin dikunci bahwa Lebanon menjadi prasarat dari implementasi 14 poin.
08:52Jadi, misalnya, mereka dijanjikan akan ada misalnya unfrozen asset,
08:56lalu ada pengetujuan untuk mendapatkan dana, misalnya 300 miliar USD.
09:02Ini kan mereka masih sangsi, apakah Amerika akan mematuhi dan lain-lain.
09:05Karena itulah kemudian, ini coba untuk dikunci.
09:08Dia tahu bahwa posisi Trump yang jauh lebih kejepit ketimbang Iran,
09:11jadi Iran yang kemudian makin mendesak.
09:13Jadi, hari ini Araksi,
09:15kalau misalnya dia memang jadi datang ke Swiss,
09:18jadi ke Swiss,
09:19itu dia akan semakin menentukan,
09:20semakin minta garansi bahwa 14 poin ini akan dijalankan oleh Amerika Serikat,
09:27dan kalau bisa, memang dijalankan dulu sebagian.
09:30Sebagai etikat baik,
09:32bahwa kedatangan mereka ke Swiss itu tidak cukup.
09:35Jadi, mereka membutuhkan hal yang lebih untuk meyakinkan diri.
09:38Gitu, Mas Ibrahim.
09:39Baik, terima kasih untuk ulasannya,
09:42Mas Anton Ali Abbas, penggamat militer dari Cire.
Komentar