00:00Thank you very much.
00:30Ini kita siap membangun lagi 2,000 mega termasuk juga PLTK.
00:37Jadi kerana kita melihat bahawa untuk pertubuhan ke negara 5-6%, 8-8%, itu butuh energi luar biasa banyaknya.
00:49Kerana itu tanpa energi itu, kita akan sulit untuk menekatkan itu.
00:54Kerana itu Bapak Presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy,
01:03untuk menjadi bahagian daripada pembangunan nasional untuk mendukung pertubuhan ekonomi yang disampaikan oleh Bapak Presiden sampai 8%.
01:15Yang sekarang 5-6%, kerana itu butuh energi yang kuat seperti itu.
01:21Nah itu yang kita sampaikan, disamping juga membicarakan perdamaian apa yang terjadi di negara-negara,
01:28seperti di Thailand dan di Afganistan dengan pembangunan.
01:39Itu yang kita bicarakan tadi juga seperti itu.
01:46Bagaimana?
01:48Ada?
01:50Bisnis atau dengan yang lain?
01:53Oh ya, tentu ini hubungannya pembangunan.
01:56Pembangunan itu mesti ada aspek bisnisnya, karena investasi, investasi yang besar.
02:04Jadi kita bicara tentang investasi kira-kira 60-70 triliun.
02:08Dan kita sanggup melaksanakan itu, desain sudah ada, tempat sudah ada, tinggal pembicaraan dengan teknisnya.
02:17Dan beliau, Bapak Presiden setuju untuk segera kita realisir seperti itu.
02:22Memang bisnisnya karena investasi.
02:26Ya, betul.
02:27Ya, betul.
02:32Apa?
02:34Perdamaian diskusi tentang apa?
02:35Perdamaian tentang bagaimana Thailand Selatan itu dan bagaimana tentang Pakistan, Afganistan.
02:48Kita lagi selesaikan kebicarakan.
Comments