00:00Kita ke informasi seputar haji di tahun 2026 ini saudara, usai bermalam di Musdalifah, jamaah haji bergerak ke Mina.
00:10Petugas penyelenggara ibadah haji atau PPIH pun melakukan penyisiran untuk memastikan sudah tidak ada lagi jamaah haji yang ada di
00:18Musdalifah.
00:19Pergerakan lebih cepat dari jadwal maksimal, pergerakan jamaah haji dilakukan lebih cepat mengingat cuaca di Musdalifah sangat terik dan tidak
00:28ada tenda untuk jamaah.
00:36Terima kasih telah menonton!
01:00Jamaah haji berjalan kaki saudara menuju ke Jamarot untuk melaksanakan lempar jumroh.
01:06Sejumlah petugas haji disiagakan untuk mengatur perjalanan jamaah haji untuk melaksanakan salah satu wajib haji.
01:13Lontar jumroh atau melempar tujuh batu kerikil merupakan salah satu wajib haji sekaligus meneladani perjuangan Nabi Ibrahim AS saat menolak
01:22godaan setan.
01:23Setelahnya pada hari Tashrik atau 11 hingga 13 Zulhijjah, jamaah haji lanjut melempar jumroh, mulai jumroh ulah, wusto, dan akobah.
01:43Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai jalannya ibadah haji, kita akan menyapa jurnalis Kompas TV.
01:48Ada Diyah Mega Sari Anjaya dan jurukamera Merita Effendi di Mekah Arab Saudi.
01:53Selamat siang waktu Indonesia Mega.
01:57Bagaimana agenda jamaah haji pada hari ini?
02:01Kalau saya lihat saat ini tampaknya lagi dalam perjalanan.
02:06Betul. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:09Alhamdulillah hari ini rangkaian rukun haji suntas dilakukan oleh jamaah haji khusus Patuna Travel.
02:17Tadi sekitar pukul 8 kami selesai tahalul.
02:21Alhamdulillahnya semua lancar.
02:23Jadi begini, ada yang berbeda dengan rangkaian haji dengan haji reguler antara haji khusus dan haji reguler.
02:29Kami di haji khusus setelah dari Arofah, setelah sholat mahrib pada Isya lah bahkan mungkin kami bergeser ke Musdalifah memakai
02:38bus.
02:39Di Musdalifah kami tidak turun sama sekali tetapi hanya melintas murur.
02:43Setelah dari Musdalifah kami bergerak menuju Minah untuk melakukan ifadah.
02:50Berhubung sampai di Masjidil Haram tadi waktu subuh kami memulainya dengan sholat jamaah subuh dulu.
02:58Setelah sholat jamaah subuh baru kita melakukan ifadah.
03:01Yaitu tawaf mengeliling kabah, 7 kali dilanjut dengan syai juga, 7 kali dari Bukit Tawaf ke Marwah.
03:10Setelah itu tahalul.
03:12Oh iya, saya ada cerita yang menarik juga.
03:15Di hari ini tempat di Idul Adha kami alhamdulillah tempat sholat semua jamaah haji khusus Patuna Travel tadi.
03:23Tempat sholat Idul Adha juga di Masjidil Haram.
03:26Setelah itu baru kami melakukan sholat sunah tawaf.
03:32Dilanjut dengan syai lalu tahalul.
03:36Setelah ini kami, ini saya berada di dalam masjid, maaf, di dalam kendaraan menuju apartemen transit.
03:44Karena rencananya kami akan istirahat dulu.
03:47Ini untuk setelah istirahat mungkin sore setelah sholat asar kami akan bergerak ke Minah.
03:52Karena posisi hotel transit kami cukup dekat dengan lokasi jamarat, kami akan berjalan kaki bersama rombongan.
04:0110 Zulhijah ini adalah jamarat akobah.
04:06Setelah kami melempar 7 batu di akobah, tuntas sudah semua wajib haji.
04:12Lalu besok baru di tanggal 11 dan 12 pasirik, kami akan melempar jamarat di Wula Wusto Akobah.
04:21Nanti malam kami rencananya akan mabit di Minah.
04:27Ya, kepentau.
04:32Mega, bisa mendengar suara saya?
04:35Ya, halo.
04:36Silahkan dilanjut perbincangan atau cerita atau agenda yang akan dilaksanakan pada hari ini.
04:44Ya, hari ini kami rencananya akan jamarat di akobah ya, 10 Zulhijah ini.
04:50Akobah itu adalah jamarat paling dekat dengan kabah.
04:54Kami rombongan Patuna Travel ini akan istirahat dulu sebentar lah.
04:57Karena memang dari kemarin sejak berangkat ke Arofah, kami memang cukup minim tidurnya.
05:03Nah, ini mengumpulkan tenaga dulu, kami berganti baju dulu.
05:07Lalu setelah Bada Asyar, kami akan berjalan.
05:10Cuaca memang cukup terik di sini, butuh lebih dari 42 derajat Celcius.
05:16Makanya dari tadi kami merasa cukup kering ya.
05:19Penggorokan, kulit, bahkan wajah kami juga kering.
05:21Makanya di sini jamaah juga rajin membawa minum dan juga semprotan.
05:26Jadi sekitar 10 menit, 15 menit, kami selalu menyemprot wajah kami untuk menjaga kelembaban.
05:33Sementara ini, sampai saat ini semua jamaah dalam kondisi sehat, dalam kondisi baik.
05:39Karena tim medis juga selalu nempel dengan kami.
05:43Alhamdulillah tidak ada kendala, cuma memang cuaca menjadi cukup sangat menantang bagi kami.
05:50Betul?
05:51Mega, lalu sampai nanti pulang.
05:54Sampai nanti pulang, kira-kira ada kegiatan apa lagi yang akan dilaksanakan oleh para jamaah haji khusus?
06:01Sampai nanti akhirnya kemudian menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah?
06:06Sebenarnya ini secara umum kalau sudah hari Tashrik, nanti tepatnya karena kami mengambilnya adalah nafar awal, hanya 11 dan 12.
06:15Setelah itu lurulah sudah semua wajib haji.
06:19Kami hanya banyak beribadah nantinya akan di Masjidil Haram.
06:23Jadi rangkaiannya kami pertama dari Madinah dulu, dari Madinah kami menginap di Minah, di apartemen transit.
06:32Setelah semua rangkaian wajib haji itu selesai, baru kami akan bergerak ke daerah Masjidil Haram sekitar sampai tanggal 6.
06:40Nah kami punya kesempatan sampai tanggal 6 untuk memperbanyak sholat, untuk memperbanyak zikir, berdoa, sunnah.
06:48Sekitar sampai tanggal 6 di Masjidil Haram.
06:50Mungkin ya sedikit-sedikit side-seeing ya, karena di sekitar Masjidil Haram juga banyak hal-hal yang menarik sesuai dengan
06:58visinya pemerintah Arab Saudi, yaitu Saudi Vision 2030.
07:04Rasanya banyak jemaah haji yang sangat tertarik mencoba kopi.
07:10Karena di Mekah ini ternyata kafe-kafe kopi itu sangat menjamur.
07:15Mungkin selain beribadah ya sejenak rileks, juga lah nanti kami akan cari oleh-oleh juga mungkin buat teman-teman di
07:22kantor begitu bela.
07:23Wah kalau gitu, kalau tadi bilang mau membeli oleh-oleh teman kantor, nanti saya dibagi ya.
07:29Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Diah Maegasari Anjaya dan Juru Kamera Merita Effendi.
07:36Jadi bersyukur Alhamdulillah, ibadah baik itu wajib dan sunahnya sudah dilaksanakan dengan aman, lancar, tidak ada kekurangan satu apapun.
07:44Dan tentunya tidak lupa kami mengingatkan untuk selalu menghidrasi diri supaya tidak dehidrasi seperti itu.
07:51Terima kasih teman-teman, rekan-rekan Jurnalis Kompas TV, selamat bertugas kembali.
07:56Saudara kisah jamaah haji khusus Patuna sungguh menginspirasi saudara.
08:01Perjualan kopi, suami istri ini bisa mengumpulkan uang dan mendaftar haji.
08:07Dalam prosesnya terselip banyak kisah unik dan lucu.
08:11Kepada Jurnalis Kompas TV, Merita Effendi dan Diah Maegasari, mereka bercerita haji tahun ini merupakan kisah mereka pertama kali ke
08:21luar negeri.
08:21Seperti apa? Kita simak bersama kisah Ahmad Jarir Mahbud dan pedagang kopi keliling di Pasar Tayu Pati, Jawa Tengah yang
08:29menjadi jamaah haji Patuna Travel.
08:36Nangis, Mbak.
08:38Masih gak percaya?
08:40Masih gak?
08:41Baru percaya?
08:42Begitu pertama kali lihat, Kak, Mbak.
08:44Iya.
08:44Nangis, Mbak.
08:45Nangis itu.
08:46Nangis, sanggeng, senang. Oh, ini yang namanya, Kak, Mbak, kata saya.
08:49Nangis, Mbak, saya.
08:50Ya, sanggeng senangnya, gitu.
08:53Nangis kayak cucu saya.
08:55Apa?
08:56Minta duit, belum dikasih.
09:01Pertama kali saya melihat Kak Fah itu suka sekali, senang sekali.
09:07Oh, berarti saya ini benar-benar di peka.
09:09Jadi waktu pertama saya gak percaya sama sekali kalau saya itu bisa naik haji itu.
09:15Soalnya apa?
09:16Dari seorang pedagang kopi beli ini.
09:23Pelanggan-pelanggan kopi satu kecamatan aja.
09:25Satu kecamatan pelanggan kopi.
09:26Cuman satu pasaran.
09:28Bukan dia sendiri ikut.
09:30Ah, masa gitu.
09:31Ceritanya gini, Mbak.
09:32Itu kan pelanggan saya setiap subuh atau sebelum subuh itu kan pelanggan kopi.
09:38Kopi empat sanggir-empat sanggir itu.
09:40Sama pencah jahit.
09:42Nah, mungkin tahu suara dari mana dia denger.
09:45Oh, itu pelanggan apa?
09:47Penjual kopi keliling mau haji plus.
09:50Ah, masa seorang penjual kopi bisa naik haji plus?
09:53Benar, Mbak.
09:54Ini benar.
09:54Demi Allah, benar itu.
09:56Terus 4-5 hari kemudian ke rumah.
10:02Tolong antar saya ke situ punya travel katanya.
10:06Loh.
10:10Saya diantar gitu, dia pergi kan gak tahu caranya.
10:14Dari itu kartu kan bisa hidup, nyalah itu kan diantar.
10:17Itu taruh disak kartunya.
10:19Jadi mati semua.
10:21Amau, nelpon gak bisa.
10:23Suruh masuk, udah gak dikasih tahu nyalain air gini atau gini.
10:28Enggak sama sekali.
10:30Duh, kartunya dimana? Apa ini?
10:32Loh, mau dipakai berapa? Pantesan mati gitu.
10:35Terus pas yang ibu cerita buka keren gimana?
10:38Mau mandi?
10:39Iya, gak bisa itu.
10:41Udah dihidupin, tapi gak dikasih tahu apa nyalain air gimana tuh.
10:45Enggak.
10:49Beliau ini adalah seorang petagang kopi keliling di pasar tradisional.
10:56Dimana beliau begitu luar biasa.
11:01Diberi kemampuan oleh Allah SWT untuk bisa mendapatkan.
11:04Kalau Allah mau mampukan, siapa yang gak bisa?
11:06Ada yang bisa ngalangi Allah SWT.
11:08Yakin dan percaya sama Allah SWT untuk masalah rejeki itu bukan kita yang atur.
11:15Dan ini 100% Allah yang atur.
11:21Ya, Alhamdulillah sekali semoga orang-orang di luar sana jangan minder walaupun dia punya pekerjaan.
11:33Sekecil apapun.
11:34Tapi kalau Allah yang menghendaki, bisa juga.
11:38Bisa juga.
11:39Ya, itu biasa percaya.
11:40Apalagi Pak Tuna, buat saya sangat terinsip.
11:43Sangat ini sekali saya.
11:46Sangat-sangat.
11:47Sangat terpercaya kalau buat saya.
11:50Ya, tentu.
11:50Kan udah dialami mas saya, mulai mau berangkat.
11:54Walaupun suka duka saya di hotel atau di mana yang sangat lucu.
12:02Itu sangat terkesan sekali saya.
12:05Kalau itu memang gak tahu.
12:06Ya, namanya orang besok.
12:08Kemampuan kelas 3 coba sampai di mana.
12:10Gak tahu gak pernah pergi-pergi.
12:13Doa saya cuma di situ, Mbak.
12:15Semoga orang sekecil apapun dia punya usaha.
12:17Orang di luar sana.
12:18Jangan berkecil hati.
12:20Tetap semangat.
12:21Pasti ada jalan keluar.
Komentar